cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
fauziddin@gmail.com
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
fauziddin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Kampus Unesa, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gifted: Journal of Early Childhood Education
ISSN : -     EISSN : 30316057     DOI : 10.37985/gifted
Core Subject : Education,
Gifted: Journal of Early Childhood Education is an open access peer-reviewed scientific journal published by Departemen Penelitian dan Pengembangan, Perkumpulan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (PPS PAUD Indonesia). The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2023. Published articles three times a year (April, August, and December)
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024)" : 8 Documents clear
Pengaruh Alat Permainan Edukatif Smart Cupboard terhadap Aspek Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun Widy Farah; Yuyun Andriani; Rizkini Yana; Yakesih Wibawa; Winda Widya Sari
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/0a559h15

Abstract

Alat permainan edukatif merupakan jenis alat permainan Pendidikan yang bertujuan untuk dapat mengembangkan aspek perkembangan anak usia dini seperti aspek fisik/motorik, emosi, sosial, bahasa, kognitif dan moral. Namun tidak semua sekolah memiliki APE yang sesuai dengan rasio anak, usia anak, serta perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari alat permainan edukatif smart cupboard terhadap aspek perkembangan anak usia dini, usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif, dimana penulis melakukan observasi dan percobaan APE smart cupboard kepada anak usia 5-6 tahun di tk abah binjai. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi di tk abah binjai dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa alat permainan edukatif yang dirancang sesuai dengan rasio dan kebutuhan anak seperti dari segi usia anak, serta aspek perkembangan anak, memiliki peran yang sangat besar terhadap aspek perkembangan anak. 11 dari 15 siswa yang menjadi sempel menunjukkan hasil  bahwasannya dengan mengimplementasikan alat permainan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan anak akan berpengarh terhadap proses dan kesiapan belajar siswa sehingga dapat mendukung 6 aspek perkembangannya. Dengan mengimplementasikan ape yang sesuai dengan kebutuhan anak seperti APE smart cupboard yang dirancang sesuai rasio usia anak, peneliti mendapatkan hasil bahwa ape smart cupboard dapat mengembangkan aspek perkembangan anak usia dini, usia 5 – 6 tahun di tk abah  binjai.
Implementasi Pembentukan Karakter Anak melalui Lagu “4 kata ajaib” Alfan Said; Uput Purwaningrum; Meydina Hikmah Tuzzahro; Sofa Muthohar
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/spbrn750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk karakter sejak dini dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak melalui lagu “4 kata ajaib” di RA IT Nurul Islam Ngaliyan Semarang. Implementasi ini dilakukan guru karena untuk membentuk akhlak yang mulia pada anak dan menciptakan generasi muda yang berkualitas. Salah satu guru untuk membentuk karakter dapat dilakukan melalui lagu anak-anak. Karena dengan bernyanyi anak-anak lebih suka dan senang. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini untuk memberikan bekal kepada anak berupa karakter positif melalui pembiaasaan lagu 4 kata ajaib dari kata (maaf, terima kasih, tolong, dan permisi) dengan versi “KALAU KAU SUKA HATI”. Tujuannya untuk mempermudah guru dalam mendidik anak dalam membentuk karakter yang baik dan mempunyai akhlak yang mulia yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan bekal hidupnya ketika dewasa kelak.
Penerapan Media Maze Untuk Mengenalkan Konsep Bilangan di TK Negeri Pembina Julok Kabupaten Aceh Timur Zahratul Jannah; Muthmainnah Muthmainnah
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/gifted.v2i1.14

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di TK Negeri Pembina Julok Kabupaten Aceh Timur, beberapa anak masih kesulitan dalam menyebutkan bilangan 1-10 dan membedakan angkanya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak-anak dengan menggunakan media maze. Metode yang digunakan adalah Pre Eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 21 anak dari kelas A dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media maze dapat digunakan untuk mengenal bilangan pada anak. Hal ini berdasarkan nilai rata-rata pre-test sebesar 8,71 dan post-test 16,95. Sedangkan Uji hipotesis menunjukkan thitung (13.139) > ttabel (20). Sehingga dapat disimpulkan bahwa media maze efektif dapat digunakan untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Julok Kabupaten Aceh Timur.
Pengaruh Alat Permainan Edukatif Smart Cupboard terhadap Aspek Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun Farah, Widy; Andriani, Yuyun; Yana, Rizkini; Wibawa, Yakesih; Sari , Winda Widya
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/0a559h15

Abstract

Alat permainan edukatif merupakan jenis alat permainan Pendidikan yang bertujuan untuk dapat mengembangkan aspek perkembangan anak usia dini seperti aspek fisik/motorik, emosi, sosial, bahasa, kognitif dan moral. Namun tidak semua sekolah memiliki APE yang sesuai dengan rasio anak, usia anak, serta perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari alat permainan edukatif smart cupboard terhadap aspek perkembangan anak usia dini, usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif, dimana penulis melakukan observasi dan percobaan APE smart cupboard kepada anak usia 5-6 tahun di tk abah binjai. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi di tk abah binjai dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa alat permainan edukatif yang dirancang sesuai dengan rasio dan kebutuhan anak seperti dari segi usia anak, serta aspek perkembangan anak, memiliki peran yang sangat besar terhadap aspek perkembangan anak. 11 dari 15 siswa yang menjadi sempel menunjukkan hasil  bahwasannya dengan mengimplementasikan alat permainan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan anak akan berpengarh terhadap proses dan kesiapan belajar siswa sehingga dapat mendukung 6 aspek perkembangannya. Dengan mengimplementasikan ape yang sesuai dengan kebutuhan anak seperti APE smart cupboard yang dirancang sesuai rasio usia anak, peneliti mendapatkan hasil bahwa ape smart cupboard dapat mengembangkan aspek perkembangan anak usia dini, usia 5 – 6 tahun di tk abah  binjai.
Implementasi Pembentukan Karakter Anak melalui Lagu “4 kata ajaib” Said, Alfan; Purwaningrum, Uput; Tuzzahro, Meydina Hikmah; Muthohar, Sofa
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/spbrn750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk karakter sejak dini dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak melalui lagu “4 kata ajaib” di RA IT Nurul Islam Ngaliyan Semarang. Implementasi ini dilakukan guru karena untuk membentuk akhlak yang mulia pada anak dan menciptakan generasi muda yang berkualitas. Salah satu guru untuk membentuk karakter dapat dilakukan melalui lagu anak-anak. Karena dengan bernyanyi anak-anak lebih suka dan senang. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini untuk memberikan bekal kepada anak berupa karakter positif melalui pembiaasaan lagu 4 kata ajaib dari kata (maaf, terima kasih, tolong, dan permisi) dengan versi “KALAU KAU SUKA HATI”. Tujuannya untuk mempermudah guru dalam mendidik anak dalam membentuk karakter yang baik dan mempunyai akhlak yang mulia yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan bekal hidupnya ketika dewasa kelak.
Penerapan Media Maze Untuk Mengenalkan Konsep Bilangan di TK Negeri Pembina Julok Kabupaten Aceh Timur Jannah, Zahratul; Muthmainnah, Muthmainnah
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/gifted.v2i1.14

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di TK Negeri Pembina Julok Kabupaten Aceh Timur, beberapa anak masih kesulitan dalam menyebutkan bilangan 1-10 dan membedakan angkanya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak-anak dengan menggunakan media maze. Metode yang digunakan adalah Pre Eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 21 anak dari kelas A dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media maze dapat digunakan untuk mengenal bilangan pada anak. Hal ini berdasarkan nilai rata-rata pre-test sebesar 8,71 dan post-test 16,95. Sedangkan Uji hipotesis menunjukkan thitung (13.139) > ttabel (20). Sehingga dapat disimpulkan bahwa media maze efektif dapat digunakan untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Julok Kabupaten Aceh Timur.
Challenges of Assessment of Learners with Disabilities in Pre and Primary Schools: Experience from Rukwa Region in Tanzania Mligo, Ignasia; Muhammed, Shehe Abdalla
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/gifted.v2i1.18

Abstract

This paper investigated the challenges of assessing learners with disabilities in Tanzanian primary schools. It explored the views of teachers and learners with disabilities regarding the challenges of assessments for learners with disabilities, and what needs to be done to address the situation. This paper reports findings from a qualitative study that employed a case study design in four primary schools in Tanzania. A total of 34 participants were engaged in the study using a purposive sampling strategy: 04 Heads of schools, 10 special needs specialist teachers, 20 pupils with different disabilities, where 09 had hearing impairment, 07 were visually impaired, and 04 had physical disabilities. Data were generated through interviews, focus group discussions, and document reviews. The findings indicated that the assessment of learners with disabilities in Tanzania is still unsatisfactory due to insufficient resources, insufficient supportive infrastructure, poor assessment environment and insufficient experts in the area to support learners with disabilities. Furthermore, the study findings indicated the challenges in curriculum implementation. It is also revealed that pupils with disabilities have their own way of learning, different from pupils without disabilities. According to their nature, teachers use much time to teach them and not easy to finish the syllabus on time, pupils in some cases find some questions whose topics were not covered. This study recommends that there is a need for a forging of partnership between the government and the practitioners. Government policymakers should set clear policies regarding learners with disabilities in diverse aspects such as human, fiscal and time resources. There is also a need for legal frameworks to be in place to protect learners with disabilities from neglect, social stigma and prejudice. Learners with disabilities are to be effectively dealt with, so learners should be empowered to reach their potentials in life.
Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua dan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4–5 Tahun Rulinting, Ninda; Puspitasari, Intan
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/gifted.v2i1.19

Abstract

Data awal dari wawancara dengan orang tua di Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa beberapa anak masih mengalami kesulitan dalam komunikasi verbal. Pada usia 4–5 tahun, anak-anak seharusnya sudah mulai menggunakan tata bahasa yang lebih kompleks, namun sebagian dari mereka masih merasa kesulitan. Ditemukan pula bahwa banyak orang tua cenderung berkomunikasi secara satu arah, yang membatasi kemampuan anak untuk mengungkapkan pikiran dan keinginannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pengumpulan data melalui kuesioner digital yang dibagikan melalui grup WhatsApp. Sebanyak 135 responden dari 14 kecamatan di Yogyakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Dengan menggunakan SPSS dan uji korelasi Pearson Product-Moment, diperoleh Nilai r hitung sebesar 0,515 (positif), dan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,00 (< 0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan searah atau positif antara pola komunikasi orang tua dan kemampuan bahasa lisan anak usia 4–5 tahun. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pola komunikasi terbuka dalam mendukung perkembangan bahasa anak, khususnya di tengah tantangan pembelajaran jarak jauh.

Page 1 of 1 | Total Record : 8