cover
Contact Name
Abd. Malik
Contact Email
farmasi@umi.ac.id
Phone
+628114120150
Journal Mail Official
farmasi@umi.ac.id
Editorial Address
Fakultas Farmasi UMI, Kampus II UMI, Jl. Urip Sumoharjo No.225, Panaikang, Panakkukang, Kota, Makassar,, Panaikang, Kec. Panakkukang, Macassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MPSJ
ISSN : -     EISSN : 29870887     DOI : -
Core Subject : Health,
Makassar Pharmaceutical Science Journal merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia yang terbit pertama kali pada bulan Maret 2023. Makassar Pharmaceutical Science Journal merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang farmasi sains.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2024)" : 15 Documents clear
ANALISIS KADAR SENYAWA FLAVONOID DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DENGAN PERBANDINGAN DAERAH TEMPAT TUMBUH Mahmud, Nurul Faiza; Maryam, St; Suhaenah, Asriani
Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : PHARMACY UMI JOURNAL SYSTEM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mpsj.v2i2.246

Abstract

Cocoa leaves (Theobroma cacao L.) contain active compounds that have many health benefits. Flavonoids are one of the active compounds contained therein that can prevent the formation of free radicals and reduce tissue damage due to inflammation. This study aims to determine the flavonoid content of ethanol extract of cacao leaves (Theobroma cacao L.) based on the comparison of growing regions using the UV-Vis spectophotometric method. Samples were taken from three regions namely Jeneponto, Wajo and Malino. This research method begins with the preparation of samples by maceration with 96% ethanol solvent, then qualitative analysis is carried out by Thin Layer Chromatography (KLT) method and quantitative analysis is carried out measuring quercetin standards and determining flavonoid levels with a UV-Vis spectrophotometer at a maximum wavelength of 430 nm. The results showed that the ethanol extract of cocoa leaves (Theobroma cacao L.) positively contained flavonoids and had flavonoid levels in the Jeneponto, Wajo, Malino regions of 45.812 mgQE/g extract; 41.556 mgQE/g extract, and; 38.343 mgQE/g extract, respectively. Where the ethanol extract of cocoa leaves (Theobroma cacao L.) from the Jeneponto region has higher flavonoid levels than the other two regions.
AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) SECARA IN VITRO RAHMAN, ANDI AMALIA RAMADHANI; Maryam, St.; Razak, Rais
Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : PHARMACY UMI JOURNAL SYSTEM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mpsj.v2i2.247

Abstract

Kunyit merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang memiliki berbagai aktivitas farmakologis. Rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) mengandung kurkumin dan minyak atsiri yang bermanfaat sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi rimpang kunyit sebagai antiinflamasi secara in vitro menggunakan metode penghambatan denaturasi protein. Penggunaan metode ini karena salah satu penyebab inflamasi adalah terjadinya denaturasi protein pada jaringan sel tubuh. Hasil uji berupa persentase inhibisi dengan nilai 38,38% pada konsentrasi 10 ppm hingga 46,51% pada konsentrasi 50 ppm. Persentase inhibisi >20% menunjukkan bahwa ekstrak dapat menghambat denaturasi protein. Perhitungan IC50 menunjukkan nilai sebesar 46,87 μg/mL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% rimpang kunyit memiliki potensi sebagai antiinflamasi.
Penentuan Kadar Fenolik, Tanin, Flavonoid, dan Saponin Ekstrak Etanol Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Abidin, Zainal; Aminah, Aminah; Razak, Rais; Eka Putri, Andi Yuyun; M, Murti Nurhidayah; A, Aridha
Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : PHARMACY UMI JOURNAL SYSTEM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mpsj.v2i2.249

Abstract

The kenikir plant is a tropical plant originating from Latin America that can easily grow in various places. The use of kenikir leaves (Cosmos caudatus Kunth.) as a medicinal plant has been widely used. People usually use kenikir leaves as traditional medicine. Kenikir leaves are extracted by maceration method using 96% ethanol solvent after which a liquid extract is obtained and then evaporated using a rotavapor so that a thick extract is obtained. This study aims to analyze the levels of phenolic compounds, tannins, flavonoids, and saponins contained in kenikir leaves (Cosmos caudatus Kunth.). Determination of levels using UV-Vis spectrophotometric method. The ethanol extract of kenikir leaves (Cosmos caudatus Kunth.) contains phenolic compounds, tannins, flavonoids, and saponins with the levels of each phenolic compound, tannins, flavonoids, and saponins respectively as follows: 43.592 mgGAE/g, 40.639 mgEAT/g, 36.319, and 142.527 mgSE/g.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI TEH DAUN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) BERDASARKAN TEMPAT TUMBUH DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH Syam, Nurizzah Aulia; Maryam, St.; Baits, Muzakkir
Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : PHARMACY UMI JOURNAL SYSTEM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mpsj.v2i2.267

Abstract

Tanaman kakao merupakan salah satu tanaman yang digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Daun tanaman kakao mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid,saponin dan tanin serta mengandung senyawa fenolat, yang juga memiliki peran sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan menganalisa IC50 dari teh daun tanaman kakao (Theobroma cacao L.) dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Sampel yang digunakan berasal dari tiga daerah yaitu Jeneponto, Wajo, dan Malino. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa sediaan teh daun kakao (Theobroma cacao L.) memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Nilai IC50 sediaan teh daun kakao (Theobroma cacao L.) Jeneponto sebesar 187,946 µg/mL, Wajo 309,629 µg/mL, dan Malino sebesar 314,055 µg/mL dengan kategori klasifikasi sangat lemah. Sediaan teh daerah Jeneponto memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari dua daerah lainnya. Kata kunci: Antioksidan, DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), Theobroma cacao L., Kuarsetin.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DENGAN PERBANDINGAN BERDASARKAN TEMPAT TUMBUH DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH Salahuddin, Muthia Amaliah; Maryam, St.; Tahir, Masdiana
Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ) Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : PHARMACY UMI JOURNAL SYSTEM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mpsj.v2i2.268

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, saponin dan tanin. Secara empiris daun kakao digunakan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) dengan perbandingan berdasarkan tempat tumbuh menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) dengan parameter nilai IC50. Berdasarkan hasil yang diperoleh, hasil uji kualitatif menunjukkan adanya metabolit sekunder yang terkandung dalam esktrak etanol daun kakao seperti alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, dan tanin serta diperoleh nilai IC50 ekstrak etanol daun kakao daerah Jeneponto sebesar 24,658 µg/mL kategori sangat kuat, daerah Malino 59,742 µg/mL kategori kuat, serta Wajo 56,898 µg /mL kategori kuat dengan perbandingan baku pembanding yaitu kuersetin dengan nilai IC50 sebesar 1,882 µg/mL kategori sangat kuat. keyword: Theobroma cacao L., antioksidan, IC50;

Page 2 of 2 | Total Record : 15