cover
Contact Name
Jufrianis
Contact Email
admin@jio.inspiree.review
Phone
6282169552652
Journal Mail Official
admin@jio.inspiree.review
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No. 23 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JIO: Jurnal Inovasi Olahraga
ISSN : "_"     EISSN : 29873630     DOI : https://doi.org/10.53905/jiojurnal
Core Subject : Health, Education,
JIO: Jurnal Inovasi Olahraga adalah jurnal yang bertitik fokus dalam publikasi penelitian tentang Olahraga dan berbagai bidang terkait Ilmu Olahraga antara lain Sport Science, Sport Education, Pendidikan Jasmani, Sejarah Olahraga, Sosial Olahraga, Budaya Olahraga, Hukum Olahraga, Politik Olahraga, Olahraga Rekreasi, Psikologi Olahraga serta masalah etika dalam aktivitas fisik, olahraga dan kesehatan. Jurnal ini juga berkonsentrasi baik dalam bentuk isi dan konteks pendidikan jasmani, olahraga dan pendidikan kesehatan yang ditemukan di sekolah, perguruan tinggi dan situs lain dari pendidikan formal, serta pedagogi bermain, senam, olahraga dan rekreasi ditemukan dalam konteks keluarga. , klub olahraga, industri rekreasi, studio kebugaran dan kesehatan swasta, sekolah tari serta pusat rehabilitasi.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 03 (2024): Desember" : 8 Documents clear
Tinjauan Motorik Kasar SDN 127 Pekanbaru: Tinjauan Motorik Kasar SDN 127 Pekanbaru Enjel Kirana, Enjel; Alfadilah, Said; Hutabarat, Khilona; Abidin, Dindin
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.57

Abstract

Menurut (Candra, 2020) Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah metode survei yaitu pengumpulan data yang hanya dilakukan dengan menggunakan tes dan pengukuran. Menurut (Zellatifanny & Mudjiyanto, 2018) Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu gejala yang ada pada saat penelitian dilakukan. Penelitian deskriptif tidak bertujuan untuk menguji hipotesis tertentu, tetapi hanya menggambarkan “apa adanya” tentang sesuatu variabel, gejala atau keadaan. Sedangkan pendekatan kuantitatif menurut (Ardiansyah et al., 2023) Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang mengumpulkan dan menganalisis data berdasarkan angka-angka dan pengukuran numerik. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas 1 sampai kelas 3 dengan jumlah 47 siswa/i SDN 127 Pekanbaru . Berdasarkan hasil tes yang diperoleh, dengan norma sangat superior adalah <130 dengan jumlah peserta didik 3 dengan persentase 6,38%, norma superior 121-130 dengan jumlah peserta didik 6 dengan persentase 12,76%, norma sangat baik 112-120 dengan jumlah peserta didik 10 dengan persentase 21,27%, norma baik 90-110 dengan jumlah peserta didik 13 dengan persentase 27,65%, norma cukup 80-89 dengan jumlah peserta didik 7 dengan persentase 14,89%, norma kurang 70-79 dengan jumlah peserta 5 dengan persentase 6,38%, dan norma sangat kurang <70 dengan jumlah peserta didik 3 dengan persentase 6,38%.
KONTRIBUSI POWER OTOT LENGANTERHADAP KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLA VOLI PUTRA EKSTRAKURIKULER SMA NEGERI 1 TAPUNG Nurohman, Tri; Natas, Ahmad; Gani, Abdul
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.58

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan Penelitian ini bersifat kuantitatif. Penelitian ini membahas tentang kontribusi power otot lengan terhadap pasing bawah SMA Negeri 1 Tapung dalam ekstrakurikuler bola voli. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih, tanpa melakukan perubahan, tambahan atau manipulasi terhadap data yang memang sudah ada. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi atau korelasional yang memakai tes push up (kekuatan otot lengan) dan tes pasing bawah Bola Voli. Sampel dalam penelitian berjumlah 15 orang siswa. Data dianalisis dengan menngunakan statistik deskriptif dan inferensial yang terdiri dari Analisis Uji Normalitas, Uji Linearitas, Uji Homogenitas, dan Uji Korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa power otot lengan berpengaruh terhadap pasing bawah bola voli dalam kegiatan Ekstrakurikuler siswa SMA Negeri 1 Tapung. Dapat dilihat dari perhitungan analisis korelasi terlihat koefisien korelasi Pearson product moment kekuatan kontribusi power otot lengan (X1) terhadap pasing bawah Bola Voli (Y) ditunjukkan oleh koefisien korelasi (r) = 0,927 yang termasuk dalam kategori sangat kuat dan koefisien determinan (r2) = 0,860 atau 86,0 %. Hal ini berarti 86,0% varians menguat kemampuan pasing bawah bola voli ditentukan oleh power otot lengan. Hasil diperoleh dari nilai Fhitung = 147,390 > Ftabel = 4.54 (147,390 > 4,54) dengan taraf signifikansi 0,05, maka Ho ditolak. Berdasarkan data yang ada menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara power otot lengan terhadap kemampuan pasing bawah bola voli dalam kegiatan Ekstrakurikuler siswa SMA Negeri 1 Tapung yang ditunjukkan oleh nilai korelasi sebesar 0,860 (86,0 %). Pola kontribusi antara kedua variabel ini dinyatakan oleh persamaan regresi Ỳ = 7,601 + 0,818X1. Dari model regresi tersebut, diperoleh nilai konstanta (a) = 7,601. Dengan demikian, jika power otot lengan sama dengan nol, maka kemampuan pasing bawah bola voli mengalami kenaikan sebesar 0,818. Semakin tinggi nilai angka power otot lengan maka semakin meningkat kemampuan pasing bawah bola voli.
PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING PEMAIN SEPAK BOLA SSB INDONESIA MUDA EMPAT BALAI Reza, Aznil Azpa; Natas, Ahmad; Gani, Abdul
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.55

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah lemahnya kemampuan dribbling terhadap kelincahan pemain sepak bola SSB Indonesia muda Empat Balai.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelincahan dribbling terhadap pemaian SSB Indonesia muda Empat Balai. tanpa melakukan perubahan, tambahan, atau manipulasi data yang memang sudah ada. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain sepak bola SSB Indonesia muda Empat Balai yang berjumlah 20 orang dan dengan sampel 15 orang pemain yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah tes kemampuan dribbling yang dilakukan sebanyak 2 kali yakni tes awal dan terakhir. Teknik analisis data yaitu dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistic uji-t bahwa hasil dari pengolahan data adalah t hitung=27,23 dan terdapat peningkatan hasil kemampuan tes, berarti latihan kelincahan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan dribbling, artinya penerapan latihan kelincahan memberikan pengaruh untuk peningkatan kemampuan dribling pemain sepakbola SSB Indonesia muda empat Balai.hasil yang diperoleh thitung=27,23>ttabel=2,20 pada taraf signifikan α=0,05.
ANALISIS DAYA TAHAN TUBUH ATLET SEPAK BOLA DESA PULAU TERAP MELALUI JOGING: Daya tahan tubuh atlet sepak bola Alfarizi, M.Abel; Adiputra, Surya; Rezki, Rezki
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tahan tubuh atlet sepak bola Desa Pulau Terap melalui aktivitas joging sebagai metode pelatihan fisik. Daya tahan tubuh merupakan salah satu komponen penting dalam performa atlet sepak bola, yang secara langsung memengaruhi kemampuan bertahan selama pertandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan pre-test dan post-test. Subjek penelitian ini adalah 8 atlet sepak bola yang tergabung dalam tim desa. Data diperoleh melalui tes kebugaran fisik berupa lari jarak jauh (Cooper Test) selama 12 menit, yang dilakukan sebelum dan sesudah program joging selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada daya tahan tubuh para atlet setelah mengikuti program joging secara rutin, dengan rata-rata peningkatan jarak tempuh sebesar 15%. Temuan ini menunjukkan bahwa joging secara teratur dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan daya tahan fisik atlet sepak bola di tingkat desa. Oleh karena itu, disarankan agar program pelatihan joging diintegrasikan ke dalam rutinitas latihan tim untuk meningkatkan performa fisik secara keseluruhan. Kata kunci: daya tahan tubuh, joging, sepak bola, pelatihan fisik, atlet desa
HUBUNGAN KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DI SMP 1 BANGKINANG SEBERANG fauzi, islami; Adiputra, Surya; Rezki, Rezki
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.59

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kecepatan dan kelincahanterhadap kemampuan dribbling pada peserta ekstrakurikuler Bolabasket di SMP 1 Bangkinangseberang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptifkuantitatif dengan menggunakan teknik analisis korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 25orang yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa besar koefisien korelasi kecepatan terhadap kemampuan dribbling adalahsebesar 0,751 dengan nilai thitung = 5,454 > ttabel = 2,069. Koefisien korelasi kelincahan terhadapkemampuan dribbling adalah sebesar 0,739 dengan nilai thitung = 5,286 > ttabel = 2,069.Sedangkan besar koefisien korelasi kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan dribblingadalah sebesar 0,786 dengan nilai fhitung = 18,17 ≥ ftabel = 3,44. Berdasarkan perhitungan tersebutmaka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima maka terdapat hubungan kecepatan dankelincahan terhadap kemampuan dribbling pada peserta ekstrakurikuler Bolabasket di SMPKartika 1-7 Padang.Kata Kunci: Kecepatan, Kelincahan, Dribbling Bolabasket
Upaya Peningkatan Keterampilan Bermain Kasti Melalui Modifikasi Alat dan Peraturan Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Nabila, Nabila; Mawardinur, Mawardinur; Syahroni, Rafly
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.60

Abstract

Pendahuluan: Permainan kasti merupakan salah satu olahraga tradisional Indonesia yang memiliki nilai edukatif tinggi dalam pengembangan keterampilan motorik siswa sekolah dasar. Namun, kompleksitas alat dan peraturan standar seringkali menjadi hambatan bagi siswa kelas IV SD dalam menguasai keterampilan bermain kasti. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modifikasi alat dan peraturan permainan kasti dalam meningkatkan keterampilan bermain siswa kelas IV SD. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pre-test dan post-test design melibatkan 40 siswa kelas IV SD di Medan Amplas, Kota Medan. Modifikasi dilakukan pada ukuran lapangan (dikurangi 30%), berat bola (dari 70-80 gram menjadi 50-60 gram), panjang pemukul (dari 50 cm menjadi 40 cm), dan durasi permainan (dari 2x20 menit menjadi 2x15 menit). Data dianalisis menggunakan SPSS v27 dengan uji paired sample t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan bermain kasti setelah implementasi modifikasi (p < 0.05). Rata-rata skor keterampilan meningkat dari 65.8 ± 8.2 menjadi 78.4 ± 6.7. Keterampilan memukul mengalami peningkatan tertinggi (19.2%), diikuti keterampilan menangkap (16.8%) dan berlari (14.5%). Kesimpulan: Modifikasi alat dan peraturan permainan kasti terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan bermain siswa kelas IV SD. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
Peran Olahraga untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa Sekolah Dasar: Studi Korelasional di SD Negeri 060880 Kota Medan Aulia, Cindy; Dandi, Dandi; Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v3i03.61

Abstract

Pendahuluan: Olahraga memainkan peran fundamental dalam pertumbuhan dan perkembangan holistik siswa sekolah dasar, namun pemahaman komprehensif tentang dampaknya terhadap aspek fisik, kognitif, dan sosial-emosional masih terbatas dalam konteks pendidikan Indonesia. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara partisipasi olahraga dengan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan keterampilan sosial-emosional siswa sekolah dasar. Bahan dan Metode: Penelitian korelasional dilakukan terhadap 32 siswa SD Negeri 060880 Kota Medan, usia 7-12 tahun. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, tes kognitif, dan kuesioner sosial-emosional. Analisis korelasional menggunakan SPSS v27 dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Ditemukan korelasi positif signifikan antara partisipasi olahraga dengan tinggi badan (r=0,721, p<0,001), berat badan ideal (r=0,658, p<0,001), skor kognitif (r=0,589, p<0,001), dan keterampilan sosial (r=0,743, p<0,001). Siswa dengan partisipasi olahraga tinggi menunjukkan pertumbuhan fisik yang lebih optimal dan perkembangan kognitif yang superior. Kesimpulan: Olahraga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan holistik siswa sekolah dasar, mendukung pentingnya integrasi program olahraga terstruktur dalam kurikulum pendidikan dasar.
Correlation Between Reaction Speed and Forehand Smash Performance in Table Tennis Among High School Students at SMA Negeri 17 Medan Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Sandika, Chery; Syahputra, Raynaldo
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 3 No. 03 (2024): Desember
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v4i03.63

Abstract

Introduction: Reaction speed is a fundamental motor skill that significantly influences athletic performance in racket sports, particularly in table tennis where rapid decision-making and execution are crucial. The forehand smash represents one of the most decisive offensive techniques in table tennis, requiring optimal coordination between cognitive processing and motor execution. Purpose of the study: This study aimed to investigate the correlation between reaction speed and forehand smash performance among male high school students, providing insights into the neuromuscular factors that contribute to table tennis proficiency. Materials and methods: Twenty-eight male students from SMA Negeri 17 Medan (age: 16.2 ± 0.8 years) participated in this cross-sectional study. Reaction speed was measured using a digital reaction timer, while forehand smash performance was evaluated through accuracy and speed assessments. Data were analyzed using Pearson correlation coefficient and descriptive statistics via SPSS version 27. Results: A significant moderate positive correlation was found between reaction speed and forehand smash performance (r = 0.612, p < 0.01). Students with faster reaction times (mean: 0.187 ± 0.032 seconds) demonstrated superior forehand smash accuracy (78.4 ± 12.3%) and ball velocity (15.2 ± 2.1 m/s) compared to those with slower reaction times. Conclusions: Reaction speed significantly correlates with forehand smash performance in table tennis among high school students. These findings suggest that incorporating reaction speed training into table tennis coaching programs may enhance offensive playing capabilities.

Page 1 of 1 | Total Record : 8