cover
Contact Name
Ikhwanul Arifan
Contact Email
ikhwanularifan@fik.unp.ac.id
Phone
+6281270855129
Journal Mail Official
gladiator@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
JL.Prof Dr. HAMKA Air TAwar Barat Kota Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Gladiator
ISSN : -     EISSN : 29629969     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Gladiator merupakan jurnal kepelatihan olahraga yang sudah ada sejak tahun 2018 dan terus mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dibidang pendidikan kepelatihan olahraga hingga kini yang dilandasi dengan persyaratan publikasi ilmiah untuk wisudawan khususnya Jurusan Kepelatihan FIK UNP. Jurnal Gladiator hingga kini terus aktif mempublikasikan artikel penelitian di bidang Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Fokus: Pengembangan Ilmu Kepelatian Olahraga Lingkup: Ilmu Kepelatihan Manajemen Olahraga Filsafat Olahraga Pedagogi Fisiologi Olahraga Biomekanika Olahraga Psikologi Olahraga Sosiologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 489 Documents
Pengaruh Latihan Small-Sided Games (SSG) terhadap Ketepatan Passing pada Pemain Sepak Bola SSB Tirta U-15 Tito Ahmad Alfaridzi; Alex Aldha Yudi; Roma Irawan; Vega Soniawan
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2425011

Abstract

Penelitian ini didasari oleh masih rendahnya ketepatan passing pemain SSB Tirta U-15 yang tampak dari banyaknya kesalahan passing baik saat latihan maupun pertandingan. Ketepatan passing merupakan salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola karena berfungsi untuk mempertahankan penguasaan bola, membangun serangan, serta membuka peluang untuk mencetak gol. Untuk meningkatkan akurasi passing , salah satu metode pelatihan yang dapat digunakan adalah Small Sided Games. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelatihan Small Sided Games terhadap akurasi passing pemain SSB Tirta U-15. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimental dengan Desain Pretest - Posttest Satu Kelompok. Populasi penelitian terdiri dari 15 atlet SSB Tirta U-15, dan semuanya dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling . Instrumen penelitian berupa tes ketepatan passing. Perlakuan diberikan sebanyak 16 kali dalam bentuk sesi pelatihan Small Sided Games. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data mengikuti distribusi normal dan homogen. Skor pra-uji rata-rata 6,46 meningkat menjadi 8,13 pada pasca uji. Hasil uji-t menunjukkan nilai t terhitung sebesar 4,608 yang lebih tinggi dari nilai t kritis sebesar 2,048 pada tingkat signifikansi 0,05. Kesimpulannya, latihan Small Sided Games (Permainan Sisi Kecil) memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan akurasi umpan pemain SSB Tirta U–15.
Pengaruh Variasi Latihan Zig-zag terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Futsal Club KTFC Abheel Alief Ariandra; Romi Mardela; Ikhwanul Arifan; Bram Sujadesman
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2427011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi latihan zig-zag terhadap kemampuan Dribbling pemain futsal Club KTFC Duri. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 pemain aktif Club KTFC Duri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan Dribbling futsal yang dilaksanakan sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan diberikan melalui program variasi latihan zig-zag yang berfokus pada peningkatan kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan kontrol bola pemain. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variasi latihan zig-zag terhadap kemampuan Dribbling pemain futsal Club KTFC Duri. Rata-rata hasil pretest sebesar 16 detik, sedangkan rata-rata posttest meningkat menjadi 13,91 detik. Hasil uji hipotesis menunjukkan thitung sebesar 11,542 lebih besar daripada ttabel 1,833 pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, variasi latihan zig-zag efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan Dribbling pemain futsal.
Motivasi Berprestasi Atlet Kriket Kota Padang Nana Agustina; Masrun Masrun; Yendrizal Yendrizal; Romi Mardela
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2428011

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya tingkat motivasi berprestasi atlet kriket kota Padang dengan perkembangan dan prestasi yang diraih oleh atlet kriket kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi berprestasi atlet kriket kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di lapangan kriket kota Padang. Populasi dalam penlelitian ini adalah seluruh atlet kriket kota Padang yang berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang atlet. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner penelitian atau angket penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentatif. Hasil peneltian ini adalah: 1) Tingkat motivasi instrinsik atlet kriket kota Padang berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 85,9%, 2) Tingkat motivasi ekstrinsik atlet kriket kota Padang berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 83,7%, 3) Tingkat motivasi autoristik atlet kriket kota Padang berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 85%, 4) Tingkat motivasi berprestasi atlet kriket kota Padang secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 84,8%.
Pengaruh Latihan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Pukulan Servis Tenis Meja Atlet PTMSI Sumbar Rahmiatul Hasanah; Yogi Arnaldo Putra; Suci Nanda Sari; Jeki Haryanto
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2429011

Abstract

Servis merupakan salah satu teknik fundamental dalam tenis meja yang berperan sebagai awal serangan dan memengaruhi jalannya reli. Berdasarkan pengamatan pada atlet PTMSI Sumatera Barat, masih ditemukan kendala dalam pelaksanaan servis, seperti rendahnya ketepatan arah bola, bola sering menyentuh net atau keluar dari area permainan, serta kurang stabilnya hasil servis. Permasalahan tersebut diduga berkaitan dengan belum optimalnya koordinasi mata-tangan atlet. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan koordinasi mata-tangan terhadap keterampilan servis atlet tenis meja PTMSI Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian berjumlah delapan atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Latihan diberikan selama 16 sesi dengan frekuensi empat kali seminggu. Data diperoleh melalui tes ketepatan servis dan dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, serta paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan servis meningkat dari 25,75 menjadi 47,25. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t = 7,469 dengan signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan koordinasi mata-tangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan servis atlet PTMSI Sumatera Barat.
Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Jumpshoot Atlet Bolabasket Putra SMA Adabiah 2 Padang fikri- setiawan; Sari Mariati
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2430011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya ledak otot tungkai dankoordinasi mata-tangan dengan kemampuan jumpshoot atlet bolabasket putra SMA Adabiah 2Padang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat keberhasilanjumpshoot atlet, yang diduga dipengaruhi oleh kondisi fisik terutama daya ledak otot tungkaidan koordinasi mata-tangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatankorelasional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet bolabasket putra SMA Adabiah 2 Padangyang berjumlah 20 orang, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaituvertical jump test untuk mengukur daya ledak otot tungkai, tes lempar tangkap bola ke dindingselama 60 detik untuk koordinasi mata-tangan, serta medium spot shooting test untukkemampuan jumpshoot. Analisis data menggunakan uji normalitas dan uji korelasi productmoment serta korelasi ganda dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan kemampuanjumpshoot, terdapat hubungan signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan jumpshoot, sertaterdapat hubungan signifikan secara bersama-sama antara kedua variabel bebas dengankemampuan jumpshoot. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik daya ledak otot tungkaidan koordinasi mata-tangan, maka semakin baik pula kemampuan jumpshoot atlet bolabasket.
MANAGERIAL PERFORMANCE EVALUATION OF THE PENCAK SILAT TEAM AT JAKARTA STATE UNIVERSITY BASED ON DATA ANALYSIS OF THE LAST FIVE YEARS Eko Novian Saputro
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2432011

Abstract

This study aims to evaluate the managerial performance of the Pencak Silat Team at Universitas Negeri Jakarta (UNJ) based on a longitudinal data analysis covering the past five years (2020–2025). Despite consistently securing the general championship title at national student tournaments, a declining trend in gold medal acquisition necessitated an evaluative assessment. A descriptive mixed-methods approach (qualitative and quantitative) was employed, assessing managerial components such as organization size, coach-to-athlete ratios, and operational efficiency. Data triangulation included documentation of team performance, management structures, and open-ended organizational assessments. The efficiency ratio was calculated by comparing the total medals won against total human resources utilized (management staff, coaches, and athletes). Quantitative analysis indicated that while the highest total human resource engagement occurred in 2022 (95 personnel), the absolute efficiency peaked in 2025. In 2025, the team produced 14 medals with only 57 total personnel, yielding the highest efficiency index of 0.246, compared to the lowest efficiency index of 0.126 in 2024. Qualitative thematic reduction revealed that managerial effectiveness is primarily driven by structural work quality and division-specific competence rather than pure personnel volume. In conclusion, a leaner, highly coordinated management structure yields superior performance optimization, preventing role redundancy and enhancing athlete support systems. These findings serve as a strategic reference for collegiate sports management to maintain long-term championship sustainability.
Efektivitas Latihan Shadow Training Untuk Meningkatkan Kemampuan Pukulan Forehand Drive Atlet Ptmsi Sumbar Fitri Agusti Ningsih; Yogi Arnaldo Putra; Yogi Setiawan; Suci Nanda Sari
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2434011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif latihan shadow training dalam meningkatkan kemampuan memukul forehand drive para atlet dari PTMSI Sumbar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain satu kelompok pretest-posttest. Populasi dalam penelitian berjumlah 18 atlet dari PTMSI Sumbar, sedangkan sampel terdiri dari 8 atlet yang dipilih dengan metode purposive sampling. Latihan shadow training diberikan sebanyak 16 kali pertemuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes untuk mengukur kemampuan pukulan forehand drive dalam permainan tenis meja. Analisis data dilakukan dengan cara menguji normalitas, homogenitas, dan uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan rata-rata dalam melakukan pukulan forehand drive naik dari 22,25 pada tes awal menjadi 28,87 pada tes akhir. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung 4,255 lebih besar dari ttabel 1,895, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa latihan shadow training berdampak besar terhadap peningkatan kemampuan pukulan forehand drive para atlet PTMSI Sumbar. Jadi, shadow training bisa jadi salah satu cara latihan yang bagus untuk meningkatkan kemampuan teknik forehand drive dalam bermain tenis meja.
Tinjauan Minat Siswa Terhadap Pembelajaran PJOK di SMA Negeri 1 Pariaman Muhammad Arif Fadhilah; Naluri Denay; Tjung Hauw Sin; Kristian Burhan
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2435011

Abstract

Penelitian berikut dilaksanakan untuk mengulas derajat animo belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pariaman terhadap mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Metode yang diterapkan ialah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 320 pelajar kelas XI yang tersebar di 9 kelas, dengan sampel sejumlah 48 orang yang ditentukan lewat teknik random sampling. Penjaringan data dilakukan melalui instrument angket dan skala Likert 1-5 yang terdiri dari 32 butir pernyataan valid, mencakup dua sub-variabel, yaitu minat intrinsik dan minat ekstrinsik, lalu teknik analisis data menggunakan rumus persentase dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap pembelajaran PJOK secara keseluruhan berada pada kategori sedang, dengan persentase dominan sebesar 44% (21 siswa). Ditinjau dari sub-variabel, minat intrinsik berada dengan persentase 33% pada kategori sedang (mean 73,33), minat ekstrinsik juga berada dengan kategori sedang dan persentase dominan 44% (mean 54,02). Maka dari itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa minat siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pariaman terhadap pembelajaran PJOK masih memerlukan upaya peningkatan yang lebih optimal, baik dari guru, sekolah, maupun lingkungan sekitar siswa.
Kontribusi Kekuatan Otot Kaki Dan Kelenturan Pinggang Terhadap Kemampuan Tendangan Samping Atlet Tarung Derajat UIN IB Yogi Pratama; Romi Mardela; Desi Purnama Sari; Alnedral Alnedral
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2436011

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan tendangan samping atlet Tarung Derajat UIN Imam Bonjol Padang. Kemampuan tersebut diduga dipengaruhi oleh kekuatan otot kaki dan kelenturan pinggang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kontribusi kedua komponen kondisi fisik tersebut terhadap keterampilan tendangan samping atlet Tarung Derajat UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet Tarung Derajat UIN Imam Bonjol Padang yang berjumlah 14 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui tes Leg Dynamometer, sit andreach, dan tes tendangan samping, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kekuatan otot kaki memiliki kontribusi yang signifikan terhadap keterampilan tendangan samping dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,676 dan kontribusi sebesar 45,67%; (2) kelenturan pinggang memiliki kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan tendangan samping dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,610 dan kontribusi sebesar 37,16%; dan (3) secara bersama-sama, kekuatan otot kaki dan kelenturan pinggang memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan tendangan samping dengan nilai korelasi ganda (R) sebesar 0,727 dan kontribusi sebesar 52,89%.
Profil Kondisi Atlet Gulat Putra Kabupaten Dharmasraya Sebagai Dasar Evaluasi Program Latihan Yaumil Adli; Yendrizal Yendrizal; Umar Nawawi; Anisa Sholiha Mia
Jurnal Gladiator Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2437011

Abstract

Kondisi fisik merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menunjang pencapaian prestasi atlet, terutama pada cabang olahraga gulat yang menuntut kemampuan biomotor secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi fisik atlet gulat putra Kabupaten Dharmasraya yang berusia di bawah 20 tahun.Penelitian ini menerapkan penedekatan kuantitattif dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Seluruh atlet yang berjumlah 21 orang dilibatkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data penelitian diperoleh melalui pelaksanaan Push-Up Test yang digunakan sebagai instrument untuk mengukur kekuatan otot lengan. Sprint 30 Meter untuk mengevaluasi kecepatan, Shuttle Run Test untuk mengidentifikasi kelincahan, Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengetahui daya tahan aerobik, Sit and Reach Test untuk menilai kelentukan, serta Stork Stand Test untuk mengevaluasi keseimbangan. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet gulat putra Kabupaten Dharmasraya secara umum berada pada kategori baik. Komponen kekuatan otot lengan, kelincahan, kelentukan, dan keseimbangan didominasi kategori baik hingga baik sekali, sedangkan kecepatan dan daya tahan aerobik masih berada pada kategori sedang sehingga memerlukan peningkatan melalui program latihan yang lebih terarah. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan kebutuhan atlet guna meningkatkan kondisi fisik secara optimal.