cover
Contact Name
I Nengah Subadra
Contact Email
jpdri07@gmail.com
Phone
+6285847822501
Journal Mail Official
bjhtcr@balilanguageassistance.com
Editorial Address
Jalan Jepun Pipil V No.12, Banjar Kertha Graha, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali - INDONESIA
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia (JPDRI)
Published by Language Assistance
ISSN : -     EISSN : 30891213     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia (JPDRI) merupakan wadah publikasi ilmiah yang memfasilitasi para akademisi dan praktisi untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini menjadi medium penting bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia untuk meneguhkan peran mereka sebagai agen perubahan dalam pembangunan masyarakat, khususnya melalui kegiatan pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan. JPDRI diterbitkan secara berkala dan terbuka untuk berbagai disiplin ilmu, dengan fokus pada pengabdian yang berbasis penelitian dan pendekatan partisipatif. Artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal ini mencerminkan beragam upaya dosen dalam menjawab tantangan-tantangan sosial, ekonomi, dan budaya yang dihadapi oleh masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian, dosen tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Articles 25 Documents
Pelatihan Penanganan Reservasi Tiket Pesawat Untuk Peserta Latih LPK Kampus Penerbangan Bali BATC Denpasar Ardani, Ni Nyoman
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pelatihan penanganan reservasi untuk  peserta latih  LPK. Kampus Penerbangan Bali BATC, Denpasar, dengan tahapan sebaga berikut :pertama memberikan teori tentang reservasi tiket, selanjutnya memperkenalkan system provider ticketing yang dikenal dengan Global Distribution System salah satunya adalah SABRE. Tujuan yang ingin dicapai dalam pelatihan ini adalah peserta latih mampu memberikan pelayanan pada penumpang yang berkualitas di tempat check in di bandara, mampu melaksanakan proses reservasi secara manual di perusahaan travel agent dan airlines , mampu menangani proses dokumentasi yang diperlukan untuk perjalanan. Kegiatan pelatihan ini memberikan dampak yang sangat signifikan dalam upaya peningkatan ketrampilan dan pemahaman peserta latih  untuk memasuki dunia industri sebagai staff check in counter di bandara, sebagai staff ticketing di travel agent dan airlines. Pelatihan ini membantu peserta latih  menangani reservasi ticket melalui tahapan yaitu  mencatat tujuan dari pelanggan, jumlah penumpang yang akan berangkat, kelas penerbangan yang diinginkan, perkiraan waktu keberangkatan yang dipilih penumpang, memilihkan maskapai yang tersedia sesuai dengan pilihan penumpang, memastikan identitas penumpang, mengerti bagaimana menulis nama penumpang sesuai identitas.memastikan harga sesuai dengan persetujuan penumpang. Hal ini dilakukan untuk memastikan penumpang merasakan kenyamanan pada saat berangkat menggunakan maskapai pilihannya. Pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan teori dan  ketrampilan peserta latih  dalam menangani reservasi tiket baik tiket domestik maupun internasional   
Kolaborasi pengelolaan Sektor Pariwisata: Catatan Diskusi dengan Tokoh Masyarakat, Guru dan Siswa di SMK Pariwisata Ar Nurul Jadid Tanak Beak Lombok Tengah Bratayasa, I Wayan; Martayadi, Uwi; Prayuda, Danu Satria
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata Lombok dikenal luas di dunia dengan tiga ikon utamanya, yakni Gunung Rinjani yang masuk dalam jaringan Geopark Dunia UNESCO, kawasan Gili Tramena (Trawangan, Meno, Air) sebagai destinasi internasional, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai pusat event global. Namun, di balik pesona tersebut, terdapat berbagai tantangan serius, antara lain kasus tewasnya wisatawan Brasil di Gunung Rinjani, krisis air bersih di kawasan Gili Tramena, serta penggusuran pedagang lokal di Pantai Tanjung Aan. Artikel ini merupakan catatan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi dan diskusi yang dilakukan dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram bersama siswa dan guru SMK Pariwisata Ar Nurul Jadid, Lombok Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa sebagai calon pelaku pariwisata dalam menjawab tantangan industri pariwisata Lombok. Hasil diskusi menunjukkan bahwa siswa perlu mengutamakan keselamatan dan pelayanan, meningkatkan kompetensi bahasa asing serta keterampilan hospitality, menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal, serta membangun profesionalisme, keramahan, dan karakter positif. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk membangun pariwisata Lombok yang berkelanjutan dan berkualitas.
Sosialisasi Edutourism Untuk Siswa Sekolah Dasar Di Desa Wisata Kelan, Badung, Bali Prasiasa, Dewa Putu Oka
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Kelan terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dan memiliki potensi wisata bahari dan wisata kuliner dengan memanfaatkan hasil laut berupa hasil laut sebagai menu utamanya. Potensi wisata tersebut saat ini sudah berjalan, namun secara ekonomi belum memberikan dampak yang maksimal, akibat masih adanya produk pelengkap berupa sayur-sayuran untuk melengkapi menu hasil laut yang masih dibeli dari luar Desa Wisata Kelan, padahal areal perkebunannya masih tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang diberikan adalah penerapan Model Urban Farming dan Irigasi Tetes yang dikemas sebagai eduwisata, dengan sasaran siswa Sekolah Dasar, pengunjung, dan masyarakat Desa Wisata Kelan. Implementasi solusi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kelompok sasaran yaitu siswa Sekolah Dasar, siswa Sekolah Menengah Pertama, pengunjung, dan masyarakat mengenai Urban Farming dan Irigasi Tetes. Selain itu, masyarakat yang menggeluti wisata kuliner juga mengalami peningkatan pendapatan, akibat berkurangnya pembelian produk pelengkap berupa sayur-sayuran yang mampu mereka hasilkan sendiri, sekaligus menguatnya upaya pelestarian lingkungan.
Pelatihan dan Pendampingan TPS3R Buana Utama Lestari sebagai Destinasi Wisata Edukasi  di Desa Panji Ardiani, Nyoman Dini; Ilma, Arina Zaida; Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik; laba, I Nengah
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah: Reduce, Reuse, Recycle) Bhuana Utama Lestari sebagai destinasi wisata edukasi lingkungan di Desa Wisata Panji. Melalui pelatihan dan pendampingan, program ini berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan sekaligus mengintegrasikannya ke dalam potensi wisata desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan konsep Community-Based Tourism (CBT)  yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap, meliputi: sosialisasi mengenai peluang pengembangan TPS3R sebagai wisata edukatif; pelatihan teknis di lapangan tentang pemanduan wisata edukatif yang melibatkan wisatawan dalam aktivitas pengelolaan sampah secara langsung, dilanjutkan dengan simulasi kunjungan di mana kelompok mitra berperan sebagai tuan rumah (host) dan pemandu wisata; serta evaluasi kegiatan melalui penyebaran formulir kepada wisatawan untuk menilai pengalaman dan dampak pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu berperan sebagai pemandu wisata sekaligus pengajar dalam proses waste management, serta mampu menyusun paket wisata edukasi pengelolaan sampah. Luaran konkret berupa media promosi seperti flyer dan akun media sosial (Facebook dan Instagram) yang menampilkan aktivitas wisata edukasi TPS3R. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, serta penguatan citra Desa Wisata Panji sebagai destinasi wisata berwawasan lingkungan.
Pendampingan Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Penataan Lingkungan Wisata Religi Kelurahan Sekarteja Irfan, Mohammad; Fathoni, Ahmad; Wardani, Iwan Usma; Ramli, Muhammad
Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata ziarah kubur kedondong diresmikan pada tahun 2022 oleh masyarakat dan pemerintah keluarahan Sekarteja Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Wisata ziarah kubur kedondong termasuk wisata Religi yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Seiring berjalannya waktu wisata ziarah kubur kedondong  memiliki pengunjung yang semakin meningkat. Dilihat dari buku daftar nama peziarah dipintu masuk wisata. Dengan adanya aktifitas ziarah kubur yang terus meningkat,  masyarakat sekitar wisata masih merasa kesulitan dalam pengelolaan karena kurangnya pengetahuan mengenai manajemen dan pengelolaan wisata yang akan mendukung terlaksananya pengelolaan pariwisata yang mumpuni. Oleh karena itu pemberian pelatihan dan edukasi tentang pengelolaan wisata kepada masyaraat sekitar wisata ziarah kubur kedondong, Sehingga masyarakat mengetahui penataan wisata yang baik. Kegiatan ini berupa pendampingan dalam bentuk penataan lahan wisata, pemenuhan fasilitas pengunjung (amenitis), dan penyediaan barang-barang yang dibutuhkan oleh para peziarah Ketika berziarah di kubur. Hasil dari kegiatan ini adalah 87% masyarakat  berhasil dalam meningkatkan perekonomian dari wisata budaya yang dikelola.

Page 3 of 3 | Total Record : 25