cover
Contact Name
Sukma Shinta Yunianti
Contact Email
meleklitersi24@gmail.com
Phone
+62895383190022
Journal Mail Official
farmestramelekliterasi@gmail.com
Editorial Address
Banyuanyar RT 03 RW IX Banjarsari Surakarta Telp. 0895352937588 | Email: meleklitersi24@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
FARMESTRA
ISSN : -     EISSN : 30627311     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Focus FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia is a Research Journal in Pharmaceutical Sciences, published by Melekliterasi Press. This journal is published twice a year and provides a forum for publishing original research articles, review articles, and case studies within its scope. This journal is published twice a year and is a means for researchers, academics, and practitioners who want to channel their thoughts and findings in the field of Pharmaceutical Studies. Scope The scope of this journal is Pharmaceutical Sciences: Pharmacy, Biopharmaceutics, Drug Delivery Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology. Community and Clinical Pharmacy: Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmaceutical Management, Pharmacoeconomics, Pharmacoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmaceutical Policy.
Articles 22 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Demam Di Desa Bumi Dipasena Abadi Lampung Hasna Fadlu Rahma; Sakti Pambudi, Risma; Qonitah, Fadilah
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 3 No. 01 (2025): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-medication is one of the most general treatments for minor illnesses such as fever. Self-medication in Indonesian society is quite high, but health workers do not provide complete information about the correct use of drugs. The study aims to determine the correlation between the level of knowledge and self-medication behavior for fever at Bumi Dipasena Abadi Village in Lampung. The research is an analytical correlational study using a cross-sectional approach. The sample amounted to 100 respondents. The research instrument used a questionnaire that had passed the validity and reliability test. The results show that the level of knowledge about fever is high at 91%, moderate at 8%, and 1% is categorized as the low category. Self-medication behavior is categorized as 96% in the good category, 3% in the sufficient category, and 1% in the poor category. Data analysis implemented univariate and bivariate analysis using the chi-square test and obtained a p-value of 0.002 (P<0.05). It shows that there is a significant correlation between the level of knowledge and self-medication behavior for fever.
Evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi peserta JKN di puskesmas Mojosongo Boyolali Andani, Leni; ahwan, ahwan; Khusna, khotimatul
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 3 No. 01 (2025): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit yang berlangsung lama dan sering terjadi ini menjadi salah satu penyebab utama dari kesulitan yang dihadapi oleh sistem kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung, yaitu hipertensi. Untuk menstabilkan tekanan darah dan mencegah komplikasi lebih lanjut, pemilihan obat antihipertensi yang tepat sangat krusial. Berdasarkan pedoman JNC 8, Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan obat antihipertensi serta mengevaluasi apakah pengobatan tersebut memenuhi kebutuhan pasien berdasarkan empat kriteria yaitu indikasi yang tepat, pemilihan pasien yang sesuai, jenis obat yang benar, dan dosis yang pas. Data rekam medis dari seratus pasien dengan hipertensi diterapkan dalam studi deskriptif retrospektif yang berlangsung dari bulan Januari hingga Mei 2024. Temuan Penelitian ini menunjukkan bahwa obat yang sering digunakan adalah amlodipin tunggal, mencapai 89%, kemudian diikuti oleh kombinasi amlodipin dan captopril (7%), obat captopril tunggal (2%), serta kombinasi amlodipin dan candesartan (2%). Dari data mengenai tingkat kecukupan pengobatan yang tercatat, dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat sesuai dengan indikasi mencapai 100%, pemilihan obat yang tepat mencapai 86%, obat yang sesuai indikasi 40%, dan dosis yang tepat mencapai angka 91%. Kesalahan dosis captopril terjadi pada 9% pasien, sedangkan pemilihan obat yang tidak memenuhi rekomendasi kombinasi tampak pada 60% pasien, yang menjadi penyebab utama dari kecukupan pengobatan yang tidak terpenuhi. Terdapat juga interaksi obat dengan tingkat sedang antara amlodipin dan metformin pada 14% pasien

Page 3 of 3 | Total Record : 22