cover
Contact Name
Stevani Basuki Putri
Contact Email
jurnaljceh@gmail.com
Phone
082244164253
Journal Mail Official
jurnaljceh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manila No 37 Sumberece Kota Kediri Jawa Timur Indonesia Kode Pos 64133
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Community Engagement in Health
ISSN : 26203758     EISSN : 26203766     DOI : https://doi.org/10.30994/jceh
Core Subject : Health,
Journal of Community Engagement in Health Is a scientific journal published by Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia. The journal include : 1. Community of medical; 2. Community of nursing; 3. Community of midwifery; 4. Community of public health; 5. Community of pharmacy; 6. Community of hospital management and services; 7. Community of radiography;
Articles 468 Documents
Upaya Mengurangi Stres pada Ibu Hamil Trimester III dengan melakukan Senam Hamil di Polindes Desa Karangagung Glagah Tahun 2022 Khusnul Nikmah; Husnul Muthoharoh; Maya Cholidah
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.402

Abstract

Kecemasan merupakan suatu kondisi psikologis yang tidak nyaman dengan rasa gelisah yang disertai dengan peningkatan perubahan fisiologis. Peningkatan kimiawi dan kadar hormon yang ditimbulkan oleh rasa cemas tersebut akan bersirkulasi dalam tubuh dan menembus plasenta hingga mencapai janin. Kecemasan merupakan perasaan yang dapat muncul pada setiap orang, baik itu anak-anak, remaja maupun dewasa, begitu juga dengan ibu hamil trimester III yang sedang menunggu kelahiran, tidak menutup kemungkinan mengalami kecemasan. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah mengurangi stress pada trimester III dengan melakukan senam hamil di Polindes Desa Karangagung Glagah. Solusi yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan tentang beberapa jenis relaksasi yang diterapkan dalam senam hamil yaitu relaksasi otot dan relaksasi pernapasan dengan sasaran ibu hamil yang ada di Polindes Desa Karangagung Glagah. Evaluasi yang dilakukan adalah memberikan Kuesioner dengan pertanyaan - pertanyaan tentang senam hamil mulai dari manfaat senam hamil, kapan ibu hamil boleh melakukan senam hamil dan gerakan apasaja yang harus dilakukan oleh ibu hamil. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah senam hamil efektif dalam mengurangi kecemasan ibu hamil Trimester III di Polindes Desa Karangagung Glagah.
Penerapan “Si Laki Mas Deon” (Aplikasi Laporan Kinerja Puskesmas Dengan Online) pada Puskesmas Sukorame Kota Kediri Poppy Hidayat; Nurwijayanti Nurwijayanti; Indasah Indasah; Gretta Hapsari Amalya
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.404

Abstract

Pelayanan Kesehatan Puskesmas adalah upaya yang diberikan Puskesmas kepada masyarakat, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pencatatan, dan pelaporan yang dituangkan dalam suatu sistem. Tahap akhir Manajemen Puskesmas adalah Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian (P3), yaitu tahap pemantauan kemajuan, melakukan koreksi terhadap pelaksanaan kegiatan, dan menilai pencapaian kegiatan dengan melakukan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP). Penilaian kinerja ini dilakukan oleh internal puskesmas (self-assessment). Kegiatan pengolahan data PKP di Puskesmas Sukorame Kota Kediri belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai Pedoman PKP Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2021. Pelaksanaan pengolahan data di Puskesmas Sukorame Kota Kediri masih dilakukan oleh Penanggung Jawab Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP), sehingga masih terkendala dalam pelaporan tepat waktu. Sehingga diperlukan konsep dan sistem kebijakan dan manajemen pelayanan kesehatan dalam mengolah data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Metode yang digunakan dalam pengolahan data PKP adalah dengan membuat aplikasi Google Spreadsheet “Si Laki Mas Deon” (Aplikasi Laporan Kinerja Puskesmas Dengan Online) yang diterapkan di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Hasil penerapan Silaki Mas Deon (Aplikasi Laporan Kinerja Puskesmas Online) sangat baik sebagai konsep dan sistem kebijakan dan sistem manajemen pelayanan kesehatan dalam pengolahan data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) di Puskesmas Sukorame Pusat, Kota Kediri.
Efektivitas Google Form sebagai Alat Bantu Pelaporan Kecelakaan Akibat Kerja dan Kejadian Berbahaya di RSUD Kota Madiun Sumiati Sumiati; Indasah Indasah; Nurwijayanti Nurwijayanti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.407

Abstract

Banyaknya keselamatan pasien yang terjadi berhubungan dengan ketidakefektifan komunikasi dan kurangnya koordinasi antar profesi kesehatan dimana berporos pada dua kelompok utama tenaga kesehatan yaitu dokter dan perawat. Data laporan Insiden Keselamatan Pasien di RSUD Kota Madiun pada tahun 2020 yaitu dari penyebabnya administrasi klinik 42,9%, proses (prosedur) klinis 7,1%, infeksi nosokomial 3,6%, medikasi (cairan infus) 17,9%, alat kesehatan 7,1%, pasien 10,7%, jatuh 3,6%, laboratorium (patologi) 3,6%. Secara umum pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengidentifikasi strategi dalam melakukan upaya agar pelaporan kecelakaan akibat kerja dan kejadian berbahaya di RSUD Kota Madiun, mengetahui variabel-variabel yang merupakan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman serta untuk mengetahui strategi yang bisa diambil oleh RSUD Kota Madiun. Pengkajian atau identifikasi masalah pada laporan residensi ini menggunakan diagram Fishbone (diagram tulang ikan). Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan menggunakan diagram layang SWOT untuk memprioritaskan strategi yang akan dilaksanakan untuk mengatasi masalah yang ada maka rencana intervensi residensi ini adalah pembentukan strategi dalam melakukan upaya agar pelaporan kecelakaan akibat kerja dan kejadian berbahaya, salah satunya dengan mengoptimalkan google form di RSUD Kota Madiun.
Kesigapan Warga Kampung Warna Jodipan dalam menghadapi Bencana Kebakaran Suwoyo Sukijar; Fresvian Jenrivo; Fariz Zuvil Arganata
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i2.408

Abstract

Kampung Warna merupakan kawasan yang berada di wilayah RW 2 Kelurahan Jodipan Kota Malang, dan berlokasi di RT. 06, RT.07, dan RT. 09. RW 02 memiliki tingkat kepadatan yang tergolong tinggi karena memiliki kepadatan penduduk > 200 jiwa/ha. Paramater dalam menentukan wilayah rawan kebakaran dapat dilihat melalui 4 variabel, yaitu: kepadatan penduduk, kualitas bangunan, kepadatan bangunan, dan tingkat kerapatan jaringan jalan. Berdasarkan klasifikasi wilayah rentan bencana kebakaran permukiman dibagi menjadi 3 kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Kegiatan pengabmas ini dilakukan sebanyak 4 kali dan diikuti oleh 30 peserta. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kebakaran adalah dengan meningkatkan pengetahuan terhadap penggunaan alat pemadam api ringan, karena alat pemadam api ringan merupakan salah satu cara mencegah api menjadi besar. Selain meningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat penanggulangan kebakaran diperlukan koordinasi dan kerjasama dari berbagai pihak, oleh karena itu perlu adanya tim tanggap darurat bencana. Kinerja tim tanggap darurat perlu ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasarana agar penanggulangan kebakaran dapat dijalankan dengan optimal. Tim tanggap darurat bencana di kampung warna Jodipan RT 06, RT 07, dan RT 09 telah terbentuk sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah ditetapkan sehingga mampu menjalankan peran berdasarkan tanggung jawab masing-masing. Tim tanggap darurat bencana telah disahkan oleh perangkat desa setempat. APAR dan safety sign (penanda APAR, jalur evakuasi dan titik kumpul) telah terpasang di kampung warna Jodipan RT 06, RT 07, dan RT 09. Pemasangan APAR dan safety sign terlaksana dengan bantuan seluruh masyarakat.
Edukasi Pola Asuh dan Hidup Sehat kepada Ibu Balita dengan Stunting melalui Program Pengabdian Masyarakat di Desa Joho Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Nurwijayanti Nurwijayanti; Fitria Yusti Ningrum; Adriana Novi Ndiken; Jian Bagas Wara; Fridolin Dapa Dadu; Ana Solikah
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.409

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan gizi ibu yang mempengaruhi status gizi balita adalah pengetahuan gizi ibu yang dipraktikan dalam pola asuh dan pemberian makan. Tujuan Dari pengabdian masyarakat ini adalah Menciptakan edukasi dari rumah ke rumah mengenai peningkatan pengetahuan pola asuh pada ibu balita stunting serta meningkatnya kecukupan gizi pada balita stunting di desa joho. Metode Yang digunakan adalah fishbone dengan mencari penyebab dan akar masalah. Hasil dari pengabdian masyarakat bidang gizi hasil bahwa terdapat pola asuh ibu balita yang masih salah dan rata rata ibu balita dengan anak stunting belum mengetahui kandungan gizi yang baik untuk anaknya terdapat pendataan ekonomi balita stunting menunjukan angka 62% untuk keluarga penerima bantuan PKH. Pengabdian masyarakat untuk pencatatan mengenai pola asuh ibu balita dengan stunting menemukan hasil bahwa terdapat pola asuh ibu balita yang masih salah dan untuk mengetahuan mengenai kandungan gizi pada makanan balita masih sangat rendah, rata rata ibu balita dengan anak stunting belum mengetahui kandungan gizi yang baik untuk anaknya.Saran yang disampaikan adalah diharapkan dengan adanya pengabdian masyarakat ini mampu memberikan saran dan data mengenai stunting serta membuat penurunan angka stunting menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.
Pemberdayaan Deteksi Dini Risiko Tinggi pada Ibu Hamil di Desa Doyomulyo Kec. Kembangbahu Lamongan Lilik Darwati; Vitri Fatmawati; Ida Susila
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i2.410

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang deteksi dini kehamilan resiko tinggi didesa. Waktu pelaksanaan kegiatan. Metode yang diberikan pre test dan post test dengan memberikan pengetahuan tentang deteksi dini kehamilan beresiko tinggi. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab tentang Pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan resiko tinggi diukur dengan memberikan pre test berupa kuesioner yang diisi oleh ibu untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai deteksi dini kehamilan resiko tinggi yang dilakukan sebelum penyuluhan dimulai . Setelah penyuluhan selesai ibu diberi kuesioner yang sama untuk mengukur peningkatan pengetahuannya. Hasil pemberian pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil yang sebelumnya 40 % meningkat hingga 77%. Diperlukan peran serta aktif dari ibu hamil dan masyarakat untuk melakukan deteksi dini kehamilan resiko tinggi.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Perencanaan Tingkat Puskesmas Muhammad Tahir Saenong; Asmah Sukarta; Kassaming Kassaming
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i2.411

Abstract

Perencanaan merupakan bagian awal dari sebuah kesuksesan sehingga sangat penting dibuat sebelum melakukan pekerjaan, sebagimana dalam suatu hadis Rasulullah bersabda “Jika engkau ingin mengerjakan sesuatu pekerjaan maka pikirkanlah akibatnya, maka jika perbuatan tersebut baik, ambillah jika perbuatan tersebut itu jelek, maka tinggalkanlah (H.R. Ibnu Mubarak)”. Berdasarkan hadist tersebut, maka perencanaan yang merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu kegiatan harus dipikirkan dengan melalui tiga aspek pokok yang harus diperhatikan yaitu outcome of planning, mechanic of planning and process of planning. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman proses perencanaan dan mampu menyusun perencanaan tingkat puskesmas yang tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah pemberian materi dengan metode ceramah, diskusi, simulasi dan penugasan, pendampingan dalam penyusunan perencanaan tingkat puskesmas sampai tersusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Puskesmas. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, mulai tanggal 1 September sampai dengan 30 Nopember 2021. Kegiatan peningkatan pemahaman dilakukan melalui pelatihan tersturuktur dengan metode ceramah, diskusi, simulasi dan penugasan, materi disajikan secara blended learning selama 32 jam dan dilanjutkan pemberian tugas-tugas mandiri selama 40 jam, meskipun latar belakang tingkat pendidikan peserta cukup bervariasi, ada diploma tiga, sarjana dan magister tetapi pada umumnya berasal dari pendidikan bidang kesehatan, sehingga menjadi lebih mudah dalam memahami konsep-konsep perencana tingkat puskesmas. Kegiatan pendampingan penyusunan perencaaan puskesmas meliputi penyusunan rencana usulan kegiatan dan penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan yang mengacu pada pedoman manajemen puskesmas.
Pemberian Edukasi dan Pelatihan Senam Yoga sebagai Tindakan Preventif terhadap Kecemasan Ibu dalam menghadapi Persalinan di Klinik Khalifah Tangerang Triana Indrayani; Risza Choirunnisa; Yulia Mutmainnah; Siti Kholilah
Journal of Community Engagement in Health Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v6i1.413

Abstract

Pada ibu hamil Trimester III tingkat kecemasan semakin serius dan intensif seiring dengan mendekatnya proses kelahiran. Perasaan cemas dapat mengakibatkan ketegangan pada pikiran, fisik, otot panggul dan otot segmen bawah Rahim, ketegangan ini nantinya akan dapat menganggu pada saat proses persalinan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan serta untuk mengetahui Pengaruh efektivitas yoga hamil dalam menurunkan kecemasan ibu mengahadapi persalinan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, praktek dan tanya jawab dengan responden ibu hamil trimester III dengan sebanyak 40 Orang. Berdasarkan hasil yang didapat, bahwa ibu hamil yang melakukan senam yoga terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan dari 33,6 turun sebesar 14 menjadi 19,6 dengan p-value = 0,000 simpulan dan saran pada kegiatan ini yoga pada ibu hamil trimester III dapat mengurangi tingkat kecemasan ibu hamil pada trimester III. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah informasi pada ibu hamil trimester III dalam upaya mengurangi kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan.
The Importance of IVA for Women Aged 30-50 Years Candra Wahyuni
Journal of Community Engagement in Health Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v6i1.416

Abstract

Cervical cancer is one of the most common disorders in women. This disease can affect the cells in the cervix which can be dangerous if not treated immediately. Even so, symptoms can appear after the cancer cells have spread, so early treatment is difficult. Therefore, it is recommended that every woman have a routine examination of the uterus every year. One of the tests that can be done to detect cervical cancer is the IVA test. This method is commonly used to detect disorders of the cervix after a pap smear. By doing this examination, it is hoped that every woman who has a risk of cervical cancer can avoid it. This socialization aims to educate the public, especially the women of the Islamic boarding school district about cervical cancer which is now a major health threat in the world, especially in developing countries, including Indonesia.
Penyuluhan dan Demo 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun di TK “Nurul Huda” Desa Gedongboyountung Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Siti Sholikha; kustini kustini; Fida Ayu Nurfita
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.417

Abstract

Era pandemi Covid 19 belum berakhir. Pandemi yang akan berganti status menjadi endemi masih menjadi momok bagi masyarakat. Namum baru-baru ini masyarakat kembali dibuat gusar dengan adanya Hepatitis yang belum diketahu penyebabnya yang kebanyakan meninfeksi anak-anak, dan juga munculnya peyakit cacar monyet yang semua disebabaon oleh virus. Salah satu pencegahan yang paling ampuh adalah dengan dengan cara cuci tangan. Mencuci tangan merupakan cara yang cukup berperan untuk mencegah infeksi. Tangan kita dihuni oleh sekitar 1000 koloni bakteri normal dan bentuk permukaan kulit tangan yang tidak rata memungkinkan bakteri patogen juga dapat hidup dan berkembang di kulit tangan. Mencuci tangan adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air ataupun cairan lainnya oleh manusia dengan tujuan untuk menjadi bersih, sebagai bagian dari ritual keagamaan, ataupun tujuan-tujuan lainnya. Berdasarkan pendataan yang kami lakukan jumlah anak usia sekolah 40 orang, 62.35% anak usia sekolah tidak melakukan cuci tangan setelah bermain. Anak usia sekolah banyak yang tidak melakukan cuci tangan dengan baik dan benar terlebih dahulu dan setelah bermain tidak mencuci tangan. Berdasarkan fenomena diatas maka kami tertarik untuk memberikan penyuluhan dan demo tentang cara pencegahan berbagai penyakit, salah satunya dengan cara mengajarkan 6 teknik cuci tangan secara baik dan benar.