cover
Contact Name
Lingga Kusuma Wardani
Contact Email
jurnal.jhsc@gmail.com
Phone
082140173067
Journal Mail Official
jurnal.jhsc@gmail.com
Editorial Address
JL.MANILA NO.37 SUMBERECE KOTA KEDIRI KODE POS 64123
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Of Health Science Community
ISSN : 27147789     EISSN : 27453561     DOI : https://doi.org/10.30994/jhsc
Core Subject : Health,
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles 262 Documents
Durasi Pemakaian Gadget Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri Murti, Fithria Muyassaroh; Mufida, Riza Tsalatsatul
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pergerakan anak dalam melakukan aktivitas dapat mempengaruhi perkembangan motorik. Perkembangan motorik halus dapat dilatih dengan penggunaan gadget, dengan menekan-nekan layar, menggeser layar sentuh gadget dan lainnya. Tetapi banyak orang tua justru mengganti perhatian anak dengan sebuah gadget. Tanpa disadari dengan penggunaan gadget yang terlalu lama dapat berakibat mengganggu perkembangan motorik halus anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Durasi Pemakaian Gadget Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan anak (4-5tahun) di TK Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri dengan besar sampel 33 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah penggunaan gadget, sedangkan variabel dependenya adalah perkembangan motorik halus. Analisis data menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian Nilai sig (p) = 0,031, α = 0,05, p < α, maka H0 ditolak, berarti ada pengaruh yang cukup kuat antara Durasi Pemakaian Gadget Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dharma Wanita Kelurahan Burengan Kota Kediri Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan gadget pada anak usia 4-5 tahun yang memiliki durasi rendah yaitu sebanyak 9 responden (27,2%), untuk perkembangan motorik pada anak diketahui memiliki nilai fail yaitu sebanyak 11 responden (33,3%). Dan diketahui sebagian kecil responden durasi pemakaian gadget sedang dan tinggi dengan perkembangan motorik halus anak termasuk kategori rendah dan refusal yaitu sebanyak 5 responden (15.2%) dari total 33 responden. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan orangtua lebih mengontrol anak untuk durasi penggunaan gadget, dan hasil ini dapat menjadikan referensi atau literatur bagi profesi kebidanan guna meningkatkan pengetahuan tentang durasi pemakaian gadget terhadap perkembangan motorik halus
Pengaruh Masa Kerja Perawat Dan Usia Pasien Terhadap Keberhasilan Pemasangan Infus Di Rumah Sakit Lavalette Astutik, Ina; Wahyuningsih, Atik Setiawan
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan infus dilakukan oleh setiap perawat, dan semua perawat dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan mengenai pemasangan infus. Keterampilan perawat dalam pemasangan infus tidak lepas dari pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan terapi infus. Namun, selain pengetahuan perawat yang berhubungan dengan angka kejadian flebitis dan kenyamanan pasien, yaitu lama kerja perawat dan usia pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh masa kerja perawat dan usia pasien secara parsial dan simultan terhadap keberhasilan pemasangan infus di Rumah Sakit Lavalette Malang. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 perawat dan 32 pasien. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat yang melakukan pemasangan infus mempunyai masa kerja diatas 5 tahun sebanyak 56,3%; hampir setengahnya pasien berusia diatas 30 tahun sebanyak 28,1%; hampir seluruh perawat berhasil dalam melaksakan pemasangan infus sebanyak 81,2%; tidak ada pengaruh masa kerja perawat terhadap keberhasilan pemasangan infus dengan nilai thitung 1,941 < ttabel 2,042; ada pengaruh usia pasien terhadap keberhasilan pemasangan infus dengan nilai thitung 2,430 > ttabel 2,042; ada pengaruh masa kerja perawat dan usia pasien secara simultan terhadap keberhasilan pemasangan infus dengan nilai Fhitung 3,856 > Ftabel 3,33. Diskusi dengan pihak RS Lavalette agar melakukan in house training pemasangan infus yang sesuai dan melaksanakan standar operasional prosedur rumah sakit sehingga perawat trampil dalam pemasangan infus
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Melanjutkan Pendidikan Kebidanan Pada Bidan Vokasi Di Wilayah Kerja Ibi Singosari Wahyuni, Candra; Siwi, Retno Palupi Yonni; Oktafiantari, Ika
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah bidan vokasi di wilayah kerja IBI Singosari disebabkan oleh pengembangan profesi bidan berjalan sangat lambat. Sesuai dengan Undang-undang Kebidanan nomor 4 tahun 2020, bidan baik dengan pendidikan akademik maupun pendidikan vokasi wajib mengambil pendidikan profesi untuk dapat berpraktik mandiri. Dalam pelaksanaannya, bidan vokasi memiliki berbagai minat dalam melanjutkan pendidikan kebidanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan pada bidan vokasi di wilayah kerja IBI Singosari. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 70 orang dengan simple random sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pengetahuan tentang undang-undang kebidanan, sosial ekonomi, dukungan keluarga dan dukungan atasan. Sedangkan variabel independennya adalah minat melanjutkan pendidikan kebidanan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rank. Adapun instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil analisa data menunjukan nilai signifikan hubungan pengetahuan tentang Undang-undang Kebidanan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,000, hubungan antara sosial ekonomi dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,006, hubungan antara dukungan keluarga dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,003, dan hubungan antara dukungan atasan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan adalah ρ = 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan tentang Undang-undang Kebidanan, sosial ekonomi, dukungan keluarga, dan dukungan atasan berhubungan dengan minat melanjutkan pendidikan kebidanan pada bidan vokasi di wilayah kerja IBI Singosari tahun 2020. Saran bagi responden hendaknya selalu bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, agar pelayanan kebidanan lebih berkualitas
Pengaruh Penggunaan Fluid Warmer / Penghangat Cairan Infus Terhadap Penurunan Kejadian Menggigil Pasca Anestesi Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Lavalette Mumpuni, Lia Wikanova; Sutrisno
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Post anesthetic shivering (PAS) atau menggigil pasca anestesi didefinisikan sebagai suatu fasikulasi otot rangka di daerah wajah, kepala, rahang, badan, atau ekstremitas yang berlangsung lebih dari lima belas detik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Fluid Warmer / penghangat cairan infus terhadap penurunan kejadian menggigil pasca anestesi pada pasien dengan spinal anestesi di Rumah Sakit Lavalette. Desain penelitian eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk quasy experiment with control group. Pengambilan Sampel diambil menggunakan teknik Accidental sampling. Dengan jumlah sampel 30 subyek penelitian, 15 subyek sebagai kelompok perlakuan dan 15 subyek sebagai kelompok kontrol. Dari hasil uji analisis dengan menggunakan T-test di dapatkan nilai p<0,05 yaitu p=0,047 yang berarti bahwa terdapat Efektivitas Penggunaan Fluid Warmer / Penghangat Cairan Infus Terhadap Penurunan Kejadian Menggigil Pada Pasien Paska Spinal Anestesi Di Kamar Operasi Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Dari hasil rata-rata dari sebelum dan sesudah pemberian infus hangat maupun yang tidak diberikan infus hangat dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian infus hangat mampu mempertahankan suhu tubuh, dimana pemberian infus hangat mempunyai selisih (36,43- 36,25=0,18) dan yang tidak diberikan infus hangat mempunyai selisih (36,50 - 35,16=1,34). Dengan pemberian cairan infus hangat akan berakibat pada perubahan suhu dalam pembuluh darah. Hal ini akan dideteksi oleh termoreseptor pada hipothalamus sehingga terjadi vasodilatasi pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah meningkat. Suhu tubuh berpindah dari darah melalui pembuluh darah ke permukaan tubuh, sehingga permukaan tubuh pun menjadi hangat
Analisa Perilaku Pemilihan Bahan Dan Pengolahan Makanan Pendamping Asi Terhadap Kejadian Diare Pada Ibu Dengan Bayi 6-12 Bulan Di Puskesmas Sukorame Kota Kediri Coa, Joviniano Linus Jutta; Puspitasari, Yenny; Anggraeni, Suci
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjadinya diare pada balita karena faktor perilaku dan pemilihan MP-ASI ibu yang tidak higienis, menggunakan air minum yang tercemar, tidak mencuci tangan pada saat memasak menyebabkan penyebaran kuman enterik dan meningkatkan resiko terjadinya diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perilaku Pemilihan Bahan dan Pengolahan Makanan Pendamping ASI Terhadap Kejadian Diare pada ibu dengan Bayi 6-12 Bulan di puskesmas sukorame kota kediri. Desain penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik Simple random sampling. Populasi 139 orang dan sampel 103 orang. Variabel independennya perilaku pemilihan bahan dan pengolahan makanan pendamping ASI serta variabel dependennya kejadian diare. Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi Contingensi (C) dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki perilaku yang Cukup dalam pemilihan bahan makanan pendamping ASI yaitu sebanyak 68 responden (66%) dari total 103 responden dan sebagian besar responden melakukan pengolahan makanan pendamping ASI yang kurang baik yaitu sebanyak 50 responden (48%) dari total 103 responden serta sebagian besar responden mengalami kejadian diare pada bayi yaitu sebanyak 67 responden (65%) dari total 103 responden. Hasil uji Korelasi Contingensi (C) di dapat nilai p = 0.00 < α (0.05) maka H0 ditolak atau H1 diterima artinya ada hubungan perilaku pemilihan bahan dan pengolahan makanan pendamping ASI terhadap kejadian diare pada bayi usia 6 – 12 bulan di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Pentingnya perilaku yang baik dalam pemilihan bahan dan pengolahan makanan pendamping ASI yang dilakukan oleh ibu pada bayi usia 6 – 12 bulan, sehingga dapat membantu mengurangi kejadian diare pada bayi
Evaluasi Penerapan Stimulasi Perkembangan Psikososial Anak Oleh Kader Kesehatan Jiwa Anak Terhadap Perkembangan Psikososial Anak Di Taman Posyandu Desa Purwodadi Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Saputro, Heri; Hardianto, Bagus Nova Dwi; Wardani, Lingga Kusuma
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan masih dibantu, kurang berkomunikasi, kurang inisiatif, dan banyak diam menandakan adanya masalah psikososial pada anak. Apabila gangguan tersebut berlangsung secara terus menerus akan berdampak pada perkembangan psikososial anak, karena kurangnya keterampilan kader dalam penerapan perkembangan psikososial pada anak, sehingga perlu adanya peningkatan keterampilan kader dalam penerapan perkembangan psikososial pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hasil dari evaluasi penerapan perkembangan psikososial anak oleh kader kesehatan jiwa anak di taman posyandu Desa Purwodadi Puskesmas Kras, Kec. Kras, Kab. Kediri. Desain Penelitian menggunakan Observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling sebanyak 40 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 sampai 28 Februari 2020. Analisa data menggunakan Uji Regresi Logistik Ordinal dengan nilai α = 0.005. Hasil uji didapatkan nilai signifikansi ρ = 0.000 < α = 0.005 yang dapat disimpulkan tolak H0 yang berarti ada pengaruh Penerapan Stimulasi Perkembangan Anak Oleh Kader Kesehatan Jiwa Anak Terhadap Perkembangan Psikososial Anak di Taman Posyandu Desa Purwodadi Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Peningkatan keterampilan kader kesehatan jiwa anak dalam penerapan stimulasi perkembangan psikososial pada anak dapat meningkatkan perkembangan psikososial anak. Penerapan stimulasi perkembangan yang dilakukan oleh kader, diharapkan dapat membantu meningkatkan perkembangan psikososial anak
Pemberian Jintan Hitam (Nigella Sativa L.) Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di Klinik Endisa Medika Sukopuro Kabupaten Malang Amelina, Iin; Wahyuni, Candra
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu merupakan produk yang istimewa dan sangat spesifik tak satupun produk formula yang dapat menyamai keunggulan ASI namun pada beberapa ibu menyusui, pengeluran ASI terhambat sehingga ASI tidak lancar. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap asupan gizi,kesehatan ,dan pertumbuhan bayi. Menurut Depkes 2011 pemberian ASI di Indonesia dalam 3 tahun terakhir menurun dari 62,2 % tahun 2010 menjadi 56,2% pada tahun 2011 dan sedikit meningkat pada tahun 2012 yaitu menjadi 34,3%. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui pengaruh pemberian jintan hitam (Nigella Saltiva L) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di Klinik Endisa Medika Sukorejo Kabupaten Malang Desain penelitian menggunakan Preeksperimen dengan pendekatan One group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan proses perhitungan menggunakan uji regresi logistik dengan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05.\ Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua responden (100%) memiliki prosuksi ASI yang kurang yaitu 8 responden, Berdasarkan penelitian diketahui bahwa dari 8 responden yang menjadi sampel pada penelitian ini, setelah pemberian jintan hitam sebagian besar yaitu (67,5%) diantaranya memiliki produksi ASI sedang dan sebagian kecil yaitu (32,5%) sisanya memiliki produksi ASI baik. Berdasarkan hasil analisa data statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh nilai Zhitung sebesar -2,598b dengan nilai signifikansi sebesar 0,009. Karena Zhitung>Ztabel atau nilai signifikansinya < taraf nyata 0,05 maka Ho ditolak atau menerima Ha, artinya ada pengaruh pemberian jintan hitam (Nigella sativa.L) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di Klinik Endisa Medika Sukopuro Kabupaten Malang
Hubungan Kualitas Hidup Penderita Kanker Payudara Di Tinjau Dari Stress Di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang Kristanti, Ari Dwi; Wardani, Lingga Kusuma
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kanker payudara secara umum masih menjadi masalah utama dalam dunia kesehatan, dibuktikan dari berbagai kasus komplikasi fisik fungsional dan dapat juga menyebabkan gangguan kualitas hidup. Seseorang yang terdiagnosis mendertita kanker payudara akan mengalami perubahan fisik, psikologis (seperti tingkat depresi dan kecemasan), fungsi sosial, seksual serta aktifitas sehari-hari. Hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kualitas hidup penderita kanker payudara di tinjau dari stress di Rumah Sakit lavalette kota Malang. Dalam penelitian ini menggunakan metode analytic Corelative design, dengan Teknik Purposive sampling. Dengan jumlah sampel 65 responden yaitu Seluruh pasien wanita penderita kanker payudara satdium I, II dan III di Rumah Sakit lavalette kota Malang. dan Teknik pengolahan data statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS 11.5 menggunakan Sperman-Rank. Dan hasil uji dengan menggunakan uji Spearman's rho di dapatkan nilai p<0,05 yaitu p=0,000 yang berarti bahwa ada hubungan kualitas hidup penderita kanker payudara di tinjau dari stress di Rumah Sakit lavalette kota Malang. Dengan nilai koefisien 0,739 menunjukkan nilai hubungan antara kualitas hidup dengan tingkat stres tinggi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pihak keluarga memberikan dukungan dari berbagai segi aspek yang bisa meningkatkan kualitas hidup penderita dan mengurangi stres penderita
Hubungan Kesibukan Orang Tua Dengan Ketepatan Waktu Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Anak Usia Bayi (0-12 Bulan) Di Upt Puskesmas Munjungan Kabupaten Trenggalek Silvandara, Unky Nova; Yalestyarini, Eva Agustina
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa awal kehidupan, bayi sangat rentan terkena penyakit dan apabila bayi terkena sebuah penyakit akan menyebabkan derita fisik, mental, kecacatan, dan menimbulkan kematian. Imunisasi dilakukan agar bayi dapat tetap tumbuh dan berkembang secara optimal dalam keadaan sehat. Keterpenuhan imunisasi pada bayi bergantung pada orang tuanya, khususnya orang tua yang sibuk dengan kegiatanya dapat menyebabkan kebutuhan bayi tidak terpenuhi sepenuhnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan kesibukan orang tua dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak usia bayi (0-12 bulan) di UPT Puskesmas Munjungan Kabupaten Trenggalek. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis hubungan kesibukan orang tua dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak usia bayi (0-12 bulan) di UPT Puskesmas Munjungan Kabupaten Trenggalek dengan populasi sejumlah 50 responden dan sampel sebanyak 44 responden yang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Hasil temuan didapatkan bahwa hampir separuh responden memiliki kesibukan kategori cukup sebanyak 21 responden (47,7%). Sebagian besar responden memiliki ketepatan waktu kategori tepat waktu sebanyak 24 responden (54,5%). Hasil penelitian menggunakan Uji Pearson menunjukkan bahwa dengan nilai p-value 0,000 < 0,05 maka H1 diterima jadi disimpulkan bahwa ada hubungan kesibukan orang tua dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak usia bayi (0-12 bulan) di UPT Puskesmas Munjungan Kabupaten Trenggalek. Ibu dapat mengikuti kegiatan posyandu secara rutin agar bayi bisa mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap secara tepat waktu, dan apabila jadwal imunisasi sudah terlewat diharapkan segera mencari informasi bagaimana cara mendapatkan imunisasi
Analisis Pengetahuan dan Persepsi dengan Perilaku Kader dalam Program Revolusi KIA di Puskesmas Ba’a Provinsi Nusa Tenggara Timur Tasilima, Endang Muliyanti; Hidajaturrokhmah, Nur Yeny
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Walaupun jumlah tenaga kesehatan beserta instrument pendukungnya termasuk dalam hal ini kader kesehatan sudah cukup banyak namun belum mencukupi baik kuantitas maupun kualitas SDMnya. Kinerja SDM kesehatan belum mencapai hasil yang maksimal seperti yang diharapkan dalam Revolusi KIA tersebut memicu masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di wilayah NTT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan persepsi dengan perilaku kader dalam program Revolusi KIA. Desain penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua kader posyandu di Puskesmas Ba’a Provinsi NTT, sampel 25 responden dengan teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah responden memiliki pengetahuan yang baik tentang program revolusi KIA yaitu sebanyak 12 responden (48,0%), sebagian besar responden memiliki persepsi positif tentang program revolusi KIA yaitu sebanyak 18 responden (72,0%) dan sebagian besar responden memiliki perilaku positif tentang program revolusi KIA sebanyak 19 responden (76,0%). Hasil analisis data uji regresi logistik dengan uji anova diperoleh nilai sig (2-tailed) atau pvalue = 0,000 dan taraf kesalahan atau = 0,05, jadi p <, 0,000 < 0,05 sehingga H1 diterima, artinya secara simultan dapat diketahui bahwa ada pengaruh pengetahuan dan persepsi kader dengan perilaku kader dalam program revolusi KIA. Pengetahuan yang baik dan persepsi yang positif tentang revolusi KIA membuat para kader berperilaku yang positif pula mengenai kesehatan ibu dan anak, seperti menghimbau untuk menghilangkan kebiasaan ibu hamil memeriksakan kehamilan di dukun untuk urut dan persalinan yang ditolong dukun untuk mempercayakan kepada tenaga kesehatan yang sudah ada

Page 8 of 27 | Total Record : 262