cover
Contact Name
Agung Slamet Prasetyo
Contact Email
jpm@stieww.ac.id
Phone
081904130177
Journal Mail Official
jpm@stieww.ac.id
Editorial Address
Jl. Lowanu Sorosutan UH VI / 20, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
ISSN : -     EISSN : 30266297     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. JPM WW adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LP2M) STIE Widya Wiwaha. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam JPM WW adalah Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, dan Pengembangan Masyarakat.
Articles 54 Documents
FOCUS GROUP DISCUSSION: PEMETAAN SUBSTANSI PERMASALAHAN YANG DIHADAPI UMKM DI KAMPUNG TUDUNG Insiatiningsih, Insiatiningsih; Sutrischastini, Ary; Widyayanti, Evi Rosalina; Wikaningtyas, Suci Utami; Ambarwati, Lilik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i2.1228

Abstract

Focus Group Discussion (FGD) merupakan salah satu metode untuk mengumpulkan data atau pengumpulan data yang melibatkan diskusi kelompok kecil dengan peserta yang memiliki karakteristik atau pengalaman tertentu. Fokus grup diskusi ini ditujukan untuk mendapatkan sejumlah informasi yang berkaitan dengan potensi-potensi serta permasalahan-permasalahan yang terjadi yang ada di desa Grujugan Kebumen. FGD dilakukan dengan mengadakan diskusi antara pihak-pihak untuk dapat mengidentifikasi kekuatan, potensi, peluang dan kelemahan-kelemahan yang ada di Kampung Tudung dan hasilnya dipergunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah-langkah strategis demi kemajuan Kampung Tudung. Desa Grujugan di Petanahan Kebumen merupakan desa yang kaya akan potensi pariwisata alam yang indah dan produk lokal berupa anyaman bambu yang dihasilkan berupa Tudung, dan selanjutnya disebut dengan nama Kampung Tudung. FGD dilakukan antara LP2M, WWTC (Widya Wiwaha Training Center) STIE Widya Wiwaha dengan kelompok masyarakat yang ada di desa Grujugan yang terdiri dari Tim Perangkat Desa, Tim Kelompok Darwis, Tim Pemuda Karang Taruna, Tim Desa Online, dan Ketua Pemasar Produk Tudung. Kegiatan ini merupakan program Kerjasama Pengabdian kepada Masyarakat antara LP2M, WWTC dengan Desa Grujugan Petanahan Kebumen. Hasil dari FGD ini diperoleh informasi-informasi antara lain permasalahan-permasalahan yang terjadi diantaranya: Bidang Ekonomi, khususnya potensi pengembangan UMKM yang masih terbuka luas dan menjadi prioritas utama, Pokdarwis, Produksi dan Pemasaran digital yang belum maksimal dan memadai. Dari permasalahan yang terjadi selanjutnya dipetakan untuk mendapatkan saran dan solusi sebagai dasar untuk membuat program PkM diwaktu yang akan datang.
PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DAN ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT DI DUSUN GLAGAH LOR, TAMANAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Priyastiwi, Priyastiwi; Purwanto, Wahyu; Riauwanto, Slamet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i2.1234

Abstract

Permasalahan yang ditimbulkan dari pembuangan sampah sembarangan dan tidak terurus dengan baik dapat mengakibatkan masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah menginvestigasi sampah di Dusun Glagah Lor, Tamanan, Bantul karena masih terdapat masyarakat membuang sampah sembarangan dan masih kurangnya pengetahuan terkait cara pemanfaatan sampah dengan baik. Salah satu solusi dari permasalahan sampah di Desa Batu Jangkih adalah dengan memilah sampak organik dan anorganik yang dapat memanfaatkan barang yang lebih bermanfaat. Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Glagah Lor, Tamanan, Bantul. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan tambahan pengetahuan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan agar bisa meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta untuk memanfaatkan dan mengolah sampah organik dan anorganik dengan baik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dalam 3 tahapan yakni identifikasi masalah terkait sampah, persiapan pelaksanaan kegiatan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya penambahan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Glagah Lor, Tamanan, Bantul dalam pemanfaatan dan pengolahan sampah organik rumah tangga sehingga dapat mengurangi sampah yang dibuang sembarangan ke luar rumah dan ke TPA liar yang berpotensi mencemarkan lingkungan.
PENGUATAN TATA KELOLA SUMBER DAYA MANUSIA PEREMPUAN DIASPORA MELALUI PENYUSUNAN SOP KERJA SAMA Fitriana, Nita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1246

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Kerja Sama Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Malaysia. Selama ini, kegiatan kolaboratif yang melibatkan pihak eksternal cenderung bersifat top-down dan kurang responsif terhadap kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, pendekatan partisipatif-kolaboratif digunakan dalam kegiatan ini, dengan melibatkan 15 pengurus PCI Fatayat NU secara daring dan luring selama periode November 2024 hingga April 2025. Hasil kegiatan ini adalah dokumen SOP yang terdiri dari sepuluh prosedur kerja sama, mulai dari inisiasi kegiatan hingga pelaporan dan evaluasi. SOP ini diharapkan menjadi pedoman resmi dalam menjalin kerja sama yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. PKM ini juga memperkuat kapasitas kelembagaan Fatayat NU sebagai organisasi perempuan diaspora dalam menjalin sinergi dengan pihak eksternal.
KEBERLANGSUNGAN USAHA MELALUI PENGELOLAAN PIUTANG USAHA PADA KHARISMA GORDYN Ambarwati, Lilik; Prasetyo, Agung Slamet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1263

Abstract

Kharisma Gordyn merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam bidang interior yang banyak melakukan proses transaksi penjualan secara kredit. Permasalahan yang timbul akibat penjualan kredit yakni piutang tak tertagih. Berawal dari hal tersebut, ditarik benang permasalahan yaitu tidak adanya pencatatan piutang yang tepat atau tidak adanya pengelolaan piutang. Solusi yang dapat diberikan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yakni literasi, pelatihan, dan pendampingan pengelolaan piutang usaha, yang diharapkan dapat mengembalikan likuiditas usaha dan menjaga keberlangsungan usaha. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan identifikasi awal masalah, persiapan kegiatan, dan pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari literasi, pelatihan, dan pendampingan pengelolaan piutang usaha. Hasil dari kegiatan ini yakni mitra dapat mengelola piutang dengan optimal mulai dari pencatatan piutang, pengendalian piutang yang berupa update data piutang, dan penagihan piutang secara terjadwal. Pengelolaan piutang yang tepat berdampak pada likuiditas usaha dan keberlangsuangan usaha yang terjaga.
LITERASI PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI GENERASI MUDA DI NGAMPILAN YOGYAKARTA Kundala, Manendha Maganitri; Firdarini, Khoirunnisa Cahya; Linawati, Linawati; Sofiati, Sofiati; Sutrisno, Erwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1347

Abstract

Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun perekonomian bangsa, termasuk di wilayah Ngampilan Yogyakarta yang dikenal sebagai kawasan dengan dinamika sosial dan ekonomi yang cukup tinggi. Namun, tantangan rendahnya literasi keuangan masih menjadi hambatan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi generasi muda. Latar belakang ini menunjukkan bahwa pemahaman yang minim tentang pengelolaan keuangan, menabung, investasi, dan penghindaran utang dapat berdampak pada ketidakstabilan finansial individu maupun keluarga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi generasi muda di Ngampilan Yogyakarta. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelaksanaan kegiatan edukatif-partisipatif, yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan literasi keuangan, diskusi, serta monitoring dan pendampingan. Hasil Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengatur keuangan pribadi, mengembangkan usaha kecil, serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi modern sehingga menciptakan kemandirian ekonomi.
PEMANFAATAN LIMBAH NON ORGANIK UNTUK PENAMBAHAN KAS KELOMPOK IBU-IBU ARISAN  RT 04 SAYANGAN JAGALAN BANGUNTAPAN Nurwahyudi, Muhammad Robi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1348

Abstract

Limbah anorganik, merupakan sisa buangan yang berasal dari bahan-bahan non-hayati, sulit terurai secara alami oleh mikroorganisme, dan umumnya merupakan hasil dari proses teknologi atau pengolahan bahan tambang.  Limbah tersebut sulit terurai, membutuhkan waktu yang lama untuk dapat terurai. Sumbernya bukan dari makhluk hidup atau proses biologis, melainkan dari bahan sintetis atau hasil ekstraksi sumber daya alam tak terbarukan. Sifatnya yang persisten dapat menyebabkan pencemaran tanah, air, dan udara, serta merusak ekosistem. Limbah non-organik dapat berupa limbah lunak atau keras. Contoh umum yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah; botol plastik, kantong plastik, gelas plastik, dan sedotan plastik, kaleng aluminium, kaleng baja, dan benda-benda logam lainnya. Limbah anorganik bersifat sulit terurai, pengelolaan limbah anorganik sangat penting. Pendekatan yang paling efektif melibatkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Hasil pengumpulan oleh ibu-ibu RT dijual ke pengepul dengan harga standard. Sehingga hasil penjualan menambah kas. Kas tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, piknik.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) PADA UMKM KULINER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBERLANJUTAN USAHA Priyastiwi, Priyastiwi; Purwanto, Wahyu; Riauwanto, Slamet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1349

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, khususnya dalam penyediaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM kuliner masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan usaha, terutama dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar penetapan harga jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM kuliner dalam menghitung HPP secara sederhana dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan perhitungan HPP, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap komponen biaya produksi serta mampu menghitung HPP secara lebih akurat. Penerapan perhitungan HPP diharapkan dapat membantu UMKM kuliner dalam menetapkan harga jual yang rasional, meningkatkan efisiensi biaya, dan mendukung keberlanjutan usaha.
BIMBINGAN TEKNIS ADMINISTRASI DAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SURAT PERTANGUNGJAWABAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Zulkfili, Zulkfili
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1350

Abstract

Pengelolaan administrasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) pada Dinas Lingkungan Hidup merupakan aspek krusial dalam menjamin akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran daerah. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan bimbingan teknis administrasi dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Surat Pertanggungjawaban yang sistematis sebagai prosedur administrasi pemerintahan. Metode yang digunakan pada penyampaian materi bimtek adalah pendekatan tutorial dan diskusi kepada peserta atas pentingnya kepatuhan regulasi keuangan daerah pada praktik administrasi dan SOP SPJ. Hasil bimtek pada Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa penerapan SOP SPJ terstruktur sehingga mampu meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat tata kelola keuangan dan meminimalisir kesalahan administrasi. Selain itu, mekanisme administrasi yang tertib berkontribusi pada efektivitas pelaksanaan program lingkungan hidup, khususnya dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran berbasis kinerja. SOP SPJ yang jelas dan konsisten menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik serta mendukung keberhasilan program lingkungan hidup secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI INTERPRESI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) 35 PADA YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA KABUPATEN KUTAI TIMUR, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Tjahjono, Achmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1351

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengurus Yayasan Pendidikan dalam menyusun laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba sesuai dengan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35 sebagai pengganti PSAK 45. Mitra kegiatan adalah Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang masih menghadapi kendala dalam penerapan ISAK 35, khususnya terkait keterbatasan pemahaman standar, kapasitas sumber daya manusia, dan sistem pencatatan keuangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu pelatihan konseptual ISAK 35, diskusi mendalam untuk memetakan kesenjangan praktik pelaporan keuangan, serta praktik implementasi penyusunan laporan keuangan berbasis ISAK 35. Praktik implementasi mencakup penyusunan laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis pengurus yayasan serta tersusunnya draf laporan keuangan yang lebih sistematis dan sesuai standar. Secara outcome, kegiatan ini meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan yayasan, sedangkan secara impact memperkuat akuntabilitas dan transparansi tata kelola keuangan Yayasan Pendidikan.
MEMBANGUN ENTREPRENEUR MINDSET KELOMPOK KATAM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DESA GIRITIRTO KEBUMEN Sutrischastini, Ary; Mahsun, Mohamad; Mudasetia, Mudasetia; Widayanti, Riska Ayu; Susilowati, Reny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v4i1.1361

Abstract

Entrepreneur mindset merupakan suatu pola berpikir yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur sejak awal hingga membuatnya sukses. Memiliki komitmen yang kuat, fokus pada tujuan, siap dan berani untuk gagal, dan kreatif mencari peluang merupakan sikap dari seorang entrepreneur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Giritirto Kabupaten Kebumen yang tergabung dalam program KATAM. Tujuan pengabdian adalah membangun entrepreneur mindset peserta agar menjadi wirausahawan yang tangguh mandiri, sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat khususnya di Desa Giritirto Kebumen. Permasalahan yang dihadapi peserta program KATAM adalah masih rendahnya pemahaman peserta terhadap pentingnya entrepreneur mindset sebagai kunci menjadi seorang entrepreneur dan belum optimalnya dalam memanfaatkan potensi lokal yang tersedia karena keterbatasan motivasi, pengetahuan dan inovasi usaha. Pengabdian dilakukan dengan memberi pelatihan, dengan metode ceramah yang bersifat interaktif, diskusi dan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman, motivasi dan kepercayaan diri peserta dalam memulai dan mengembangkan usaha. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Giritirto.