cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2019)" : 20 Documents clear
COPING STRATEGY PADA PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI ILMANIAR FITRIANI DEWI; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28043

Abstract

Abstrak Penelitian ini berupaya mengungkapkan alasan istri pertama yang dipoligami mempertahankan pernikahannya, persoalan-persoalan yang ia hadapi dalam menjalani poligami, dan coping strategy yang ia terapkan guna mengatasi tekanan-tekanan yang ia alami. Riset ini berpendekatan studi kasus kualitatif. Yang berperan sebagai subjek penelitian adalah 2 istri pertama yang dipoligami secara paksa oleh suami. Dalam mengumpulkan data, riset ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi. Dalam mengolah data, riset ini menerapkan triangulasi dan analisis tematik. Penelitian ini membuahkan beberapa temuan. Ternyata istri pertama mempertahankan pernikahan demi anak. Dalam menjalani poligami, istri pertama menghadapi beberapa persoalan. Pertama, ada persoalan ekonomi. Kedua, ada persoalan psikologis, seperti rasa sakit hati, komunikasi tak optimal, relasi pernikahan tak harmonis, dan tak terpenuhinya kebutuhan seksual. Persoalan ketiga adalah gangguan kesehatan fisik. Riset ini mengungkapkan bahwa dalam menanggulangi tekanan, kedua subjek mengerahkan coping strategy yang berorientasi pada emosi (emotional focused coping).Kata kunci: emotional focused coping, poligami, istri pertama Abstract This study seeks to discover the reasons why some first wives continue to preserve their polygamous marriage, the problems they encounter in such a marriage, and the strategies they employ to cope with the pressures they experience. This research uses the qualitative case study approach. Serving as subjects in this research are two first wives whose husband has taken a new wife without their consent. Collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, the data were triangulated and then interpreted by means of a thematic analysis. The study yields several findings. The first wives keep their marriage because they want to ensure the wellbeing of their child/children. On the other hand, polygamous marriage exposes these women to a number of problems. First, they face financial pressures. Second, they wrestle with psychological problems such as resentment, poor interpersonal communications, dysfunctional marital relations, and frustrated sexual needs. Third, they suffer from physical health issues. In managing their problems, both subjects rely on a strategy known as emotional focused coping. Keywords: emotional focused coping, polygamy, first wives
HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN REGULASI EMOSI PADA SISWA DI SMP X SURABAYA IIN RUNA UCI; SITI INA SAVIRA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28359

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji hubungan antara keberfungsian keluarga dengan regulasi emosi pada siswa di SMP X Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 244 siswa di SMP X Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan ialah skala keberfungsian keluarga dan skala regulasi emosi. Analisis data yang digunakan ialah korelasi product moment. Hasil dari analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,504 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara keberfungsian keluarga dengan regulasi emosi yang positif dan signifikan yang berarti semakin tinggi keberfungsian keluarga, maka semakin tinggi pula regulasi emosi yang dimiliki. Kata kunci : Keberfungsian keluarga, regulasi emosi, siswa
RESILIENSI KELUARGA SEBAGAI CAREGIVER PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN KEKAMBUHAN CHANDRA TRI RUKMINI; MUHAMMAD SYAFIQ
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pengalaman caregiver mencapai resiliensi dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data didapatkan dengan wawancara semi terstruktur dan dianalisa menggunakan Analisis Tematik (AT). Penelitian ini menggunakan tiga anggota keluarga penderita skizofrenia yaitu suami dan dua anak dari penderita sebagai caregiver. Pengalaman resiliensi subjek diidentifikasikan melalui fase-fase yang telah dilewati oleh subjek, yaitu deteriorating, adapting, recovering dan growing. Beberapa faktor pendukung terbentuknya resiliensi diidentifikasikan sebagai I am, I have dan I can. Hasil penelitian menunjukkan subjek berusaha mengatasi kesulitan selama masa perawatan penderita skizofrenia sebagai bentuk dari resiliensi. Subjek pertama dan kedua berhasil mencapai fase growing, sedangkan subjek ketiga hanya sampai pada fase recovering. Selain keyakinan dari dalam diri, dukungan sosial yang didapatkan mempengaruhi kemampuan resiliensi masing-masing subjek. Kata Kunci : resiliensi, skizofrenia, keluarga, caregiver
Studi Kasus Tentang Konsep Diri Anak Jalanan Yang Bersekolah HERAWATI INTAN PRATIWI; HERMIEN LAKSMIWATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri anak jalanan yang bersekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini sejumlah 2 orang dan penelitian ini memiliki 6 Significant Other yang terdiri dari orang tua, teman dekat dan teman sekolah. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas dengan triangulasi sumber data. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak jalanan yang bersekolah memiliki konsep diri yang negatif, karena partisipan dalam penelitian ini dipengaruhi oleh lingkungan sosial dimana lingkungan sosial tempat partispan bermain sebagian besar berusia jauh diatasnya dan rata-rata tidak memiliki pekerjaan, serta riwayat pendidikan teman-teman partisipan juga kurang baik. Hal ini menyebabkan kesadaran partisipan akan pentingnya pendidikan kurang. Penilaian orang lain juga menjadi salah satu penyebab konsep diri pada diri partisipan menadi negatif, karena penilaian yang buruk dari orang lain membuat partisipan menjadi rendah diri. Salah satu cara untuk mengatasi konsep diri partisipan agar menjadi lebih baik yaitu dimulai dari orang-orang sekitar yang harus lebih menghargai semua usaha yang dilakukan partisipan untuk mengubah konsep dirinya dengan mengurahi penilaian buruk atas dirinya. Partisipan akan lebih merasa dihargai, sehingga partisipan tidak lagi merasa rendah diri. Lingkungan sosial juga harus di perbaiki dengan cara teman-teman tempat dimana partisipan berada lebih memberikan dukungan agar partisipan merasa pendidikan itu penting sehingga konsep diri partisipan akan menjadi lebih baik lagi. Kata kunci : Konsep diri, Anak jalanan, Bersekolah
HUBUNGAN ANTARA KESIAPAN UNTUK BERUBAH DENGAN KOMITMEN AFEKTIF PADA KARYAWAN PT. MULTI INDOCITRA CABANG SIDOARJO YUNI RAMASARI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28362

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesiapan untuk berubah dengan komitmen afektif pada karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan 49 karyawan sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah skala kesiapan untuk berubah dan skala komitmen afektif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis korelasi pearson product moment. Hasil analisis antara kesiapan untuk berubah dengan komitmen afektif menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,656 (r=0,656), yang bermakna bahwa terdapat hubungan antara kesiapan untuk berubah dengan komitmen afektif. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p=0,000), hal ini berarti bahwa semakin tinggi kesiapan untuk berubah maka semakin tinggi pula komitmen afektif. Kata Kunci: kesiapan untuk berubah, komitmen afektif, karyawan Abstract This research aims to determine the relationship between readiness to change with affective commitment to employees. This research uses quantitative research methods. This research uses purposive sampling technique involving 49 employees as the subject of research. The research instrument used in this research is readiness to change scale and affective commitment scale. Data analysis used in this research is Pearson product moment correlation analysis. The results of analysis between readiness to change with affective commitment show a correlation coefficient of 0.656 (r = 0.656), which means that there is a relationship between readiness to change with affective commitment. Value significance of 0,000 (p = 0,000), this means that the higher the readiness to change, the higher the affective commitment. Keywords: readiness to change, affective commitment, employees
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN PT X MIRANDA MAULIA PRATAMA; NI WAYAN SUKMAWATI PUSPITADEWI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28851

Abstract

Berdasarkan fenomena yang ditemukan oleh peneliti bahwa karyawan PT X sulit berkonsentrasi pada saat bekerja, kurang antusias saat mengerjakan tugas dan cenderung menggunakan waktu kerja dengan melakukan hal-hal yang kurang produktif. Sehingga peneliti ingin meneliti hubungan antara efikasi diri dengan work engagement pada karyawan di PT X menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian ini adalah karyawan tetap PT X. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan skala. Hasil penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 255 karyawan tetap PT X dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara efikasi diri terhadap work engagement. Taraf signifikansi yang digunakan 5% dan memperoleh nilai r sebesar 0,455 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif artinya semakin tinggi tingkat efikasi diri, maka semakin tinggi pula work engagement. Based on the phenomenon it can be found that employees at PT X are hardly to concentrate when they are working, lack of enthusiasm and disposed using their work time to do something unproductive. By the phenomenon researcher want to know the relation between self efficacy and work engagement on employees at PT X using quantitative approach. The participants of this research are constant employees at PT X. The methods of data collection in this research using a scale. The results of this study used Pearson product moment correlation analysis techniques. The results of of this research is using pearson product moment correlation analysis techniques. The subjects in this research was amounted to 255 permanent employees at PT X and the sampling techniques in this research using saturated sampling techniques.The significance relations between self efficacy to work engagement. The significance level that being used is 5% and have a r value 0,455 with a significance value of 0,000 (p <0,05). It shows that there is a positive relations which means the higher level of self efficacy, also the higher level too of work engagement. Keywords: Self efficacy, work engagement, employee Kata Kunci: Efikasi diri, work engagement, karyawan
Perbedaan Strategi Regulasi Emosi Antara Atlet Cabang Olahraga Permainan, Akurasi Dan Beladiri DWI OKTAVYATI DEWI; MIFTAKHUL JANNAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan strategi regulasi emosi antara atlet cabang olahraga permainan, akurasi dan beladiri di Universitas Negeri Surabaya. Strategi regulasi emosi yang digunakan dalam penelitian ini ialah strategi regulasi suppression dan reappraisal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 900 atlet di Universitas Negeri Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan ialah skala strategi regulasi emosi. Analisis data yang digunakan ialah one-way anova. Hasil dari analisis data menunjukkan koefisien perbedaan sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat perbedaan strategi regulasi emosi antara atlet cabang olahraga permainan, akurasi dan beladiri di Universitas Negeri Surabaya. Olahraga permainan cenderung menggunakan strategi regulasi emosi suppression, olahraga akurasi cenderung menggunakan strategi regulasi emosi reappraisal dan olahraga beladiri cenderung menggunakan strategi regulasi emosi suppression. Kata Kunci: Strategi regulasi emosi, cabang olahraga, atlet.
Hubungan Iklim Organisasi dengan Komitmen Organisasi pada anggota HImpunan Mahasiswa Jurusan Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA WACHIDATUS SHOLIKHATI FIRNANDA; MEITA SANTI BUDIANI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28853

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan iklim organisasi dengan komitmen organisasi pada anggota Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah anggota Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya yang mempunyai masa jabatan 2 tahun kepengurusan. Subjek penelitian ini berjumlah 82 anggota. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan kuisioner. Teknik analisa data menggunakan korelasi product moment. Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara iklim organisasi dengan komitmen organisasi yang ditunjukkan nilai korelasi sebesar 0,652 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000. Angka tersebut mempunyai arti mempunyai hubungan yang positif bahwa semakin tinggi tingkat iklim organisasi maka semakin tinggi pula komitmen organisasi. Kata Kunci : iklim organisasi, komitmen organisasi, himpunan mahasiswa Abstract The aim or this reasearch is to examine the relationship organizational climate and organizational commitment of members of Faculty of Student Student Association of State University of Surabaya. This study uses quantitative method. Population of the reasearch is Faculty of Education Student Association State University of Surabaya which has 2 years length of service. The amount subject of this research 82 members. Data collection method of this research uses quistionnaires. Analysis data technique uses correlation product moment. The result shows that there are strong relationship between organizational climate and organizational commitment shown in the result of correlation value is 0,652 with significance value is 0,000. That number which means positively which the higher level of organizational climate also the higher level of organizational commitment. Keywords: organizational climate, organizatinal commitment, student association
Resiliensi Remaja dengan Latar Belakang Orang Tua yang Bercerai MERINDA ARYADELINA; HERMIEN LAKSMIWATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika terbentuknya resiliesnsi dalam diri partisipan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua partisipan berinsial AW dan ANF dengan latar belakang orang tua yang bercerai ketika mereka masih berusia anak-anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data tematik, sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Penelitian ini menemukan bahwa partisipan melalui beberapa proses dinamis hingga mencapai resiliensi. Proses dinamis yang dilalui kedua partisipan berbeda. Tahapan yang dilalui partisipan 1 yaitu succumbing, survival, dan recovery, sedangkan tahapan yang dilalui partisipan 2 yaitu succumbing, survival, recovery, dan thriving. Perbedaan tahapan yang dilalui dikarenakan oleh faktor yang menjadikan para partisipan resilien berbeda. Dukungan sosial yang diterima (faktor ekstenal) berbeda sehingga membentuk keyakinan yang ada dalam diri dan cara partisipan memandang situasi sulit yang dihadapi berbeda (faktor internal) sehingga tahap yang dilalui untuk mencapai resiliensi berbeda.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KEADILAN ORGANISASI DENGAN SEMANGAT KERJA PADA PEGAWAI DIVISI PRODUKSI PDAM DELTA TIRTA SIDOARJO FITRI INAYAH; RIZA NOVIANA KHOIRUNNISA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28914

Abstract

Abstrak Semangat kerja adalah perasaan yang menyebabkan kesediaan pegawai untuk bekerja sama dalam melaksanakan suatu pekerjaan dengan giat sehingga pekerjaannya dapat dikerjakan dengan lebih cepat serta lebih baik ditunjukkan dengan adanya disiplin dan gairah kerja pegawai. Keadilan organisasi adalah suatu bentuk evaluasi pegawai terhadap keputusan yang diambil oleh atasannya berupa proses dan hasil dalam pemberian penghargaan yang adil sehingga muncul adanya keadilan distributif, keadilan prosedural dan keadilan interaksional didalam organisasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap keadilan organisasi dengan semangat kerja pada pegawai divisi produksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan jumlah subjek yaitu 105 pegawai divisi produksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis korelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (p<0,05) yaitu sebesar 0,00 yang diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel persepsi terhadap keadilan organisasi dengan semangat kerja. Hubungan kedua variabel bersifat positif yang menjelaskan bahwa semakin tinggi persepsi terhadap keadilan organisasi, maka semakin tinggi pula semangat kerja. Kata Kunci: Persepsi, Keadilan Organisasi, Semangat Kerja, Divisi Produksi. Abstract The spirit of work is a feeling that causes the willingness of employees to work together in carrying out a work with enthusiasm so that the work can be done more quickly and better demonstrated by the existence of discipline and passionate employees. Organizational justice is a form of employee evaluation of decisions taken by their superiors in the form of processes and results in fair awards so that there appears to be distributive justice, procedural justice and interactional justice within the organization. The purpose of this research is to examine the relationship between perceptions of organizational justice and spirit at work on production department employees at PDAM Delta Tirta Sidoarjo. This research used quantitative research methods. The sampling technique is using saturated sampling, with 105 production depatment employees at PDAM Delta Tirta Sidoarjo for sample. The data analysis techniques is pearson product moment correlation. The results of data analysis show that the significant value is smaller than 0.05 (p <0.05) which is equal to 0.00 which means that there is a significant relationship between perceptions of organizational justice and spirit at work. The relationship between the two variables is positive which explains that the higher the perceptions of organizational justice, the higher the spirit at work. Keywords: Perception, Organizational justice, Spirit at Work, Production Department.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue