cover
Contact Name
Ridha Rachmathiany
Contact Email
sjrstrada@gmail.com
Phone
083866198377
Journal Mail Official
thesjr@gmail.com
Editorial Address
Manila Street Number 37, Sumberece, Kediri, East Java, Indonesia 64133
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Strada Journal of Radiography
ISSN : 29624673     EISSN : 29624673     DOI : https://doi.org/10.30994/sjr.
Core Subject : Education,
This journal encompasses original research articles, review articles, and case studies, including: CT Scan, Ultrasonografi, Conventional Radiography, Digital Radiography, Radiodiagnostics, MRI, etc
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): June" : 5 Documents clear
Pemeriksaan Cruris Dengan Klinis Close Fraktur Os Cruris Dextra Menggunakan Modalitas Computed Radiography Di Rumah Sakit Daerah Nganjuk Abriani Dwi Irjayanti; Noer Soelistijaningsih
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjr.v5i1.40

Abstract

Teknik pemeriksaan os cruris dengan proyeksi AP dan lateral biasanya dilakukan pada pasien dengan kasus patah tulang. Indikasi pada os cruris yang sering terjadi adalah fraktur. Fraktur adalah dicontinuitas dari jaringan tulang ( patah tulang ) yang biasanya disebabkan oleh adanya kekerasan yang timbul secara mendadak. Fraktur tibia dan fibula adalah trauma dari kebanyakan organ ekstremitas bawah, terutama fraktur tibia dan fibula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil positioning, teknik pemeriksaan, dan hasil radiografi teknik pemeriksaan os cruris dengan proyeksi modifikasi pada kasus close fraktur os cruris dextra. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam hal Penelitian ini menggunakan metode praktek langsung menangani kasus pasien dengan menggunakan alat radiography CR (Computed Radiography). Teknik pemeriksaan os cruris dengan proyeksi modifikasi pada kasus fraktur sudah bisa mendiagnosis struktur anatomi dan patofisiologi dengan baik. Dari hasil pemeriksaan radiologi yang dibaca oleh dokter spesialis Radiologi Rumah Sakit Daerah Nganjuk menunjukkan bahwa pada pemeriksaan foto rontgen tampak adanya fraktur segmental 1/3 os fibula dan fraktur comminutive 1/3 os tibia. Teknik pemeriksaan harus dilakukan dengan teliti dan cermat, sehingga dihasilkan gambaran radiografi yang optimal dan informative,serta untuk menghindari pengulangan foto.
Teknik Pemeriksaan Ankle Joint Dengan Klinis Post Kll (Kecelakaan Lalu Lintas) Menggunakan Modalitas Digital Radiography Di Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul Atlingga Edi Suprapto; Ridha Rachmathiany
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjr.v5i1.41

Abstract

Pemeriksaan radiologi ankle joint atau sendi pergelangan kaki merupakan anggota gerak tubuh manusia ekstremitas bawah pada bagian tungkai bawah tempat kedua kaki bertemu. Ankle joint atau sendi pergelangan kaki atau talocruralis joint merupakan sendi engsel atau sendi synovial (bergerak bebas). Masalah kelainan dapat terjadi pada sendi pergelangan kaki, salah satunya adalah fraktur pada ankle joint. Fraktur ankle joint merupakan patah tulang atau kondisi yang mengubah kontur (bentuk) tulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada fraktur pada pemeriksaan pasien post KLL dengan menggunakan alat digital radiography, proyeksi apa yang paling bagus untuk melihat adanya frakur pada pemeriksaan radiografi ankle joint. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Waktu penelitian dilaksanakan pada 1 Agustus 2023 sampai 1 September 2023. Tempat penelitian di Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul. Hasil pemeriksaan ankle joint menunjukkan bahwa tampak adanya fraktur spiral di distal os fibula kiri yang mengakibatkan pasien merasakan nyeri dan tidak bisa berjalan dengan normal, untuk tindakan lebih lanjut akan dilakukan tindakan operasi. Dari hasil pemeriksaan pasien ankle joint dengan kasus post KLL tersebut dapat disimpulkan bahwa tampak adanya fraktur spiral di distal os fibula kiri, fraktur ini terjadi karena benturan yang keras. Proyeksi yang paling bagus untuk melihat adanya fraktur adalah proyeksi antero posterior dan lateral. Pemeriksaan menggunakan modalitas digital radiography juga sangat memudahkan radiografer untuk membuat hasil citra yang layak baca, dan juga bisa membuat alur pelayanan radiologi menjadi lebih efektif dan efisien. Pentingnya penggunaan apron pada ruangan radiologi sudah diatur dalam peraturan kepala badan pengawas tenaga nuklir (BAPETEN).
Teknik Pemeriksaan Pedis Sinistra Dengan Klinis Post Kecelakaan Lalu Lintas Menggunakan Modalitas Digital Radiography Di Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul Kediri Chris Setiawan Abednego; Djuli Pontjowijono
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjr.v5i1.42

Abstract

Fraktur adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kerusakan atau patahnya tulang. Ini bisa disebabkan oleh berbagai sebab, seperti cedera fisik, kecelakaan, atau kondisi medis tertentu. Fraktur dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, termasuk tulang-tulang besar seperti lengan, kaki, atau tulang paha, serta tulang-tulang kecil di tangan atau kaki. Tujuan dari penelitian fraktur avulsi pedis ini untuk menganalisa teknik pemeriksaan radiografi pedis pada kasus fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah SLG Kediri. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Pada tanggal 16 Agustus 2023 pukul 17:38 WIB, datang seorang pasien atas nama An. G ke Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah SLG Kediri dalam keadaan kaki sebelah kiri nyeri saat berjalan sehingga pasien menggunakan kursi roda, An. G dibawa oleh perawat dari IGD untuk dilakukan tindakan foto rontgen Pedis AP dan oblique dengan membawa surat permintaan foto rontgen. Dari pemeriksaan foto rontgen pedis tersebut dapat dilihat struktur anatomi dan patofisiologi dapat dilihat dengan jelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada pemeriksaan foto rontgen yang dilakukan pada An. G tampak adanya fraktur avulsi di apex phalang proximal digiti 1 pedis kiri. Oleh karena itu selalu memastikan nama pasien yang akan di periksa, apakah sudah sesuai dengan surat permintaan yang diberikan agar tidak terjadi kesalahan exspose pasien.
Teknik Pemeriksaan Antebrachii Sinistra Dengan Klinis Fraktur Suspect Of Radius Dan Ulna Menggunakan Modalitas Computed Radiography Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Putra Waspada Tulungagung Jaka Irwanto; Falentina Syivasari
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjr.v5i1.43

Abstract

Fraktur ossa antebrachi adalah terputusnya kontinuitas tulang os radius dan os ulna. Fraktur adalah patah tulang, merupakan tipe kerusakan atau kelainan yang sering terjadi pada tulang. Penggunaan istilah fraktur juga membawa maksud kontinuitas tulang yang terputus dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur radiografi yang tepat untuk pemeriksaan radiografi ossa antebrachi dengan sangkaan fraktur suspect of radius dan ulna pada pasien yang sulit digerakkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Untuk mendapatkan gambaran radiografi yang optimal pada sangkaan fraktur suspect of radius dan ulna pada pasien yang sulit digerakkan di Instalasi Rumah Sakit Putra Waspada Tulungagung. Dilakukan dengan proyeksi posteroanterior dan lateral. Hasil penelitian diperoleh tampak adanya fraktur radius dan ulna di 1/3 bagian tengah ad axim cumcontractionem. Processing film yang digunakan untuk pemeriksaan ossa antebrachi dengan klinis fraktur suspect of radius dan ulna pada pasien yang sulit digerakkan menggunakan computed radiography (CR). Demi menunjang kenyamanan para petugas radiografer, pasien dan lingkungan sekitar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu mencegah kebocoran radiasi yang terjadi pada instalasi radiologi, dan alat pelindung bagi petugas.
Teknik Pemeriksaan Antebrachii Dengan Klinis Fraktur Di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri Rayneva Alfian Syahrani; Andica Apriannisa
Strada Journal of Radiography Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjr.v5i1.44

Abstract

Pemeriksaan radiologi antebrachii merupakan anggota gerak tubuh manusia ekstremitas atas. Fraktur antebrachii adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan luasnya meskipun tulang patah jaringan sekitarnya akan terpengaruhi, mengakibatkan edema jaringan lunak perdarahan otot dan sendi, dislokasi sendi, kerusakan saraf dan kerusakan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiologi di Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Waktu penelitian pada tanggal 1 Agustus 2023 sampai dengan 31 Agustus 2023. Tempat dilaksanakan di Rumsh Sakit Muhammdiyah Ahmad Dahlan Kediri. Dari hasil pemeriksaan selanjutnya dibaca oleh dokter spesialis radiologi dan hasilnya menunjukkan bahwa pada pemeriksaan foto rontgen yang sudah dilakukan pada Tn. J tampak adanya fraktur shaft radius 1/3 tengah dengan displace fragmen distal ke ventromedial. Tn. J ditemukan adanya nyeri tekan pada area yang mengalami kerusakan. Pemeriksaan radiologi berupa foto antebrachii terdapat dua cara pemfotoan yaitu AP /Lateral memberikan hasil fraktur os. radius dan ulna. Hal ini memastikan diagnosis fraktur pada pasien. Dari pemeriksaan foto rontgen antebrachii tersebut dapat dilihat struktur anatomi dan patofisiologi dapat dilihat dengan jelas. Kesimpulan yang didapat adalah menggunakan proyeksi AP dan lateral. Proyeksi ini sangat membantu dokter dalam mendiagnosa suatu penyakit, pada proyeksi AP antebrachii akan terlihat secara keseluruhan dari arah depan, sedangkan dengan proyeksi Lateral antebrachii akan terlihat secara keseluruhan dari samping. Demi menunjang kenyamanan para petugas radiographer, pasien dan lingkungan sekitar, memerlukan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah kebocoran radiasi maka penggunaan apron untuk keluarga yang menemani pasien ketika dilakukkannya pemeriksaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5