cover
Contact Name
Lingga Kusuma Wardani
Contact Email
jurnal.jhsc@gmail.com
Phone
082140173067
Journal Mail Official
jurnal.jhsc@gmail.com
Editorial Address
JL.MANILA NO.37 SUMBERECE KOTA KEDIRI KODE POS 64123
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Of Health Science Community
ISSN : 27147789     EISSN : 27453561     DOI : https://doi.org/10.30994/jhsc
Core Subject : Health,
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles 262 Documents
Hubungan Tanggung Jawab Kerja Perawat Terhadap Kelengkapan Dokumentasi Implementasi Di Instalasi Rawat Inap RSU UMM Lastareta, Rinay; Wahyuningsih, Atik Setiawan
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 3 (2021): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumentasi merupakan tanggung jawab dan tugas perawat setelah melakukan intervensi keperawatan. Kelengkapan dokumen sangat penting dalam mencegah terjadinya kesalahan. Sehingga perlu danya tanggung jawab kerja dalam setiap diri perawat, sehingga senantiasa menjadikan dokumentasi sebagai kewajiban dalam melakukan pekerjaannya sebagai pemberi asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang dengan tujuan menganalisis tanggung jawab kerja perawat dengan kelengkapan dokumentasi implementasi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analytic cross sectional. Jumlah populasi 69 orang, dan sampel penelitian sebanyak 59 responden. Sampel penelitian adalah perawat di Instalasi Rawat Inap RSU UMM yang sudah bekerja lebih dari 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan quesioner dan melakukan observasi secara langsung terhadap responden dan dokumen rekam uji korelasi didapatkan hasil significan 0,110 > α=0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak medik. Berdasarkan uji chi squre, didapatkan nilai significan 0,180 > α=0,05. Berdasarkan ada hubungan antara tanggung jawab kerja terhadap kelengkapan dokumentasi implementasi
Strategi Orangtua Dalam Menangani Temper Tantrum Pada Anak Bawa Tahun (BATITA) Di Taman Posyandu Kecubung Desa NgadiRenggo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek Astutik, Fitri; Siwi, Retno Palupi Yonni
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan emosi pada anak usia batita memang dianggap belum stabil, karena perasaan batita mudah berubah-ubah sehingga ibu batita harus menganani keadaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi orang tua dalam menangani temper tantrum pada batita di Taman Posyandu Kecubung Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan case study. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan terstruktur dimana peneliti menggunakan pedoman wawancara. Populasi yang diteliti adalah ibu yang memiliki anak usia batita sejumlah 15 orang informan. Sampling yang didapat dengan teknikl purposive sampling diperoleh 4 orang informan. Wawancara juga dilakukan pada informan lain yaitu sebagai sumber data trianggulasi sejumlah 4 (empat) orang. Hasil wawancara yang dilakukan tentang pengalaman ibu batita dalam mengasuh anak didapatkan bahwa ibu batita dalam mengasuh anak dilakukan dengan cara menyesuaikan step by step, senang, dan dengan kesabaran dalam mengasuh anak. Adapun penanganan ibu batita dalam mengasuh anak saat terjadi temper tantrum muncul yaitu dengan cara dibiarkan, sabar, mengalihkan perhatian sampai emosi mereda serta ditanya apa yang diinginkannya. Strategi yang dilakukan orang tua dalam menangani tantrum dapat menemukan langkah yang tepat untuk menangani perilaku tantrummnya, serta mengarahkan pada yang lebih positif
Kejadian Amenorea Lebih Dari 6 Bulan Pada Akseptor Kb Suntik 3 Bulan Terhadap Tingkat Kecemasan Di Bpm ”A” Waru Sidoarjo wulandari, Dewi fitria; Wahyuni, Candra
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Tingginya akseptor KB suntik 3 bulan yang merasa cemas mengenai efek samping yang terjadi seperti amenore. Dimana amenore merupakan suatu keadaan tidak adanya haid sedikitnya 3 bulan berturut-turut atau berhentinya siklus menstruasi yang tidak teratur selama 6. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kejadian amenore lebih dari 6 bulan pada akseptor KB suntik 3 bulan terhadap tingkat kecemasan. Metode: Metode penelitan bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen amenore lebih dari 6 bulan Sedangkan variabel dependen tingkat kecemasan. Dengan jumlah populasi 50 responden, jumlah sampelnya 44 responden. Pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simpel random sampling, instrumen yang digunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan somer’d nilai signifikan α 0,05.Hasil dan analisa: Hasil uji statistik akseptor KB suntik 3 bulan yang mengalami amenore kurang dari 6 bulan sebagian besar mengalami kecemasan ringan yaitu 9 responden (69,2 %) sedangkan akseptor KB suntik 3 bulan yang mengalami amenore lebih dari 6 bulan sebagian besar mengalami kecemasan berat yaitu 22 responden (71 %). nilai ρvalue sebesar 0,00<α (0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian amenore lebih dari 6 bulan pada akseptor KB suntik 3 bulan dengan tingkat kecemasan. Diskusi: Sebagian besar wanita indonesia memilih alat kontrasepsi berdasarkan pengaruh dan pengalaman orang yang sudah memakainya. Sarana informasi tentang alat kontrasepsi suntik secara menyeluruh sangat dibutuhkan sehingga calon akseptor KB maupun bukan calon akseptor KB memahami tentang segala hal yang berhubungan dengan kontrasepsi suntik
Perilaku Seksual Menurut Tipe Kepribadian Remaja: Literatur Review Wokura, Marliana Umbu; Natalia, Shanty
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan yang sering di hadapi remaja diantaranya terjerumus dalam perilaku seksual seperti berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, masturbasi. Hal ini disebabkan oleh karena faktor lingkungan sosial, meliputi pengaruh teman sebaya, remaja yang tinggal bersama, tontonan pomografi. Metode : Literatur bersumber dari database google cendekia, google scholar dan Pumbed Central (PMC) yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2019, dan secara manual memilih artikel yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Hasil : ada hubungan Perilaku Seksual Menurut Tipe Kepribadian Remaja Kesimpulan : diharapkan kepada pihak sekolah dan guru agar lebih peduli terhadap siswa dengan memberikan pendidikan kesehatan dan konseling tentang pendidikan seksual yang benar, dan dampak negatif perilaku seksual sehingga mereka tidak terjerumus ke dalam pengaulan bebas serta akibat-akibat yang akan ditimbulkan akibat perilaku yang negatif ini. Serta memperbanyak kegiatan-kegiatan yang lebih positif agar siswa dapat menyalurkan waktu luang mereka ke dalam kegiatan tersebut
Analisis Faktor Penyebab Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pace Kabupaten Nganjuk Wardani, Shitowati Ari; Retnaningtyas, Erma
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor utama penyebab anemia pada ibu hamil adalah kurang cukupnya zat besi di dalam makanan sehari-hari, kehamilan berulang, atau jarak kehamilan yang terlalu dekat, kehilangan darah karena perdarahan, terjadinya perusakan sel-sel darah merah, dan produksi sel darah merah yang tidak mencukupi karena rendahnya asupan nutrisi. Tujuan penelitian mengetahui faktor penyebab anemia terhadap kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pace Kecamatan Pace Kabupaten Kediri Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan crossecsional. Variabel independen: status Gizi ibu hamil, paritas, status ekonomi, usia dan erutinan minum obat dan variabel dependennya adalah kejadian anemia. Populasi Semua ibu hamil trimester III yang mengalami anemia sebanyak 40 ibu. Besar sampel di tentukan oleh rumus pengambilan sampel sehingga di dapatkan 36. Teknik sampling Simple random sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah regresi dengan α =0,05. Status gizi ibu hamil sebanyak 20 responden (56%) status gizinya tidak KEK atau normal. Status ekonomi ibu hamil sebanyak 19 responden (53%) status ekonomi di lihat dari pendapatnyya adalah kurang dari UMR (Rp. 1.836.500,-). Paritas ibu hamil sebanyak 30 responden (83%) paritasnya multipara. Kerutinan minum Fe pada ibu hamil sebanyak 20 responden (56%) tidak rutin minum obat. Umur ibu hamil sebanyak 24 responden (67%) berusia antara 20 sampai 35 tahun. Kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 16 responden (44%) mengalami anemia ringan Kesimpulan Ada pengaruh faktor status gizi, status ekonomi, paritas, usia dan kerutinan minum Fe pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pace Kecamatan Pace Kabupaten Kediri. Disarankan untuk bidan menurunkan kejadian anaemia pada ibu hamil
Pengetahuan Dan Sikap Akseptor Suntik Terhadap Kecemasan Akibat Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik: Literatur Review Bana, Marlenyo L; Korbaffo, Anita Restu
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak perempuan mengalami kesulitan di dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Kecemasan merupakan salah satu factor yang mempengaruhi dalam memilih jenis kontrasepsi, salah satunya cemas dalam menggunakan alat kontrasepsi suntuk. tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pengetahuan dan sikap akseptor suntik terhadap kecemasan akibat penggunaan alat kontrasepsi suntik. Desain penelitian menggunakan sistematik dari beberapa artikel jurnal penelitian yang dipublikasi pada basis Kesehatan adapun basis data kesehatan yang digunakan antara lain: Google Scholar, perpustakaan nasional dan Pubmed dengan rentang waktu tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Ada pengaruh Pengetahuan dan sikap akseptor suntik terhadap kecemasan akibat penggunaan alat kontrasepsi suntik. Pengetahun dan sikap merupakan salah satu factor yang mempengaruhi kecemasan, sesorang cemas dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang alat kontrasepsi yang digunakan ketika tidak tahu maka responden ragu-ragu dalam memakai alat kontrasespi tersebut. Sehingga pengetahuan yang baik sangat penting dimiliki oleh reponden sebelum menggunakan alat konrasepsi
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Efek Samping Imunisasi Terhadap Kepatuhan Kelengkapan Pemberian Imunisasi Pada Balita Di Wilayah Posyandu Puskesmas Pakisaji Susanti, Ani
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah cara yang paling efektif dalam intervensi kesehatan masyarakat adalah vaksinasi terhadap penyakit-penyakit menular pada anak-anak melalui program imunisasi. Dampak imunisasi yang selama ini ada di posyandu puskesmas pakisaji yaitu sebagian ibu dari balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap dan tidak mengetahui manfaat dari masing-masing imunisasi dasar. Ibu-ibu yang bayinya tidak mendapatkan imunisasi lengkap dikarenakan ibu tidak membawa bayinya ke posyandu ataupun di puskesmas untuk imunisasi karena sebagian panas saat akan dilakukan imunisasi dan ketersediaan waktu ibu yang bekerja sehingga selalu menunda untuk melakukan imunisasi pada balita sehingga masih ada beberapa ibu yang tingkat pengetahuannya rendah menjadi salah satu faktor tingkat pendidikan ibu menyebabkan kecemasan ibu untuk membawa bayinya imunisasi. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi terhadap kepatuhan kelengkapan pemberian imunisasi dasar pada balita di wilayah posyandu puskesmas pakisaji. Metode sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah responden 32 balita. Pengelolaan data dan analisa menggunakan uji koefisien kontengensi Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa Tingkat pengetahuan ibu (50%) dan kepatuhan ibu 23 orang (71,9%). Hasil uji koefisien kontengensi didapatkan nilai P-valute = 0,014 dan dapat di artikan adanya suatu hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasis terhadap kepatuhan kelengkapan pemberian imunisasi dasar pada balita di di wilayah posyandu puskesmas pakisaji
Pengaruh Diet Rendah Protein Dan Kadar Natrium, Kalium Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Dethan, Yeritman; Sutrisno, Sutrisno; Yalestyarini, Eva Agustina
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan yang sering kali terjadi pada pasien dengan gagal ginjal kronik (GGK). Pada pasien penyakit ginjal kronik juga akan mengalami perubahan sosial, seperti pembatasan kegiatan bermasyarakat dan disfungsi seksual, kehilangan pekerjaan, serta perubahan lingkungan seperti, tidak dapat melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti sebelum menderita penyakit ginjal kronik. Tujuan penulisan adalah untuk mengetahui pengaruh Diet Rendah Protein Dan Kadar Natrium, Kalium Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik. Desain penelitian menggunakan sistematik dari beberapa artikel jurnal penelitian yang dipublikasi pada basis Kesehatan. adapun basis data kesehatan yang digunakan antara lain: Google Scholar, dan Pubmed dengan rentang waktu tahun 2012 sampai dengan tahun 2020. Hasil penulisan ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antra Diet Rendah Protein Dan Kadar Natrium, Kalium Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik. Tidak ada pengaruh diet protein, natruim dan kalium terhadap kulitas hidup dikarenakan pasien memiliki kulitas hidup yanhg baik dikarenakan lingkungan dan dukungan dari kelurga
Analisa Efikasi Diri Terhadap Kadar Gula Pasien Diabetes Melitus: Literatur Review Kase, Siti Meltiana; Siyoto, Sandu; Wahyuningsih, Atik Setiawan
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction : Masalah yang mucul terkait DM seperti adanya perubahan dalam cara hidup seperti merasa kesepian dan sadar akan kematian, hidup sendiri, perubahan dalam hal ekonomi, penyakit kronis, kekuatan fisik yang semakin lemah sehingga penderita mengalami penurunan fungsi tubuh. Dampak yang timbul jika tidak ditangani dengan baik akan berakibat pada terganggunya penglihatan, penyakit jantung, katarak, penyakit ginjal, impotensi, gangguan paru-paru, terganggunya pembuluh darah, luka yang sulit sembuh sehingga terjadinya pembusukan/gangren, resiko stroke. Sehingga perlunya efikasi diri dan pemeriksaan rutin kadar gula darah. Methods : Literatur bersumber dari database google cendekia, google scholar yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2019, dan secara manual memilih artikel yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Result : Hasil penelitian secara literature review diketahui mayoritas responden memiliki efikasi diri dalam kategori baik dengan kadar gula darah dalam kategori normal. Hasil penelitian didapatkan diabetes mellitus tipe 2 merupakan jenis DM yang paling banyak jumlahnya yaitu 90-95% dari seluruh penderita DM yang dan banyak dialami oleh dewasa diatas 40 tahun. Hal ini disebabkan terjadinya retensi insulin cenderung meningkat pada lansia (40-65 tahun). Analysis : Hasil statistik secara literature review dari 7 jurnal diketahui ada Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus. Discuss : Efikasi diri mempunyai peranan penting dalam merubah perilaku tersebut dimana harus timbul keyakinan dan kesadaran bahwa diri memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan yang diharapkan dalam hal ini perilaku pasien dalam mengontrol kadar gula darah
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting: Literatur Review Sapay, Meni Mita; Rohmah, Miftakhur
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 4 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan pertumbuhan tinier (stunting) mengakibatkan anak tidak mampu mencapai potensi genetik, mengindikasikan kejadian jangka panjang dan dampak kumulatif dari ketidakcukupan konsumsi zat gizi, kondisi kesehatan dan pengasuhan yang tidak memadai (ACC/SCN 1997 dalam nadia 2014). Desain penelitian menggunakan sistematik dari beberapa artikel jurnal penelitian yang dipublikasi pada basis Kesehatan adapun basis data kesehatan yang digunakan antara lain: Google Scholar, Google cendekia, perpustakaan nasional dan Pubmed dengan rentang waktu tahun 2010 sampai dengan tahun 2019. Penelitian yang dilakukan oleh dwi hayati adhani (2019) dengan factor peran orang tua memperoleh hasil uji chi square, 0,000, Viramitha kusnadi (2019) dengan factor perilaku ibu memperoleh hasil uji kuadran and mann whitney 0,012, sedangkan Rizki kurnia illahi (2016) dengan factor social budaya memperoleh hasil uji kuadran and mann whitney 0,000. Resti agustia (2018), penyakit infeksi dengan hasil uji chi square 0,000. Anggun pratiwi (2019), pola asuh dengan hasil uji chi square 0,001. Febriani dwi bela (2019), kebiasaan bersih dengan hasil uji 0,002. Novita nining widyaning (2018), pola asuh makan dengan hasil uji chi square 0,029. Nadiah (2014) tinggi ibu dnegan hasil uji statistic 0,000. Ada berbagai hal yang menjadi factor terjadinya stunting. Peran orang tua, social budaya perilaku ibu juga termasuk dalam factor tersebut, dikarenakan beberapa factor diatas sangat berpengaruh terhadap gizi ibu maupun anak ketika ibu kurang berperan dalam tubuh kembang anak dan serta gizi anak maka kemungkinan terjadinya kejadian stunting. Gizi yang baik sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi

Page 11 of 27 | Total Record : 262