cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
STRATEGI PETANI DALAM MENGHADAPI RESIKO USAHATANI KOMODITAS KOL, SAWI PUTIH, DAN WORTEL DI TANAH KARO Sonia Ramadhani Hutasuhut; Luhut Sihombing; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis strategi petani komoditas kol, wortel dan sawi putih dalam pengelolaan resiko usahatani. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis strategi petani komoditas kol, sawi putih dan wortel dalam pengelolaan resiko usahatani menggunakan tabel frekuensi. Hasil penelitian menyatakan bahwa strategi yang digunakan petani antara lain strategi ex-ante dapat dilihat dari dilakukannya rotasi tanaman dalam penggunaan pola tanam, strategi interactive dilaksanakan melalui penggunaan pupuk, pestisida, tenaga kerja dan strategi ex-post petani cenderung memilih menggunakan pendapatan dari usahatani lainnya, meminjam dari tetangga / kerabat / saudara, mengambil tabungan serta menjual sebagian asetyang dimiliki Kata Kunci : Kol, Sawi Putih, Wortel, Tabel Frekuensi, resiko, strategi Ex-ante, strategi Interactive, strategi Ex-post.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOPI ROBUSTA DI DESA SILANTOM JULU KECAMATAN PANGARIBUAN KABUPATEN TAPANULI UTARA Lita I. S. K. Silaban; Meneth Ginting; Luhut Sihombing
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah menganalisis usahatani dan kelayakan finansial usahatani Kopi Robusta dan Arabika di daerah penelitian. Metode pengambilan sampel adalah metode stratified random sampling, dengan besar sampel yaitu 30 sampel petani Kopi Robusta dan 30 sampel petani Kopi Arabika. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani Kopi Robusta kurang menguntungkan sebaliknya usahatani Kopi Arabika lebih menguntungkan, terdapat perbedaan pendapatan antara petani Kopi Robusta dan Kopi Arabika, usahatani Kopi Robusta di daerah penelitian tidak layak secara finansial sedangkan usahatani Kopi Arabika di daerah penelitian secara finansial layak untuk diusahakan ditinjau dari kriteria kelayakan finansial (NPV, IRR, dan B/C), strategi pengembangan usahatani Kopi Robusta di Desa Silantom Julu dapat diterapkan dengan strategi W-T (Weakness-Threats).   Kata Kunci : Analisis Usahatani, Kopi Robusta, Kopi Arabika, Analisis Kelayakan Finansial
PERANAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Andrew Yousef Silaban; Hasman Hasyim; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Andrew Yousef Silaban dengan judul skripsi Peranan Penyuluh Pertanian Terhadap Pengembangan Kelompok Tani. Studi Kasus : Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang dibimbing oleh bapak Dr. Ir. H. Hasman Hasyim, M.Si sebagai ketua komisi pembimbing dan bapak Ir. Sinar Indra Kusuma Ginting, M.Si sebagai anggota komisi pembimbing.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tingkat produksi padi sawah 5 tahun terakhir Di Desa percut, untuk menganalisis sikap anggota kelompok tani terhadap peran penyuluh pertanian di dalam meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan, dan untuk menganalisis sikap anggota kelompok tani terhadap program yang disampaikan penyuluh pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis skala likert dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produksi padi sawah di Desa Percut ini naik turun setiap tahunnya ini, sikap anggota kelompok tani terhadap peranan penyuluh dalam meningkatkan produksi usahatani di daerah penelitian adalah positif, sikap anggota kelompok tani terhadap peranan penyuluh dalam meningkatkan pendapatan usahatani di daerah penelitian adalah positif, sikap anggota kelompok tani terhadap peranan penyuluh dalam meningkatkan kesejahteraan di daerah penelitian adalah negatif, dan sikap anggota kelompok tani terhadap penyuluhan pertanian di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini adalah positif. Kata Kunci : Peranan, Kelompok Tani, Penyuluh Pertanian, Program Penyuluhan.
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN KEDELAI MENJADI TAHU Debi Pratama; Salmiah Salmiah; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan kacang kedelai untuk menghasilkan produk olahan dan untuk mengetahui rasio nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kacang  kedelai di daerah penelitian. Hipotesis menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan untuk melihat berapa besar nilai tambah dari proses pengolahan kacang kedelai sampai menjadi tahu maka digunakan rumus perhitungan nilai tambah dari metode sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan tahu di daerah penelitian masih menggunakan teknologi yang sederhana. Bahan baku utama pengolahan tahu adalah kacang kedelai. Proses pengolahan setiap produk dimulai dari persiapan bahan, proses pengolahan dan proses pengemasan. Adapun biaya penggunaan bahan baku dalam sekali produksi adalah Rp. 1.125.000.-, biaya penggunaan alat atau bahan penunjang adalah Rp. 111.071.- sedangkan HKO tenaga kerja adalah 1,93. Nilai tambah dari olahan kedelai (tahu) yaitu sebesar  Rp. 303.929,00/proses produksi dengan rasio nilai tambah 19,74%. Kata Kunci: Tahu, Kacang Kedelai, Nilai Tambah
HUBUNGAN PROGRAM PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) DENGAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA PERCUT,KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG Harry Christian Purba; Hasman Hasyim; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Harry Christian Purba (100304075) dengan judul skripsi Hubungan Program Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dengan Produksi dan Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang dibimbing oleh bapak Dr.Ir.Hasman Hasyim, M.Si sebagai ketua komisi pembimbing dan ibu Emalisa,SP,M.Si sebagai anggota komisi pembimbing. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan tanaman terpadu di daerah penelitian, untuk menganalisis hubungan penerapan program pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan produksi padi sawah di daerah penelitian, untuk menganalisis hubungan penerapan program pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan pendapatan petani padi sawah di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah metode skoring dan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang berhasil artinya terdapat hubungan yang signifikan dan nyata antara Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dengan produksi dan pendapatan  padi sawah.   Kata Kunci :  Padi Sawah, Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Produksi, Pendapatan.
ANALISIS PERBEDAAN FAKTOR-FAKTOR PENENTU PENGEMBALIAN DANA PUAP (PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN) (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe dan Desa Bintang Meriah Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo) Hagaina Sembiring; Diana Chalil; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan faktor-faktor penentu pengembalian dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) di Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe dan Desa Bintang Meriah Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara Purposive, penentuan sampel dalam penelitian dilakukan dengan metode Cluster Dispropotional Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Uji Beda Rata-rata dan Analisis secara Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penentu pengembalian dana PUAP berdasarkan Uji beda rata-rata adalah perbandingan jumlah pinjaman dengan pendapatan, jumlah tanggungan, pemahaman tentang PUAP, keaktifan kelompok dan gagal panen. Berdasarkan Analisis Deskriptif adalah pendampingan dan sistem administrasi, sanksi, dan sistem pembayaran. Sedangkan faktor yang tidak merupakan penentu pengembalian dana PUAP adalah tingkat  bunga pinjaman. Kata kunci : PUAP, Faktor Penentu Pengembalian, Analisis Perbedaan.
ANALISIS KOMPARASI EFISIENSI TATANIAGA KUBIS SECARA EKSPOR DAN LOKAL (Kasus : Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun) Dormian Eva Grasya S; Rahmanta Rahmanta; Yusak Maryunianta
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya tataniaga, price spread, share margin masing-masing lembaga tataniaga kubis dan tingkat efisiensi tataniaga kubis ekspor di daerah penelitian, menganalisis biaya tataniaga, price spread, share margin masing-masing lembaga tataniaga kubis dan tingkat efisiensi tataniaga kubis jalur pemasaran lokal di daerah penelitian, membandingkan efisiensi tataniaga kubis secara ekspor dan lokal di daerah penelitian dan Untuk membandingkan share margin keuntungan Petani kubis jalur pemasaran secara Ekspor dan Lokal di daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bangun, Kabupaten Simalungun yang ditentukan secara purposive. Untuk pengambilan sampel petani digunakan metode sensus dan pedagang diambil menggunakan metode snowball. Jumlah sampel petani sebanyak 23 petani dan sampel pedagang pengecer sebanyak 5 pedagang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis efisiensi tataniaga dan uji t-test. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  pada sistem tataniaga kubis secara ekspor, lembaga tataniaga yang memiliki biaya, margin keuntungan dan share margin paling besar adalah eksportir dan analisis efisiensi tataniaga menujukkan bahwa tataniaga kubis secara ekspor sudah efisien, pada sistem tataniaga kubis secara lokal,  lembaga tataniaga yang paling banyak mengeluarkan biaya adalah petani, margin keuntungan dan share margin yang paling besar adalah kelompok tani dan analisis efisiensi tataniaga menujukkan bahwa tataniaga kubis secara lokal sudah efisien, Tataniaga kubis secara ekspor lebih efisien daripada tataniaga kubis secara lokal dan Terdapat perbedaan yang signifikan antara Share margin keuntungan Petani kubis jalur pemasaran secara Ekspor dengan share margin keuntungn Petani kubis jalur pemasaran secara lokal. Kata Kunci : Komparasi, Efisiensi Tataniaga, Kubis, Ekspor, Price Spread, Share Margin
ANALISIS PENGARUH HARGA JAGUNG GILING TERHADAP HARGA PAKAN AYAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA AYAM DAN HARGA TELUR AYAM RAS DI SUMATERA UTARA Rizky Annisa Lubis; Thomson Sebayang; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh harga jagung giling dan harga pakan ayam terhadap harga ayam ras serta untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung (dampak) harga jagung giling, harga pakan ayam terhadap harga telur ayam ras. Metode analisis data yang digunakan yaitu Metode Path Analysis (Analisis Jalur). Hasil penelitian menyimpulkan harga jagung giling secara langsung berpengaruh signifikan terhadap harga ayam; harga jagung giling secara tidak langsung melalui harga pakan berpengaruh signifikan terhadap harga ayam; harga jagung giling secara langsung berpengaruh signifikan terhadap harga pakan. Harga jagung giling secara langsung tidak berdampak terhadap harga telur; harga jagung giling secara tidak langsung, melalui harga ayam tidak berdampak terhadap harga telur; harga jagung giling secara tidak langsung, melalui harga pakan tidak berdampak terhadap harga telur; harga jagung giling secara tidak langsung, melalui harga pakan dan harga ayam tidak berdampak terhadap harga telur;   Kata Kunci: Harga Jagung Giling, Harga Pakan Ayam, Harga Ayam, dan Harga Telur Ayam Ras
ANALISIS SALURAN TATANIAGA SAWI PUTIH (Kasus : Kecamatan Purba, Kabupten Simalungun) Ardi Bernandus Damanik; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   ARDI BERNANDUS DAMANIK (110304047) dengan judul skripsi Analisis Saluran Tataniaga Sawi Putih di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Penulisan skripsi ini dibimbing oleh Bapak Ir. Yusak Maryunianta, M.Si dan  Bapak Ir.M. Jufri, M.Si.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga, fungsi-fungsi tataniaga, price spread dan share margin, dan efisiensi terhadap setiap saluran tataniaga sawi putih di Kecamatan Purba. Metode penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling dengan sampel produsen 30 sampel, pedagang pengumpul 5 sampel, agen 4 sampel, pedagang pengecer desa 4 sampel, pedagang pengecer Siantar 4 sampel. Dari hasil penelitian diperoleh terdapat 3 jenis saluran tataniaga sawi putih di Kecamatan Purba. Lembaga- lembaga yang terlibat dalam tataniaga sawi putih adalah pedagang pengecer desa, pedagang pengumpul, pedagang pengecer Siantar, agen, pedagang luar daerah. Masing- masing lembaga melakukan fungsi tataniaga yang berbeda-beda. Sebaran harga(price spread) dan bagian harga yang diterima (share margin) untuk setiap saluran tataniaga berbeda-beda. Pada saluran I total biaya tataniaga Rp 362,58/Kg, saluran II total biaya tataniaga 762,58/Kg, dan saluran III total biaya tataniaga sebesar 1911,42/Kg; share produsen saluran I sebesar 48,75%, share produsen saluran II 40%, dan share produsen saluran III 26,31%. Pada saluran I merupakan saluran tataniaga yang paling efisien.   Kata Kunci : Sawi Putih, Tataniaga, Price Spread dan Share Margin.
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN KEDELAI MENJADI TAHU (Studi Kasus: Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang) Debi Pratama; Salmiah Salmiah; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan kacang kedelai untuk menghasilkan produk olahan dan untuk mengetahui rasio nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kacang  kedelai di daerah penelitian. Hipotesis menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan untuk melihat berapa besar nilai tambah dari proses pengolahan kacang kedelai sampai menjadi tahu maka digunakan rumus perhitungan nilai tambah dari metode sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan tahu di daerah penelitian masih menggunakan teknologi yang sederhana. Bahan baku utama pengolahan tahu adalah kacang kedelai. Proses pengolahan setiap produk dimulai dari persiapan bahan, proses pengolahan dan proses pengemasan. Adapun biaya penggunaan bahan baku dalam sekali produksi adalah Rp. 1.125.000.-, biaya penggunaan alat atau bahan penunjang adalah Rp. 111.071.- sedangkan HKO tenaga kerja adalah 1,93. Nilai tambah dari olahan kedelai (tahu) yaitu sebesar  Rp. 303.929,00/proses produksi dengan rasio nilai tambah 19,74%. Kata Kunci: Tahu, Kacang Kedelai, Nilai Tambah

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue