cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PALA DI UD.MESTIKA Fauzi Indra Prawira; Satia Negara Lubis; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan , peluang dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan agroindustri pala di cUD.Mestika dan menentukan startegi pengembangan agroindustri pala di UD.Mestika. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor internal yang mempengaruhi pengembangan agroindustri pala di UD.Mestika tenaga kerja yang banyak, banyaknya variasi produk olahan, memiliki sertifikat produk, dan  produk yang sudah dikenal pasar, teknologi yang masih ketinggalan, penjualan  produk melalui perantara, kurangnya  tenaga professional, kurangnya kemitraan dengan dengan lembaga lain, modal terbatas. Serta faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan agroindustri pala di UD.Mestika  adalah  banyaknya ketersediaan bahan baku, adanya dukungan dari pemerintah kab. Aceh Selatan, harga jual olahan pala tinggi, dan permintaan pasar yang terus meningkat,  ketidakstabilan harga pala, kompetitor yang semakin banyak, dan harga produk yang bersaing. Serta strategi pengembangan  yang cocok untuk mengembangkan UD.Mestika adalah strategi WO (Weaknesses-Opportunities). Kata kunci : Pala, Strategi Pengembangan , Analisis SWOT
ANALISIS SUMBER-SUMBER DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT DESA PARADUAN KECAMATAN RONGGUR NIHUTA KABUPATEN SAMOSIR Vanny Vitha M.S; Luhut Sihombing; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober tahun 2015 di Desa Paraduan, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir. Daerah penelitian ditetapkan secara purposive.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sumber-sumber pendapatan masyarakat, untuk mengetahui distribusi pendapatan masyarakat, untuk mengetahui tingkat pengeluaran masyarakat¸serta untuk mengetahui tingkat kemiskinan masyarakat di Desa Paraduan.Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui sumber-sumber pendapatan masyarakat menggunakan analisis deskriptif, untuk mengetahui distribusi pendapatan masyarakat menggunakan analisis gini ratio, untuk mengetahui tingkat pengeluaran masyarakat.menggunakan analisis deskriptif, dan untuk mengetahui tingkat kemiskinan menggunakan indikator BPS dan Upah Minimum Regional.Hasil penelitian menyatakan bahwa sumber-sumber pendapatan masyarakat berasal dari sektor pertanian dengan mengusahakan Kopi Arabika sebagai komoditi utama, kemudian cengkeh, jahe, cabai rawit, padi, dan beternak sebagai komoditi sampingan, dan dari sektor non-pertanian PNS, buruh tani, buruh bangunan, dan supir, distribusi pendapatan masyarakat adalah 0,4 yang artinya tingkat ketimpangan berada dalam kategori menengah, pengeluaran masyarakat untuk pangan sebesar 63,06% meliputi: beras 30,19%, lauk pauk 19,89%, bumbu 9,13%, bahan pelengkap 3,86% dan untuk non pangan sebesar 36,94% meliputi: perumahan 4,80%, sandang 4,05%, pendidikan 12,05%, kesehatan 3,9%, transportasi 4,31%, telekomunikasi 2,54%, iuran/arisan 1,69%, dan lainnya 3,59%, masyarakat berada dalam kategori tidak miskin menurut BPS dari segi pendapatan dan tabungan, serta tergolong miskin menurut indikator Upah Minimum Regional. Kata Kunci :sumber, distribusi, pendapatan
ANALISIS RISIKO USAHATANI PADI ORGANIK DAN NON ORGANIK Rut CS Siahaan; Sri Fajar Ayu; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usahatani padi organik dan non organik dan untuk mengetahui besarnya tingkat risiko produksi, risiko harga dan risiko pendapatan yang dihadapi oleh petani padi organik dan non organik di Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Penentuan daerah dilakukan secara purposive (sengaja). Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel pada petani organik adalah metode sensus sedangkan untuk petani padi non organik digunakan metode simple random sampling dengan rumus Slovin. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, uji beda rata-rata independen (independent sample t-test) dan risiko. Hasil penelitian pada petani padi organik diperoleh rata – rata biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp 9.591.737 per Ha, sedangkan rata-rata total penerimaan sebesar Rp 28.961.189 per Ha, sehingga rata-rata pendapatannya yakni Rp 19.369.452 per Ha lebih besar dibandingkan yang diperoleh oleh petani padi non organik. Dimana pada usahatani padi non organik diperoleh rata-rata biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp 12.613.482 per Ha, rata-rata penerimaan sebesar Rp 28.491.935 dan pendapatan yang diperoleh per Ha nya yakni sebesar Rp 15.878.453. Dari segi nilai koefisien variasi (KV), untuk padi organik diperoleh risiko produksi sebesar 0,07 , risiko harga sebesar 0,0137 dan risiko pendapatan sebesar 0,13, sedangkan nilai koefisien variasi (KV) padi non organik diperoleh risiko produksi sebesar 0,08 , risiko harga sebesar 0,02 dan risiko pendapatan sebesar 0,25. Dari hasil yang diperoleh dapat diartikan bahwa usahatani padi non organik lebih berisiko daripada usahatani padi organik.   Kata Kunci : Padi Organik, Padi Non Organik, Usahatani, Risiko (KV)
NILAI TUKAR PETANI PADI SAWAH DI SENTRA PRODUKSI PADI SAWAH Faqita Iqlima Putry; Luhut Sihombing; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis besar pengeluaran rumah tangga dari total pendapatan usahatani padi sawah di daerah penelitian, untuk menganalisis besar nilai tukar petani padi sawah di daerah penelitian, dan untuk menganalisis fluktuasi nilai tukar petani selama 5 tahun terakhir (2010-2014) di Sumatera Utara. Untuk menganalisis besar pengeluaran rumah tangga dari total pendapatan usahatani padi sawah dan besar nilai tukar petani padi sawah di daerah penelitian diperoleh dari data primer, dan untuk menganalisis fluktuasi nilai tukar petani selama 5 tahun di Provinsi Sumatera Utara mengunakan penjelasan deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa besar pengeluaran rumah tangga petani yaitu sebesar 88,37% dari total pendapatan usahatani padi sawah. Rata-rata Nilai Tukar Petani (NTP) di daerah penelitian adalah 102,00 hal ini mengindikasikan bahwa petani sejahtera (surplus). NTP di Provinsi Sumatera Utara selama 5 tahun terakhir cenderung berfluktuasi. Kata Kunci : Padi Sawah, Nilai Tukar Petani, Pendapatan, Pengeluaran Rumah Tangga.
ANALISIS PERBEDAAN FAKTOR-FAKTOR PENENTU PENGEMBALIAN DANA PUAP (PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN) Hagaina Sembiring; Diana Chalil; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan faktor-faktor penentu pengembalian dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) di Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe dan Desa Bintang Meriah Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara Purposive, penentuan sampel dalam penelitian dilakukan dengan metode Cluster Dispropotional Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Uji Beda Rata-rata dan Analisis secara Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penentu pengembalian dana PUAP berdasarkan Uji beda rata-rata adalah perbandingan jumlah pinjaman dengan pendapatan, jumlah tanggungan, pemahaman tentang PUAP, keaktifan kelompok dan gagal panen. Berdasarkan Analisis Deskriptif adalah pendampingan dan sistem administrasi, sanksi, dan sistem pembayaran. Sedangkan faktor yang tidak merupakan penentu pengembalian dana PUAP adalah tingkat  bunga pinjaman.Kata kunci : PUAP, Faktor Penentu Pengembalian, Analisis Perbedaan. 
ANALISIS KELAYAKAN AGRIBISNIS UDANG Studi Kasus: Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai Try Sanjaya; HM. Mozart B. Darus; Luhut Sihombing
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK TRY SANJAYA (100304036/AGBRIBISNIS) dengan judul skripsi ANALISIS KELAYAKAN AGRIBISNIS UDANG” (Studi Kasus : Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai) dibawah bimbinganHM. Mozart B. Darus, M.Sc dan Ir. Luhut Sihombing, M.P. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui ketersediaan(availability) sarana input produksi di desa penelitian, untuk mengetahui kondisi keadaan sub sistem produksi agribisnis udang di desa penelitian, untuk mengetahui kondisi keadaan sub sistem post produksi(pasca panen dan pemasaran) di desa penelitian, untuk mengetahui kelayakan finansial agribisnis udang di desa penelitian, untuk mengetahui peranan pemerintah dan lembaga pendukung lainnya dalam bisnis usaha tani udang di desa penelitian, dan untuk mengetahui hambatan teknis dan hambatan lainnya dalam bisnis usaha tani udang di desa penelitian.Metode pengambilan sampel petani dengan menggunakan Metode Sensus, dengan besar populasi 24 orang. Metode analisis data adalah dengan analisis deskriptif dan analisis kelayakan finansial R/C. Hasil penelitian diperoleh : (a) ketersediaan benur tersedia selama proses produksi dengan baik meliputi benur, pakan dan alsintan, (b) budidaya udang menggunakan teknologi semi intensif dan mudah di usahakan, (c) pascapanen dengan menggunakan es dan sortasi dan pemasaran melalui pedagang pengumpul, (d) usahatani udang layak secara finansial dengan nilai R/C sebesar 1,28, (e) peranan pemerintah dan lembaga lain dalam bidang penyediaan benur dan pakan, (f) hambatan dalam usahatani udang adalah kelembagaan meliputi pernyuluhan dan permodalan.   Kata Kunci : Agribisnis, Udang, Kelayakan Finansial
DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI KOPI ARABIKA DI DESA BINTANG MERIAH, KECAMATAN RAYA, KABUPATEN SIMALUNGUN Humica Simamora; Luhut Sihombing; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketersediaan sarana produksi dan alat-alat mesin pertanian sebelum dan sesudah Program Pengembangan Kawasan Agropolitan di daerah penelitian, untuk mengetahui tingkat keberhasilan Program Pengembangan Kawasan Agropolitan (ditinjau dari segi kelembagaan) di daerah penelitian, untuk menganalisis dampak Program Pengembangan Kawasan Agropolitan terhadap pendapataan petani Kopi Arabika di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis dengan metode skoring dengan bantuan skala Guttman, menggunakan  metode komparatif, yaitu uji beda rata-rata  t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketersedian sarana produksi dan alat - alat mesin pertanian semakin memadai setelah adanya Program Pengembangan Kawasan Agropolitan di Desa Bintang Meriah, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Tingkat keberhasilan dari Program Pengembangan Kawasan Agropolitan di Desa Bintang Meriah, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun tergolong sedang, yaitu sebesar 67,6667 %, dan Terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan petani kopi Arabika sebelum dan sesudah Program Pengembangan Kawasan Agropolitan di Desa Bintang Meriah, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Kata kunci: Kawasan Agropolitan, Program Pengembangan, Tingkat keberhasilan, Pendapatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN MINYAK GORENG CURAH DAN KEMASAN DI PASAR TRADISIONAL Siti Puspa Indah; Meneth Ginting; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan konsumsi minyak goreng 5 tahun terakhir di Provinsi Sumatera Utara, untuk menganalisis perbedaan antara  umur, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan dan harga minyak goreng jenis curah dengan kemasan, untuk menganalisis pengaruh umur, pendidikan, harga minyak goreng, pendapatan dan jumlah tanggungan terhadap konsumsi minyak goreng curah dengan konsumsi minyak goreng kemasan, untuk mengetahui perbedaan pengaruh umur, pendidikan, harga minyak goreng, pendapatan dan jumlah tanggungan terhadap konsumsi minyak goreng curah dengan konsumsi minyak goreng kemasan, untuk mengetahui alasan konsumen membeli minyak goreng jenis curah dengan kemasan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif, Uji Independen Sampel T Test, Regresi Linear Berganda, , Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perkembangan konsumsi minyak goreng di Provinsi Sumatera Utara cenderung meningkat; ada perbedaan yang nyata antara pendidikan, pendapatan dan harga minyak goreng konsumen minyak goreng curah dan kemasan; umur, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan dan harga minyak goreng secara serempak berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi minyak goreng curah maupun kemasan. Pendapatan dan jumlah tanggungan secara parsial berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi minyak goreng curah maupun kemasan; tidak ada perbedaan pengaruh yang nyata antara konsumen minyak goreng curah dengan kemasan; alasan utama konsumen membeli minyak goreng curah karena kebutuhan sehari-hari, harga dan sesuai dengan pendapatan, sedangkan konsumen membeli minyak goreng kemasan karena kebutuhan sehari-hari, kualitasnya dan sesuai dengan pendapatan.   Kata Kunci :    Minyak Goreng Curah, Minyak Goreng Kemasan, Analisis Regresi Linear Berganda
PENGARUH FAKTOR SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA INDUSTRI KECIL TAHU (Studi Kasus: Kecamatan Medan Deli) Rizky Alfidila; HM. Mozart B. Darus; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor sosial yang meliputi umur, pendidikan formal, dan pengalaman kerja, dan pengaruh faktor ekonomi yang meliputi upah dan jam kerja dan mengetahui besar produktivitas tenaga kerja. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan perhitungan produktivitas tenaga kerja. Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, pada hipotesis 1 variable pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas tenaga kerja dan pada hipotesis 2 upah berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas tenaga kerja. Besar produktivitas tenaga kerja unit penggilingan sebesar 16,71 Kg/jam, unit pengepresan santan sebesar 25,78 Kg/jam, unit pemasakan santan sebesar 12,5 Kg/jam, unit penyaringan santan sebesar 15,14 Kg/jam, unit pencetakan tahu sebesar 15,84 kotak/jam, unit pemotongan tahu sebesar 80 potong/jam, dan unit penggorengan sebesar 14,6 Kg/jam.   Kata Kunci: Produktivitas Tenaga Kerja, Faktor Sosial, Faktor Ekonomi, Tenaga Kerja
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP JUMLAH SAYUR- MAYURYANG DIJUAL (KENTANG, BROKOLI, SAWI) STUDI KASUS: DESA JERAYA, KECAMATAN SIMPANG EMPAT, KABUPATEN KARO Putri Septianika H; Luhut Sihombing; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap produktivitas sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) di lokasi penelitian sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung, untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap jumlah sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) yang dijual di lokasi penelitian sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung, untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap pendapatan sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) di lokasi penelitian sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung. Metode penelitian pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, dengan besar sampel yaitu 60 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis usahatani dan metode analisis komparasi yaitu Uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produktivitas sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) mengalami penurunan saat sesudah erupsi Gunung Sinabung, Jumlah sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) yang dijual mengalami penurunan saat sesudah erupsi Gunung Sinabung, Pendapatan sayur- mayur (kentang, brokoli, dan sawi) mengalami penurunan saat sesudah erupsi Gunung Sinabung. Kata Kunci: Erupsi Gunung Sinabung, Penjualan, Sayur- Mayur

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue