cover
Contact Name
Alin Fithor
Contact Email
afithor@gmail.com
Phone
082324970400
Journal Mail Official
sintasan@upstegal.ac.id
Editorial Address
Jurusan Budidaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pancasakti Tegal Jalan. Halmahera Km. 1 Tegal Timur, Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 52181
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JOURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI BUDIDAYA PERAIRAN (SINTASAN)
ISSN : -     EISSN : 29867843     DOI : prefix 10.24905
The Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) is a scientific research journal that aims to increase interest in writing for academics, practitioners and the general public, especially in the field of aquaculture. In addition, this journal aims to promote theories, practices, innovations, engineering and management as well as socio-economic relevant to the field of aquaculture. The scope of this journal includes cultivation fisheries technology, aquaculture engineering, aquaculture management, geographic fisheries information systems, and fisheries management and business.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2: Oktober 2024" : 5 Documents clear
PEMBERIAN PAKAN ALAMI KEONG MAS (Pomacea Canaliculata) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN GURAME (Osphronemus Goramy) Dami Walia; Nurjanah; Umi Hartanti, Ninik
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.64

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus goramy) merupakan salah satu jenis ikan air tawar asli Indonesia yang sudah lama dibudidayakan dan dikonsumsi masyarakat. Kualitas benih ikan gurame yang baik, salah satunya sangat ditentukan oleh pakan alami yang dikonsumsi. Pakan alami yang dikonsumsi tersebut harus memiliki kandungan nutrisi cukup dan sesuai dengan bukaan mulut larva ikan. Pakan alami sebagai pakan awal sangat mendukung kualitas yang baik dari larva ikan. Salah satu contoh pakan alami untuk benih ikan gurame (Osphronemus goramy) adalah Keong mas (Pomacea canaliculata). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dosis pemberian pakan alami keong mas yang berpengaruh pada laju pertumbuhan dan kelulusan hidup ikan Gurame (Osphronemus goramy). Bahan dan alat yang digunakan diantaranya: benih ikan gurame ukuran 5-7 cm, EM4, pellet dan keong mas. Alat : akuarium, alat ukur kualitas air pH, suhu,DO, dan alat tulis. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 1 kontrol, tiap perlakuan memiliki 3 ulangan yang setiap ulangan terdiri dari 10 ekor benih ikan gurame. Sebagai perlakuan pemberian pakan alami keong mas. dengan dosis A (15 Ind/gr), B (30 Ind/gr), C (45 Ind/gr) dan D (Kontrol 0,gr). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap perlakuan berbeda sangan nyata terhadap pertumbuhan bobot biomassa mutlak individu dan laju pertumbuhan harian dan berpengaru nyata terhadap pertumbuhan panjang ikan gurame. Perlakuan C merupakan perlakuan terbaik dengan pertumbuhan sebesar 9,37 gr, dan laju pertumbuhan harian sebesar 0,334 gr. Tingkat kelangsungan hidup benih ikan gurame pada perlakuan A,B,C dan D (Kontrol) r 100 %. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan gurame.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TOMAT (Solanum lycopersicum) DAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata D.) PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KECERAHAN WARNA IKAN KOI (Cyprinus carpio) Firman Syarif Ibrohim; Suyono; Sri Mulatsih
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.65

Abstract

Estetika warna yang dimiliki oleh ikan koi (Cyprinus carpio) menjadi daya tarik utama bagi para penghobi ikan koi. Harga jual ikan koi cenderung tinggi karena keindahan warna yang melekat padanya. Upaya untuk meningkatkan kejelasan warna pada ikan ini dapat dilakukan melalui pemberian karotenoid sebagai suplemen pakan. Salah satu jenis karotenoid yang dianggap paling efektif adalah tepung tomat dan labu kuning, dikarenakan kandungan ßkaroten sebagai sumber yang mampu merangsang pertumbuhan dan meningkatkan kejelasan warna ikan koi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak pemberian tepung tomat dan tepung labu terhadap pertumbuhan dan kejelasan warna pada ikan koi (Cyprinus carpio). Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kelompok perlakuan (dosis tepung tomat 20%, dosis tepung labu 20%, dosis tepung tomat dan labu 40%) yang diulang sebanyak tiga kali. Ikan koi yang digunakan memiliki ukuran awal 8 cm dan berat 11 gr, ditempatkan dalam akuarium berukuran 50 x 25 x 25 cm dengan kepadatan 10 ekor per akuarium. Parameter yang diamati mencakup skor warna ikan koi menggunakan kertas Toca Colour Finder (TCF), laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan mutlak, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dari pemberian tepung tomat dan labu terhadap kejelasan warna ikan koi. Perlakuan terbaik tercapai melalui pemberian tepung tomat dan labu dengan dosis 40%, yang menghasilkan peningkatan satu skor kejelasan warna lebih cepat pada minggu ketiga penelitian. Meskipun demikian, pemberian tepung tomat 20%, tepung labu kuning 20% dan tepung tomat dan labu kuning 40% tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan bobot dan panjang ikan koi (Cyprinus carpio). Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam rentang toleransi yang dapat diterima.
PENGARUH PEMBERIAN SERBUK TEMBAKAU (Nicotiana tobacum) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP MORTALITAS IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SKALA LABORATORIUM Idham Ali Rosadi; Suyono; Nurjanah
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.66

Abstract

Ikan nila merupakan hama pada tambak udang yang perlu diberantas karena merupakan pesaing dalam hal makanan, ruang gerak, dan oksigen sehingga dapat mengganggu kehidupan udang budidaya. Daun tembakau (Nicotiana tabacum) mengandung nikotin yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati. Nikotin merupakan senyawa kimia organik yang bersifat toksik dan dapat digunakan untuk membunuh hama serta merupakan neurotoksin yang bereaksi sangat cepat. Alkaloid nikotin, nikotin sulfat dan konstituen nikotin lainnya dapat digunakan sebagai racun kontak, fumigan dan racun perut. Penggunaan serbuk tembakau sebagai racun hama tambak masih belum banyak digunakan dibandingkan dengan ekstrak biji teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk tembakau terhadap mortalitas ikan nila sebagai hama di tambak. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah serbuk tembakau kualitas rendah dan ikan nila berukuran 7 - 9 cm. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan perlakuan A (0 ppm atau kontrol), B (10 ppm), C (20 ppm) dan D (30 ppm) dengan tiga kali ulangan. Sepuluh ekor ikan nila dipelihara dalam ember berisi 20 liter air payau (salinitas 20 ppt).
POLA PERSEBARAN JENIS KEPITING BAKAU ( SCYLLA SERRATA ) DI KAWASAN HUTAN MANGROVE PANDANSARI DESA KALIWLINGI BREBES. Fajar Firmanulloh; Nurjanah; Umi Hartanti, Ninik
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.67

Abstract

Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu spesies kunci dalam ekosistem mangrove sehingga kepiting bakau merupakan komoditas yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Kebutuhan konsumen akan kepiting bakau (Scylla serrata) sebagian besar masih dipenuhi dari hasil penangkapan di alam yang sifatnya fluktuatif. Guna menunjang usaha budidaya kepiting yang efektif, efisien dan menguntungkan secara ekonomis perlu dilakukan pengkajian terhadap sifat-sifat biologis kepiting bakau. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui Pola Persebaran Jenis Kepiting Bakau (Scylla serrata) di kawasan Hutan Mangrove Dukuh Pandansari, Desa kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan untuk mengetahui bagaimana pola persebaran kepiting bakau (Scylla serrata) di bubu/perangkap. Alat yang digunakan seperti bubu/perangkap, umpan, alat untuk cek kualitas air, penggaris dan timbangan. Penelitian ini terdapat 3 lokasi, stasiun 1 berlokasi di Tambak Hutan Mangrove, stasiun 2 berlokasi berlokasi di Kawasan Hutan Mangrove dekat Sungai Pemali, stasiun 3 berlokasi di Dermaga Pulau Hutan Mangrove. Berdasarkan Penelitian diperoleh jumlah Kepiting Bakau (Scylla serrata) dari 3 stasiun 10 ekor, pola persebaran jenis kepiting bakau (Scylla serrata) yang terbanyak diperoleh di stasiun 2 yang berlokasi di kawasan Hutan Mangrove dekat Sungai Pemali yaitu 4 ekor. Berdasarkan rationya, jumlah kepiting bakau Jantan yang diperoleh 6 ekor dan Betina 4 ekor dengan persebaran ratio jenis kepiting bakau Jantan dan Betina terbanyak berturut-turut yaitu stasiun 2 diperoleh 2 Jantan dan 2 Betina, sedangkan di stasiun 1 dan 3 diperoleh 2 Jantan dan 1 Betina.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS VITAMIN C TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DI BALAI PEMBENIHAN AIR TAWAR SUPM LEBAKSIU, TEGAL Mutsaqqoful Fikri; Nurjanah; Sri Mulatsih
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 2 No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v2i2.68

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia yang mempunyai potensi pertumbuhan untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi ikan nila adalah diberi pakan buatan yang bergizi tinggi, Campuran pakan dapat menggunakan bahan yang bervariatif, salah satunya adalah Vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pemberian Vitamin C dengan dosis berbeda terhadap laju pertumbuhan ikan nila serta mengetahui keefektivitasan penambahan dosis Vitamin C dengan dosis berbeda terhadap sintasan hidup ikan nila. Pengukuran kualitas air harian yaitu suhu, oksigen terlarut dan derajat keasaman, sedangkan untuk pengukuran mingguan yaitu pengukuran NHɜ. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan kontrol dengan 3 kali ulangan. Pada penelitian ini dosis vitamin C yang digunakan yakni perlakuan A (388 mg/Kg), perlakuan B (500 mg/Kg), dan perlakuan C (555 mg/Kg) dengan kontrol (0 mg/Kg). Analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Anova, dan Uji Duncan. Hasil Uji Penelitian Perlakuan C merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan bobot mutlak sebesar 8,5 gr diikuti oleh B 7,0 gr, A 6,4 gr dan control 5,0 gr. Laju pertumbuhan harian terbaik pelakuan C dengan rata-rata 0,27, B rata-rata 0,21, A 0,18, dan kontrol 0,15. FCR terbaik perlakuan C (555 mg/Kg) 1,2 diikuti oleh B (500 mg/Kg) 1,4 ; A (388 mg/Kg) 1,6; kemudian K (0 mg/Kg) 2. Efisiensi Pakan (EP) tertinggi terdapat pada perlakuan C (555 mg/Kg) 0,83 ; B (500 mg/Kg) 0,69 ; dan A (388 mg/Kg) 0,62 ; kemudian K (0 mg/Kg) 0,48. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan nila.

Page 1 of 1 | Total Record : 5