cover
Contact Name
Abdur Rahman
Contact Email
abdurahman@unira.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aspirasi@unira.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Panglegur Km 3,5 Pamekasan Phone: (0324) 322231
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara
Published by Universitas Madura
ISSN : 25026984     EISSN : 25412213     DOI : http://dx.doi.org/10.53712/aspirasi.v5i1
Core Subject : Social,
The Jurnal Ilmiah Administrasi Negara is an academic publication platform focused on scientific studies in the field of state administration. This journal aims to support the development of public administration science by presenting high-quality research, policy analysis, and innovative ideas in governance. With high academic standards, this journal serves as a medium for academics, researchers, and practitioners to share research findings and critical thoughts that contribute to improving bureaucratic effectiveness and public policy in Indonesia. This journal covers various topics related to state administration, including public policy, government management, bureaucratic reform, e-government, and other contemporary issues in the public sector. With a multidisciplinary approach, the Jurnal Ilmiah Administrasi Negara is expected to become a primary reference for policymakers, academics, and the general public interested in the dynamics of state administration and national development.
Articles 62 Documents
Analysis of Policy Innovation in Traditional Market Revitalization from a Good Governance Perspective: A Case Study of Kolpajung Market in Pamekasan Anam, Saiful; Habibi, Nur Syakherul; Syaiful, Syaiful
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2903

Abstract

This study analyzes the revitalization process of Kolpajung Market as a case of public policy innovation grounded in good governance principles. The revitalization incorporates three major innovations: digitalization of retribution and kiosk rental systems, financing through a Public–Private Partnership scheme, and commodity-based zoning arrangements. A descriptive qualitative approach was employed to explore policy dynamics, stakeholder participation, and challenges in implementing transparency, accountability, participation, and effectiveness. The findings reveal that although the revitalization reflects efforts toward structural transformation, the implementation of good governance principles remains partial. Public participation tends to be more procedural than substantive, while bureaucratic actors dominate decision-making processes. Information transparency is perceived as limited, and accountability mechanisms have not been systematically established. These issues hinder the policy’s effectiveness, as the improvement in the market’s socio-economic function after revitalization remains suboptimal. The theoretical reflection suggests that policy innovation has not yet led to an inclusive and sustainable governance transformation, as emphasized by Osborne and Gaebler and Habermas’s deliberative framework. This study underscores the importance of integrating policy innovation with institutional reform and the need for participatory communication strategies to strengthen society’s role as active agents in development. Strengthening local actor capacity, establishing community-based monitoring mechanisms, and developing result-based governance evaluation indicators are recommended for future traditional market revitalization initiatives.Keywords: Market Revitalization, Policy Innovation, Good Governance, Public Participation, Local Governance.
Efektivitas Program Aplikasi MyPertamina di SPBU Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Azizah, Rina Nur; Nurhalizah, Rahmi
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2937

Abstract

Kalimantan Selatan, khususnya sebagai jalur kogistis di Pulau Kalimantan, memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap BBM bersubsidi, terutama Solar untuk angkutan barang. Antrian panjang di SPBU menjadi pemandangan sehari-hari yang memicu kemacetan dan penurunan produktivitas ekonomi di wilayah ini. Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terkait efektivitas program MyPertamina pada SPBU di wilayah Kecamatan Banjarmasin, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Observasi di lapangan menunjukkan terdapat keluhan dari Sebagian Masyarakat mengenai kompleksitas proses pendaftaran dan verifikasi melalui aplikasi MyPertamina, khususnya bagi pengguna yang memiliki keterbatasan akses digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam Metode analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis data Creswell, 2013. Keabsahan data dalam penelitian ini, menggunakan triangulasi dengan sumber. Program penyaluran BBM bersubsidi melalui aplikasi MyPertamina di SPBU Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan telah diterapkan, namun efektivitasnya masih beragam. Pengguna kendaraan pribadi masih mengalami hambatan seperti kendala jaringan dan kesulitan mengoperasikan aplikasi, sehingga mempengaruhi kelancaran proses pengisian. Sementara itu, transportasi umum yang tidak diwajibkan menggunakan aplikasi cenderung mengalami proses pengisian yang lebih cepat. Hal ini menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap kebijakan tersebut dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, kemampuan pengguna, serta dukungan petugas SPBU di lapangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan di lapangan telah sesuai dengan dasar hukum, namun efektivitasnya masih memerlukan peningkatan melalui peningkatan kualitas jaringan, pendampingan kepada masyarakat, serta penyempurnaan prosedur verifikasi digital.
Analysis of Policy Innovation in Traditional Market Revitalization from a Good Governance Perspective: A Case Study of Kolpajung Market in Pamekasan Saiful Anam; Nur Syakherul Habibi; Syaiful Syaiful
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2903

Abstract

This study analyzes the revitalization process of Kolpajung Market as a case of public policy innovation grounded in good governance principles. The revitalization incorporates three major innovations: digitalization of retribution and kiosk rental systems, financing through a Public–Private Partnership scheme, and commodity-based zoning arrangements. A descriptive qualitative approach was employed to explore policy dynamics, stakeholder participation, and challenges in implementing transparency, accountability, participation, and effectiveness. The findings reveal that although the revitalization reflects efforts toward structural transformation, the implementation of good governance principles remains partial. Public participation tends to be more procedural than substantive, while bureaucratic actors dominate decision-making processes. Information transparency is perceived as limited, and accountability mechanisms have not been systematically established. These issues hinder the policy’s effectiveness, as the improvement in the market’s socio-economic function after revitalization remains suboptimal. The theoretical reflection suggests that policy innovation has not yet led to an inclusive and sustainable governance transformation, as emphasized by Osborne and Gaebler and Habermas’s deliberative framework. This study underscores the importance of integrating policy innovation with institutional reform and the need for participatory communication strategies to strengthen society’s role as active agents in development. Strengthening local actor capacity, establishing community-based monitoring mechanisms, and developing result-based governance evaluation indicators are recommended for future traditional market revitalization initiatives.Keywords: Market Revitalization, Policy Innovation, Good Governance, Public Participation, Local Governance.
Efektivitas Program Aplikasi MyPertamina di SPBU Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Rina Nur Azizah; Rahmi Nurhalizah
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2937

Abstract

Kalimantan Selatan, khususnya sebagai jalur kogistis di Pulau Kalimantan, memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap BBM bersubsidi, terutama Solar untuk angkutan barang. Antrian panjang di SPBU menjadi pemandangan sehari-hari yang memicu kemacetan dan penurunan produktivitas ekonomi di wilayah ini. Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terkait efektivitas program MyPertamina pada SPBU di wilayah Kecamatan Banjarmasin, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Observasi di lapangan menunjukkan terdapat keluhan dari Sebagian Masyarakat mengenai kompleksitas proses pendaftaran dan verifikasi melalui aplikasi MyPertamina, khususnya bagi pengguna yang memiliki keterbatasan akses digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam Metode analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis data Creswell, 2013. Keabsahan data dalam penelitian ini, menggunakan triangulasi dengan sumber. Program penyaluran BBM bersubsidi melalui aplikasi MyPertamina di SPBU Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan telah diterapkan, namun efektivitasnya masih beragam. Pengguna kendaraan pribadi masih mengalami hambatan seperti kendala jaringan dan kesulitan mengoperasikan aplikasi, sehingga mempengaruhi kelancaran proses pengisian. Sementara itu, transportasi umum yang tidak diwajibkan menggunakan aplikasi cenderung mengalami proses pengisian yang lebih cepat. Hal ini menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap kebijakan tersebut dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, kemampuan pengguna, serta dukungan petugas SPBU di lapangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan di lapangan telah sesuai dengan dasar hukum, namun efektivitasnya masih memerlukan peningkatan melalui peningkatan kualitas jaringan, pendampingan kepada masyarakat, serta penyempurnaan prosedur verifikasi digital.
Kolaborasi Adaptif untuk Keamanan Pangan Rantai Pasok Daging Sapi: Teori Terapan Konstruktivis dari Madura, Indonesia Ach. Resa Fachrizi; Almaida Aura Ikhsania; Nanik Wulandari; Saddam Husen
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2948

Abstract

 Tujuan:   Studi ini mengembangkan teori yang didasarkan pada data (grounded theory) mengenai bagaimana kemampuan kolaboratif dan kinerja adaptif membentuk ketahanan pangan rantai pasok daging sapi di Madura, Indonesia. Literatur yang ada cenderung bersifat kuantitatif, dan mekanisme mikro yang mengarahkan kolaborasi ke hasil masih kurang dijelaskan. Pendekatan menggunakan Teori Terapan Konstruktivis, kami melakukan sampling teoretis terhadap aktor kunci, termasuk peternak ternak, tenaga paramedis, petugas inseminasi buatan, petugas penyuluhan, pelaksana program, dan pejabat pemerintah di empat kabupaten (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (n = 36), pengamatan terfokus terhadap interaksi layanan, dan analisis dokumen. Analisis menggunakan pengkodean awal-terfokus-teoretis, perbandingan konstan, pencatatan memo, dan pencarian kasus negatif hingga tercapai saturasi teoretis. Empat kategori utama muncul: (1) kepercayaan dan komitmen, (2) rutinitas kolaboratif (pertemuan singkat, pemecahan masalah bersama, penugasan tanggung jawab yang jelas), (3) mobilitas pengetahuan dan berbagi data yang sesuai tujuan, dan (4) kinerja adaptif (sensing–learning–reconfiguring) sebagai respons terhadap guncangan dalam harga, pakan, penyakit, dan kebijakan. Model proses memetakan jalur dari Masukan Kolaboratif ke Mekanisme Transisi ke Kinerja Adaptif ke hasil (ketersediaan, akses, stabilitas), dengan umpan balik hasil ke kepercayaan. Kondisi ambang (gerbang), seperti pemangku kepentingan yang aktif melintasi batas dan protokol data minimal, serta konteks (kapasitas layanan, kepadatan aktor, infrastruktur, desain program), memoderasi kekuatan jalur tersebut. Implikasi praktis.    
MODERNISASI SISTEM POLITIK: TANTANGAN DAN PELUANG nur aisah Fitri; abdurahman abdurahman; siti ulfatuz zainiyah; zayyudi zayyudi
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2949

Abstract

Dalam artikel yang berjudul "Modernisasi Sistem Politik: Tantangan dan Peluang," saya mengeksplorasi sifat ganda dari modernisasi politik, yang menawarkan peluang signifikan untuk peningkatan tata kelola dan partisipasi warga, sekaligus menghadirkan tan tangan yang berat terkait keadilan, stabilitas, dan integrasi budaya. Melalui pendekatan campuran yang menggabungkan tinjauan historis kualitatif dan studi kasus, saya menganalisis evolusi sistem politik, dampak kemajuan teknologi, serta peran faktor sosial dan budaya. Temuan saya menggambarkan interaksi kompleks antara model tata kelola tradisional dan praktik modern, yang ditekankan oleh studi kasus yang beragam yang menyoroti keberhasilan dan kegagalan dalam modernisasi politik. Saya menyimpulkan bahwa meskipun modernisasi dapat mengarah pada tata kelola yang lebih baik, hal ini memerlukan keseimbangan yang hati-hati antara berbagai faktor untuk memastikan inklusivitas dan efektivitas dalam struktur tata kelola di masa depan.
EFEKTIVITAS PROGRAM PASAR MURAH DI KELURAHAN DEMANGAN BANGKALAN Mohammad Bustanol Husein; Citra Triana Devi
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 1 (2026): ASPIRASI: Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v7i1.2950

Abstract

Program pasar murah merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini dilaksanakan oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait sebagai bentuk intervensi kebijakan dalam mengatasi kenaikan harga bahan pokok di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program pasar murah di Kelurahan Demangan Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tujuh orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pihak Dinas Perdagangan, pedagang, serta masyarakat sebagai penerima manfaat program. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas program menurut Sutrisno yang meliputi pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pasar murah di Kelurahan Demangan belum berjalan secara optimal. Meskipun program ini mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, beberapa indikator efektivitas masih belum terpenuhi secara maksimal. Permasalahan yang ditemukan antara lain antrian yang panjang, pembatasan pembelian produk, serta distribusi yang belum merata kepada seluruh masyarakat. Oleh karena itu diperlukan peningkatan dalam aspek perencanaan program, mekanisme distribusi, serta sosialisasi agar pelaksanaan program pasar murah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Inovasi Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Sentuh Tanahku Dalam Meningkatkan Akses Informasi Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kabupaten Sampang Jaka Dwi Sasmita; R. Rukhiyat Surahman
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 2 (2026): Inovasi, Digitalisasi, Efisiensi, Leadership dan Kolaborasi
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the urgent need for transparency in land information in Sampang Regency to minimize land mafia practices and agrarian conflicts, given the large number of unregistered land parcels. Although there have been digitization efforts through the Sentuh Tanahku application, the level of public acceptance remains relatively low. There is a significant gap between the innovative features provided and the uneven outreach efforts, where the lack of dissemination of this information directly impacts the public’s limited understanding of the app’s functions and benefits in protecting their land rights. The purpose of this study is to examine public service innovations through the Sentuh Tanahku app in improving access to land information at the Sampang Regency Land Office. The research method employed was qualitative, specifically a case study. Data collection techniques included in-depth interviews with Land Office staff and community users, as well as document analysis. Research findings based on Everett M. Rogers’ innovation adoption theory indicate that, theoretically, this application meets the criteria of relative advantage, compatibility, and observability. However, its effectiveness is hindered by technical complexity in account verification and system stability. Additionally, the trialability phase has not been widely implemented because outreach efforts have not been maximized and the public’s readiness to independently adopt digital technology remains low, resulting in a smaller number of verified users in Sampang Regency compared to other regions in East Java.
Efisiensi Anggaran Kesehatan Dalam Menjaga Mutu Kesehatan Publik Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan Khairul Umamy; Mahar Rani; Ike Handayani
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 2 (2026): Inovasi, Digitalisasi, Efisiensi, Leadership dan Kolaborasi
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi anggaran kesehatan terhadap mutu pelayanan di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan. Efisiensi anggaran menjadi isu penting dalam pengelolaan rumah sakit karena tuntutan peningkatan kualitas pelayanan harus tetap dapat dipenuhi di tengah keterbatasan sumber daya yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari unsur manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga pasien. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran kesehatan di RSUD SMART tidak berdampak terhadap penurunan mutu pelayanan kesehatan. Hal tersebut ditunjukkan oleh indikator pelayanan rumah sakit yang relatif baik, yaitu nilai BOR tahun 2025 sebesar 81,5%, TOI 0,7 hari, BTO 94,3 kali, dan ALOS 4 hari. Realisasi anggaran pelayanan dan penunjang pelayanan selama tahun 2022–2025 berada pada kisaran 81,84%–92,70%. Meskipun dilakukan pengendalian anggaran, jumlah kunjungan pasien terus meningkat dari 110.711 kunjungan pada tahun 2022 menjadi 172.901 kunjungan pada tahun 2025. Selain itu, pasien dan keluarga pasien menilai pelayanan dokter dan perawat cukup baik, responsif, dan komunikatif.
Inovasi Pembayaran Online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Melalui Platform Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) Pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan Mohammad Saleh Saleh; Agus Setiawan; Oning Nastiti
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol. 7 No. 2 (2026): Inovasi, Digitalisasi, Efisiensi, Leadership dan Kolaborasi
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengetahui bagaimana Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pamekasan yang penggunanya sangat kecil. Untuk mengetahui bagaimana Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pamekasan tersebut , peneliti menggunakan teori Everett M.Roggers dalam (Muhamad Wigrha Idwar:2022), yang terdiri dari indikator Keuntungan Relatif (relative advantages), Kesesuaian (compatibility), Kerumitan (complexity), Kemungkinan dicoba (triability), dan Kemudahan diamati (observability). Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Sumber datanya adalah pegawai BPKPD Kabupaten Pamekasan dan masyarakat atau wajib pajak. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis melalui metode “analisis interaktif” model Sugiyono. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan dapat dikatakan sangat bermamfaat berdasarkan teori Everett M.Roggers, yakni: Pertama, Secara Keuntungan Relatif (relative advantages), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan sangat membantu kepada wajib pajak, karena inovasi ini memiliki keunggulan dari sistem pembayaran sebelumya. Kedua, Secara Kesesuaian (compatibility), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan memiliki sistem kerja yang baik dan cepat, serta merupakan kebutuhan masyarakat atau wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara digital. Ketiga, Secara Kerumitan (complexity), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan sangat mudah dipahami dan tidak kompleks dalam menggunakannya. Keempat, Secara Kemungkinan dicoba (triability), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan dapat di uji coba terlebih dahulu dalam skala terbatas sebelum diterapkan secara menyeluruh. Kelima, Secara Kemudahan diamati (observability), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan sangat mudah ditunjukkan hasilnya karena dengan semua mamfaat yang sudah dirasakan oleh wajib pajak.