cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mutiara Nomor 2 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PLENARY HEALTH : Jurnal Kesehatan Paripurna
ISSN : -     EISSN : 30323266     DOI : https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v2i1.1005
Core Subject : Health, Science,
Plenary Health: Plenary Health Journal Is a journal that publishes the results of health research that is integrated with the health sector. This journal is useful for health workers in health offices, health centers, hospitals, health students, health teaching staff. Plenary Health: Plenary Health Journal accepts manuscripts in the form of research results in both Indonesian and English. Manuscripts accepted are manuscripts that have never been published before. We hope that our article is useful for the world of health sciences.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025)" : 3 Documents clear
PENYULUHAN DAN PELATIHAN SENAM LANSIA KEPADA KADER DAN MASYARAKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Vernanda, Verna; Fahri, Ana Mustafiyah; Asyhari, Atge Oktoreza; Kusuma, Yoni Rustiana
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i3.1498

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan utama yang sering dialami oleh lansia dan merupakan penyakit yang sering kali tidak disadari keberadaannya. Jika seseorang memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg maka digolongkan mengalami hipertensi. Hipertensi merupakan  permasalahan  yang  di  hadapi  oleh  para  lansia di Desa Tohudan. Untuk  mengatasi  permasalahan  tersebut, pemberian  senam lansia merupakan  cara  yang  tepat. Senam lansia sangat penting dalam menjaga tubuh lanjut usia terutama untuk hidup yang aktif, produktif dan bermanfaat melalui peningkatan aktivitas metabolisme tubuh serta kebutuhan oksigen. Senam yang dilakukan secara rutin dapat membantu menghindari penyakit kronis, seperti hipertensi. Metode Pendekatan: Penyuluhan dan pelatihan pemberian senam lansia dalam penurunan tekanan darah lansia pada kader posyandu dan masyarakat Desa Tohudan. Tujuan: Memberikan edukasi kepada kader posyandu dan Masyarakat tentang senam lansia dalam penurunan tekanan darah pada lansia. Manfaat: Masyarakat paham dan mampu menangani permasalahan tekanan darah lansia menggunakan senam lansia sehingga dapat meningkatkan kemampuan fungsional dan produktifitas kesehariannya. Tempat dan Waktu: Di Desa Tohudan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah pada bulan Juli s/d Agustus 2025. Target Luaran: Para Kader posyandu di Desa Tohudan diharapkan mampu memberikan senam lansia dalam penurunan tekanan darah lansia.
PENGARUH KURKUMIN TERHADAP MORFOLOGI DAN BIOMARKER UTERUS PADA FASE PROLIFERASI TIKUS BETINA: ANALISIS STUDI EKSPERIMENTAL 2023–2025 Bilqis, Khorina Fatin
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i3.1540

Abstract

Kurkumin, senyawa polifenolik utama dari Curcuma longa, telah banyak diteliti dalam satu dekade terakhir karena aktivitas biologisnya yang meliputi antiinflamasi, antioksidan, imunomodulator, serta modulasi jalur endokrin yang berperan dalam regenerasi jaringan. Bukti pra-klinis menunjukkan bahwa kurkumin menekan jalur proinflamasi seperti NF-κB dan mengaktifkan sistem antioksidan berbasis Nrf2, sehingga relevan untuk gangguan jaringan yang terkait stres oksidatif (Kunnumakkara et al., 2023; Zamanian et al., 2024). Dalam konteks reproduksi, kurkumin dilaporkan memengaruhi angiogenesis, apoptosis, dan proliferasi melalui modulasi jalur Wnt/β-catenin dan peningkatan marker proliferasi endometrium (Rezk, 2024; Song et al., 2024). Meskipun demikian, hasil antar studi menunjukkan variasi metodologis, sehingga diperlukan sintesis bukti yang lebih terintegrasi. Penelitian ini melakukan meta-analisis terhadap studi eksperimental in vivo (2023–2025) yang mengevaluasi pengaruh kurkumin pada morfologi uterus dan biomarker proliferasi tikus betina. Analisis menunjukkan bahwa kurkumin secara signifikan meningkatkan ketebalan endometrium (SMD 0,82; 95% CI 0,62–1,02) dan ekspresi Ki-67 (SMD 0,83; 95% CI 0,65–1,00), dengan heterogenitas yang minimal. Sehingga menghasilkan kesimpulan bahwa kurkumin meningkatkan proliferasi endometrium, ditunjukkan oleh peningkatan ketebalan jaringan dan ekspresi Ki-67, efek ini dipicu oleh modulasi jalur Nrf2, NF-κB, dan Wnt/β-catenin. Kurkumin berpotensi sebagai agen pendukung kesehatan endometrium, tetapi diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan dosis dan aplikasinya
DOSIS-RESPON STRES OKSIDATIF DAN ADAPTASI MITOKONDRIA: PERBANDINGAN HIGH-INTENSITY INTERVAL TRAINING DAN LATIHAN AEROBIK KONTINU Sudesty, Shellya Puti
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i3.1554

Abstract

Perbedaan dosis-respons antara High-Intensity Interval Training (HIIT) dan Moderate Intensity Continuous Training (MICT) terhadap stres oksidatif dan adaptasi mitokondria masih menjadi topik penting dalam fisiologi olahraga. Kajian ini bertujuan membandingkan efek kedua metode latihan terhadap biomarker redoks dan parameter fungsi mitokondria. Literatur review ini dilakukan terhadap jurnal terakreditasi dan terindeks Scopus dengan rentang waktu 2020-2025. Dua belas studi yang memenuhi kriteria inklusi, disintesis secara naratif berdasarkan jenis latihan, parameter redoks (MDA, SOD, GPx, CAT) dan indikator mitokondria (PGC-1α, kompleks enzim, fusion-fission). Hasil penelitian memaparkan bahwa HIIT konsisten menunjukkan penurunan MDA lebih besar serta peningkatan antioksidan endogen yang lebih kuat dibandingkan MICT. Selain itu, HIIT meningkatkan biogenesis, densitas, dan dinamika mitokondria secara lebih signifikan, serta memberikan peningkatan kebugaran aerobik dan sensitivitas metabolik yang lebih cepat. Bukti teerbaru mendukung bahwa HIIT memiliki keunggulan fisiologis dibandingkan MICT dalam mengoptimalkan homeostasis redoks dan remodeling mitokondria, mencerminkan repons dosis-intensitas yang lebih kuat. Temuan ini menegaskan HIIT sebagai strategi latihan yang efisien untuk kesehatan metabolik dan fungsi seluler.

Page 1 of 1 | Total Record : 3