cover
Contact Name
Ikhwanul Arifan
Contact Email
ikhwanularifan@fik.unp.ac.id
Phone
+6281270855129
Journal Mail Official
gladiator@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
JL.Prof Dr. HAMKA Air TAwar Barat Kota Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Gladiator
ISSN : -     EISSN : 29629969     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Gladiator merupakan jurnal kepelatihan olahraga yang sudah ada sejak tahun 2018 dan terus mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dibidang pendidikan kepelatihan olahraga hingga kini yang dilandasi dengan persyaratan publikasi ilmiah untuk wisudawan khususnya Jurusan Kepelatihan FIK UNP. Jurnal Gladiator hingga kini terus aktif mempublikasikan artikel penelitian di bidang Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Fokus: Pengembangan Ilmu Kepelatian Olahraga Lingkup: Ilmu Kepelatihan Manajemen Olahraga Filsafat Olahraga Pedagogi Fisiologi Olahraga Biomekanika Olahraga Psikologi Olahraga Sosiologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 420 Documents
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai, Keseimbangan Dan Koordinasi Mata-Kaki Terhadap Kemampuan Shooting Putra, Teguh Sukma; Arwandi, John; Irawan, Roma; arifan, Ikhwanul; Yendrizal, Yendrizal
Jurnal Gladiator Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor92011

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan shooting pemain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi daya ledak otot tungkai, keseimbangan dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan shooting. Jenis penelitian adalah korelasional. Populasi bejumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan data yaitu : 1) Daya ledak otot t tungkai di tes dengan standing broad jump 2) Keseimbangan di tes dengan stork stand, 3) Koordinasi mata-kaki di tes dengan menendang bola kedinding sasaran, 4) Kemampuan shooting dites dengan menendang bola kegawang dengan pemberian petak penilaian. Data dianalisis dengan korelasi product moment dan korelasi ganda dengan dolittlle. Hasil analisis dataadalah : 1) Daya ledak otot tungkai memberikan kontribusi terhadap kemampuan shooting sebesar 24,56%. 2) Keseimbangan memberikan kontribusi terhadap kemampuan shooting sebesar 5,09%. 3) Koordinasi mata-kaki memberikan kontribusi terhadap kemampuan shooting sebesar 20,03%. 4) Daya ledak otot tungkai, keseimbangan dan koordinasi mata-kaki secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kemampuan shooting sebesar 49,67%
Pengaruh Latihan Bola di gantung ketepatan smash bola voli siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 kamang magek hidayatullah, syarif; yudhi, alex aldha; witarsyah, witarsyah; umar, umar; setiawan, yogi
Jurnal Gladiator Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor93011

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnyaketepatan smash siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kamang Magek.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan memukul bola digantung terhadap ketepatan smash bolavolisiswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kamang Magek.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, yang dilakukan terhadap ketepatan smash bolavoli siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kamang Magek. Populasi dalam penelitiaan ini siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kamang Magek yang berjumlah 22 orang terdiri dari putra 12 dan putri 10. Sampel penelitian adalah seluruh siswa laki laki ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kamang Magek sebanyak 12 orang, dengan teknik purposivesampling. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tesketepatan smash, sedangkan teknik analisis data statistik menggunakan uji normalitasliliefors , uji homogenitas data dan uji-t dengan taraf signifikan ɑ=0,05.Hasil penelitian yaitu, Terdapat pengaruh latihan memukul bola digantungterhadap ketepatan smash diperoleh bahwa thitung= 10,73> ttabel=1,79, maka diperoleh nilai rata-rata pre test=5,42 dan nilai rata-rata post test=12,67, karena nilai rata-rata post test lebih besar dari nilai rata-rata pre test maka terjadi peningkatan ketepatan smash sebesar = 7,25. jadi dengan diberikannya latihan memukul bola digantung kepada siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kamang Magek memberikan pengaruh terhadap peningkatan ketepatan smash. Kata Kunci : Latihan Memukul Digantung, Ketepatan Smash
Kontribusi Daya Ledak `Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Tapak `Suci Nofendri, Dendi; Maidarman, Maidarman; Arwandi, John; Haryanto, Jeki; Yendrizal, Yendrizal; oktavianus, irfan
Jurnal Gladiator Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor98011

Abstract

The problem in this research is the low ability of the athletes of the tapak Suci of the pencak silat kick because the explosive power of the muscles affects the ability of the sabit kick. This study aims to determine the contribution of leg muscle explosive power to the crescent ability of tapak Suci pencak silat athletes. This type of research is correlational. The population in this study were all students of the tapak Suci pencak silat who were still actively participating in the training as many as 27 people. The sampling technique used purposive sampling technique with a total sample of 15 people. The leg muscle explosive power data were taken using the standing broad jump test and measuring the ability of the sabit kick was used the sabit kick ability test. The data analysis technique used product moment correlation analysis. The results of the study obtained correlation data r count 0.9191> r table 0.514 (the research hypothesis was accepted) which indicated a significant relationship between leg muscle explosive power and sickle kick ability at a significant level of 0.05α. This means that the relationship between the explosive power of the leg muscles is strong and unidirectional. With t count = 8.409> t table 1.753. then the proposed work hypothesis (Ha) can be accepted. Furthermore, the determination value of the data analysis results (r2) is 0.8447. This means that the explosive power of the leg muscles as an independent variable can contribute 84.47% to the dependent variable, namely the ability to sabit sickle.
Pengaruh Latihan Kecepatan Terhadap Kemampuan Dribbling Hadi, Muhammad Imam; Irawan, Roma; Masrun, Masrun; Mariati, Sari
Jurnal Gladiator Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor99011

Abstract

Variabel dalam penelitian ini latihan kecepatan dan kemampuan dribbling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan kecepatan terhadap kemampuan dribbling atlet putra MAN 2 Padang dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet bolabasket putra MAN 2 Padang yang berjumlah 34 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu atlet putra MAN 2 Padang sebanyak 10 orang. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan tes kemampuan dribbling yang dianalisis dengan uji t. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa latihan kecepatan dengan sprint dan ladder drills memberikan pengaruh yang berarti terhadap kemampuan dribbling. Rata-rata pre test kemampuan dribbling sebesar 21 sedangkan post test meningkat menjadi 24,6. Kemudian diperoleh uji beda mean (uji t) sebesar thitung 16,36 sedangkan ttabel 2,26 dengan taraf signifikan α=0,05 dan n=10, maka thitung > ttabel (16,36>2,26), maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari bentuk latihan kecepatan terhadap kemampuan dribbling pada atlet putra MAN 2 Padang.
Pengaruh Latihan Circuit Training Dan Interval Training Terhadap Peningkatan VO2Max Atlet SSB Putra Wijaya Padang Yulia, Nia Okta; Masrun, Masrun; S, Afrizal; Sin, Tjung Hauw
Jurnal Gladiator Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor104011

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan Circuit Training dan Interval Training terhadap peningkatan kemampuan VO2Max SSB Pura Wijaya Padang Peneliian ini menggunakan metode eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan Juli 2020 di lapangan sepakbola Kompi Senapan A Lapai dilaksanakan pada 7 Juni sampai 3 Juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet SSB dengan kelompok usia U-17 dengan sampel berjumlah 22 orang laki-laki. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, penelitian ini dilakukan selama 4 minggu (16 kali pertemuan). Dalam satu minggu latihan dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Berdasarkan analisi data dalam penelitian ini menggunakan uji t- test. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini adalah thitung (26,08) > tabel (1.812) pada latihan circuit training dan thitung (26,40) > ttabel (1.812) pada latihan interval training terdapat peningkatan hasil antara tes awal dengan tes akhir. Berarti latihan daya tahan circuit training dan interval training memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan VO2Max SSB Putra Wijaya Padang, artinya penerepan latihan Circuit training dan Interval training memberikan pengaruh untuk peningkatan kemampuan VO2Max. Dengan demikian latihan Circuit training lebih signifikan dibandingan dengan latihan Interval training. Activate Wir. ABSTRACT The purpose of this study is to find out the different influence of Circuit Training and Interval Training on the improvement of VO2Max SSB Pura Wijaya Padang Research using pseudo experiment method. This research was conducted from June to July 2020 at the football field of Rifle Company A Lapai conducted from June 7 to July 3, 2020. The population in this study was SSB athletes with an under-17 age group with a sample of 22 males. Sampling using total sampling technique, this study was conducted for 4 weeks (16 meetings). In one week the exercise was held as many as 4 meetings. Based on data analysis in this study using t-test. The data processing results in this study were thitung (26.08) > table (1,812) in circuit training and thitung (26.40) > ttabel (1,812) in interval training there was an improvement in results between the initial test and the final test. Means circuit training endurance training and interval training has a significant influence on the increase of VO2Max SSB Putra Wijaya Padang, meaning the rep endurance of Circuit training and Interval training gives an influence to improve vo2max capability. Thus Circuit training exercises are more significant than Interval training. Activate Wir.
Hubungan keseimbangan, Daya ledak otot tungkai, dan koordinasi mata - kaki terhadap kemampuan shooting atlet futsal kota padang Asnur, Ihsan; Ridwan, M. Ridwan; Irawan, Roma; Oktavianus, Irfan; yenes, ronny; Arifan, Ikhwanul; soniawan, vega; okilanda, ardo
Jurnal Gladiator Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor105011

Abstract

Tinjauan Kemampuan Shooting dan Tinggi Serta Berat Badan Pemain Sepakbola Nasrullah, Fanji; Maidarman, Maidarman; Irawan, Roma; Soniawan, Vega; arwandi, john; Afrizal.S, Afrizal.S; Arifan, Ikhwanul
Jurnal Gladiator Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor107011

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan mencetak gol kegawang lawan, karena pemain saat melakukan shooting tidak terarah dan kecepatan bola yang masih lemah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan shooting dan tinggi serta berat badan pemain Sepakbola. Jenis penelitian ini digolongkan pada penelitian deskriptif, dengan populasi 104 pemain Sepakbola dengan sampel usia 15-17 tahun yang berjumlah 20 orang dan usia 18-21 tahun yang berjumlah 15 orang. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, analisis data menggunakan teknik presentase. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kemampuan shooting dan tinggi serta berat badan pemain Sepakbola, berdasarkan kelompok usia, yaitu kemampuan shooting pemain kelompok usia 15 - 17 tahun dengan 20 sampel pada kategori Baik (30%), kemampuan shooting pemain kelompok usia 18- 21 tahun dengan 15 sampel pada kategori Sedang (33,33%), dan tinggi serta berat badan pemain kelompok usia 15-17 tahun dengan 20 sampel pada kategori normal (40%), tinggi serta berat badan pemain kelompok usia 18-21 tahun dengan 15 sampel pada kategori normal (80%). Kesimpulannya dengan idealnya tinggi serta berat badan maka semakin baik tumpuan saat melakukan shooting kearah gawang, jadi ada keterkaitan tinggi serta berat badan pemain dengan kemapuan shooting
Status Gizi dan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Kerinci Putra, Ramadhan Almi; S, Afrizal; Masrun, Masrun; Setiawan, Yogi
Jurnal Gladiator Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor108011

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berawal dari belum diketahuinyan status gizi dan tingkat kebugaran jasmani Siawa Kelas X SMK Negeri 2 Kerinci, tidak adanya data terkait dengan status gizi dan tingkat kebugaran jasmani, serta belum adanya penelitian mengenai hal tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 2 Kerinci yang berjumlah 55 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini 50 % dari populasi yang ada, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas X yang berjumlah 23 orang dan diambil dengan teknik simple random sampling, sedangkan kelas XI tidak di ikut sertakan karena melakukan praktek lapangan dan kelas XII tidak di ikut sertakan karena sudah disibukkan dengan Ujian Nasional. Untuk mendapatkan data status gizi dilakukan pengukuran tinggi badan dan menimbang berat badan serta Umur, sedangkan untuk data tingkat kebugaran jasmani digunakan tes TKJI untuk 16 -19 tahun.yang terdiri dari 1) Lari 60 meter, 2) Pull-Up 60 detik, 3) Sit-Up 60 detik, 4) Loncat tegak, 5) Lari 1200 meter. Data yang di peroleh dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif dengan bentuk persentase dengan rumus P=F/N x 100%. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : 1) Status Gizi Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Kerinci termasuk pada kategori Normal. 2) Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Kerinci termasuk pada kategori Sedang.
Kondisi Fisik Atlet Wushu Taolu HTT Padang Firman, Firman Firman; Fardi, Adnan; Umar, Umar; Setiawan, Yogi; Yendrizal, Yendrizal
Jurnal Gladiator Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor111011

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah prestasi atlet wushu taolu HTT Padang yang menurun. Banyak faktor yang menyebabkan belum baiknya prestasi atlet tersebut diantaranya kondisi fisik. Untuk itu perlu dilakukan suatu penelitian dengan tujuan untuk meninjau kondisi fisik atlet wushu taolu HTT Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli 2021. Populasi dalam penelitian adalah seluruh atlet wushu senior dan junior yang berjumlah 20 orang. Sampel diambil hanya atlet senior putra berjumlah 10 orang dengan cara purposive sampling. Pengambilan data menggunakan tes, dengan instrumen sebagai berikut: 1) Bleep Test untuk mengukur daya tahan aerobic, 2) Lari 10 Meter untuk mengukur kecepatan, 3) Hexagonal Obstacle Test untuk mengukur kelincahan, 4) Flexiometer Test untuk mengukur kelenturan, 5) Two- Hand Medicine Ball Put untuk mengukur daya ledak otot lengan, 6) Standing Broad Jump Test untuk mengukur daya ledak otot tungkai. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik distribusi frekuensi. Hasil penelitian tingkat kondisi fisik atlet wushu taolu HTT Padang menunjukkan bahwa: 1) Tingkat daya tahan aerobic yang dimiliki atlet rata - rata 32,44 dikategorikan sedang. 2) Tingkat kecepatan yang dimiliki atlet rata - rata 2,47 secs dikategorikan sedang. 3) Tingkat kelincahan yang dimiliki atlet rata - rata 4,67 secs dikategorikan sedang. 4) Tingkat kelenturan yang dimiliki atlet rata - rata 16,3 cm dikategorikan sedang. 5) Tingkat daya ledak otot lengan yang dimiliki atlet rata - rata 454,6 cm dikategorikan sedang. 6) Tingkat daya ledak otot tungkai yang dimiliki atlet rata - rata 242,2 cm dikategorikan sedang.
Strategi Pembinaan Prestasi Atlet Bulutangkis Klub Pb. Mandiri Junior di Kabupaten Rejang Lebong Rahmawati, Intan; Argantos, Argantos; Sin, Tjung Hauw; Donie, Donie; soniawan, vega
Jurnal Gladiator Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor112011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana pola pembinaan yang diberikan terhadap atlet yang mengikuti latihan, 2) mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pembinaan ddi PBSI Kabupaten Rejang Lebong dalam klub PB. Mandiri Junior.Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung berupa handphone, blangko-blangko catatan. Langkah-langkah menganalisis data adalah reduksi data, penyajian data. Hasil penelitian ini adalah 1) Streght (Kekuatan) yang dimiliki oleh PB. Mandiri Junior ini adalah atlet-atletnya yang berprestasi, 2) Weaknesses (Kelemahan) yang dimiliki PB. Mandiri Junior ini adalah kurangnya mendapatkan perhatian dari pemerintah sehingga PB. Mandiri Junior ini masih mengalami kekurangan dalam sarana dan prasarana seperti halnya untuk alat latihan berat, 3) Opportunities (Peluang) yang ada di PB. Mandiri Junior adalah perkumpulan atlet bulutangkis yang sangat diperhitungkan di Kabupaten Rejang Lebong khususnya jika telah berada di event tingkat kabupaten maupun provinsi, 3) Threats (Ancaman) ancaman positifnya bisa menjadikan motivasi untuk atlet dan pelatih agar meningkatkan performa latihan di klub PB. Mandiri Junior ini sedangkan ancaman negatifnya adalah rendahnya dukungan dari pemerintah dan untuk atlet yang masih sekolah waktu latihannya sangat minim sekali, dikarenakan ada atlet yang sekolahnya baru saja menerapkan sistem full day school

Page 6 of 42 | Total Record : 420