cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2017)" : 30 Documents clear
Pengaruh Pemberian Pupuk KCl dan Pupuk Kandang Sapi terhadap Serapan K dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) Pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala ANI HASIBUAN; MADJID DAMANIK; Hardy Guchi
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.673 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16464

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pupuk KCl dan pupuk kandang sapi terhadap serapan K dan pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah Inceptisol Kwala Bekala. Dilaksanakan pada bulan Maret sampai Oktober 2015 di Rumah  Kasa. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yag terdiri  dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang sapi (0, 10, 15, 20 ton/ha) dan Faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (0, 100, 150, 200 kg /ha). Parameter yang diamati adalah pH tanah H2O, C-organik tanah, Berat kering tajuk, berat kering akar, tinggi tanaman, serapan K tajuk tanaman, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk KCl secara nyata dapat meningkatkan, berat kering akar, berat kering tajuk dan Serapan K tanama, dan pemberian pupuk kandang sapi dapat meningkatkan C-organik tanah, tinggi tanaman, Sedangkan interaksi antara pemberian pupuk KCl dan pupuk kandang sapi tidak meningkatkan pH tanah H2O, C-organik tanah, Tinggi tanaman, Berat kering tajuk, Berat kering akar dan serapan K tanaman. Sedangkan pH tanah tidak berpengaruh nyata.
Respons Pertumbuhan dan Produksi Tembakau Deli (Nicotiana tabacum L.) terhadap Pemberian Kompos Eceng Gondok dan Pupuk N Robby Tarigan; Jonis Ginting; Meiriani Sembiring
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.673 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16471

Abstract

Respon Pertumbuhan dan Produksi Tembakau Deli (Nicotiana tabacum L.) Terhadap Pemberian Kompos Eceng Gondok dan Pupuk N. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Agroekoteknologi  Universitas Sumatera Utara USU, dimulai dari Juli - Agustus 2016, menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor dan tiga ulangan. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, diameter batang, panjang daun pasir, lebar daun pasir, tebal daun pasir, panjang daun kaki I, lebar daun kaki I, tebal daun kaki I, panjang daun kaki II, lebar daun kaki II, tebal daun kaki II, total luas daun dan jumlah klorofil daun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos eceng gondok dan pupuk N berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, diameter batang, panjang daun pasir, panjang daun kaki I, panjang daun kaki II, lebar daun pasir, lebar daun kaki I, lebar daun kaki II, tebal daun pasir, total luas daun pasir, total luas daun kaki I, total luas daun kaki II dan jumlah klorofil daundan interaksi antara keduanya berpengaruh nyata pada parameter jumlah klorofil daun. Dimana pemberian kompos eceng gondok dan pupuk N terbaik diperoleh pada perlakuan 500 g/polibek (M2) dan 1,4 g/tanaman (N2). Kata kunci: Kompos eceng gondok, pupuk N, tembakau Deli
Kajian Pertumbuhan Beberapa Genotipe Asam Gelugur (Garcinia Atroviridis Griff ex T. Anders) Pada Tahap Pembibitan hani maura tiarli; eva sartini bayu; diana sofia hanafiah
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.512 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan dari beberapa genotipe bibit asam gelugur. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Sentra Agribisnis Jalan A.H. Nasution No. 1 A Kecamatan Medan Johor Kelurahan Pangkalan Mansur Kota Madya Medan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Medan, dari bulan Mei sampai dengan Oktober 2016.  Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, ukuran daun, bentuk daun, tepi daun, ujung daun, pangkal daun dan warna daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  genotipe Malaysia, Deli Serdang, Langkat dan Kota Cane perbedaan nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan ukuran daun serta memiliki kesamaan pada karakter bentuk daun (oblong), tepi daun (rata), ujung (acuminate) dan pangkal daun (cuneate), warna daun tua (hijau tua). Genotipe Malaysia memiliki rataan tertinggi pada tinggi tanaman (10,82 cm), diameter batang (3,04 mm), jumlah daun (10 helai), ukuran daun (panjang 78,70 mm dan lebar 38,30 mm). Kata kunci : pertumbuhan, genotipe, asam gelugur
Pemetaan Karbon Organik Dan Salinitas Lahan Sawah Pada Pola IP100 Dan IP200 Di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Jamil Muhammad; Razali Razali; Lubis Sari Kemala
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.333 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran kandungan karbon organik tanah dan salinitas dilahan sawah dengan indeks penanaman (IP) 100 dan 200. Berlokasi didesa Tanjung Rejo kecamatan Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang serta Laboratorium Sistem Informasi Geografis dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas SumateraUtara. Dilaksanakan pada bulan april sampai dengan oktober 2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Survei Grid Bebas tingkat survei semi detail (kerapatan pengamatan 1 sampel tiap 25 Ha). Parameter pengamatan karbon organik (Walkley and Black) dan salinitas (DHL meter) serta kuisener pola managemen lahan. Analisis data menggunakan metode Interpolasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebaran karbon organik terbagi atas tiga kriteria rendah, sedang, tinggi dengan persentasi luas untuk IP 100 yaitu 38% rendah, 58% sedang, 5 % tinggi. Sedangkan IP 200, 41% rendah, 57% sedang dan 2% tinggi. Untuk penyebaran salinitasnya hanya digolongkan berkriteria rendah baik untuk IP100 dan IP200. Tidak terjadi korelasi antara karbon organik dan salinitas.   Kata kunci : indeks penanaman, interpolasi, karbon organik, salinitas
Erosi Pada Pertanaman Kentang Di Tanah Andisol Kecamatan Berastagi KabupatenKaro Dicky Vincencius Silalahi; Jamilah Jamilah; Mukhlis Mukhlis
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.469 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya erosi pada tanah andisol dengan pertanaman kentang searah lereng dan memotong lereng di kecamatan Berastagi kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2016, dengan melakukan perbandingan antara besarnya erosi pada pertanaman searah lereng dan memotong lereng dengan metode petak kecil dengan ukuran petak percobaan 22m x 2m  sebanyak 3 ulangan yang diuji dengan uji T. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian USU. Sifat tanah di lokasi penelitian memiliki tekstur lempung berdebu, bulk density 0,88 g/cm3, permeabilitas 3,56 cm/jam, c organik 7,33 %, porositas  69,8 %, dan memiliki kemiringan lereng 13 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya erosi yang terjadi pada pertanaman kentang yang searah lereng untuk curah hujan 35 dan 36 mm sebesar 1,30 dan 1,83 ton/ha sedangkan erosi pada pertanaman kentang yang memotong lereng sebesar 0,21 dan 0,25 ton/ha. Produksi kentang pada pertanaman yang searah lereng  adalah 143,3 kg/plot dan pada pertanaman yang memotong lereng adalah 90,7 kg/plot  
The Attack Level of Cremastopsyche pendula Joannis Bagworm on Produce Palm Oil and Imature in Rambong Sialang Estate PTPP. London Sumatera Indonesia Ronaldo Hasudungan Pangaribuan; Marheni Sembiring; Lahmuddin Lubis
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.635 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16487

Abstract

This study aims to determine the level attacks of Cremastopsyche pendula of the age of oil palm trees on plantations and immature and crop yield. This research was conducted in the area of oil palm plantation in PTPP. London Sumatra Indonesia Rambong Sialang Estate in the village of Sialang Rambong Rampah Sei Serdang Bedagai using systemic random sampling method (systematic random sampling). The study started from January to March 2016. The results showed that the pest occurs more frequently in young plants compared to older plants. The highest percentage of attacks was on the block sample TBM 13.09% and attack percentage was lowest for the sample blocks TM 3.3%.
The Effect of Composition Between Top Soil, Sinabung Volcanic Ash and Oil Palm Empty Fruit BunchesCompost as a Growing Mediumon the Growth of Deli Tobacco (Nicotiana tabacum L.) Josef Tohap Leonardus Manalu; Jonis Ginting; Tengku Sabrina
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.642 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16499

Abstract

The purpose of the study was to determine the effect of planting media consist of top soil, Sinabung volcanic ash and oil palm empty fruit bunches compost on the growth of Deli tobacco. The research was conducted at Balai Penelitian Tembakau Deli (BPTD) Sampali, Sub District Percut Sei Tuan, District Deli Serdang, Province North Sumatera with+ 15 m above sea level, began from May until July 2015. The research was arranged with a non-factorial randomized block design which was consisting of 6 treatments of top soil : volcanic ash : oil palm empty fruit bunches compost ratio that is M0 (15kg: 0kg: 0kg), M1 (12kg: 2,5kg: 0,5kg), M2 (12kg: 2kg: 1kg), M3 (12kg: 1,5kg: 1,5kg), M4 (12kg: 1kg: 2kg), M5 (12kg: 0,5kg: 2,5kg).The parameters observed were plant height, stem diameter, number of leaf, sand leaf lenght, feet leaf I length, sand leaf width, feet leaf I width, the thickness of sand leaf and  the thickness leafI. The result showed that volcanic ash and oil palm empty fruit bunches compost significantly affected to plant height at 46 days after planting, stem diameter at 18-39 days after planting, number of leaf at 25-46 days after transplanting, sand leaf length, feet leaf I length, sand leaf width and feet leaf I width. Volcanic ash and straw compost did not significantly affected to plant height at 18-32 days after planting, stem diameter at 46 days after planting, number of leaf at 18 days after transplanting, the thickness of sand leaf and the thickness leaf I. Keywords: Deli tobacco, oil palm empty fruit bunches compost, volcanic ash
Insect Molecular characterization ElaeidobiuskamerunicusFaust. (Coleoptera; Curculionidae) Origin North Sumatra Method Using Amplified Fragment Length Polymorphism (AFLP) muhammad riza fahlevi; Darma Bakti; Suzanna Fitriany Sitepu
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.825 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16502

Abstract

Elaeidobius kamerunicus introduced to Indonesia in Palm Research Center, Marihat. It is one pollinator to pollinate palm. Genetic changes in these insects cause a decline in palm oil production. The purpose of this study to determine the genetic diversity of it based molecular analysis techniques AFLP using three primers. Primers used are HEX (EcoR1 ACA - Mse1 CTT), FAM (EcoR1 AGG - Mse1 CAG) and FAM (EcoR1 AGG - Mse1 CTT). Analysis of genetic diversity using the MEGA program version 6. Phylogenetic tree using 'Neighbor-Joining Tree'. AFLP amplification product to 42 samples of genomic it and 3 Sitophilus oryzae genomic sample as a control showed a high diversity. The analysis showed that itgenetically grouped separately with              S. oryzae. It contained in districts in North Sumatra has two large groups : group A1 and A2. Group A1 consisting of Ajamu, Bah Birong Ulu, Binanga, Bukit Sentang, Marihat, Padang Madarsah and PT. TPS Sibolga while the Group A2 consists of two regions, namely Marihat and Bah Birong Ulu while S. oryzae contained in Medan form their own group.
The Effectiveness concentration of some fungicide with mix by peat water on palm oil leaf spot disease (Curvularia sp.) in vitro Deni Yolanda Sinaga; Lahmuddin Lubis; Fatimah Zahara; Agus Eko Prasetyo
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.178 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16513

Abstract

This research was to study response of  the effectiveness fungicides with different concentrations on the leaf spot disease(Curvularia sp.)in vitro. This research was conducted at Center of Oil Palm Research, Marihat, Pematang Siantar. The method used factorial completely randomized design with three factors and three replications. The first factor was kind of fungisida active ingredients (mancozeb, metalaxcyl, benomyl, buirimat, and tebuconazole), the second factor was water solvent (normal water, shallow peat water (50 cm – 100 cm), medium peat water (101 cm – 200 cm) and depth peat water (201 cm -300 cm)) and third factor was concentrationsof  fungicide(1 ml/l (g/l), 2ml/l (g/l) and 3ml/l (g/l) . The results showed Tebukonazol fungicide active ingredient was able to inhibit the groth of leaf spot leaf disease (Curvularia sp.) and the most effective concentration is 2 ml/l using the medium peat water solvent
Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Terhadap Metode Pengolahan Tanah dan Pemberian Pupuk Kandang Sapi Octario Damazta Otniel Ginting; Jonatan Ginting; Ratna Rosanty Lahay
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.82 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i4.16547

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk mengetahui respon pertumbuhan  dan produksi tanaman jagung terhadap metode pengolahan tanah dan pemberian pupuk kandang sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Medan, Sumatera, pada bulan Februari-Agustus 2016 menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dengan menggunakan dua faktor perlakuan yaitu faktor petak utama adalah metode pengolahan tanah yang terdiri dari : T0 (tanpa olah), T1 (satu kali olah) dan T2 (dua kali olah) dan faktor anak petak adalah pemberian pupuk kandang sapi yang terdiri dari : K1 (pupuk buatan), K2 (10 ton/ha), K3 (20 ton/ha), dan K4 (30 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan pengolahan tanah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 4 Minggu Setelah Tanaman (MST), bobot segar tongkol berklobot, bobot segar tongkol tanpa klobot, bobot segar tongkol berklobot per plot, bobot segar tongkol tanpa klobot per plot. Perlakuan pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 3-8 MST, diameter batang, luas daun, indeks luas daun, umur berbunga, bobot segar akar, bobot segar tongkol berklobot, bobot segar tongkol tanpa klobot, bobot segar tongkol berklobot per plot dan bobot segar tongkol tanpa klobot per plot. Interaksi antara kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata pada semua paramameter pengamatan. Produksi bobot segar tongkol berklobot per plot terbaik terdapat pada perlakuan pengolahan tanah dua kali dan pemberian pupuk buatan atau pupuk kandang sapi 30 ton/ha.   Kata Kunci : Jagung Manis, Pengolahan Tanah, Pupuk Kandang Sapi.

Page 3 of 3 | Total Record : 30