cover
Contact Name
Ita Fitriati
Contact Email
ejournalinventor@gmail.com
Phone
+6285239664789
Journal Mail Official
ejournalinventor@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa Bima No. 1 Palibelo, Bima - NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : -     EISSN : 30263190     DOI : https://doi.org/10.37630/inventor
Core Subject : Science, Education,
INVENTOR: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi menerbitkan artikel dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang diterbitkan 3 kali setahun yaitu periode Februari, Juni, dan Oktober. Artikel yang dapat dipertimbangkan untuk diterbitkan dalam jurnal ini adalah hasil penelitian yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal diantaranya: (1) Education Technology, (2) Multimedia, (3) Gamification, (4) Web Education, (5) Application Mobile Education, (6) E-Learning, (7) Vocational, (8) Computer Network, (9) Software Engineering, (10) IT Innovation and Educational Trends, (11) Mobile Learning, (12) Mixed Learning.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni" : 5 Documents clear
Perancangan Sistem Informasi Booking Service Bengkel Motor Pata Service Motor Berbasis Aplikasi Rivki Aditiya Maulana; Ancela, Mika; Vernanda, Dwi
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1331

Abstract

Pengembangan Sistem informasi Booking Service Motor merupakan hasil perkembangan teknologi sebuah aplikasi yang nantinya diharapkan dapat membantu dan memudahkan pekerjaan manusia. Diharapkan pula sistem ini dapat membatu dalam kegitan sehari hari agar dapat efektif dan efisiensi, Penelitian ini berfokus pada booking service atau pemesanan untuk servis sepeda motor. sistem informasi yang menunjang dan memberikan pelayanan informasi bengkel bagi masyarakat luas mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perawatan kendaraan khususnya sepeda motor. Dengan adanya program aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih mudah mendapat informasi dan melakukan booking service. Metode rekayasa perangkat lunak yang digunakan yaitu metode SDLC RAD (Rapid Application Development). Alasan menggunakan metode ini adalah karena metode SDLC RAD bersifat incremental terutama untuk waktu pengerjaan yang pendek. Tahapan yang berada di dalam metode RAD dibagi menjadi 4 tahapan yaitu Perencanaan Kebutuhan, Mendesain Sistem, Proses pengembangan dan Implementasi atau penyelesaian produk. Berdasarkan kebutuhan bengkel motor kebutuhan untuk efisiensi waktu yang cukup fleksibel sehingga dengan sistem ini pemilik bengkel mudah untuk mengatur penjadwalan bisnisnya. Sedangkan hasil akhir dari penilaian sistem informasi booking bengkel 85,87% dinyatakan Sangat Layak untuk di jadikan aplikasi untuk bengkel Pata service motor.
Sistem Perhitungan Pemakaian Listrik Rumah Tangga Berbasis Android Bagas Putra, Ray Satya; Agustina, Sintia Bela; Vernanda, Dwi
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1336

Abstract

The Android-based Household Electricity Consumption Calculation System provides a comprehensive solution for monitoring and managing household electricity consumption. This system addresses users' lack of awareness and understanding of their electricity usage patterns, with the aim of optimizing energy consumption. The method used in this research relies on a qualitative approach involving in-depth interviews and content analysis. With the end result being that Users can enter and track their electrical device usage, offering insight into daily, weekly, monthly and yearly consumption. Android based interface ensures easy access and simple usage. Administrators oversee data analysis and provide energy-saving recommendations based on consumption trends. The goal of the system is to empower users with tools for informed decision making, promoting efficient energy use and sustainable lifestyles ABSTRAK Sistem Perhitungan Pemakaian Listrik Rumah Tangga Berbasis Android menyediakan solusi komprehensif untuk memantau dan mengelola konsumsi listrik rumah tangga. Sistem ini mengatasi kurangnya kesadaran dan pemahaman pengguna terhadap pola penggunaan listrik mereka, dengan tujuan mengoptimalkan konsumsi energi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bertumpu pada pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dan analisis konten. Dengan hasil akhir dimana Pengguna dapat memasukkan dan melacak penggunaan perangkat listrik mereka, menawarkan wawasan tentang konsumsi harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Antarmuka berbasis Android memastikan akses yang mudah dan penggunaan yang sederhana. Administrator mengawasi analisis data dan memberikan rekomendasi hemat energi berdasarkan tren konsumsi. Tujuan sistem ini adalah memberdayakan pengguna dengan alat untuk pengambilan keputusan yang terinformasi, mempromosikan penggunaan energi yang efisien dan gaya hidup yang berkelanjutan.
Pengembangan Sistem Informasi E-arsip Berbasis Android Untuk Efisiensi Penyimpanan File Skripsi Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima Irawati, Ika; Khaerunisa, Khaerunisa
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1369

Abstract

The aim of this study is to develop an Android-based e-archive information system for theses and assess its feasibility. The outcome is an Android-based E-Archive Information System for Thesis Files using MIT App Inventor 2, which underwent feasibility testing. The research follows the R&D method employing the ADDIE model, consisting of five stages: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation, involving 15 students in both small and large group trials. Data was collected through a questionnaire using Likert scale for analysis. The Android-based E-Archive Information System for Thesis Files demonstrated high feasibility, with a content and appearance rating of 86.42% by Media experts, 93.6% in small group trials, and 92% in large group trials. It was deemed highly suitable for use at STKIP Taman Siswa Bima. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi e-arsip skripsi berbasis android dan mengetahui tingkat kelayakan aplikasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah Sistem Informasi E-Arsip dengan MIT APP Inventore 2 Berbasis Android Untuk File Skripsi Mahasiswa telah teruji kelayaknnya. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE.Tahapan dalam penelitian ini meliputi lima tahapan, yaitu (1) Tahap Analisys, (2) Desaign, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Sampel Mahasiswa sebanyak 15 orang terhitung pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Instrumen yang digunakan yaitu Angket yang berisi pertanyaan, dengan teknik analisis data menggunakan skala Likert. Kualitase-arsip skripsi berbasis androidtermasuk dalam kategori sangat layak dari segi isi dan dari segi tampilan, hal ini berdasarkan penilaian kelayakan aplikasi dari ahli Media I dan II dengan persentase 86,42% dan penilaian dengan pengguna kelompok kecil dengan persentase 93,6% dan penilaian dari kelompok besar dengan persentase 92%. aplikasi Sistem Informasi E-Arsip Berbasis Android Untuk File Skripsi Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bimadinyatakan sangat layak digunakan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Informatika di SMPN 3 Bukittinggi nisa, Musthari Annisa Johni; yulifda Elin Yusfita; Eardi Akmal
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1411

Abstract

This research is based on informatics learning, students learn informatics at school according to class hours. Learning takes place using conventional learning methods, tends to be centered on the teacher so that students become passive, teachers still use the lecture method in explaining the subject matter so that students become bored with learning and do not understand the subject matter, so that participants do not focus on learning and this affects the students' grades. . The research was conducted with the aim of finding out the effect of implementing the inquiry learning model to improve students' understanding in grade 7 informatics subjects at SMPN 3 Bukittinggi. This research is classroom action research (PTK) with the research subjects being grade 7 students of SMPN 3 Bukittinggi with a total of 28 students. Data collection techniques use tests, observation and documentation. The results of the actions taken from cycle I and cycle II show that the application of the inquiry learning model can improve students' understanding in grade 7 informatics subjects at SMPN 3 Bukittinggi. The results of cycle I showed learning completeness of 64%, or 18 students out of 28 students, and cycle II learning completeness of 86% or 24 students out of 28 students. Thus, the findings from cycle I show that the application of the inquiry learning model can increase students' understanding. ABSTRAK Penelitian ini didasarkan pada pembelajaran informatika, siswa belajar informatika di sekolah sesuai jam pelajaran. Pembelajaran berlangsung dengan metode pembelajaran masih konvensional, cenderung berpusat pada guru sehingga peserta didik mejadi pasif, guru masih menggunakan metode ceramah dalam menjelaskan materi pelajaran sehingga peserta didik menjadi bosan untuk belajar dan tidak memahami materi pelajaran, sehingga peserta tidak fokus belajar dan mempengaruhi nilai peserta didik. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran inquiry learning untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran informatika kelas 7 di SMPN 3 Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah siswa kelas 7 SMPN 3 Bukittinggi dengan jumlah siswa 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, pengamatan dan dokumentasi. Hasil dari tindakan yang dilakukan dari siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry learning dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran informatika kelas 7 di SMPN 3 Bukittinggi. Hasil dari siklus I menunjukkan ketuntasan belajar sebesar 64%, atau 18 siswa dari 28 siswa, dan Siklus II ketuntasan belajar sebesar 86% atau 24 siswa dari 28 siswa. Dengan demikian, temuan dari siklus I menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry learning dapat meningkatkan pemahaman peserta didik
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Desa Terbaik Menggunakan Metode AHP(Analityc Hierarchy Proses) di Kecamatan Sidikalang Nababan, Labuan; Sinambela, Lamtiur
Inventor: Jurnal Inovasi dan Tren Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/inventor.v2i2.1565

Abstract

The government usually selects the best villages to commemorate the Independence Day of the Republic of Indonesia, including the Sidikalang District Government which is located in Dairi Regency, North Sumatra Province. Currently, the process carried out by the committee is still manual, making the system less effective and efficient because requires a long process and determination. To determine the best village selection, you can meet the alternatives and criteria using a decision support system. The objectives of this research are (1) to assist the assessment team in making decisions to determine the best village. (2) Helps reduce errors in judgment. (3) Speed ​​up the calculation process in determining the best village. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method has the main benefit of solving problems and making multi-criteria decisions. This method makes priority weights an alternative by placing objectives, criteria and sub-criteria in a hierarchical structure. In this research, there are 5 criteria, namely Government Services, Environmental Cleanliness, Environmental Beauty, Manners, and Facilities. Meanwhile, there are several villages as alternatives, namely Bintang village, Pancuran village, Hutabaru village, Repelita village and Panji village. By carrying out the stages using the AHPmethod, the best alternative village was obtained, namely Bintang village with the highest score, namely 0.51, which was also proven by all criteria. Therefore, by using this method the same value will not be found in the final results. ABSTRAK Indonesia, termasuk Pemerintah Kecamatan Sidikalang yang terletak di kabuaaten Dairi Provinsi Sumatera Utara, Saat ini proses yang dilakukan oleh pihak panitia masih dengan cara manual sehingga membuat sistem tersebut masih kurang efektif dan efesien karena membutuhkan proses dan penentuan yang lama. Untuk menentukan pemilihan desa terbaik bisa memenuhi alternatif dan kriteria yang menggunakan sistem pendukung keputusan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) membantu tim penilai dalam mengambil keputusan untuk menentukan desa terbaik. (2) Membantu mengurangi kesalahan dalam penilaian. (3) Mempercepat proses perhitungan dalam menentukan desa terbaik. Metode Analityc Hierarchy Proses (AHP) manfaat utamanya adalah memecahkan masalah dan pengambilan keputusan multikriteria. Metode ini menjadikan bobot prioritas sebagai alternatif dengan menjadikan tujuan, kriteria, dan subkriteria dalam sebuah struktur hierarki. Dalam penelitian ini yang menjadi bagian kriterianya ada 5 yaitu Pelayanan Pemerintah, Kebersihan Lingkungan, Keindahan Lingkungan, TataKerama, dan Fasilitas. Sedangkan yang menjadi alternatifnya ada beberapa desa yaitu desa Bintang, desa Pancuran, desa Hutabaru, desa Repelita dan Desa Panji. Dengan dilakukannya tahapan tahapan dengan menggunakan metode AHPmaka diperoleh alternatif desa terbaik yaitu desa Bintang dengan nilai tertinggi yaitu 0.51 yang dibuktikan juga dari semua kriteria. Oleh karena itu dengan penggunaan metode ini tidak akan ditemukan nilai yang sama pada hasil akhir.

Page 1 of 1 | Total Record : 5