cover
Contact Name
Endro Wibisono
Contact Email
endrowibisono@unesa.ac.id
Phone
085791231992
Journal Mail Official
mitrans@unesa.ac.id
Editorial Address
Program Studi D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi
ISSN : -     EISSN : 30258774     DOI : https://doi.org/10.26740/mitrans.v2n3.p230-242
Core Subject : Engineering,
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi (MITRANS) ditujukan untuk seluruh akademisi dan praktisi di bidang Transportasi, khususnya Manajemen Transportasi. Ruang lingkup Jurnal Manajemen Transportasi meliputi hasil penelitian lapangan, studi literatur, dan penelitian kebijakan publik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi terhadap perkembangan dunia di bidang Transportasi. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali setahun dan min. 12 artikel per terbitan. Penelitian dilihat melalui perspektif transportasi makro atau mikro dari berbagai aspek, seperti: operasional, produksi, sumber daya manusia, pemasaran, layanan konsumen, keuangan, dan manajemen strategis. Manajemen Transportasi Manajemen Logistik Manajemen Transportasi Pelabuhan Manajemen Kelautan Manajemen Transportasi Multimoda Manajemen Rantai Pasokan Keselamatan dan Lingkungan Logistik Keselamatan dan Lingkungan Transportasi
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (April) (2025)" : 12 Documents clear
Pengembangan Inovasi Layanan Commuter Pass Terhadap Biaya Tiket Suroboyo Bus (Studi Kasus: Rute Terminal Purabaya - Tanjung Perak) Aisyah, Putri; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p9-16

Abstract

Transportasi umum memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan. Suroboyo Bus, sebagai moda transportasi inovatif di Surabaya, menyediakan aplikasi GoBis yang mempermudah akses informasi rute dan pembelian tiket. Namun, sistem pembayaran saat ini hanya berlaku untuk perjalanan sekali jalan, sehingga kurang efektif bagi pengguna yang rutin bepergian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi penumpang sebagai salah satu pengaruh yang dapat mendukung minat masyarakat terhadap layanan tiket commuter pass. Hasil penelitian menyatakan bahwa akumulasi penumpang menunjukkan pola perjalanan penumpang lebih terfokus pada kebutuhan rutin, seperti bekerja atau sekolah, selama hari kerja, sementara aktivitas perjalanan lebih sedikit dan tersebar pada hari libur. Adanya pola perjalanan yang rutin memungkinkan untuk mendukung adanya layanan tiket berlangganan commuter pass untuk Suroboyo Bus dan mendukung keberlanjutan operasional transportasi publik di Surabaya.
Evaluasi Kondisi Gardu Tol dan Dampaknya Terhadap Panjang Antrian Kendaraan (Studi Kasus: Gerbang Tol Kejapanan Utama Pasuruan) Septi Nurdiana, Rista; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi gardu tol di Gerbang Tol Kejapana Utama Pasuruan dan dampaknya terhadap panjang antrian kendaraan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman dan pandangan dari berbagai pihak yang terlibat termasuk Manager Area, Senior Officer Transaction, Officer Technician, Customer Service Supervisor dan Customer Service. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa beberapa faktor, seperti waktu pelayanan yang lama serta masalah teknis pada perlatan tol seperti mesin reader dan Automatic Lane Barrier (ALB), berkontribusi signifikan terhadap terjadinya panjang antrian kendaraan. Penelitian ini juga mengidentifikasikan bahwa saldo e-tol yang tidak mencukupi saat transaksi menjadi faktor tambahan yang memperpanjang waktu tunggu. Hasil penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai permasalahan yang ada dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan di gerbang tol, termasuk perencanaan jumlah gadu tol yang lebih akurat dan peningkatan sistem pembayaran menggunakan teknologi Single Lane Free Flow (SLFF). Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu pengelola jalan tol dalam merumuskan strategi untuk mengurangi kemacetan yang terjadi Gerbang Tol Kejapanan Utama dan meningkatkan kepuasan pengguna jalan.
Evaluasi Kinerja Yard Occupancy Ratio (YOR) Pada Terminal Petikemas Surabaya Annindya Lukito, Adhelia Syahada; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p17-22

Abstract

Terminal Petikemas Surabaya dirancang untuk memproses pelayanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dalam beberapa tahun terakhir, Terminal Petikemas Surabaya menghadapi tantangan terkait dengan overcapacity di area penumpukan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan volume arus peti kemas yang tidak diimbangi dengan kapasitas dan efisiensi operasional yang memadai. Adanya Peningkatan arus peti kemas setiap tahunnya dan keterbatasan luas fasilitas lapangan peti kemas perlu diimbangi dengan manajemen pelayanan yang baik yang dapat melancarkan proses keluar dan masuknya peti kemas di lapangan penumpukan peti kemas, untuk menghindari tingginya nilai utilisasi dari lapangan penumpukan (Yard Occupancy Ratio). Oleh sebab itu, penelitian ini berfokus untuk mengevaluasi kinerja YOR Terminal Petikemas Surabaya serta memberikan solusi terhadap hasil evaluasi agar aktivitas bongkar muat petikemas berjalan lancar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan perhitungan luas lapangan penumpukan peti kemas domestik yang terpakai dan luas lapangan penumpukan peti kemas domestik yang tersedia di Terminal Petikemas Surabaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata YOR pada tahun 2023 adalah 31,29%, yang menurut standar UNCTAD dapat dikatakan rendah. Melalui simulasi dan analisis scenario, ditemukan scenario yang paling efektif untuk mengurangi tingkat pemanfaatan tempat penumpukan (YOR) adalah dengan pengurangan dwelling time dengan hal ini dapat membantu mencapai nilai YOR yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kementerian Perhubungan dan UNCTAD.
Analisis Kapasitas Saluran Drainase Dukuh Kupang Dengan Optimalisasi Kolam Penampungan (Bozem) Pada Catchment Area Gunung Sari Surabaya Widianto, Gagas Lucky; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p23-35

Abstract

Dukuh Kupang termasuk salah satu dalam wilayah Kecamatan Sawahan. Laporan Akhir SDMP Tahun 2018-2038, genangan di daerah Dukuh Kupang telah mencapai ketinggian 30 cm yang berlangsung selam 2 jam. Salah satu dalam menangani genangan ini yaitu pembuatan penampungan air sementara berupa bozem Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar kapasitas saluran drainase Dukuh Kupang dengan menggunakan metode analisis hidrologi dan hidrolika, serta menganalisis kapasitas tampungan bozem dengan menghitung volume air masuk dari saluran drainase serta menganalisis garis energi yang ada pada saluran. Hasil penelitian ini apabila dicari kapasitas saluran, maka akan didapat kesimpulan bahwa pada saluran sekunder Jalan Simo Gunung 1, saluran sekunder Jalan Simo Gunung 2 saluran sekunder Jalan Simo Gunung 3 diketahui terjadi meluapnya air untuk periode 2 tahun maupun periode 5 tahun. Kapasitas bozem diperkirakan dapat meluap, maka dari itu diperlukan perencanaan pintu air dengan dimensi sebesar lebar 3,5 m, tinggi 2 m, dan bukaan pintu 0,5 m. Pada saluran tersier Jalan Dukuh Kupang Barat I menuju ke saluran sekunder Jalan Simo Gunung 3 dengan garis energi yang cukup menurun dari serta pada saluran tersier Jalan Dukuh Kupang Barat II menuju sekunder Jalan Simo Gunung 2 dengan garis energi menurun, maka dengan hasil seperti itu dapat dinyatakan aman.
Analisis Kerusakan Jalan dan Penentuan Penanganannya dengan Aplikasi Pada Link 166 Di Kabupaten Jombang Wicakrani, Dhyva Choirunnisa; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p36-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan jalan dan menentukan penanganannya pada dua ruas jalan, yaitu Link 166 yang terletak di Kabupaten Jombang. Kerusakan jalan di Indonesia menjadi isu penting yang mempengaruhi keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi transportasi. Dalam penelitian ini, data kerusakan jalan diperoleh melalui inspeksi visual serta pengukuran kondisi permukaan jalan menggunakan metode survei. Jenis-jenis kerusakan yang teridentifikasi meliputi retak, lubang, pergeseran permukaan, dan deformasi lainnya. Analisis kerusakan dilakukan dengan menggunakan indeks kerusakan jalan, yang kemudian dihubungkan dengan tingkat prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerusakannya. Berdasarkan hasil analisis, disarankan beberapa metode penanganan, seperti perbaikan menggunakan aspal panas untuk kerusakan ringan hingga penggantian lapisan permukaan jalan untuk kerusakan yang lebih parah. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi teknis yang berguna untuk perencanaan dan pelaksanaan pemeliharaan serta rehabilitasi jalan di Kabupaten Jombang, guna meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi dan mengurangi dampak negatif akibat kerusakan jalan.
Karakteristik Limbah Keramik dan Material Agregat Alam Untuk Campuran Perkerasan Lapis Antara Asphalt Concrete - Binder Course(AC-BC) Andriansyah, Mahendra Ade; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p46-52

Abstract

Pertumbuhan industri dan konstruksi yang pesat akibat peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan infrastruktur telah menyebabkan keterbatasan agregat alam. Di sisi lain, meningkatnya produksi keramik menghasilkan limbah keramik yang signifikan dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik limbah keramik dan agregat alam dalam berbagai fraksi sebagai percampuran Asphalt Concrete-Binder Course(AC-BC), untuk menggantikan sebagian material alam menggunakan limbah. Metode yang digunakan merujuk pada Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil uji terhadap limbah keramik menunjukkan nilai penyerapan 1,2%, berat jenis curah kering 2,129 gr/cm³, berat jenis pada curah jenuh kering permukaan (SSD) sebesar 2,155 gr/cm³, dan berat jenis semu sebesar 2,186 gr/cm³. Sementara itu, penyerapan agregat alam pada fraksi 15-20 mm tercatat 2%, penyerapan agregat alam pada fraksi 10-15 mm (agregat kasar) sebesar 2,8%, penyerapan agregat alam pada fraksi 5-10 mm (agregat medium) 2,6%, dan penyerapan agregat alam pada fraksi 0-5 mm (agregat halus) 2,9%. Hasil pengujian limbah keramik dan agregat alam dari setiap fraksi dinyatakan memenuhi spesifikasi yang disyaratkan dan dapat digunakan dalam pencampuran perkerasan Asphalt Concrete-Binder Course(AC-BC).
Karakteristik Recycled Concrete Aggregates (RCA) dan Material Lainnya Pada Lapisan Concrete Base Course (AC-Base) Sukaryo, Bagas Adzan Putra; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p70-77

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi karakteristik Recycled Concrete Aggregates (RCA) dan material lainnya pada campuran Asphalt Concrete Base Course (AC-BASE). Pengujian dilakukan untuk menentukan berat jenis dan penyerapan air. RCA memiliki berat jenis bulk 2,055 gr/cm³ dan penyerapan air 4,60%. Agregat kasar (15-20mm) memiliki berat jenis bulk 2,383 gr/cm³ dan penyerapan air 2,83%, agregat kasar (10-15mm) memiliki berat jenis bulk 2,552 gr/cm³ dan penyerapan air 1,96%, agregat sedang (5-10mm) memiliki berat jenis bulk 2,727 gr/cm³ dan penyerapan air 0,2%, agregat halus (0-5mm) memiliki berat jenis bulk 2,329 gr/cm³ dan penyerapan air 0,8%. Fly Ash memiliki berat jenis 1,871 gr/cm³ dan aspal memiliki penetrasi 65 pada 25°C. RCA memiliki penyerapan air yang besar, diperlukan penggunaan bahan pengikat tambahan untuk mengurangi efek dari penyerapan air. Penggunaan RCA dapat memberikan daya ikat aspal, meningkatkan kekuatan dan stabilitas dalam perkerasan jalan. RCA layak digunakan dalam campuran AC-BASE karena memberikan dampak yang ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada agregat alam.
Karakteristik Limbah Keramik, Agregat Alam, dan Filler Fly Ash untuk campuran Lapis Aus Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) Rosida, Annisa; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p61-69

Abstract

Pembangunan bidang infrastruktur jalan raya semakin berkembang. Penggunaan agregat alam sebagai material utama semakin masif namun keberadaannya juga semakin menipis. Disamping itu, pembangunan di bidang lain khususnya pembangunan rumah tinggal menghasilkan banyak limbah seperti limbah keramik yang mengganggu ekosistem lingkungan. Ditambah, terdapat bahan sisa peleburan batu bara yakni fly ash yang masih kurang upaya pemanfaatannya sehingga turut menyumbang polusi. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui karakteristik limbah keramik, material agregat alam, dan filler fly ash untuk campuran perkerasan pada Lapis Aus Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Hal ini dapat menjadi langkah awal usaha mengurangi penggunaan agregat alam dan upaya daur ulang limbah. Metode yang dipakai untuk penelitian ini berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Agregat yang diteliti antara lain limbah keramik, agregat alam fraksi 0-5, agregat medium fraksi 5-10, agregat kasar fraksi 10-15 dan fly ash. Hasil yang diperoleh adalah limbah keramik yang digunakan memiliki kadar penyerapan 1,21%, berat jenis curah kering 2,131 gr/cm3, berat jenis SSD 2,157 gr/cm3; dan berat jenis semu 2,188 gr/cm3. Hasil pegujian absorpsi agregat alam fraksi 10-15 mm yaitu sebesar 2,8%, agregat alam fraksi 5-10 mm sebesar 2,6%, dan agregat alam fraksi 0-5 mm sebesar 2,9%. Lalu hasil uji berat jenis fly ash yakni 1,854 gr/cm³ dan dinyatakan memenuhi untuk digunakan sebagai filler campuran benda uji lapis aspal beton AC-WC.
Karakteristik Material RCA, Fly Ash, dan Agregat Alam sebagai Alternatif Material pada Campuran Perkerasan AC-BC Resiana, Nisa Husna; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p53-60

Abstract

Material perkerasan aspal berperan penting dalam menentukan kualitas dan daya tahan infrastruktur jalan. Lapisan AC-BC berfungsi sebagai lapisan antara untuk menyalurkan beban lalu lintas ke lapisan di bawahnya. Namun, maraknya penggunaan agregat alam secara berlebihan dalam konstruksi menyebabkan berkurangnya ketersediaan agregat alam, sehingga diperlukan alternatif material yang lebih berkelanjutan. Limbah beton atau Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat dijadikan pilihan solusi sebagai alternatif pengganti agregat kasar pada campuran perkerasan AC-BC. RCA berasal dari limbah konstruksi yang memiliki karakteristik menyerupai batu alam dengan kuat tekan tinggi. Limbah beton (RCA) dapat dijadikan opsi untuk pengganti sebagian dari agregat alam dikarenakan memiliki sifat yang mirip dengan agregat alam. Selain itu, fly ash dihasilkan dari pembakaran batu bara di PLTU, dapat dimanfaatkan sebagai alternatif filler yang ekonomis dan ramah lingkungan. Fly ash memiliki kehalusan yang mampu mengisi celah dalam campuran sehingga meningkatkan kepadatan, kekedapan dan stabilitas pada perkerasan jalan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian tentang karakteristik material RCA, fly ash, dan agregat alam sebagai alternatif material pada campuran perkerasan AC-BC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik material RCA dan fly ash serta agregat alam sebagai bahan alternatif dalam campuran AC-BC. Penulis menerapkan metode eksperimen dilakukan di laboraturium. Dari penelitian ini diperoleh hasil pengujian berat jenis dan penyerapan air pada RCA, fly ash, agregat alami serta aspal.
Penilaian Kerusakan Jalan Menggunakan Pavement Condition Index (PCI) Pada Ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo Fitriani, Kresna Dini; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p78-89

Abstract

Penurunan kondisi permukaan perkerasan jalan terjadi seiring dengan pengaruh beban kendaraan yang berlebih. Kendaraan yang melalui ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo didominasi oleh kendaraan berat sehingga memicu penurunan kondisi permukaan perkerasan jalan. Penurunan kondisi perkerasan pada ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo apabila tidak diperhatikan secara serius, dikhawatirkan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar sehingga menghambat aktivitas perjalanan serta berakibat pada terjadinya kecelakaan. Berpijak mengenai permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan tingkatan kerusakan pada ruas Jalan Mastrip – Joyoboyo, sehingga diperoleh nilai yang diharapkan dapat menjadi informasi mengenai kondisi jalan yang dapat menjadi acuan dalam menentukan alternatif perbaikan terhadap kerusakan yang ada. Penilaian kerusakan jalan pada ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo dilakukan dengan menerapkan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode pengumpulan data dilaksanakan melalui survei kerusakan secara langsung meliputi jenis, tingkatan dan luasan kerusakan pada setiap segmen sepanjang 8,3 Km. Berdasarkan identifikasi kerusakan pada ruas jalan Raya Mastrip – Joyoboyo, diperoleh hasil penilaian kondisi kerusakan jalan yaitu sejumlah 63 segmen dengan kondisi excellent, sedangkan 14 segmen kondisi very good dengan nilai PCI paling rendah 76 yaitu segmen 22, 77, dan 79, serta terdapat 6 segmen yang tidak mengalami kerusakan. Rata – rata nilai PCI yang didapatkan yaitu sebesar 90,34 dengan kondisi excellent, sehingga penanganan yang direkomendasikan yaitu pemeliharaan rutin.

Page 1 of 2 | Total Record : 12