cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil USU
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 574 Documents
ANALISA BALOK TINGGI BERLUBANG DENGAN METODE STRUT AND TIE MODEL Marlon Marpaung
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.246 KB)

Abstract

ABSTRAK   Pada bangunan yang menggunakan beton sebagai pembentuk struktur seperti pada balok, sering dijumpai adanya lubang pada balok tersebut yang diperlukan untuk berbagai hal seperti untuk ducting mechanical atau electrical. Apabila ukuran lubang yang diperlukan kecil, maka tidak akan mempengaruhi kekuatan struktur dan tidak perlu desain yang khusus pada balok tersebut. Tetapi, apabila ukuran lubang yang diperlukan besar, maka akan mempengaruhi kekuatan struktur atau terjadi perlemahan pada balok tersebut akibat pengurangan kekakuan balok di sekitar lubang, timbulnya gaya-gaya yang lebih kompleks dan pemusatan tegangan pada sudut-sudut lubang, kekuatan geser berkurang pada lubang dekat tumpuan (gaya geser besar, momen lentur kecil), dimana tulangan geser pada daerah lubang tereliminasi, kekuatan lentur berkurang pada lubang tengah bentang (momen lentur murni), sehingga perlu didesain secara khusus agar mampu memikul gaya-gaya yang terjadi. Balok tinggi berlubang (Deep Beam With Opening) merupakan salah satu contoh daerah terganggu (Disturb Region) pada elemen struktur. Pada D-region, teori balok (beam theory) tidak tepat diterapkan. Oleh karena itu diperlukan suatu metode yang rasional untuk diterapkan pada daerah-daerah tersebut. Metode Strut and Tie Model (STM) merupakan pengembangan dari analogi rangka. Strut-and-Tie Model berbeda dengan perencanaan yang umum; dimana tulangan lentur, geser dan torsi direncanakan terpisah, dalam penggunaan metode ini semua gaya yang bekerja dianalisis secara bersama-sama. Metode ini digunakan untuk mendesain balok beton berlubang adalah untuk lebih mempermudah atau menyederhanakan cara perencanaan tulangan balok tersebut.   Kata kunci : Balok Tinggi, Strut And Tie Model, Beton Bertulang, Lubang  
ANALISA STABILITAS LERENG BENDUNG USU KUALA BEKALA Eduard Larosa
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.412 KB)

Abstract

ABSTRAK Bendung Kuala Bekala merupakan bendung tipe urugan tanah (earth fill dam) dengan tinggi 13 meter. Pada waktu skripsi ini disusun, bendung belum dibangun dan belum ada desain material yang pasti, sehingga dalam skripsi ini ditentukan parameter-parameter tanah berdasarkan asumsi dan korelasi dari tabel. tanah yang digunakan merupakan tanah homogen. Lereng yang tidak stabil jelas akan membahayakan lingkungan sekitarnya, oleh sebab itu, analisis stabilitas lereng sangat diperlukan. Keruntuhan lereng diakibatkan oleh meningkatnya tegangan geser suatu massa tanah atau menurunnya kekuatan geser suatu massa tanah, dengan kata lain, kekuatan geser dari suatu massa tanah tidak mampu memikul beban kerja yang terjadi. Analisis dilakukan pada kondisi bendung dengan rembesan tanpa analisis gaya angkat (piping) yang mungkin terjadi di belakang bendung. Analisis juga dilakukan pada saat terjadi rembesan tetap (steady state) dengan 2 kondisi, yaitu pada kondisi tanpa pembebanan, serta pada kondisi dengan pembebanan. Untuk perhitungan stabilitasnya digunakan metoda Simplified Bishop dan metoda elemen hingga. Dari hasil analisis, angka keamanan yang diperoleh dari perhitungan dengan memasukkan tambahan beban struktur dan tanpa beban struktur masih menunjukkan bahwa lereng masih stabil. Kata kunci: stabilitas lereng, angka keamanan, bendung, earth fill dam
BANGKITAN PERGERAKAN KELUARGA DARI ZONA PERUMAHAN TERTATA (STUDI KASUS :PERUMAHAN DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Triyana Puji Astuti Ritonga
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.148 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pergerakan yang terjadi pada 3 (tiga) perumahan di Kecamatan Medan Johor yaitu perumahan Citra Wisata, perumahan Graha Johor dan Perumahan Taman Johor Indah Permai I untuk mendapatkan model bangkitan pergerakan. Manfaat model yang diperoleh dapat memprediksi bangkitan pergerakan yang terjadi. Survey primer dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh  responden. Karakteristik rumah tangga yang diteliti berdasarkan faktor sosio ekonomi, terdiri atas variabel  jumlah pendapatan keluarga (X1),  jumlah pengeluaran keluarga (X2), jumlah kepemilikan kendaraan roda dua (X3), jumlah kepemilikan kenderaan roda empat (X4), jumlah anggota keluarga (X5), jumlah keluarga yang bekerja (X6) serta  jumlah keluarga yang sekolah dan kuliah (X7). Setelah hasil kuesioner ditabulasi selanjutnya dilakukan analisis  dengan analisis Regresi Linier yang diolah dengan Software SPSS 16. Dari hasil analisis diperoleh model bangkitan pergerakan untuk perumahan Citra Wisata Y = 1,704 + 3,624.10-7 X1 dan  Y = 2,524 + 3,001.10-7 X2; untuk perumahan Graha Johor : Y = 0.992 + 4,194.10-7X1 dan Y = 3,310 +  0,671X4; dan untuk perumahan Taman Johor Indah Permai I: Y = 2,577 + 2,429.10-7X1 dan Y = 2,976 + 2,494.10-7X2. Dari seluruh  model bangkitan dapat dilihat bahwa variable bebas yang mempunyai pengaruh yang paling kuat terhadap bangkitan pergerakan adalah variabel pendapatan (X1).   Kata Kunci: model, bangkitan, pergerakan
EVALUASI PENGGUNAAN ALAT-ALAT BERAT PROYEK Studi Kasus : Proyek Pembangunan Jalan Sei Rakyat – Labuhan Bilik – Sei Berombang Kecamatan Panai Tengah – Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu Syafriani Nasution
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.442 KB)

Abstract

ABSTRAK Ruas jalan Sei Rakyat – Labuhan Bilik – Sei Berombang Kecamatan Panai Tengah- Panai Hilir yang berada di Kabupaten Labuhan Batu, menghubungkan Labuhan Bilik dengan Sei Berombang yang  mempunyai peranan penting sebagai penghubung lalu lintas dan juga sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi di daerah Labuhan Batu dalam sektor kehidupan sehari-hari masyarakat Labuhan Batu. Dalam melaksanakan pekerjaaan pembangunan jalan ini, diperlukan alat-alat berat seperti: Penggilas Roda Besi (6-9 ton), Penggilas Bervibrasi (1.5-3.0 PK), Penggilas Roda Karet ( 8-10 ton), Alat Penggali (Excavator Backhoe), Motor Grader, Dump truk. Dalam penelitian ini yang akan dibahas adalah evaluasi penggunaan dan pemanfaatan alat-alat berat pada Proyek tersebut dengan Metode Bina Marga dan Metode Caterpillar. Hasil perhitungan evaluasi dengan metode Caterpillar menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan metode Bina Marga. Dimana hasil perhitungan Bina Marga untuk Excavator 67 hari, Motor Grader 27 hari, Penggilas Roda Besi 2 hari, Penggilas bervibrasi 16 hari, dan penggilas roda karet 1 hari. Sedangkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode Caterpillar untuk Excavator 57 hari, Motor Grader 12 hari, Penggilas Roda Besi 4 hari, Pemggilas Bervibrasi 4 hari, dan Penggilas  Roda karet 4 hari, adapun pelaksanaan proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 120 hari.   Kata Kunci: Evaluasi, Alat Berat, Bina Marga, Caterpillar.
EVALUASI SISTEM DRAINAASE TERHADAP GENANGAN DI KELURAHAN PERDAMAIAN, KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT David Siburian
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.237 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu kondisi dimana setiap tahun pada musim penghujan air meluap dari saluran drainase, sehinga sering terjadi genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat. Berdasarkan identifikasi, genangan – genangan yang terjadi disebabkan oleh banyak warga yang menutup drainase sehingga air di dalam tidak mengalir.Analisa distribusi frekuensi hujan dilakukan dengan menggunakan software Smada untuk lima metode analisa distribusi, yaitu Metode Distribusi Normal, Distribusi Log Normal, Distribusi Pearson tipe III, Log Pearson tipe III dan Metode Gumbel. Intensitas hujan dihitung dengan menggunakan persamaan Mononobe dan debit limpasan periodik dihitung menggunakan Metode Rasional. Kapasitas drainase dihitung menggunakan persamaan Manning, selanjutnya kapasitas drainase tersebut dievaluasi apakah mampu atau tidak menampung debit limpasan yang terjadi. Distribusi frekuensi hujan output Smada kemudian diuji parameternya sesuai dengan persyaratan parameter statistik distribusi yang ditentukan, juga diuji dengan menggunakan uji distribusi Smirnov-Kolmogorof dan Chi-Kuadrat. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisa data dapat disimpulkan bahwa Metode Log Pearson tipe III adalah yang paling tepat untuk menganalisis seri data hujan yang ada, ada sebanyak 9 ruas jalan di Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat yang tergenang hampir setiap tahun pada musim penghujan, serta menunjukkan bahwa selisih debit limpasan dengan kapasitas drainase berkisar antara 3,96% - 66,31%. Normalisasi saluran drainase di ruas jalan yang bermasalah terhadap genangan air yang besar dan tinggi serta mengendalikan perubahan tata guna lahan merupakan beberapa solusi untuk mengurangai terjadinya banjir atau genangan yang sangat luas dan tinggi tersebut.   Kata kunci : Genangan, Smada, Debit Limpasan dan Kapasitas Drainase
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG TUNGGAL DENGAN METODE ANALITIS DAN METODE ELEMEN HINGGA Silvia Kasturi
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.955 KB)

Abstract

ABSTRAK Setiap bangunan sipil seperti gedung, jembatan, jalan raya, terowongan, menara, dam/tanggul dan sebagainya harus mempunyai pondasi yang dapat mendukungnya. Istilah Pondasi merupakan elemen bangunan yang berfungsi untuk menyalurkan semua beban yang bekerja pada struktur tersebut kedalam tanah, sampai kedalaman tertentu yaitu sampai lapisan tanah keras. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi serta membandingkan kapasitas daya dukung aksial dan lateral pondasi tiang tunggal secara analitis dan numeris. Secara analitis dilakukan dengan menghitung kapasitas daya dukung berdasarkan data-data dari lapangan yang didapat yaitu SPT, Kalendering. Numeris yaitu menghitung dengan menggunakan metode elemen hingga menggunakan program. Hasil studi ini berdasarkan metode analitis diperoleh kapasitas daya dukung aksial ultimit tiang (Qu)  untuk data SPT adalah 281,18 Ton, untuk data kalendering dengan beberapa formula yaitu formula Danish diperoleh kapasitas daya dukung ultimit (Qu) = 492,469 Ton, formula Engineering News Recordv (ENR) = 333,656 Ton, formula WIKA = 356,005 Ton, metode elemen hingga diperoleh kapasitas daya dukung ultimit tiang pancang (Qu) = 449,776 Ton. Hasil kapasitas daya dukung lateral ultimit tiang (Hu) berdasarkan metode analitis adalah 15,723 Ton, dan berdasarkan metode elemen hingga diperoleh 57,978 Ton. Kata kunci : SPT, Kalendering, Numeris, Kapasitas daya dukung,
PENGARUH TEGANGAN TORSI TERHADAP PERENCANAAN TULANGAN MEMANJANG DAN TULANGAN GESER PADA BALOK GRID BETON BERTULANG TAMPANG PERSEGI Randy Randy
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 1, No 2 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.1 NO.2 TAHUN 2012
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.293 KB)

Abstract

ABSTRAK Pada umumnya, dalam  mendesain suatu struktur bangunan hanya memperhatikan timbulnya momen lentur, gaya lintang, dan gaya normal. Sering kali torsi diabaikan karena menilai pengaruhnya yang sangat kecil. Padahal biasanya bagian struktur bangunan yang mengalami momen torsi cukup besar terdapat pada balok tepi. Penyusunan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh tegangan torsi terhadap perencanaan tulangan memanjang dan tulangan geser pada balok grid beton bertulang tampang persegi. Perhitungan gaya-gaya dalam pada aplikasi grid element akan menggunakan metode elemen hingga dan hasilnya dibandingkan dengan SAP 2000student version, sedangkan perhitungan tulangan memanjang dan tulangan geser akan menggunakan SNI 03-2847-2002 dan hasilnya dibandingkan dengan SAP 2000student version, sementara tulangan torsi hanya didesain dengan SNI 03-2847-2002 karena SAP 2000student version tidak dapat menghitung tulangan torsi. Adapun kesimpulan pada tugas akhir ini adalah bahwa pada aplikasi grid element terdapat momen torsi yang cukup besar pada balok tepi yaitu sebesar 1905,93 kg m sehingga tidak dapat diabaikan begitu saja. Untuk mengantisipasi terjadinya momen torsi pada bangunan diperlukan tulangan torsi yang merupakan tulangan  tambahan pada tulangan memanjang akibat momen lentur dan tulangan geser akibat gaya lintang. Kata Kunci : torsi, metode elemen hingga, SNI-03-2847-2002, SAP 2000student version
ANALISA PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MEDAN-RANTAU PRAPAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATED PREFERENCE Rizyak Wale Simanjuntak
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 1 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.2 NO.1 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.958 KB)

Abstract

ABSTRAK Adanya perbedaan karakteristik antara ketiga moda transportasi yaitu bus, kereta api, dan taxi dengan rute Medan-Rantau Prapat memberikan suatu pertanyaan faktor apa yang mempengaruhi seseorang dalam memilih moda untuk melakukan perjalanannya.                 Survey berupa kuisioner dimulai dengan menetapkan jumlah sampel yang dibutuhkan. Kemudian disebar di stasiun bus, kereta api, dan taxi. Hasil survey dikumpulkan kemudian dilakukan analisa regresi linear berganda setelah itu diproses dengan model multinomial logit. Dari hasil analisa regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan program SPSS didapat persamaan terbaik moda transportasi bus, yaitu    Ybus = 0,420 + 0,216 Penghasilan perbulan – 0,167 biaya dari rumah menuju stasiun , moda transportasi kereta api, yaitu Ykereta api = 0,374 + 0,271 Jumlah rombongan + 0,388 Penghasilan perbulan dan moda transportasi taxi, yaitu Ytaxi = 0,318 Jumlah rombongan + 0,244 Penghasilan perbulan + 0,204 Waktu menuju ke tempat tujuan - 0,459 Waktu dari rumah menuju stasiun. Dan hasil probabilitas masing-masing moda, yaitu bus 16%, kereta api 71,4%, dan taxi 12,6%. Dari hasil yang diperoleh kereta api memiliki nilai utilitas yang lebih tinggi sehingga pelaku perjalanan lebih banyak memilih moda transportasi ini.
ANALISIS BEBAN PONDASI TIANG PANCANG DENGAN MEMPERHITUNGKAN DAYA DUKUNG TANAH DIBAWAH PILE CAP KONVENSIONAL BERDASARKAN TEORI HETENYI Ivan Edward Harianja
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 1 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.2 NO.1 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.034 KB)

Abstract

ABSTRAK Pada daerah pantai dengan kondisi tanah berupa tanah endapan sangat sulit untuk mencapai tanah keras sehingga dibutuhkan banyak tiang, Pile cap dengan sifat fleksibel memberikan kesempatan tanah dibawah pile cap untuk memikul sebagian beban pile cap sehingga beban untuk tiang pancang tidak terlalu besar. Perencanaan pile cap dapat dihitung dengan teori balok pada pondasi elastis (Beam on Elastic Fondation, BoEF)(Hetenyi,1974). Dimana, pile cap dianggap sebagai sebuah balok lentur yang didukung oleh tiang pancang dan tanah dasar sebagai dasar pondasinya. Untuk menghitung lendutan dan gaya-gaya dalam yang terjadi pada pile cap dibutuhkan modulus reaksi tanah dasar (k) yang nilainya dipengaruhi oleh jarak antar tiang pancang. Jarak antar tiang diambil 3D; 3,5D; 4D; 4,5D; dan 5D. Dari hasil analisa dan perhitungan yang telah dilakukan, pile cap dengan jarak tiang pancang 3D cenderung bersifat kaku dimana defleksi pelat sangat kecil namun beban aksial tiang pancang cukup besar dibandingkan dengan 5D. Beban aksial kolom yang dapat ditingkatkan adalah sebesar 11% sampai dengan 18% untuk jarak tiang antara 3D sampai 5D. Kata kunci : pile cap, BoEF, tiang pancang.
EVALUASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT (Studi Kasus : Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan) Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 1 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOL.2 NO.1 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.851 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengevaluasi sarana bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan. Pengolahan air limbah di IPAL RSU Dr. Pirngadi Medan ini menggunakan sistem lumpur aktif, dimana proses ini menggunakan bantuan mikroba untuk menurunkan kadar racun (BOD, COD dll) di dalam air limbah sehingga effluen yang dikeluarkan tidak berbahaya bagi lingkungan. Dari report tahunan rumah sakit diketahui adanya peningkatan jumlah pasien rawat inap yang berdampak pada peningkatan volume limbah cair sebesar 261 m3/hari. Dari hasil evaluasi dan perhitungan yang telah dilakukan terhadap kapasitas limbah 261 m3/hari, diketahui bahwa kandungan BOD dan COD yang tereduksi di dalam IPAL dengan sistem FBBR lumpur aktif mengalami penurunan ataupun berkurang yang mencapai sebesar 92,94%.   KATA KUNCI : RSU Dr. Pirngadi, Air Limbah, BOD dan COD

Page 4 of 58 | Total Record : 574