cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 13 Documents clear
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI MODUL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Hasanah, Aminah Uswatun; Ashadi, Ashadi; Yamtinah, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.743 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (observasi, kajian dokumen, dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI)  mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Hidrolisis Garam kelas XI-IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar. Presentase rata-rata ketercapaian aktivitas siswa yaitu 80,75%, dimana target pada siklus ini adalah 60%. (2) Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi modul pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Hidrolisis Garam kelas XI-IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Presentase prestasi belajar kompetensi pengetahuan pada siklus I sebesar 63,40% dari target 60% dan prestasi belajar kompetensi sikap pada siklus I sebesar 84,60% dari target 60 %.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI DAN PENYEBABNYA PADA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI Astuti, Fera; Redjeki, Tri; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.137 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya miskonsepsi siswa, mengetahui tingkat miskonsepsi yang dialami siswa, dan mengetahui penyebab miskonsepsi siswa pada materi pokok stoikiometri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 4 dan 5 SMA Negeri 1 Sukoharjo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes diagnostik stoikiometri (TDS) yang sudah dikembangkan oleh Suandi Sidauruk, dan dilanjutkan dengan wawancara terhadap siswa yang terdeteksi miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi miskonsepsi pada materi pokok stoikiometri siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Sukoharjo. Miskonsepsi terjadi pada semua konsep, yaitu konsep persamaan reaksi, Ar/Mr, dan konsep mol. Sebanyak 40,46% siswa mengalami miskonsepsi pada konsep persamaan reaksi, 38,36% siswa miskonsepsi pada konsep Ar/Mr, dan sebanyak 53,77% siswa mengalami miskonsepsi pada konsep mol. Miskonsepsi yang terjadi pada siswa ini disebabkan oleh kondisi siswa dan buku pegangan siswa. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka disarankan kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman pada konsep-konsep materi stoikiometri dengan cara belajar, berdiskusi, atau bertanya kepada guru. Guru hendaknya menekankan konsep-konsep penting pada materi yang diberikan dan melakukan bimbingan serta  pengkajian terhadap buku yang akan digunakan sehingga dapat meminimalisir miskonsepsi siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI PADA MATERI TERMOKIMIA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Susparini, Ninik Triayu; Ashadi, Ashadi; Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.957 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi, (2) mengetahui pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi hasil belajar siswa yang meliputi aspek respon sikap dan aspek keterampilan siswa kelas XI di SMA N 1 Sukoharjo pada materi Termokimia.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 7 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak melalui teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mengukur Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi siswa dan metode non tes yang meliputi angket,observasi, jurnal guru untuk mengukur hasil belajar aspek respon sikap dan observasi,proyek,laporan untuk mengukur hasil belajar aspek keterampilan. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis multivariat (uji manova).Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) tidak ada perbedaan pengaruh penggunaan model Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termodifikasi terhadap keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa, dari hasil uji parametrik Manova, diketahui signifikansi keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa 0 ,589 (>0,05 : H0 diterima), (2) tidak ada perbedaan pengaruh penggunaan model Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termodifikasi terhadap hasil belajar aspek sikap, namun ada perbedaan untuk aspek keterampilan. Dari hasil uji non parametrik Kruskall-Wallis, diketahui signifikansi hasil belajar aspek sikap 0,574 (>0,05 : H0 diterima) sedangkan hasil uji parametrik Manova, diketahui signifikansi keterampilan 0,000 (<0,05: H0 ditolak)

Page 2 of 2 | Total Record : 13