cover
Contact Name
Khamsil Laili
Contact Email
khamsillaili@gmail.com
Phone
+6287866203050
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Articles 215 Documents
Kepemimpinan Organisasi Pendidikan Dedi Eko Riyadi HS
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It has become a common understanding that leadership is a process of influencing other people (subordinates or other people) with some special skills possessed, all of which lead to achieving organizational or group goals. The leadership of an educational organization is the ability to influence, coordinate, guide, and try as much as possible to mobilize other people, especially their subordinates or those they lead with one goal, namely the development of educational science and the implementation of education and teaching. All this is done so that the activities carried out in this educational organization run in accordance with the expectations that have been formulated together, namely being efficient and effective in achieving the goals of education and teaching. Telah menjadi pemahaman bersama bahwa kepmemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain (bawahan atau orang lain) dengan beberapa keahlian khususu yang dimiliki yang kesemuanya itu bermuara yaitu untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok. Adapaun kepemimpinan organisasi pendidikan adalah suatu kemampuan mempengaruhi, mengkoordinir, membimbing, dan berusaha semaksimal munkin mengeerakkan orang lain terutama bawahannya atau yang dipimpinnya dengn satu tujuan yaitu pengembangan ilmu pendidikan serta pelaksanaan pendidikan dan pengajaran. Semua ini dilakukan agar kagiatan yang dilakukan dalam organisasi pendidikan ini berjalan sesuai dengan harrapan yang telah dirumuskan bersama yaitu efisien dan efektif dalam mencapai tujuan tujuan pendidikan dan pengajaran.
Implementasi Pendidikan dan Pelatihan Sebagai Sistem dengan Metode Kickpatrick di MTs Lab. Uinsu Makmur Syukri; Nisa Miranda; Melani Ramdika; Ayunda Khairunnisa; Husni Mubarak
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The evaluation of this training program is in the form of a questionnaire that has been filled out by the training participants. As a determination of the passing of the participants will be conducted an evaluation test / exam. Assessment of the final results of the exam/test in the form of participant answer sheets will be given in the form of a different code that is useful for educators to provide effective and objective scores. After the results of the exam come out, a meeting will be held for a graduation meeting which will later determine which training participants deserve a score from the participant's activeness, attendance and final result scores. Researchers conducted and succeeded in collecting the results of the questionnaire obtained from the form of training and education carried out for several days. The results of this study use the Kickpatrick evaluation method which greatly facilitates researchers in conducting research. Evaluasi daripada program pelatihan ini berupa hasil angket yang telah diisi oleh peserta pelatihan. Sebagai penentuan lulusnya peserta akan dilakukannya tes evaluasi/ ujian. Penilaian hasil akhir ujian/ tes yang berupa lembar jawaban peserta akan diberikan berupa kode yang berbeda yang berguna untuk pendidik agar memberikan nilai yang efektif dan obyektif. Setelah hasil dari ujian tersebut keluar akan dilakukan pertemuan untuk rapat kelulusan yang nantinya untuk menentukan peserta diklat tersebut pantas mendapat nilai dari keaktifan peserta, presensi dan nilai hasil akhir. Peneliti melakukan dan berhasil mengumpulkan hasil angket yang didapat dari bentuk pelatihan dan pendidikan yang dilakukan selama beberapa hari. Hasil penelitian ini menggunakan metode evaluasi Kickpatrick yang sangat memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian.
Rancangan Tindak Lanjut Paska Pelaksanaan Diklat di SMA Swasta Budisatrya Fathun Khoriba; Makmur Syukri; Sri Nurjamilah Simanjuntak; Israh Madani Siregar; M. Isnain Nasution
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The evaluation of this training program is in the form of a questionnaire that has been filled out by the training participants. As a determination of the passing of the participants will be conducted an evaluation test / exam. Assessment of the final results of the exam/test in the form of participant answer sheets will be given in the form of a different code that is useful for educators to provide effective and objective scores. After the results of the exam come out, a meeting will be held for a graduation meeting which will later determine which training participants deserve a score from the participant's activeness, attendance and final result scores. Researchers conducted and succeeded in collecting the results of the questionnaire obtained from the form of training and education carried out for several days. The results of this study use the Kickpatrick evaluation method which greatly facilitates researchers in conducting research. Evaluasi daripada program pelatihan ini berupa hasil angket yang telah diisi oleh peserta pelatihan. Sebagai penentuan lulusnya peserta akan dilakukannya tes evaluasi/ ujian. Penilaian hasil akhir ujian/ tes yang berupa lembar jawaban peserta akan diberikan berupa kode yang berbeda yang berguna untuk pendidik agar memberikan nilai yang efektif dan obyektif. Setelah hasil dari ujian tersebut keluar akan dilakukan pertemuan untuk rapat kelulusan yang nantinya untuk menentukan peserta diklat tersebut pantas mendapat nilai dari keaktifan peserta, presensi dan nilai hasil akhir. Peneliti melakukan dan berhasil mengumpulkan hasil angket yang didapat dari bentuk pelatihan dan pendidikan yang dilakukan selama beberapa hari. Hasil penelitian ini menggunakan metode evaluasi Kickpatrick yang sangat memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian.
Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Leadership) di Organisasi KSJ (Komunitas Sedekah Jumat) Makmur Syukri; Widyatna Zakirah Meidianti; Annisa Chailana; Awaluddin Rambe
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluation is one of the tools that can be used to assist planning, improvement and development as well as improvement of an activity. Evaluation is a basic need in a training program, so evaluation has an important role in management programs, especially training programs in the realm of education or non-formal. The researcher conducted and succeeded in collecting the results of direct interviews with the informants. The results of this study using qualitative research methods are research that provides an overview of the real and systematic conditions regarding the phenomena that are around. Therefore, for the results of this study, the author made observations on one of the KSJ organizations (Sedekah Friday Community) which held training. Evaluasi merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk membantu perencanaan, perbaikan dan pengembangan serta penyempurnaan suatu kegiatan. Evaluasi dianggap sebagai kebutuhan pokok dalam suatu program pelatihan, sehingga evaluasi memiliki peranan penting dalam manajemen program khususnya program pelatihan pada ranah pendidikan ataupun nonformal. Peneliti melakukan dan berhasil mengumpulkan hasil wawancara langsung kepada narasumber. Hasil penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memberikan gambaran tentang kondisi secara nyata dan sistematis mengenai fenomena yang ada di sekitar. Oleh karena itu, untuk memperluas hasil penelitian ini, penulis melakukan pengamatan terhadap salah satu ketua organisasi KSJ ( Komunitas Sedekah Jumat) yang mengadakan diklat pelatihan.
Pemikiran Politik Islam Ibnu Taimiyah dan Gus Dur: Konsep Negara dan Kepemimpinan Matroni; Masykur Arif; Sidqi Junaidi; Hasan Basri
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Khilafah theory is no longer able to fulfill the goals of government in Islam. Ibn Taimiyah finally promised an Islamic political theory which was expected to be able to cover the shortcomings and limitations of the Khilafah theory by referring to the classical Caliphate theory. Ibn Taimiyah's political theory is contained in one of his works entitled al-Siyasah al-Syar'iyah fi islah al-Ra'i wa al-Ra'iah (Shari'ah-based Politics for the Improvement of Returners and Shepherds). Departing from the classical basis of the theory of caliphate, he not only criticized the theory of caliphate, but at the same time saw that there was no need for a caliphate. Even Ibn Taimiyah argues that in the Qur'an and as-Sunnah do not formulate a caliphate. The existence of the historical background of the Khilafah Khilafah al-Rasyidin is nothing more than an accident, not an example of political life. Even the life of the Prophet is not seen as the basis of government that needs to be adopted in a particular political system of government, he is nothing but a sui generis institution, not the basis of Islamic politics. Ibn Taimiyah's rejection of the practice of history as the basis of political philosophy, then Ibn Taimiyah avoided the error of assessing the existing political power as power legalized by the shadow of the caliph, as contained in the characteristics of the political theory of previous thought. Teori khilafah sudah tidak mampu memenuhi tujuan pemerintahan dalam Islam. Ibn Taimiyah akhirnya menjanjikan teori politik Islam yang diharapkan mampu menutup kekurangan dan keterbatasan pada teori khilafah dengan merujuk pada teori kekhalifahan klasik. Teori politik Ibnu Taimiyah tertuang dalam salah satu karyanya yang berjudul al-Siyasah al-Syar’iyah fi islah al-Ra’i wa al-Ra’iah (Politik yang Berdasarkan Syari’ah bagi Perbaikan Pengembali dan Gembala). Berangkat dari dasar teori kekhalifahan klasik, ia tidak saja mengkritisi teori kekhalifahan, namun dalam waktu yang sama memandang bahwa kekhalifahan tidak perlu ada. Bahkan Ibn Taimiyah berpendapat bahwa dalam al-Quran dan as-Sunnah tidak merumuskan kekhalifahan. Adanya latar belakang sejarah khilafah khulafa al-Rasyidin tidak lebih dari sekedar aksiden, bukan merupakan contoh kehidupan politik. Bahkan kehidupan Nabi sekalipun tidak dipandang sebagai dasar pemerintahan yang perlu diadopsi dalam sistem politik pemerintahan tertentu, ia tidak lain hanyalah sebagai sebuah lembaga sui generis, bukan sebagai dasar politik Islam. penolakan Ibn Taimiyah terhadap praktek sejarah sebagai dasar filsafat politik, maka Ibn Taimiyah terhindar dari kesalahan menilai kekuatan politik yang ada sebagai kekuasaan yang dilegalisasikan oleh bayangan khalifah, sebagaimana terdapat pada ciri-ciri teori politik pemikiran sebelumnya.
Kebijakan Pendidikan Terhadap Persepsi Guru dan Siswa dalam Supervisi Pedagogi Pengawas Sekolah Wasiyem; Widyatna Zakirah Meidianti; Melani Ramadika; Sri Wulandari Harahap; Mhd.Fikri Nahrowi
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 7 No. 01 (2023): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The educational policy on supervision is intended to advance the dimensions of teaching and proper education in schools. The absence of good supervision can lead to inadequate preparation of educators with students' negative mentality towards schools and unpleasant school areasnot only that supervision is used to control instructive interactions in schools that turn the other way and avoid the flow. Schools are required to carry out guidelines for interesting supervisionan instructor (also called a teacher or in certain special circumstances, an instructor) is a person who helps others to secure information, skills or qualities. .in this study also discusses first, the concept of teachers and students; second, how important is school supervision pedagogy in the perceptions of teachers and students at school; third, factors that influence pedagogical supervision of teachers and students in schools; fourth, how bigteacher and student understanding of school supervision pedagogy. Kebijakan pendidikan tentang pengawasan dimaksudkan buat memajukan dimensi pengajaran serta pendidikan yang layak di sekolah. Ketiadaan pengawasan yang baik bisa menimbulkan minimnya persiapan pendidik dengan mentalitas negatif siswa terhadap sekolah serta area sekolah yang tidak menyenangkan. Tidak hanya itu pengawasan digunakan buat mengendalikan interaksi instruktif di sekolah yang berbelok ke arah lain serta menghindar dari jalan. Sekolah wajib melakukan pedoman buat pengawasan yang menarik. Seseorang instruktur (diucap pula seseorang guru ataupun, dalam kondisi spesial tertentu, seseorang instruktur) merupakan seseorang yang menolong orang lain buat mengamankan data, keahlian ataupun mutu.Pada penelitian ini juga membahas tentang pertama, Konsep dasar pengawasan sekolah terhadap supervisi pedagogi menururt persepsi guru dan siswa ; kedua, Seberapa pentingkah supervisi pedagogi pengawasan sekolah dalam persepsi guru dan siswa ; ketiga, Faktor yang mempengaruhi supervisi pedagogi terhadap persepsi guru dan siswa di sekolah ; keempat, Seberapa besar pemahaman guru dan siswa terhadap supervisi pedagogi pengawas sekolah.
Penerapan Strategi Active Learning Tipe Everyone Is A Teacher Here dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran SKI Risma Cahyani Rubaik; Muchamad Suradji; Sampiril Taurus Tamaji
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 7 No. 01 (2023): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is how educators (religious teachers) can carry out their duties properly because recently many students still do not understand the teachings if Islam. Is this because students are less active in the teaching and learning process, so students become apathetic .This study aims to determine the application of the active learning strategy type everyone is a teacher here and to find out the teacher's efforts to improve student learning outcomes for class VII SKI subjects by using the active learning strategy type everyone is a teacher here at MTs Darun Najah Babat. The method used in this research is descriptive method. Data collection techniques are observation, interview and documentation techniques. Data collection tools are observation sheets, interview guidelines and documentation. Data processing was carried out using qualitative descriptive analysis. The results of this study can be seen that the application of the active learning strategy of everyone is a teacher here in improving student learning outcomes for Class VII SKI subjects at MTs Darun Najah Babat is carried out in several stages or steps and goes well and can improve student learning outcomes. The efforts to improve learning outcomes are by fishing or encouraging student motivation, varying learning in class, serving student differences, increasing student interaction. Permasalahan penelitian ini adalah tentang bagaimana pendidik (guru agama) dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, karena akhir-akhir ini banyak peserta didik yang masih kurang memahami ajaran Islam. Apakah hal ini disebabkan karena siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar, sehingga peserta didik menjadi apatis. Oleh karena itu, guru harus menentukan metode yang tepat yakni menggunakan strategi active learning yang mana belajar aktif dapat mengaktifkan siswa belajar di kelas maupun di luar kelas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi active learning tipe everyone is a teacher heredan mengetahui upaya guru meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran SKI kelas VII dengan menggunakan strategi active learning tipe everyone is a teacher here di MTs Darun Najah Babat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Alat pengumpul data yakni lembar observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi.Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa penerapan strategi active learning tipe everyone is a teacher here dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran SKI Kelas VII di MTs Darun Najah Babat dilaksanakan dengan beberapa tahapan atau langkah-langkah dan berjalan dengan baik serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Adapun upaya untuk meningkatkan hasil belajar adalah dengan memancing atau mendorong motivasi siswa, memvariasi pembelajaran di kelas, melayani perbedaan siswa, meningkatkan interaksi siswa.
Penerapan Manajemen Pendidikan dalam Mewujudkan Visi Sekolah ( MAN 1 Medan) Wasiyem; Riska Apriani; Rina Yanti; Siti Hajar; M. Yusuf Lubis
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 7 No. 01 (2023): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School management is related to whether or not school goals are achieved in accordance with the school’s vision and mission. Therefore, to achieve this goal the principal must have good humanitarian skills. Because the position of the headmaster is a determining factor, the driver of all sources in the school, he must be able to maximize all existing components so as to improve the quality of education as a school goal. The quality of education is something that must be achieved by every educational institution as a result of the learning process for students at school. In addition, Islamic Education must also be used as a benchmark in improving the quality of education which is the responcibility of the principal in carrying out is managerial effectiveness at school. The purpose of this study is to describe how the principal managerial leadership in improving the quality of Islamic Education. This study uses a qualitative approach with the method of direct observation, in-depth interviews and documentation. The results of data analysis show that the principal’s leadership in improving the quality of Islamic Education has run quite effectively and in accordance with school policies and planning. Manajemen sekolah berkaitan dengan tercapai atau tidaknya tujuan sekolah yang sesuai dengan visi dan misi sekolah. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut kepala sekolah harus mempunyai kemampuan manajerial yang baik. Karena kedudukan kepala sekolah adalah sebagai faktor penentu, penggerak segala sumber yang ada di sekolah, maka ia harus mampu memaksimal segala komponen yang ada sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan sebagai tujuan sekolah. Mutu pendidikan menjadi hal yang harus dicapai oleh setiap lembaga pendidikan sebagai hasil dalam proses pembelajaran bagi peserta didik di sekolah. Selain itu, Pendidikan Agama Islam juga harus dijadikan tolok ukur dalam meningkatkan mutu pendidikan yang menjadi tanggung jawab kepala sekolah dalam menjalankan keefektifan manjerialnya di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukanbahwa kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam telah berjalan cukup efektif dan sesuai dengan kebijakan dan perencanaan sekolah.
Desain Evaluasi Kurikulum Pelatihan dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Pendidik di MAN Batu Bara Syukri Makmur; Sholihah Mashar Hanna; Ayuni Sri; Hasanah Nurul; Yusuf Lubis Muhammad
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 7 No. 01 (2023): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curriculum evaluation as a systematic effort to collect information about a curriculum to be used as a consideration of the value and meaning of the curriculum in a particular context. Curriculum evaluation can cover the entire curriculum or individual curriculum components such as objectives, content, or learning methods in the curriculum. The evaluation of the training curriculum is very much needed in the implementation and implementation of the curriculum. Curriculum evaluation plays an important role in determining policy and decision making. The results of the curriculum evaluation can be used by education policy holders in selecting and setting policies for the development of the education system by developing a curriculum model that is used to evaluate the education and training curriculum. lessons, choosing teaching methods and strategies, evaluation or assessment methods as well as the facilities and infrastructure used in the training. It is important to evaluate the education and training curriculum in order to adapt to the development of science, technological advances and the changing needs of the market community. Therefore, Widyaiswara must create a previously designed training curriculum. Evaluasi kurikulum sebagai usaha sistematis mengumpulkan informasi mengenai suatu kurikulum untuk digunakan sebagai pertimbangan mengenai nilai dan arti dari kurikulum dalam suatu konteks tertentu. Evaluasi kurikulum dapat mencakup keseluruhan kurikulum atau masing-masing komponen kurikulum seperti tujuan, isi, atau metode pembelajaran yang ada dalam kurikulum tersebut. Kegiatan evaluasi kurikulum pelatihan sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan dan implementasi kurikulum. Evaluasi kurikulum memegang peranan penting dalam menentukan kebijakan dan pengambilan keputusan. Hasil dari evaluasi kurikulum dapat digunakan oleh para pemegang kebijakan pendidikan dalam memilih dan menetapkan kebijakan pengembangan sistem pendidikan dengan mengembangkan model kurikulum yang digunakan evaluasi kurikulum pendidikan dan pelatihan dapat digunakan oleh Widyaiswara atau tutor dan para pelaksana diklat dalam memahami dan membantu perkembangan peserta diklat, memilih bahan pelajaran, memilih metode dan strategi mengajar, cara evaluasi atau penilaian serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam diklat. Evaluasi kurikulum Diklat penting dilakukan dalam rangka penyusunan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat pasar yang berubah. Oleh karena itu Widyaiswara harus membuat kurikulum diklat yang dirancang sebelumnya.
Implementasi Gerakan Sosial Kemasyarakatan dalam Membangun Karakter Kepedulian Berbagi Pada Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan Riska Yanti Hasibuan; Zainun; Muhammad Putra Dinata Saragi
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 7 No. 01 (2023): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The social movement cares about sharing has a goal to be able to change a social situation for the better. Therefore, the caring movement has a goal to invite people to help and help others. Islam, which teaches to help each other, to share with others is also regulated in the Qur'an surah Al-Baqarah verse 186, Q.S Al-Baqarah verse 245, Al-Isra: 7. In social life caring for others has important values ​​that must be grown in humans. This study focuses on knowing the forms of social movements caring for sharing by Branch Managers of the Medan City Muhammadiyah Student Association for the community, knowing the obstacles faced in social movements in building the character of sharing awareness among the Branch Managers of the Medan City Muhammadiyah Student Association, to determine the implementation of social movements in building caring character to the Branch Manager of the Medan City Muhammadiyah Student Association. This study uses a qualitative descriptive research method with a case study approach. Data collection techniques using observation, interviews and document studies.With data analysis techniques of data reduction, data display, and drawing conclusions and levers. The results of this study, First, the forms of social movements that care about sharing are in the form of basic necessities. Second, the inhibiting factor is the lack of communication between fellow cadres, and the lack of donors. Gerakan sosial peduli berbagi memiliki tujuan untuk dapat mengubah suatu keadaan sosial yang lebih baik lagi. Oleh dariitu gerakanpeduli berbagi mempunyai gols untuk mengajak manusia kepada kebaikan dan dapat membantu kepada sesama. Islam, mengajarkan untuk saling tolong menolong, berbagi kepada sesama juga diatur dalam Al-Qur‟an surah Al-Baqarah ayat 186, Q.S Al-Baqarah ayat ke 245,Al- Isra: 7.Dalam hidup bersosialpeduli terhadap sesama memiliki nilai penting yang harus ditumbuhkan pada diri manusia. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui bentuk-bentuk gerakan sosial peduli berbagi Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan bagi masyarakat, mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan gerakan sosial dalam membangun karakter kepedulian berbagi pada Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan, untuk mengetahui implementasi gerakan sosial dalam membangun karakter kepedulian pada Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Dengan teknik analisis data reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini, Pertama bentuk-bentuk gerakan sosial peduli berbagi itu berupa sembako.Kedua, faktor penghambat yakni kurangnya komunikasi antar sesama kader, dan minimnya donatur.

Page 11 of 22 | Total Record : 215