cover
Contact Name
Lingga Kusuma Wardani
Contact Email
jurnal.jhsc@gmail.com
Phone
082140173067
Journal Mail Official
jurnal.jhsc@gmail.com
Editorial Address
JL.MANILA NO.37 SUMBERECE KOTA KEDIRI KODE POS 64123
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Of Health Science Community
ISSN : 27147789     EISSN : 27453561     DOI : https://doi.org/10.30994/jhsc
Core Subject : Health,
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles 262 Documents
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Tentang Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Al Mahrusiyah Pangestu, Dwi Suri; Hidajaturrokhmah, Nur Yeny
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya informasi tentang perawatan organ genetalia eksterna selama menstruasi pada remaja putri dapat menyebabkan gejala peradangan, infeksi, iritasi dan gatal-gatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Tentang Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren AL MAHRUSIYAH. Desain penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Pre experimental design dengan jenis One Group Pretest Posttest. Dengan tehnik sampling yang digunakan Simpel Random Sampling didapatkan sampel sebanyak 193 responden. Pengumpulan data menggunakan instrument kuisioner dan lembar observasi dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan pengetahuan 0,000 atau p<0,05 dan nilai signifikan perilaku 0,000 atau p<0,05 artinya Ha diterima artinya Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audiovisiual Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Tentang Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren AL MAHRUSIYAH. Untuk meningkatkan kesadaran remaja putri tentang pentingnya menjaga daerah kewanitaan diperlukan pendidikan kesehatan tentang vulva hygiene. Meningkatnya kesadaran remaja putri tentang vulva hygiene yang dipengaruhi oleh pendidikan kesehatan sehingga meningkatkan pengetahuan dan perilaku remaja putri semakin berkembang
Hubungan Self Efficacy Kehamilan Trimester III Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Bululawang Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang Islamiati, Eny; Natalia, Shanty; Rohmah, Miftakhur
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self efficacy pada ibu hamil merupakan salah satu faktor psikologis yang memprediksi perilaku ibu dan meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan selama kehamilan. Ibu hamil yang memiliki efikasi diri tinggi dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialaminya. Self efficacy dan kecemasan terkait, individu yang merasa tidak efektif dalam menangani masalah dalam hidupnya akan menjadi cemas memikirkan bagaimana mereka akan mengelola tantangan ketika muncul (Lalita, 2013). Penelitian yang dilakukan oleh Astuti (2009) mengenai faktor-faktor penyebab kecemasan ibu hamil, dari 50 responden diperoleh 46% mengalami kecemasan ringan, 50% kecemasan sedang, dan 4% kecemasan berat. Sedangkan penelitian Yuliana (2010), mengenai kecemasan pada ibu hamil trimester III, dimana kecemasan yang dialami dibagi dalam kategori jenis kehamilan (graviditas), usia, dan tingkat pendidikan, dari 51 responden yang diteliti diperoleh 49% tidak mengalami kecemasan (normal), 47,1% kecemasan ringan, 3,9% kecemasan sedang, dan tidak ada yang mengalami kecemasan berat. Penelitian ini menggunakan metodeAnalitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III sejumlah 52 orang dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel penelitian sebesar 30 orang ibu hamil trimester III sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa angket skala kepercayaan diri dan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised (PRAQ-R2). Tentang self efficacy didapatkan 73,33% dengan self efficacy sedang, sedangkan untuk tingkat kecemasan didapatkan 63,33% dengan kecemasan ringan. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan nilai ρ value = 0,000 < α (0,05) dengan nilai r=0,651 maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan self efficacy ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan dengan koefisien korelasi kuat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan self efficacy ibu hamil khususnya trimester III sehingga menurunkan kecemasan menjelang persalinan
Pengaruh Health Education Tentang Konsumsi Tablet Sulfat Ferous Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Batutua Rote Ndao Kahodimu, Aprianus Daniel; Korbafo, Anita Restu
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian anemia dapat terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi, terutama kurangnya edukasi pada ibu hamil tentang rutinitas dan manfaat konsumsi tablet sulfat ferous selama hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh health education tentang konsumsi tablet sulfat ferous terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Puskesmas Batutua Rote Ndao. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan one-group pra-post test design dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 41 responden. Variabel independen health education tentang konsumsi tablet sulfat ferous, variabel dependen adalah kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan proses perhitungan menggunakan uji wilcocxon dengan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar (92.7%) responden sebelum diberikan health education dengan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin yaitu dalam kategori ringan 38 responden sedangkan setelah diberikan health education dengan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin yaitu normal (63.4%) 26 responden dari total 41 reponden. Hasil uji statistik wilcocxon didapatkan nilai p value (0,000) lebih kecil dari α (0.05), maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh health education tentang konsumsi tablet sulfat ferous terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Puskesmas Batutua Rote Ndao. Health education tentang konsumsi tablet sulfat ferous sangat penting bagi ibu hamil dan ini membuktikan bahwa health education merupakan salah satu solusi yang efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil sehingga kebutuhan zat besi selama hamil dapat terpenuhi
Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Seks Education Terhadap Pergaulan Bebas Di SMPN 7 Desa Simpang 1 Purwandi, Nadya YuliaKristi; Retnaningtyas, Erma
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menemukan bahwa kehamilan pada usia kurang dari 15 tahun terutama terjadi di perdesaan, meskipun dengan proporsi yang sangat kecil (0,03%). Sementara itu, proporsi kehamilan di usia 15-19 tahun adalah sebesar 1,97 persen, dengan proporsi di perdesaan lebih tinggi daripada di perkotaan. Proporsi Kehamilan Remaja Indonesia, 2013 Sumber: Kementerian Kesehatan, Riskesdas 2013 Terkait dengan informasi mengenai aborsi, pada laporan Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) tahun 2012 ditemukan bahwa persentase remaja yang mengetahui ada orang yang melakukan praktek aborsi cenderung meningkatkan bila dibandingkan dengan tahun 2007. Penelitian ini menggunakan desain Observasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Remaja Putri yang berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Total Sampling, instrument yang diguakan adalah Kuesioner. Uji normalitas menggunakan one sampel Kolmogorov Smirnov Test terlebih dahulu melalui program SPSS. Analisis Hasil penelitian dari 33 responden didapat sebagian besar siswa responden kurang mengetahui tentang seks education sebanyak 17 responden ( 51,5% ), dan 9 responden ( 27,3% ) memiliki pengetahuan yang kurang, dan 7 responden ( 21,2% ) memiliki pengetahuan yang tinggi. Untuk yang melakukan pergaulan bebas didapatkan semua responden ( 100% ) tidak melakukan pergaulan bebas. Analisi yang digunakan adalah uji statistic Chi Square di dapatkan hasil p=0.000 <0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan antara pengetahuan seks education terhadap pergaulan bebas pada siswa remaja di SMP N 7 bunta. Dengan ini diharapkan agar peran orang tua serta guru-guru dalam memberikan pengetahuan seks sejak dini untuk mencegah terjadinya pergaulan bebas
Hubungan Peran Perawat Sebagai Educator Tentang Penanganan Pasien Cardiovascular Diseases Dengan Kecemasan Keluarga Di Rumah Sakit Tk. Iv (DKT) Kediri Costa, Martinho Orlando Da; Fawzi, Alfian
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran perawat sebagi edukator dibutuhkan keterampilan komunikasi yang baik. Dalam praktik pelayanan keperawatan perawat perlu menjaga hubungan kerjasama yang baik dengan keluarga maupun pasien, peran komunikasi sangat dibutuhkan untuk menciptakan hubungan yang baik antara perawat, keluarga dan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai educator tentang penanganan pasien cardiovascular diseases dengan kecemasan keluarga. Desain penelitian adalah analitik korelasional dengan desain crossectional. Populasinya adalah semua keluarga pasien cardiovascular diseases dan Infark Mokard Akut di Rumah Sakit Tk. IV (DKT) Kediri, sampel 27 responden dengan teknik consecutive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Sebagian besar responden memiliki menagtakan peran perawat kurang baik (66,7%) dan hampir setengah responden (48,1%) mengalami kecemasan ringan. Hasil analisis menggunakan uji spearman rank diketahui p-value=0,003 < a=0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan peran perawat sebagai educator tentang penanganan pasien cardiovascular diseases dengan kecemasna keluarga. Semakin baik peran perawat sebagai educator maka akan semakin berkurang tingkat kesemasan keluarga pasien, sehingga dibutuhkan peran perawat yang baik dalam menangani pasien dan memberikan informasi kepada keluarga. Perawat dalam menjalankan peran sebagai edukator harus selalu membantu keluarga pasien agar tidak terlalu cemas dengan keadan pasien melalui pemberian pengetahuan terkait dengan keperawatan dan tindakan medis yang diterima pasien sehingga keluarga dapat menerima tanggung jawab terhadap hal-hal yang diketahuinya dan tidak menimbulkan kecemasan
Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Orang Dengan Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Kediri Renyaan, Richard Winter; Sari, Dhita Kurnia
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena gangguan jiwa pada saat ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dan setiap tahun di berbagai belahan dunia jumlah penderita gangguan jiwa bertambah pada umumnya gangguan mental yang terjadi adalah gangguan kecemasan dan gangguan depresi diperkirakan 4,4% dari populasi global menderita gangguan depresi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja puskesmas mojo. Desain penelitian menggunakan obsevsional analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling menggunakan Random Sampling. Populasi penelitian sebanyak 71 keluarga sedangkan sampel penelitian sebanyak 60 responden. Variabel Independen yaitu dukungan keluarga, sedangkan variabel Dependen yaitu kualitas hidup ODGJ. Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga mempunyai peran yang baik dengan kualitas hidup odgj hampir setenga (58.3%) dari 35 responden mempunyai dukungan yang baik.dan hampir setenga (53.3%) dari 32 responden dengan kualitas hidup yang baik, dari total 60 responden. Hasil uji chy square diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Dukungan Keluarga dengan kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa di Desa Keniten wilayah kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Kediri 2019. Dengan tingkat correlation confficient 0,615 dan arah hubungan positif. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa dengan Dukungan keluarga yang baik maka dapat mempegaruhi kualitas hidupnya. Ketika menjawab kuisioner responden dapat menjawab pertanyaan dan mendapatkan hasil yang baik. Sehingga responden alangkah baiknya mempertahankan dan meningkatkan dukungan keluarga dengan kualitas hidup ODGJ itu sendiri sehingga angaka kejadian ODGJ di Desa Keniten bisa berkurang
Perilaku Booster Asi Ibu Nifas Dengan Peningkatan Produksi Asi Di Puskesmas Telen Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur Purba, Rince; Mufida, Riza Tsalatsatul
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui eksklusif di Indonesia masih rendah. Prestasi pemberian ASI eksklusif di Indonesia hanya 74,5%. Cakupan Ayi menerima ASI eksklusif pada tahun 2018, sebesar 68,74%. Alasan utama anak-anak 0-23 bulan tidak / belum pernah disusui adalah karena ASI tidak keluar (65,7%). Peningkatan produksi adalah salah satu penyebab dari cakupan eksklusif ASI eksklusif, karena kurangnya produksi ASI sehingga bayi diberi susu formula. Salah satu faktor penyebab kurangnya produksi ASI yaitu rendahnya perilaku booster ASI ibu nifas dalam melakukan peningkatan produksi ASI. Dari segi pengetahuan, pendidikan, aktifitas ataupun pekerjaan sangat mempengaruhi kurangnya produksi ASI sehingga bayi sering diberi susu formula. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku booster ASI ibu nifas dengan peningkatan produksi ASI di Puskesmas Telen.Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 30 responden. Kemudian untuk pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi-square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2020 di Kecamatan Telen.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Boosters Postpartum Menyusui, sebagian besar responden dalam kategori Ya adalah 12 (40%) responden sedangkan Peningkatan Produksi ASI pada Wanita Pascapersalinan di Pusat Kesehatan Telen, sebagian besar responden dalam kategori Sukses sebanyak 17 (56,7%) responden.Adanya hubungan perilaku booster ASI ibu nifas dengan peningkatan produksi ASI di Puskesmas Telen Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur
Analisis Pemberian Seduhan Teh Rosela Dan Madu Terhadap Penurunan Nyeri Disminore Primer Pada Remaja Putri Kelas X Di Sman 2 Tenggarong Seberang Cahya, Robiah Nur; Natalia, Shanty
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kejadian disminorea primer pada remaja putri mengakibatkan gangguan aktifitas seperti tingginya tingkat absen dari sekolah maupun kerja, ketebatasan kehidupan sosial, perfoma akademik, serta aktivitas. Pada penelitian yang di lakukan di SMA N 2 tenggarong Seberang terdapat 20 siswi yang mengalami disminore. 9 orang mengalami disminore ringan, 11 orang mengalami disminore sedang. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian seduhan teh rosela dan madu terhadap penurunan disminorea primer pada remaja putri kelas X di SMA N 2 Tengggarong Seberang. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen, populasi dalam penelitian Semua 24 siswi remaja putri yang mengalami menstruasi, sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswi. Penelitian ini menggunakan Uji wiolcoxon. Hasil peneletian didapatkan data bahwa 20 siswi mengalami perbedaan sebelum dan sesudah diberikan seduhan teh rosella dan madu. Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan hasil bahwa nilai p - value sebesar 0,000 < α (0,05) yang artinya ada perbedaan sebelum dan sesudan diberikan seduhan teh rosella dan madu. Dari hasil penelitian yang dilakukan di SMA N 2 Tenggarong Seberang ada perbedaan sebelum dan sesudah di berikan seduhan teh rosela dan madu serta menjadi tatalaksana pertama umtuk mengurangi nyeri disminore pada remaja. Peneliti selanjutnya disarankan dapat memantau waktu pelaksanaan dan membuat kelompok kontrol dalam memberikan seduhan teh rosela dan madu
Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Trimester Iii Tentang Persalinan Di Fasilitas Kesehatan Dengan Pemilihan Pertolongan Persalinan Di Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Serenggu, Putri; Astikasari, Nita Dwi
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian ibu termasuk kurangnya akses ibu bersalin terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas yang disebabkan tempat pelayanan kesehatan yang belum optimal. Pemilihan pertolongan persalinan merupakan faktor yang menentukan terlaksananya proses persalinan yang aman dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester 3 tentang persalinan di fasilitas kesehatan dengan pemilihan pertolongan persalinan di Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Dalam penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi sebanyak 30 responden dengan metode pengambilan sampel menggunakan tehnik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. analisis bivariat untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemilihan pertolongan persalinan dengan P value < α 0,05 (0.000 < 0,05) dan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemilihan pertolongan persalinan dengan P value < α 0,05 (0.000 < 0,05). Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester 3 tentang persalinan di fasilitas kesehatan dengan pemilihan pertolongan persalinan di Desa Baliase Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Pengetahuan yang baik dan sikap ibu yang positif tentang persalinan di fasilitas kesehatan akan mempengaruhi dalam pemilihan pertolongan persalinan
Kejadian Stunting di Tinjau dari Pola Makan dan Tinggi Badan Orang Tua Anak Usia 12-36 Bulan di Puskesmas Kinoivaro Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah Natalie, Regina Safira; Rohmah, Miftakhur
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih tingginya angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Kinovaro sehingga dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas di suatu daerah tersebut, hal ini disebabkan salah satunya oleh pola pemebrian makan dan tinggi badan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kejadian stunting yang di tinjau dari pola makan dan tinggi badan orang tua anak usia 12-36 bulan di puskesmas Kinovaro Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu orang tua dan anak stunting usia 12-36 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden, menggunakan tehnik simple random sampling, dengan penggumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah Uji Phi dengan nilai signifikasi α=0,05. Pada hasil penelitain ini didapatkan Sebagian besar 47 anak (56%) responden dengan kejadian stunting sangat pendek, kategori pendek 38 responden (44%). Pada Pola makan didapatkan Sebagian besar 63 responden (74%) pada kategori tidak tepat. Pada tinggi badan ayah didapatkan Sebagian besar 58 responden (68%) pada kategori ≥161,9cm, tinggi badan ibu didapatkan sebagian besar 55 responden (64%) pada kategori ≥150cm dari 85 responden. Pada Uji statistik Phi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara Pola pemberian makan p-value > α 0,05 (0,562 > 0,05) dan Tinggi Badan Ibu p-value > α 0,05 (0,119 > 0,05) dengan Kejadian Stunting, sebaliknya terdapat Hubungan yang signifikan antara Tinggi Badan Ayah p-value < α 0,05 (0,004 > 0,05) dengan Kejadian Stunting. Hubungan yang terdapat pada variabel ini merupakan hubungan yang searah artinya semakin baik pola pemberian makan maka tingkat kejadian stunting akan berkurang dengan meningkatkan pola pemberian makan

Page 9 of 27 | Total Record : 262