cover
Contact Name
I Nengah Subadra
Contact Email
jpdri07@gmail.com
Phone
+6285847822501
Journal Mail Official
bjhtcr@balilanguageassistance.com
Editorial Address
Jalan Jepun Pipil V No.12, Banjar Kertha Graha, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali - INDONESIA
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia (JPDRI)
Published by Language Assistance
ISSN : -     EISSN : 30891213     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia (JPDRI) merupakan wadah publikasi ilmiah yang memfasilitasi para akademisi dan praktisi untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini menjadi medium penting bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia untuk meneguhkan peran mereka sebagai agen perubahan dalam pembangunan masyarakat, khususnya melalui kegiatan pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan. JPDRI diterbitkan secara berkala dan terbuka untuk berbagai disiplin ilmu, dengan fokus pada pengabdian yang berbasis penelitian dan pendekatan partisipatif. Artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal ini mencerminkan beragam upaya dosen dalam menjawab tantangan-tantangan sosial, ekonomi, dan budaya yang dihadapi oleh masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian, dosen tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Articles 34 Documents
Etika Bermedia Sosial Untuk Menumbuhkan Karakter Ideal Indonesia Ni Wayan Mekarini; Made Sri Astika Dewi; Ni Made Ignityas Prima Astuti
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk Etika bermedia sosial ini bertujuan untuk mengedukasi peserta dan mengantisipasi dampak negatif media sosial. Seminar bermedia sosial penting dilakukan karena remaja kerap menjadi korban penipuan oknum yang tidak bertanggung jawab. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman kepada peserta yakni siswa SMP Negeri 4 Negara Jembrana Bali tentang etika media sosial dalam hal manajemen konten yang bijak dan menumbuhkan tanggung jawab sosial dalam berinteraksi di media sosial. Di lain lain, media sosial berdampak negatif pada remaja karena kurang bijak dalam menggunakannya, dan perlu diawasi orang tua. Sikap beretika di media sosial diperlukan untuk menghindari penyebaran informasi yang berasal dari sumber yang tidak dapat diandalkan, menghindari berita palsu (hoax), tetapi beralih menjadi saluran pendidikan di kalangan remaja dengan memeriksa terlebih dahulu sebelum meneruskan berita. Mengingat pemahaman tentang etika dalam penggunaan media sosial di kalangan remaja masih sangat rendah, maka pelaksanaan seminar etika di media sosial dapat dilihat sebagai solusi alternatif terhadap masalah nyata di masyarakat sekaligus membangun karakter ideal Indonesia. Implikasi kegiatan akan mendorong terciptanya lingkungan yang positif di media sosial, mencegah kegaduhan dan menekan penyebaran berita palsu. Pengetahuan yang dibagikan dalam webinar ini diharapkan dapat memperkuat karakter generasi muda Indonesia demi menjaga persatuan nasional. 
Pengembangan Homestay Berbasis Masyarakat Untuk Mendukung Desa Wisata di Desa Belumbang Kerambitan Tabanan Endrayani Endrayani
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan dukungan fasilitas pendukung yang dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat. Salah satu fasilitas penting yang ada di desa wisata adalah homestay, yang berfungsi sebagai akomodasi sekaligus sarana interaksi budaya antara wisatawan dan masyarakat lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan homestay berbasis masyarakat guna mendukung pengembangan desa wisata di Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan homestay, keterbatasan keterampilan dalam pelayanan tamu, serta belum optimalnya penerapan standar kebersihan dan administrasi homestay. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan kamar (housekeeping), pelayanan tamu (hospitality), dan administrasi homestay sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola homestay secara lebih baik, yang ditandai dengan peningkatan kebersihan dan kerapian kamar, sikap pelayanan yang lebih ramah, serta mulai diterapkannya pencatatan administrasi sederhana. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas homestay, memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan desa wisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dalam Pemetaan Potensi Wisata Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan Ida Ayu Karina Putri; Endrayani; Ni Putu Putri Widyaningsih
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan, dan mendokumentasikan potensi wisata di Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, sebagai landasan pengembangan desa wisata yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Triatma Mulya periode Januari–Februari 2026, dengan melibatkan 23 mahasiswa yang berkolaborasi secara partisipatif dengan perangkat desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan masyarakat lokal, berbasis pendekatan Community Based Tourism (CBT). Metodologi pengabdian mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, serta pendampingan dan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menghasilkan dokumen inventarisasi potensi wisata yang sistematis dan komprehensif, meliputi potensi alam, budaya, dan buatan beserta karakteristiknya masing-masing. Kegiatan pengabdian yaitu dengan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan potensi wisata desa, sekaligus memperkuat peran kelembagaan lokal. Dampak yang dicapai berupa ketersediaan data dasar perencanaan pengembangan desa wisata serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan berkelanjutan, yang pada akhirnya mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan optimalisasi sumber daya lokal untuk kesejahteraan ekonomi
Wisata Mangrove Dengan Pendekatan Regeneratif Edutourism Di Desa Wisata Kelan, Badung, Bali Dewa Putu Oka Prasiasa
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Kelan memiliki potensi wisata mangrove, wisata bahari, dan wisata kuliner. Wisata mangrove telah berjalan, namun belum memberikan dampak pada pendapatan masyarakat setempat. Masalah ini diatasi dengan Pelatihan Persiapan Paket Wisata Mangrove untuk Kelompok Nelayan Tanjung Sari. Metode pelatihan yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif, yaitu kombinasi penelitian sosial dan kerja pendidikan dengan menggunakan konsep penelitian partisipatif. Hasil pelatihan tersebut adalah sebagai berikut: K1 (Konsep Dasar dan Komponen Paket Wisata) nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 50, dan setelah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 70 atau peningkatan sebesar 40% dari sebelum pelatihan; K2 (Penelitian Destinasi dan Daya Tarik Wisata) nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 70, dan setelah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 90 atau peningkatan sebesar 28,57% dari sebelum pelatihan; K3 (Teknik Penyusunan Itinerary) nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 60, dan setelah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 80 atau peningkatan sebesar 33,33% dari sebelum pelatihan; K4 (Perhitungan Harga dan Pembiayaan) nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 60, dan setelah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 80 atau peningkatan sebesar 33,33% dari sebelum pelatihan; dan K5 (Pengemasan, Branding, dan Pemasaran) nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 70, dan setelah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 90 atau peningkatan sebesar 28,57% dari sebelum pelatihan. Untuk mendukung pengembangan desa wisata dengan konsep pariwisata regeneratif, edutourism regeneratif merupakan solusi yang perlu diimplementasikan oleh Desa Wisata Kelan termasuk desa wisata lainnya di daerah pesisir, khususnya untuk melakukan konservasi mangrove guna mencegah abrasi pantai yang belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Bali.

Page 4 of 4 | Total Record : 34