cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6285711000715
Journal Mail Official
aguna@amikompurwokerto.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjend Pol. Soemarto No.127, Watumas, Purwanegara, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53127
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27466558     EISSN : 2746654X     DOI : 10.35671/aguna
Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA merupakan salah satu media penyebarluasan hasil penelitian dan pemikiran yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan maupun di luar Universitas Amikom Purwokerto. Jurnal Komunikasi AGUNA diterbitkan oleh Universitas Amikom Purwokerto. Kata AGUNA berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya berguna atau bermanfaat. Merujuk pada makna AGUNA tersebut, diharapkan artikel ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA mempunyai manfaat teoretis dan praktis bagi kalangan akademisi maupun masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: Januari (2024)" : 6 Documents clear
Analisis Semiotika: Humor Seksis Dalam Acara Komedi “Lapor Pak!” Perwita, Adinna Islah; Kinasih, Eyora Jasmine; Muhazir, Alfian
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2859

Abstract

Humor seksis adalah humor yang merendahkan perempuan menyangkut tubuhnya, pemikirannya dan perasaannya. Humor jenis ini terus berkembang baik di lingkungan masyarakat maupun di media massa. Adanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis humor seksis yang ada di acara komedi “Lapor Pak!” Trans 7 Episode 1 April 2021 yang dibintang tamui oleh Ariel Tatum. Episode ini menjadi episode dengan penonton terbanyak di tahun 2021. Untuk menganalisis penelitian ini, maka menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika milik John Fiske. John Fiske membagi level analisisnya menjadi tiga, yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil analisis yang ditemukan adalah pada level realitas, humor seksis dibawakan oleh para komedian yang dominan laki-laki melalui pengucapan kata-kata yang didukung dengan bahasa tubuh, ekspresi serta penampilan komedian. Kemudian pada level representasi, menghasilkan narasi seksis secara implisit yang didukung dari pengambilan angle gambar. Sedangkan pada level ideologi ditemukan bahwa humor seksis lebih mengarah pada merendahkan posisi perempuan, melihat perempuan dari segi fisik dan sebagai objek seksual semata. Humor seksis yang berkembang tersebut berdampak pada langgengnya nilai-nilai patriarki, seperti menggambarkan perempuan sebagai sosok yang ada posisi kedua setelah laki-laki. Humor seksis juga termasuk kekerasan simbolik karena bermakna merendahkan perempuan namun secara halus dan tidak disadari oleh korban sehingga tidak adanya penolakan dari korban.
Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Penerimaan Siswa Baru di SMP Diponegoro 5 Wangon, Banyumas Ramadhan, Ar Raffy; Turistiati, Ade Tuti; Asriandhini, Bunga
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2868

Abstract

Pemasaran pada lembaga pendidikan menjadi salah satu kegiatan yang perlu dilaksanakan, termasuk pada sekolah seperti SMP Diponegoro 5 Wangon, Banyumas. Dari tahun ke tahun, jumlah siswa di sekolah tersebut cenderung menurun. Strategi komunikasi pemasaran yang tepat dibutuhkan untuk membantu keberlangsungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami lebih dalam mengenai strategi komunikasi pemasaran di SMP Diponegoro 5 Wangon, Banyumas dalam penerimaan siswa baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif dengan analisis STP (Segmentation, Targeting and Positioning, serta strategi komunikasi top down dan bttom up. Untuk mendapatkan data yang valid dan akurat, peneliti melakukan observasi, wawancara mendalam, studi literatur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa SMP Diponegoro 5 Wangon cenderung menerapkan strategi komunikasi pemasaran konvensional melalui brosur dan dari mulut ke mulut. Strategi komunikasi pemasaran digital melalui media sosial seperti instragram perlu diperbaharui dan ditingkatkan untuk menarik minat calon siswa baru. Segementasi SMP Diponegoro 5 Wangon adalah semua kalangan yang ingin bersekolah di SMP Diponegoro 5 Wangon. Targeting SMP Diponegoro 5 Wangon ialah siswa siswi kelas 6 sekolah dasar yang lulus dan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat SMP. Positioning SMP Diponegoro 5 Wangon ialah sekolah yang berbasis islam dengan menerapkan nilai-nilai agama islam dan menjadi sekolah berprestasi. Dalam melakukan komunikasi pemasaran kepala sekolah menentukan perencanaan strategi komunikasi pemasaran. Kepala sekolah melibatkan bawahan sebagai anggota panitia penerimaan siswa baru dan musyawarah. Dalam konteks ini strategi komunikasi dilakukan baik secara top-down maupun bottom-up.
Analisis Film Ngeri-Ngeri Sedap: Pendekatan Metode Roland Barthes Patria, Tegar Adhitama Dava; Pamungkas, Bagus Aji; Asadulloh, Hafidz
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2838

Abstract

Penelitian ini menggali analisis konten visual dan dialog dalam film "Ngeri-Ngeri Sedap" dengan menggunakan kerangka teoritis analisis semiotik Roland Barthes. Penelitian ini bertujuan mengungkap pesan moral tersembunyi dalam film tersebut melalui pendekatan analisis semiotik Roland Barthes. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini memfokuskan pada adegan-adegan tertentu dalam film. Dalam pendekatan analisis ini, denotasi digunakan untuk mengidentifikasi tanda-tanda yang terlihat pada level permukaan, sementara konotasi dieksplorasi untuk mengungkap makna tersembunyi di balik tanda-tanda tersebut. Penelitian ini juga melibatkan analisis mitos untuk mengidentifikasi ide-ide implisit yang dipahami secara kolektif dalam konteks film tersebut. Dengan menerapkan pendekatan semiotik Roland Barthes, penelitian ini mengungkap struktur naratif yang rumit dan mendalam dalam "Ngeri-Ngeri Sedap". Temuan penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana film ini menyampaikan pesan moral kepada penonton melalui penggunaan tanda-tanda visual dan dialog. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memahami representasi simbolis dan pesan tersembunyi dalam karya seni audiovisual, memperkaya pemahaman analisis semiotik dalam konteks film.
Represi Kepada LGBT Dalam Pemberitaan Media Online Larangan Dukungan One Love Di Piala Dunia Qatar Lobodally, Altobeli
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2832

Abstract

The Qatar 2022 Football World Cup with the issue of banning voicing support for LGBT has been in the spotlight for several mass media. Including the Indonesian mass media that packs German shut-up news that supports LGBT, with shades of Islamic breathing sentences. The choice of words and sentences is nothing more than an attempt to repress LGBT as folk devils and become a moral panic that is worth the profit. This research aims to uncover LGBT repression in the news of the ban on One Love's support at the 2022 Qatar World Cup. The research will use the theory of Moral panic and treat the news as a text that will decipher each word and sentence. Thus, the social semiotics of M.A.K. Halliday will be used as a research method. This study found that LGBT is only a means of fighting between the European camp and the Arab camp. LGBT advocates are labeled as frontal and defiant opposers. This news uses the figure of speech Pars Pro Toto, which seems to be on behalf of all parties even though it is not. This news adds to the hatred and repression of LGBT people who feel only profit.
Analisis Makna Toxic Masculinity Pada Film The Power Of The Dog (Analisis Semiotika Roland Barthes) Dalail, Firdaus Alfhat; Alfirahmi, Alfirahmi
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2865

Abstract

Film The Power Of The Dog memiliki adegan-adegan dan unsur toxic masculinity, dengan tanda-tanda yang merepresentasikan superior laki-laki yang tidak boleh memiliki sifat feminin. Ada stereotip yang berkembang di masyarakat mengenai toxic masculinity, seperti pria tidak boleh menangis, pria harus tegap dengan segala situasi, pria tidak boleh lemah. Stereotip tersebut lahir dari budaya toxic masculinity. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis makna toxic masculinity pada film The Power Of Dog (Analisis Semiotika Roland Barthes). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan denotasi pada film The Power of The Dog adalah pria kasar, dominan, dan menggunakan kekerasan dalam menguasai dan mendominasi orang lain. Konotasi dalam film ini dapat terlihat dari laki-laki menggunakan kekerasannya menciptakan lingkungan yang penuh ketakutan dan ketidakamanan, memperkuat konsep dominasi dan kontrol, serta merusak hubungan keluarga dan individu. Mitos toxic masculinity dalam film ini tercermin dalam persepsi bahwa kekerasan, dominasi, dan ketidakmampuan untuk menunjukkan emosi adalah bagian yang tidak terhindarkan dari maskulinitas yang kuat. Makna toxic masculinity film "The Power of the Dog" mengacu pada penekanan kekerasan dan dominasi laki-laki harus memiliki sifat yang kasar, agresif, dan dominan.
Strategi Komunikasi Retro Squad Dalam Menarik Minat Pendengar Melalui Radio Streaming Marianto, Maruschka Albertine; Vera, Nawiroh
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1: Januari (2024)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v5i1.2867

Abstract

Di era digital ini, radio sudah banyak kehilangan pendengarnya, namun tetap bisa mempertahankan eksistensinya. Retro Squad merupakan salah satu radio komunitas yang berani mengudara melalui internet atau streaming. Penelitian ini menggunakan teori Strategi Komunikasi Anwar Arifin. Paradigma yang digunakan adalah paradigma post-positivisme, dengan metode penelitian Deskriptif Kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Retro Squad menggunakan empat langkah Strategi Komunikasi yang meliputi mengenal audiens, menyusun pesan, menetapkan metode, dan memilih media komunikasi untuk menarik dan mempertahankan minat pendengar. Mengenal penonton dilakukan dengan mengadakan acara silaturahmi dan menyediakan fasilitas chat box untuk request lagu. Penyusunan pesan dilakukan oleh Retro Squad dengan mengadakan pertemuan mingguan yang bertujuan untuk evaluasi. Metode yang dipilih Retro Squad adalah metode yang informatif, edukatif, dan persuasif. Langkah terakhir, Retro Squad memilih radio streaming sebagai media komunikasinya, dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak pendengar, bahkan hingga ke luar negeri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6