cover
Contact Name
Wuri Indri
Contact Email
wacanakinerja@gmail.com
Phone
085374604103
Journal Mail Official
wacanakinerja@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kiara Payung KM. 4, 7 Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat 45366 Telp. (022) 7790048-7790044-7790049-7782041-7782042 Fax. (022) 7790055-7782178
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik
ISSN : 14114917     EISSN : 26209063     DOI : 10.31845/jwk
This journal focuses on disseminating problems and issues in public administration and public policy. Published journal article of Jurnal Wacana Kinerja covers areas, including: Public sector human resource management; Public sector organization; Public sector management; Public sector innovation; Public service; Public policy; Local government; and Governance.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2002)" : 8 Documents clear
Kompleksitas Pembangunan Sumber Daya Manusia di Negara Berkembang Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.545

Abstract

Pada umumnya, pembangunan SDM merupakan salah satu masalah utama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Dalam setiap indikator dalam pengukuran Index Pembangunan Manusia atau IPM (Human Development Index-HDY); pendidikan, harapan hidup pada waktu kelahiran, dan pendapatan perkapita; seluruh propinsi di Indonesia menunjukan gambaran yang serupa. Tulisan ini mencoba melihat situasi dan menganalisa kebijakan pada tiga aspek IPM:aspek pendidikan yang meliputi angka melek huruf dan angka partisipasi pendidikan, aspek kesehatan yang mencakup angka harapan hidup dan angka kematian, serta aspek pendapatan perkapita.
Konflik Sosial Di Indonesia (Suatu Tinjauan Sosiologis Terhadap Proses Disintegrasi Elit Politik Di Era Reformasi) Pratiwi, Arundina Dijah Retno
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.547

Abstract

Artikel ini menyajikan tinjauan sosiologis tentang konflik sosial secara horizontal yang marak terjadi di kalangan elit politik Indonesia akhir-akhir ini. Pengalaman Indonesia menunjukan bahwa konsep masyarakat yang selama ini dianggap harmonis tengah meghadapi tantangan disintegrasi bangsa (pepecahan bangsa). Penulis beranggapan bahwa akumulasi kesenjangan sosial-budaya , yang selanjutnya menggambarkan suatu fenomena dimana masyarakat Indonesia cenderung “keluar” dari akar budayanya.
Pegawai Negeri Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.540

Abstract

Berlakunya Undang Undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, telah memberikan peluang bagi daerah untuk mengembangkan dirinya termasuk dalam perekrutan pegawai. Beberapa daerah telah melakukan penerimaan pegawai untuk mengisi formasi sesuai dengan bentukan organisasi baru mereka
Model Ketahanan Nasional sebagai Model Administrasi Negara untuk Meingkatkan Ketahanan Wilayah dalam Upaya Memberdayakan Otonomi Daerah Ibrahim, Amin
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.541

Abstract

Kesenjangan yang mencolok dalam pembangunan Indonesia baik antar sektor, wilayah, maupun pelaku pembangunan, disebabkan antara lain karena kelirunya pendekatan pembangunan dan model administrasi negara yang diterapkan. Akibatnya, ketahanan nasional pada umumnya, maupun ketahanan wilayah kondisinya cukup rawan. Indonesia berada pada masa transisi yang kritis, serta otonomi daerah belum berjalan sebagaimana mestinya. Sementara itu pengkajian ketahanan nasional yang berkembang untuk mengatasi hal tersebut belum mendapatkan formulasi yang tepat, baru pada tahap pengkajian-pengkajian yang bersifat interdisipliner dan merumuskan metode pemecahan persoalan pembangunan sebagai wacana.
Konsep "Capacity Building" sebagai Strategi Pembangunan Berbasis Kerakyatan Daerah Nujiana, Nugraha Lili
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.544

Abstract

Gerakan perempuan di Indonesia dapat dikatakan sangat heterogen. Pada dasarnya gerakan tersebut dapat dilihat dari isu yang dikembangkan. Misalnya, gerakan peremmpuan yang memperjuangkan hak asasi manusia, gerakan yang lebih populer dan kelompok feminis. Di samping itu terdapat ratusan kelompok peremupuan yang sebagian besar bergerak pada tataran praktis, sementara hanya sedikit kelompok yang bergerak di tataran startegis. Dengan dukungan internasional, terutama PBB, gerakan perempuan menjadi sangat penting dalam kehidupan transisi demokrasi. Perubhan konstitusi yang lebih berperspektif gender dan partai politik untuk mengadopsi tuntutan dari gerakan perempuan.
Analisis Jabatan : Kerangka Fundamental Efektivitas Organisasi Yustiono, Eris
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.543

Abstract

Efektivitas pencapaian tujuan organisasi sangat tergantung kuantitas dan kualitas SDM yang ada di dalamnya. Kesesuaian antara tugas pokok dan fungsi organisasi dengan kapabilitas SDM menjadi aspek yang sangat krusial. Kesesuaian ini akan terwujud bila salah satu landasan fundamental dalam pengadaan SDM, yaitu analisis jabatan mendapat perhatian serius dari organisasi. Kurangnya perhatian akan analisis jabatan membawa organisasi pada arah yang kurang menguntungkan, menimbulkan keluhan bagi pelanggan, dan menimbulkan biaya tinggi yang berujung pada sulitnya mencapai tujuan organisasi.
Potret Birokrasi di Era Otonomi Utomo, Tri Widodo W
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.546

Abstract

Semenjak bergulirnya kebijakan desentralisasi yang baru, sosok birokrasi menunjukan dinamika yang cukup kontras. Di satu sisi terdapat kemajuan yang signifikan, namun di sisi lain masih menyisakan persoalan yang dapat menghambat pencapaian kinerja secara optimal. Tulisan ini memfokuskan kepada dua danjalan pokok yang menyangkut kebiasaan birokrasi untuk meniru segala sesuatu (budaya imitasi) dan kepribadian birokrat yang cenderung bingung dan frustasi. Kedua hak ini memiliki kemiripan, dimana maslah pertama akan berdampak pada kegagalan implementasi otonomi, sedangkan masalah kedua mencerminkan kegagalan kebijakan yang lampau dan ketidakyakinan efektivitas kebijakan baru dirumuskan.
Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kinerja Daerah Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.542

Abstract

Gerakan perempuan di Indonesia dapat dikatakan sangat heterogen. Pada dasarnya, gerakan tersebut dapat dilihat dari isu yang dikembangkan. Misalnya, gerakan perempuan yang memperjuangkan hak asasi manusia, gerakan yang lebih populelr dan kelompok feminis. Di samping itu, terdapat ratusan kelompok perempuan yang sebagian besar bergerak pada tataran praktis, sementara hanya sedikit kelompok yang bergerak di tataran strategis. Dengan dukungan internasional, terutama PBB gerakan perempuan menjadi sangat penting dalam kehidupan transisi denokrasi, perubahan konstitusi yang lebih berperspektif gender dan partai politik untuk mengadopsi tuntutan dari gerakan perempuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2002 2002


Filter By Issues
All Issue Vol 28, No 2 (2025) Vol 28, No 1 (2025) Vol 27, No 2 (2024) Vol 27, No 1 (2024) Vol 26, No 2 (2023) Vol 26, No 1 (2023) Vol 25, No 2 (2022) Vol 25, No 1 (2022) Vol 24, No 2 (2021) Vol 24, No 1 (2021) Vol 23, No 2 (2020) Vol 23, No 1 (2020) Vol 22, No 2 (2019) Vol 22, No 1 (2019) Vol 21, No 2 (2018) Vol 21, No 1 (2018) Vol 20, No 2 (2017) Vol 20, No 1 (2017) Vol 19, No 2 (2016) Vol 19, No 1 (2016) Vol 18, No 2 (2015) Vol 18, No 1 (2015) Vol 17, No 2 (2014) Vol 17, No 1 (2014) Vol 16, No 2 (2013) Vol 16, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2012) Vol 15, No 1 (2012) Vol 14, No 2 (2011) Vol 14, No 1 (2011) Vol 13, No 2 (2010) Vol 13, No 1 (2010) Vol 12, No 2 (2009) Vol 12, No 1 (2009) Vol 11, No 4 (2008) Vol 11, No 3 (2008) Vol 11, No 2 (2008) Vol 11, No 1 (2008) Vol 10, No 4 (2007) Vol 10, No 3 (2007) Vol 10, No 2 (2007) Vol 10, No 1 (2007) Vol 9, No 4 (2006) Vol 9, No 3 (2006) Vol 9, No 2 (2006) Vol 9, No 1 (2006) Vol 8, No 4 (2005) Vol 8, No 3 (2005) Vol 8, No 2 (2005) Vol 8, No 1 (2005) Vol 7, No 4 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 7, No 2 (2004) Vol 7, No 1 (2004) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 3 (2003) Vol 6, No 2 (2003) Vol 6, No 1 (2003) Vol 5, No 4 (2002) Vol 5, No 3 (2002) Vol 5, No 2 (2002) Vol 5, No 1 (2002) Vol 4, No 4 (2001) Vol 4, No 3 (2001) Vol 4, No 2 (2001) Vol 4, No 1 (2001) Vol 8, No 2 (2000) Vol 3, No 3 (2000) Vol 3, No 2 (2000) Vol 3, No 1 (2000) Vol 5, No 3 (1999) Vol 5, No 2 (1999) Vol 5, No 1 (1999) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 1 (1998) Vol 1, No 1 (1998) More Issue