cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN CREDIT UNION (CU) SEBAGAI LEMBAGA PEMBIAYAAN DALAM USAHATANI (Studi Kasus : CU Sondang Nauli Kabupaten Karo dan Kabupaten Simalungun) Dena Manuela Ambarita; Diana Chalil, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.935 KB)

Abstract

  ABSTRAK Perbedaan pola pendapatan dan pengeluaran petani membuat petani membutuhkan lembaga lain untuk bisa membantu petani dalam pembiayaan usahatani. CU berkembang di daerah penelitian dan banyak petani yang menggunakan pinjaman dari CU. Namun masih banyak petani yang tidak memanfaatkan pinjaman dari CU sebagai sumber pembiayaan dalam usahataninya melainkan untuk kebutuhan konsumtif. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih CU sebagai sumber pembiayaan usahatani di CU.Sondang Nauli Kabupaten Karo dan Kabupaten Simalungun. Data dianalisis menggunakan metode regresi logit. Hasil dari penelitian ini adalah pendidikan, pengeluaran keluarga, jumlah tanggungan, dan pelayanan tidak  mempengaruhi peluang keputusan petani dalam menggunakan CU  Sondang Nauli sebagai modal dalam usaha tani. Faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menggunakan CU sebagai sumber pembiayaan usahatani adalah umur dan pendapatan. Kata kunci : CU, pembiayaan, usahatani
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI DODOL DURIAN DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Hardilla Bayu; Lily Fauzia; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan  faktor eksternal serta menentukan strategi yang tepat dalam pengembangan industri dodol durian di daerah penelitian. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive atau secara sengaja. Metode pengambilan sampel adalah metode Stratified Random Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode SWOT. Hasil penelitian diperoleh bahwa faktor internal terdiri dari ketersediaan bahan baku, rasa khas, kandungan gizi Dan tanpa bahan pengawet, tempat penjualan yang strategis, tenagakerja lokal yang terampil, komunikasi yang baik antara pengusaha dan pekerja, teknologi yang digunakan semi modern, produksi belum optimal,dan kurangnya promosi. Faktor eksternal dalam pengembangan industri dodol durian di daerah penelitian adalah kemajuan tekhnologi industri makanan yang berkembang, pasar bengkel memiliki daerah yang strategis untuk melakukan usaha industri dodol, dodol merupakan salah satu makanan khas dari daerah tersebut, dodol memiliki beraneka macam jenis rasa, adanya produk lain yang menjadi icon oleh–oleh khas sumatera utara, kemampuan terbatas dalam mengadopsi tekhnologi, tidak adanya bantuan pemerintah seperti mpelatihandan lain–lain, harga bahan baku yang berubah–ubah, sedikitnya jumlah Sumber Daya Manusia yang terampil didaerah penelitian.Strategi yang diperoleh dalam pengembangan industri dodol durian di daerah penelitian adalah dengan memanfaatkan bahan baku dan teknologi yang berkembang, meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan lokasi yang strategis, membentuk lembaga pembinaan khusus industri makanan, membentuk lembaga keuangan didaerah penelitian, mengembangkan pemasaran dodol durian dan menjadikannya icon khas Sumatera Utara, mulai mengadopsi tekhnoloi baru, mulai membentuk perkumpulan pengusaha industri dodol di daerah penelitian. Kata Kunci :IndustriDodol Durian, Strategi Pengembangan, Metode SWOT.
HUBUNGAN SISTEM PREMI PANEN KELAPA SAWIT DENGAN KINERJA DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. PP LONDON SUMATERA Muhammad Fahreza; Salmiah Salmiah; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis sistem panen dan premi panen yang berlaku dilokasi penelitian; (2) menganalisis tingkat kinerja dan kepuasan kerja; (3) menganalisis hubungan premi panen terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan panen di lokasi penelitian. Metode yang digunakan (1) masalah pertama menggunakan metode deskriptif; (2) masalah kedua menggunakan metode Likert; (3) masalah ketiga menggunakan metode Analisis Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian diperoleh (1) Sistem panen yang berlaku di daerah penelitian adalah dimulai dari memotong tandan matang panen sesuai kriteria, mengutip dan mengumpulkan brondolan, menyusun tandan di tempat pengumpulan hasil, merencek pelepah menjadi tiga bagian dan diletakan di tempat yang ditentukan. Premi panen diberikan kepada pemanen dengan melihat hasil borongan. Premi panen telah ditetapkan dalam RKAP tahun berjalan berdasarkan tingkat topografi areal (rata dan bukit). Dari penelitian yang dilakukan di PT. PP London Sumatera Kebun Rambung Sialang, Divisi 04 memiliki topografi  datar (rata) sehingga tidak terdapat perbedaan perhitungan premi; (2) Tingkat kinerja pemanen sampel di daerah penelitian diperoleh nilai rata-rata skor pemanen adalah 60,33 termasuk kategori baik. Kepuasan kerja pemanen sampel di daerah penelitian diperoleh nilai 65,85 termasuk kategori puas; (3) Terdapat hubungan yang nyata antara penerimaan premi dengan tingkat kinerja dan terdapat hubungan yang nyata antara penerimaan premi dengan kepuasan kerja.   Kata Kunci:Pemanen, Panen, Premi, Kinerja, Kepuasan Kerja.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis sistem panen dan premi panen yang berlaku dilokasi penelitian; (2) menganalisis tingkat kinerja dan kepuasan kerja; (3) menganalisis hubungan premi panen terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan panen di lokasi penelitian. Metode yang digunakan (1) masalah pertama menggunakan metode deskriptif; (2) masalah kedua menggunakan metode Likert; (3) masalah ketiga menggunakan metode Analisis Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian diperoleh (1) Sistem panen yang berlaku di daerah penelitian adalah dimulai dari memotong tandan matang panen sesuai kriteria, mengutip dan mengumpulkan brondolan, menyusun tandan di tempat pengumpulan hasil, merencek pelepah menjadi tiga bagian dan diletakan di tempat yang ditentukan. Premi panen diberikan kepada pemanen dengan melihat hasil borongan. Premi panen telah ditetapkan dalam RKAP tahun berjalan berdasarkan tingkat topografi areal (rata dan bukit). Dari penelitian yang dilakukan di PT. PP London Sumatera Kebun Rambung Sialang, Divisi 04 memiliki topografi  datar (rata) sehingga tidak terdapat perbedaan perhitungan premi; (2) Tingkat kinerja pemanen sampel di daerah penelitian diperoleh nilai rata-rata skor pemanen adalah 60,33 termasuk kategori baik. Kepuasan kerja pemanen sampel di daerah penelitian diperoleh nilai 65,85 termasuk kategori puas; (3) Terdapat hubungan yang nyata antara penerimaan premi dengan tingkat kinerja dan terdapat hubungan yang nyata antara penerimaan premi dengan kepuasan kerja.   Kata Kunci:Pemanen, Panen, Premi, Kinerja, Kepuasan Kerja.
ANALISIS KOMPARASI PENGGUNAAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA USAHATANI PADI ORGANIK DAN PADI NON ORGANIK Harley Hutagaol; Tavi Supriana; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pencurahan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga pada usahatani padi organik dan padi non organik, perbedaan produktivitas tenaga kerja padi organik dan padi non organik, perbedaan biaya tenaga kerja pada usahatani padi organik dan padi non organik. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, dengan besar sampel ialah 48 sampel. Terdiri dari 18 sampel petani padi organik yang ditentukan dengan metode sensus dan 30 sampel petani padi non organik yang ditentukan dengan metode slovin. Metode analisis data untuk seluruh hipotesis dianalisis dengan uji beda rata-rata independent-sample. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang nyata penggunaan dan biaya tenaga kerja pada usahatani padi organik dan padi non organik. Penggunaan tenaga kerja pada usahatani padi organik lebih rendah daripada penggunaan tenaga kerja pada usahatani padi non organik. Biaya penggunaan tenaga kerja pada usahatani padi non organik lebih rendah daripada usahatani padi organik. Namun pada produktivitas tenaga kerja, tidak terdapat perbedaan nyata diantara usahatani padi organik dan padi non organik. Kata Kunci: Penggunaan Tenaga Kerja, Produktivitas, Biaya.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JAMBU BIJI DI KECAMATAN KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG Cut Yunita Sari; Salmiah Salmiah; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT CUT YUNITA SARI (110304012) dengan judul skripsi “Analisis Kelayakan Usahatani Jambu Biji di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang”. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Dr. Ir. Salmiah sebagai Ketua Komisi Pembimbing, MS dan Ibu Dr. Ir. Tavi Supriana, MS. sebagai Aggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember  tahun 2015 di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Wilayah penelitian ditetapkan secara purposive. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh input terhadap produksi usahatani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan, untuk menganalisis perbandingan pendapatan usahatani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan, untuk menganalisis perbandingan kelayakan usahatani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode accidental sampling dengan besar sampel 60 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda, metode pendapatan,  metode kelayakan R/C dan B/C, dan uji beda rata-rata (Independent Sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama adalah input produksi yang mempengaruhi produksi usahatani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan secara simultan parsial yaitu jumlah pohon, tenaga kerja, dan umur tanaman., ada perbedaan  pendapatan petani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan, dan  tidak ada perbedaan kelayakan usahatani jambu biji yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan, kedua usahatani tesebut menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Kata Kunci : jambu biji, input, produksi, pendapatan, dan analisis kelayakan
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI UNTUK MELAKUKAN USAHA TANI KEDELAI (Studi Kasus : Kecamatan Beringin,Kabupaten Deli Serdang) Sri Fajar Ayu Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK KIKI FASILIA SIREGAR (090304064) “FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI UNTUK MELAKUKAN USAHA TANI KEDELAI”. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Ir. Diana Chalil, M.Si, P.hD selaku ketua komisi pembimbing dan Ibu Dr. Ir. Tavi Supriana, MS selaku anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memutuskan mengusahakan usaha tani kedelai di daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang yang ditentukan secara purposive. Untuk menentukan jumlah sampel yang diambil di daerah penelitian digunakan rumus Slovin sehingga didapat 94 orang petani. Sedangkan untuk pengambilan sampel petani digunakan metode snowball. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis logit. Hasil penelitian dapat disimpulkan faktor – faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam melakukan usaha tani  kedelai di daerah penelitian adalah harga dan pendapatan petani. Sedangkan faktor seperti umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, jumlah tanggungan, luas lahan, dan tingkat, kosmopolitan tidak mempengaruhi keputusan petani.   Kata Kunci : Keputusan Petani, Kedelai
ANALISIS SALURAN TATANIAGA SAWI PUTIH (Kasus : Kecamatan Purba, Kabupten Simalungun) Ardi Bernandus Damanik; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   ARDI BERNANDUS DAMANIK (110304047) dengan judul skripsi Analisis Saluran Tataniaga Sawi Putih di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Penulisan skripsi ini dibimbing oleh Bapak Ir. Yusak Maryunianta, M.Si dan  Bapak Ir.M. Jufri, M.Si.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga, fungsi-fungsi tataniaga, price spread dan share margin, dan efisiensi terhadap setiap saluran tataniaga sawi putih di Kecamatan Purba. Metode penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling dengan sampel produsen 30 sampel, pedagang pengumpul 5 sampel, agen 4 sampel, pedagang pengecer desa 4 sampel, pedagang pengecer Siantar 4 sampel. Dari hasil penelitian diperoleh terdapat 3 jenis saluran tataniaga sawi putih di Kecamatan Purba. Lembaga- lembaga yang terlibat dalam tataniaga sawi putih adalah pedagang pengecer desa, pedagang pengumpul, pedagang pengecer Siantar, agen, pedagang luar daerah. Masing- masing lembaga melakukan fungsi tataniaga yang berbeda-beda. Sebaran harga(price spread) dan bagian harga yang diterima (share margin) untuk setiap saluran tataniaga berbeda-beda. Pada saluran I total biaya tataniaga Rp 362,58/Kg, saluran II total biaya tataniaga 762,58/Kg, dan saluran III total biaya tataniaga sebesar 1911,42/Kg; share produsen saluran I sebesar 48,75%, share produsen saluran II 40%, dan share produsen saluran III 26,31%. Pada saluran I merupakan saluran tataniaga yang paling efisien.   Kata Kunci : Sawi Putih, Tataniaga, Price Spread dan Share Margin.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PENYADAP KARET DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II Bismar H Ompusunggu; Yusak Maryunianta; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bismar H Ompusunggu (110304118) dengan judul skripsi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan Penyadap Karet Di PT Perkebunan Nusantara II. Kasus : Kebun Limau Mungkur, Desa Lau Barus Baru, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Ir. Yusak Maryunianta, M.Si dan Ibu Siti Khadijah Nasution, SP, M.Si. Tujuan penelitian untuk mengetahui produktivitas kerja karyawan penyadap karet dan untuk menganalisis pengaruh faktor umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman bekerja, upah dan premi terhadap produktivitas kerja karyawan penyadap karet. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis Regresi Linier Berganda. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sensus yaitu dengan mengambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel. Jumlah sampel sebanyak 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas kerja karyawan penyadap karet di PT. Nusantara II Kebun Limau Mungkur lebih rendah dibandingkan standard perusahaan. Faktor umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman bekerja, dan upah tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan penyadap karet di PTPN II Kebun Limau Mungkur sedangkan faktor premi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan penyadap karet di PTPN II Kebun Limau Mungkur. Kata Kunci : produktivitas kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi
SIKAP PETANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN PESTISIDA DAN PUPUK PADA TANAMAN SAYURAN KUBIS (Brassica oleracea) DI KABUPATEN KARO Putri Filza Hidayat; Tavi Supriana; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui aplikasi pestisida dan pupuk sesuai standar atau tidak, untuk mengetahui sikap petani terhadap penggunaan pestisida dan pupuk, untuk menganalisis pengaruh faktor luas lahan lama pendidikan  dan lama berusahatani terhadap penggunaan pestisida dan pupuk dan untuk mengetahui upaya petani menanggulangi penggunaan pestisida dan pupuk  pada tanaman sayuran Kubis (Brassica oleracea) di Kabupaten Karo. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan besar sampel yaitu 90 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode skala Likert dan metode Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Aplikasi pestisida dan pupuk yang tidak sesuai standar 65,55 % petani dan yang sesuai standar 34,44 % petani; 47,77 % petani memiliki sikap positif dan 52,22 % petani memiliki sikap negatif  pada penggunaan pestisida. 38,88 % petani memiliki sikap positif dan 61,11 % petani memiliki sikap negatif pada penggunaan pupuk; Secara serempak faktor luas lahan, lama berusahatani dan lama pendidikan berpengaruh nyata terhadap penggunaan pestisida dan pupuk. Secara parsial lama pendidikan berpengaruh nyata pada penggunaan pestisida dan  luas lahan berpengaruh nyata pada penggunaan pupuk; 27,77 % petani sudah melakukan upaya penggunaan pestisida dan pupuk dengan menggantikan bahan kimia ke bahan organik.   Kata Kunci : Pestisida, pupuk, sayuran dan sikap
PERANAN KELOMPOK TANI TERHADAP KEGIATAN USAHATANI PADI SAWAH Febri Al Rasyid; Hasman Hasyim; HM. Mozart B. Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi bagaimana peran kelompok tani terhadap kegiatan usahatani padi sawah melalui motivasi petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani, bagaimana respon petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani dan bagaimana persepsi petani tentang manfaat gotong royong antar petani dalam menjalankan kegiatan usahatani padi sawah serta untuk mengetahui masaalah-masalah yang di hadapi anggota kelompok tani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani dan dalam berusaha tani padi sawah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis skala likert, metode deskriptif dan metode skoring. Produksi usahatani padi sawah di desa Pasar Rawa relatif konsisten selama 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2010 samapi 2014. Motivasi petani dalam Mengikuti Kegiatan Kelompok Tani tinggi, 86 % petani menyatakan bahwa kelompok tani berperan dalam memotivasi petani untuk menjalankan kegiatan usahatani padi sawah melalui kegiatan-kegiatan kelompok tani. Respon petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani adalah positif, karena petani selalu bersemangat dalam mengikuti kegiatan kelompok tani, dan kegiatan kelompok tani merupakan kegiatan yang di tunggu oleh anggota kelompok tani setiap tahunnya. Dan persepsi petani tentang gotong royong antar anggota kelompok tani dalam menjalankan kegiatan usahatani padi sawah adalah negatif, karena petani beranggapan bahwa gotong royong tidak bermanfaat dalam menjalankan kegiatan usahatani padi sawah.   Kata Kunci : Peranan, Kelompok Tani, Motivasi, Respon, Persepsi

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue