cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6285711000715
Journal Mail Official
aguna@amikompurwokerto.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjend Pol. Soemarto No.127, Watumas, Purwanegara, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53127
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27466558     EISSN : 2746654X     DOI : 10.35671/aguna
Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA merupakan salah satu media penyebarluasan hasil penelitian dan pemikiran yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan maupun di luar Universitas Amikom Purwokerto. Jurnal Komunikasi AGUNA diterbitkan oleh Universitas Amikom Purwokerto. Kata AGUNA berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya berguna atau bermanfaat. Merujuk pada makna AGUNA tersebut, diharapkan artikel ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA mempunyai manfaat teoretis dan praktis bagi kalangan akademisi maupun masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Januari (2021)" : 3 Documents clear
NARASI SHOPEE DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF BERBASIS TEKNOLOGI E-COMMERCE DI ERA MODEREN Veronica Viona; Kezia Yohanes; Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati; Rustono Farady Marta; Muhamad Isnaini
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1: Januari (2021)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v2i1.1198

Abstract

Perkembangan Ekonomi kreatif dan pemanfaatan kemajuan teknologi yang dekat dengan masyarakat banyak menjadi solusi bagi kalangan media ataupun pemilik modal tak terkecuali E-Commerce Shopee. Memanfaatkan teknologi internet dengan website serta aplikasi mobile sekaligus penyedia kebutuhan informasi, serta kebutuhan sehari-hari masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan melihat perkembangan serta pemanfaatan teknologi berbasis sektor ekonomi dengan teori komunikasi Harold Laswell, dan menjelaskan menggunakan sudut pandang analisis konten dengan perolehan realitas lapangan dengan studi literatur di dalamnya. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terkait perkembangan teknologi dalam sektor ekonomi dan memperlihatkan strategi pemasaran yang digunakan oleh e-commerce Shopee.
Grup Whatsapp Sebagai Sarana Diskusi Pada Panturapost (Studi Penggunaan Media Baru) Reza Abineri
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1: Januari (2021)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v2i1.1054

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi memberikan dampak dalam pola komunikasi yang menjadi lebih praktis. Kemajuan teknologi yang berbasis kepraktisan memunculkan aplikasi pengiriman pesan, salah satunya adalah Whatsapp. Teknologi Whatsapp yang berbasis jaringan internet memungkinkan orang dapat berkomunikasi dengan tidak mengenal waktu, tempat, dan jarak. Nasrullah mengkategorikan Whatsapp sebagai media interaktif di mana antar anggotanya dapat saling memberikan timbal balik. Maka sebagai media interaktif, Whatsapp banyak digunakan orang termasuk dalam proses keredaksian jurnalistik professional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan Whatsapp di Redaksi Panturpost. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penggalian data observasi, wawancara yang disesuaikan dengan etnografi virtual. Metode penggalian etnografi virtual yang berbasis jaringan internet. Penelitian ini berfokus pada grup Whatsapp “Redaksi Panturapost” yang merupakan media siber jurnalistik di wilayah Tegal, Brebes, Pemalang hingga Batang. Panturapost sebagai media siber yang terdata di Dewan Pers, menggunakan sarana grup Whatsapp dalam seluruh proses pembuatan produk jurnalistiknya. Hasilnya adalah Whatsapp membantu dalam proses perencanaan, pengorganisasian, dan kontrol setiap produk jurnalistiknya.
Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Film Pendek “Wedok” Raja Satria Wibawa; Ismah Aulia Shalsabila; Bunga Asriandhini
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1: Januari (2021)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v2i1.1216

Abstract

Permasalahan kesetaraan gender di Indonesia masih sering terjadi. Pendidikan merupakan salah satu contoh tidak adilnya kesetaraan gender, di mana tugas perempuan tidak untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Film pendek dengan judul Wedok adalah salah satu film yang mengangkat permasalahan kesetaraan gender. Film tersebut mengisahkan seorang  wanita yang  sehari-hari hidup di dapur namun menginginkan kebebasan untuk mendapatkan pendidikan. Ia patuh dan tidak memiliki hak apapun sehingga hanya menjadi wanita dapur biasa. Karena hasrat dan keinginannya yang kokoh ia tetap belajar secara otodidak, ia tidak mewariskan larangan tersebut pada anak wanita pada generasi selanjutnya yang sudah bisa mendapatkan pendidikan. Diproduksi oleh Lanang Production Film Wedok telah banyak meraih penghargaan di kancah nasional maupun internasional. Film Wedok ini memuat simbol-simbol menarik yang disampaikan dalam film. Tujuan penelitin ini untuk menganalisis makna simbolik yang terkandung dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika dari Roland Barthes yang mengkaji mengenai makna denotasi, makna konotasi, dan makna mitos yang terkandung dalam film untuk membedah pesan simbolik yang terkandung dalam film. Dengan mengetahui semiotika dari film wedok maka masyarakat ataupun penonton dapat mengetahui, merasakan, serta kritis terhadap tekanan kesetaraan gender yang dialami khususnya kepada perempuan. Diharapkan adanya adanya Film Wedok ini dapat memunculkan film-film lanjutan mengenai kesetaraan gender sehingga dapat memberi edukasi serta mengurangi tindak ketidaksetaraan gender di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 3