cover
Contact Name
Joko Sulianto
Contact Email
dianpriambudi@upgris.ac.id
Phone
+6281225089657
Journal Mail Official
upgrisedukatika@gmail.com
Editorial Address
https://journal2.upgris.ac.id/index.php/edukatika/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edukasi dan Didatika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 30324157     DOI : 10.26877
Core Subject : Education,
Edukasi dan Didatika adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada scope pendidikan khususnya pendidikan dasar
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): Juni" : 5 Documents clear
Matematika Mengembangkan penalaran dan pembuktian matematika pada anak usia dini melalui aktivitas bermain dan eksplorasi: Penalaran Upgris, Vira; Joko Sulianto
Edukatika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/5cczq896

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain seperti permainan logika, teka-teki, dan eksplorasi benda konkret mampu meningkatkan kemampuan anak untuk mengenali pola, membuat prediksi, serta memberikan argumen sederhana berdasarkan pengalaman langsung mereka. Pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis pengalaman konkret terbukti efektif untuk mendukung perkembangan kognitif anak serta membangun fondasi awal kemampuan matematis yang lebih kompleks. Artikel ini merekomendasikan pengintegrasian permainan dan eksplorasi dalam kegiatan pembelajaran di pendidikan anak usia dini untuk mendorong keterampilan penalaran dan pembuktian anak.
Penalaran dan Pembuktian Matematis Anak Dalam Aktivitas Bermain Toping Pizza Di TK PGRI 62 Purwoyoso Rindiani, Erra Yuni; Sulianto, Joko; Muhtarom
Edukatika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/vdqm5361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas aktivitas bermain dengan media topping pizza dalam mengembangkan kemampuan matematis anak usia dini, khususnya dalam hal penalaran dan pembuktian. Penelitian dilakukan di TK PGRI 62 Purwoyoso dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Aktivitas bermain melibatkan berbagai tahapan, seperti mengenali pola dan jumlah topping, membuat prediksi, serta menghitung untuk menguji prediksi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak mampu mencari pasangan angka (64,29%), membuat dugaan (57,14%), dan menghitung untuk membuktikan kesesuaian pasangan angka (85,71%). Bahkan, 92,86% anak mampu menjelaskan alasan pasangan angka yang dipilih, dan seluruh anak (100%) berhasil mencocokkan jumlah topping dengan angka yang tertera. Tantangan utama meliputi kebutuhan beberapa anak akan bimbingan tambahan untuk memahami konsep dasar. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pemahaman matematis tetapi juga memfasilitasi interaksi sosial yang mendukung perkembangan kognitif dan emosional anak. Studi ini menggarisbawahi pentingnya media bermain berbasis pengalaman konkret dalam pembelajaran anak usia dini.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (Tgt) Berbantuan Media Flash Card  Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Di UPT SPF SD Negeri Pattingalloang I Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar Fadilah, Nur; Karmila, Widya
Edukatika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/3pdgr473

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan atas dasar permasalahan pada lingkup Sekolah Dasar yakni rendahnya hasil belajar peserta didik kelas III UPT SPF SD Negeri Pattingalloang I mata pelajaran Bahasa Inggris. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media Flash card dalam meningkatkan pengenalan kosakata Bahasa Inggris. Setting dalam penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SD Negeri Pattingalloang I pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah satu guru dan seluruh peserta didik kelas III yang berjumlah 25 peserta didik. Rancangan tindakan dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I berada pada kategori baik dan hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus II berada pada kategori baik. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus I berada pada kategori cukup dan hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus II berada pada kategori baik. Hasil belajar Bahasa Inggris peserta didik pada siklus I dengan nilai di bawah KKTP dan berada pada kategori belum tuntas sedangkan hasil belajar Bahasa Inggris pada siklus II dengan nilai di atas KKTP dan berada pada kategori tuntas. Jadi disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media Flash card dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III UPT SPF SD Negeri Pattingalloang I.
Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing pada Proses Pembelajaran Berbicara Siswa Sekolah Dasar Alvian Guntur Prasetya Aziz; Riswanda Himawan; Muhammad Afnani Alfian; Yohanna Nirmalasari; Triwati Rahayu
Edukatika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/5rj90h32

Abstract

This study aims to determine the effect of role playing strategies on language learning, particularly on students' speaking skills. This study is a meta-analysis of the results obtained from 20 scientific journals. The data analysis technique in this study used a comparative method to determine the impact of the use of role-playing strategies on students' speaking skills. Furthermore, a paired sample t-test was used to see the average increase before and after classroom activities, as well as to determine whether there were differences in the average of the two paired or related groups. The analysis results showed that the average percentage increase in student learning outcomes with the role-playing strategy increased students' speaking skills from the lowest 7.06% to the highest 76.74% with an average increase of 33.05%. Students' speaking skills after using the role-playing strategy increased significantly by 18.82%. Based on the data analysis, it can be concluded that the role-playing strategy can have a positive effect on improving students' speaking skills.
Strategi Pembelajaran Inklusif Untuk Siswa Dengan Disleksia di Kelas V SD Negeri 5 Pojok Zunif Wachida Sukroni
Edukatika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sbtrg589

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inklusif di kelas V SD Negeri 5 Pojok Kabupaten Grobogan bagi siswa dengan disleksia belum sepenuhnya diimplementasikan secara efektif. Meskipun sekolah telah menerima siswa dengan kebutuhan khusus termasuk disleksia, guru belum memiliki strategi pembelajaran yang dirancang khusus sesuai karakteristik dan kebutuhan belajar siswa tersebut. Pembelajaran masih bersifat seragam dan belum memperhatikan prinsip diferensiasi dan multisensori yang sangat penting dalam membantu siswa disleksia mengembangkan kemampuan literasi dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menggambarkan secara jelas strategi pembelajaran inklusif yang diterapkan pada siswa berkebutuhan khusus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih menerapkan metode ceramah, membaca bersama, dan tugas menyalin dari papan tulis. Siswa disleksia mengalami kesulitan akademis, kurang percaya diri, dan penarikan diri dari kegiatan sosial. Berdasarkan temuan dan tinjauan literatur, peneliti merekomendasikan strategi seperti metode multisensori, media visual dan digital, pembelajaran individual atau kelompok kecil, pelibatan orang tua dan terapis, serta modifikasi penilaian. Strategi terbaik yang dapat diterapkan adalah kombinasi pembelajaran multisensori dan pengurangan ukuran kelompok kecil yang difasilitasi oleh kolaborasi dengan teman sebaya. Strategi ini realistis diterapkan dalam konteks sekolah dasar dengan sumber daya terbatas dan efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Dengan strategi yang tepat, siswa disleksia dapat belajar secara optimal, berpartisipasi aktif, dan merasa menjadi bagian dari komunitas belajar yang setara.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5