cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dinamis
ISSN : 02167492     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
ANALISA KERUGIAN TEGANGAN DAN PENURUNAN TEKANAN PADA RUANG ALIR TERHADAP SEL BAKAR JENIS MEMBRAN ELEKTROLIT POLIMER KAPASITAS 20W William Ryan Wijaya; Himsar Ambarita
Jurnal Dinamis Vol 1, No 13 (2013): Dinamis
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.739 KB)

Abstract

ABSTRAKBahan bakar fosil merupakan salah satu sumber bahan bakar penggerak energi listrik,mobil, maupun peralatan - peralatan lain. Namun akibat dari penggunaan besar - besaran olehmanusia di muka bumi ini, semakin lama bahan bakar fosil yang tersedia di muka bumi ini akanhabis pada saatnya. Sebelum habisnya bahan bakar fosil yang tersedia di muka bumi ini, harusdicari bahan bakar alternatif yang tidak terbatas sumbernya.Salah satu bahan bakar alternatifadalah hidrogen murni.Fokus kajian ini sel bahan bakar jenis Polymer Electrolyte Membrane(PEM).Tujuannya adalah salah satu dasar kajian awal untuk kajian - kajian selanjutnya.Selbahan bakarmerupakan salah satu peralatan yang menggunakan hidrogen sebagai bahanbakar utama untuk menghasilkan listrik berarus DC.Hidrogen murni dihasilkan dari hidrolisisaquadest. Hidrogen yang dihasilkan dialirkan ke sel bahan bakaruntuk kemudian diproses danakan menghasilkan tegangan listrik. Hasil kajian menunjukkan 10 liter hidrogen yangmenghasilkan tegangan listrik sebesar 10V selama 30 menit. Kesimpulan dari hasil kajianmenunjukkan efisiensi kipas pada stack sel bahan bakar adalah 0,579 dan aliran hidrogen yangterjadi di dalam microchannel adalah aliran laminar penuh, selain itu sel bahan bakar belumdapat berfungsi maksimal akibat tingkat ketahanan sel bahan bakar sangat rendah.Kata kunci: sel bahan bakar, tegangan, tekanan
Penentuan Kekuatan Tarik Material Komposit Epoxy dengan Pengisi Serat Rockwool Secara Eksperimen Nurdiana Nurdiana; Zulkifli lubis; Mutya Vonnisa
Jurnal Dinamis Vol 1, No 13 (2013): Dinamis
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.81 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memunculkan penemuan-penemuan baru diberbagai bidang. Dunia teknik merupakan salah satu bidang yang menunjukkan perkembanganyang sangat pesat. Terobosan - terobosan baru senantiasa dilakukan dalam rangka mencapaisuatu hasil yang dapat bermanfaat bagi umat manusia. Kebisingan dewasa ini dirasa sangatmengganggu terutama ketika siang hari, tetapi jika selama masih dalam batas toleransibiasanya banyak yang tidak memperdulikan. Disadari atau tidak bising mempunyai efek kurangbaik terhadap kesehatan manusia, efek yang menyertai mulai dari tuli sementara, gangguanpsikologis (trauma), sampai gangguan kesehatan lainnya. Bahan penyerap suara cukup jarangdijumpai, padahal ini sangat penting karena hal yang paling dekat dengan kehidupan manusiasehari-hari. Material yang bersifat lembut, berpori dan berserat diyakini mampu menyerapenergi suara yang mengenainya. Dari ketiga sifat bahan tersebut, bahan berporilah yang seringdigunakan. Hal ini karena bahan berpori retaif lebih murah dan ringan dibanding jenis peredamlain (Lee, 2003). Rockwool sudah lama digunakan sebagai peredam suara tetapipenggunaannya terbatas hanya sebagai bahan pelapis, Untuk dapat lebih meluaskanpenggunaan rockwool sebagai bahan komponen mesin misalnya knalpot kenderaan bermotor,ruang studio musik, plafon bangunan gedung,maka rockwool dapat dicampur dengan bahanlain yang dapat langsung dibentuk menjadi suatu komponen yang dibutuhkan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Kekuatan Tarik Komposit epoxy dengan pengisi serat Rockwoolmenggunakan mesin uji tarik , Komposit dibuat dengan metode hand lay up dengan komposisiperbandingan epoxy dengan rockwool 75 % : 25%, Hasil pengujian menunjukkan Kekuatantarik maximum , regangan tarik maximum dan Modulus Elastisitas rata-rata untuk kompositepoxy dengan pengisi serat rockwool adalah σmax rata-rata = 6,74 MPa, εmax rata-rata = 0,84 %, Eratarata= 1127 Mpa.Kata kunci : Kekuatan Tarik, Komposit, Epoxy, Rockwool
Studi Pengaruh Temperatur Tuang Terhadap Sifat Mekanis Pada Pengecoran Paduan Al-4,3%Zn Alloy Tugiman Tugiman; suprianto suprianto; Khairul S. Sihombing
Jurnal Dinamis Vol 1, No 13 (2013): Dinamis
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.982 KB)

Abstract

AbstrakAluminium merupakan salah satu logam non ferrous yang paling banyak digunakan dalambidang teknik. Kebanyakan pemakaian tidak dlam kondisi murni tetapi sering dipadukan denganelemen-elemen lainya membentuk suatu alloy. Penambahan elemen-elemen seperti Mg,Cu,Mndan Zn bertujuan untuk meningkatkan sifat aluminium tersebut. Peningkatan sifat mekanisaluminium tidak hanya dengan penambahan elemen tetapi dapat juga dengan caramemperbaiki variabel pengecoran seperti temperatur tuang. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui temperatur tuang optimum pada pengecoran Al-Zn Alloy terhadap sifat mekanisaluminium tersebut. Pengecoran menggunakan crusibel dari grafit dan dilakukan denganmemvariasikan temperatur tuang berturut-turut 700,725,750 dan 775oC selanjutnya dituang kedalam cetakan permanen berbentuk pelat. Sampel pengecoran ini kemudian di uji kekerasan,tarik, impak dan mikrostruktur hasilnyan memperlihatkan kenaikan temperatur tuangmeningkatkan kekerasan hingga 52,16BHN pada temperature 750oC untuk selanjutnya turunpada temperatur 775oC. Kekuatan impak menurun seiriing dengan kenaikan temperatur tuangdengan banyaknya energy yang diserap 122,5 MPa turun menjadi 117,5MPa pada temperatur775oC. Pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan aluminium hasil coran telah dilakukan danhasilnya memperlihatkan kekuatan tarik paduan ini berkisar antara 135.4-129MPa dengankekuatan tarik maksimum pada temperatur 700oC dan minimum pada 775oC.Kata Kunci : Al-Zn, Temperatur Tuang, Sifat Mekanis
Usaha Mengurangi Kebisingan Knalpot Produksi IKM di Kota Medan Bisrul Hapis Tambunan; Indra Koto; Izwar Lubis
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.577 KB)

Abstract

AbstrakKebisingan lalu lintas yang terus meningkat dapat mempengaruhi tingkat pendengaran manusia danpada waktu yang lama dapat merusak sistem pendengaran. Penelitian ini bertujuan menganalisisparameter-parameter yang berpengaruh terhadap tingkat kebisingan sebagai informasi keefektifanparameter-parameter tersebut agar nantinya dapat memperbaiki redaman suara produk. Memberikaninformasi untuk digunakan sebagai pengembangan produk industri kecil menengah. Pengujiandilakukan untuk berbagai model knalpot produk industri kecil dalam negeri dan produk pabrikan . Halini dilakukan untuk membandingkan tingkat kebisingan produk dari beberapa industri kecil dan produkpabrikan yang ada. Kemudian dimensi knalpot tersebut akan di modifikasi pada bagian peredamsuaranya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa volume knalpot berpengaruh terhadap kemapuanknalpot meredam kebisingan, semakin besar volume semakin besar kemampuan merdam suaranya.Jumlah ruangan di dalam knlpot mempengaruhi kemampuan knalpot untun meredam kebisingan,namun jumlah ruangan yang terlalu banyak akan mempengaruhi performa mesin, karena akanmenghambat kelancaran keluarnya gas buang.Kata kunci: knalpot, kebisingan, skala desibel, peredam.
UJI PERFORMANSI TURBIN ANGIN TIPE DARRIEUS-H DENGAN PROFIL SUDU NACA 0012 DAN ANALISA PERBANDINGAN EFISIENSI MENGGUNAKAN VARIASI JUMLAH SUDU DAN SUDUT PITCH Farel H. Napitupulu; Ekawira K. Napitupulu
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.494 KB)

Abstract

AbstrakObjek dalam penelitian ini adalah turbin angin Darrieus-H dengan profil sudu NACA 0012dengan panjang chord 0.3 m. Dimensi turbin ini yaitu dengan diameter (D) 1.5 m dan tinggi(H) 1.5 m. Adapun variasi yang digunakan dalam pengujian ini adalah variasi jumlah sudu(3, 4 dan 5 buah) dan variasi sudut pitch sudu (00, 20, 40, 60, 80, 100, 120). Tujuandilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah sudu dan pengaruhsudut pitch terhadap performansi turbin angin Darrieus-H. Penelitian ini dilakukan denganmelakukan serangkaian pengujian turbin angin pada kecepatan angin 3,85 m/s. Angin inidibangkitkan oleh sebuah kipas yang ditempatkan pada jarak 5 m dari turbin. Dari hasilpengujian diperoleh bahwa turbin angin dengan jumlah sudu 3 buah lebih efektif dalammengekstrak energi angin, untuk jumlah sudu 3, 4 dan 5 buah dengan efisiensi masingmasing15,91%; 12,14% dan 11,49%. Sedangkan dari variasi sudut pitch sudu diperolehbahwa turbin angin dengan jumlah sudu 3, 4 dan 5 buah lebih efektif mengekstrak energiangin pada sudut pitch φ = 60Kata kunci: turbin Darrieus-H, NACA 0012, jumlah sudu, sudut pitch, efisiensi
PENGARUH MASUKAN PANAS TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN DAN KETANGGUHAN PADA PENGELASAN SHIELD METAL ARC WELDING (SMAW) DARI PIPA BAJA DIAMETER 2,5 INCHI Susri Mizhar; Ivan Hamonangan Pandiangan
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.578 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan terhadapketangguhan, kekerasan dan struktur mikro las pada pengelasan SMAW denganelektroda E7016. Bahan pipa baja karbon rendah dengan diameter 2,5 inchi danketebalan 12 mm dilas dengan variasi arus 100 Amper,110A dan 120 Amper denganmenggunakan las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda E7016 diameter 3,2 mmdan menggunakan kampuh V tunggal dengan sudut 600. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ketangguhan impak tertinggi diperoleh pada arus 120 Amper dengan nilai 1,6Joule/mm2 . Hal ini karena masukan panas yang tinggi, maka laju pendinginan setelahpengelasan akan menjadi lebih lambat, sehingga struktur ferrite acicular yang terbentukakan lebih banyak.Kata Kunci : Pengelasan SMAW, ketangguhan, struktur mikro
STUDY PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP GEOMETRI GERAM PADA PEMESINAN LAJU TINGGI, KERAS DAN KERING Berta br Ginting
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1424.48 KB)

Abstract

ABSTRACTIn this research, the material of AISI 4140 at 55 HRC was cut using CBN tool in high speedmachining, hard and dry machinery process. The chips, as the result of the whole condition ofthe cutting are observed morphologically and measured geometrically in the case of thethickness.The method used in this research is incremental experiment done in every segmentperformed in the certain cutting condition. In this case, the varieties of cutting: the speed cutting(V) (m/min), the feed (f) (mm/rev) and the depth of cutting c (mm) are performed.The result shows that the morphology of the chips formed have the geometrical featuresuch as saw-tooth; the higher the cutting speed (V), the thickness of the chip after the cutting(hc) tends to decrease and the distance between the edges of the saw (δ) tends to increase.Meanwhile the feed parameter (f) and the depth of the cutting (a) is in reverse with the speed ofcutting (V) ; the higher the feed (f) and the depth of the cutting (a), the thickness of the chip aftercutting (hc) tends to decrease.Keywords: the cutting parameter, geometrical chip,high- speed machining, hard machining,dry machining.
PENGARUH POSISI ANTENA TERHADAP SINYAL GELOMBANG ANTENA YAGI ALUMUNIUM A Zulkifli Lubis
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.983 KB)

Abstract

AbstrakAntena adalah suatu alat yang digunakan untuk memancarkan gelombang elektromagnetikatau menerima gelombang elektromagnetik.Provider layanan 3G (Third Generation) denganketerbatasan jaringan yang dicakupnya menjadikan kebutuhan akan penguatan perolehansinyal sangat besar. Antena Yagi adalah salah satu pilihan penguatan perolehan sinyal.AntenaYagi memiliki komponen utama yaitu sebuah Driven element yang merupakan dipole aktif dansebuah Element yang berfungsi untuk memantulkan pancaran dari Driven element. Padapaperini membahas tentang rancang bangun antena Yagi 2,1GHz untuk memperkuatpenerimaan sinyal 3G.Tujuan pembuatan Antena ini ditujukan untuk menjadi media bantudalam memperkuat penerimaan sinyal 3G demi memaksimalkan perolehan sinyal dan koneksi.Adapun Methode parameter antena diuji sebagai titik ukur kemampuan antena, Setelahpengujian dan analisa data diperoleh bahwa parameter yang diuji berupa pola radiasi,beamwidth, gain dan transfer data.Pertama kali yang akan diukur adalah level sinyal maksimumyang diperoleh tanpa menggunakan antena Yagi. Pengukuran antena dilakukan pada duatempat yang berbeda.Jarak pertama antara tempat pengukuran dengan BTS ±5,57km dan yangkedua ±5,75 km .Kata kunci: Base Transceiver Server (BTS),Antena Yagi , Gelombang Elektromagnetik
PENGARUH PENAMBAHAN CU DAN SOLUTION TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO PADA ALUMINIUM PADUAN A356 Suherman Suherman; Syahputra Syahputra
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.633 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahkan Cu dan SolutionTreatment pada paduan A356 terhadap struktur mikro dan kekerasan pada hasil coran kepalasilinder (head cylinder) sepeda motor 2 Tak yang dicor dengan metode lost foam casting (LFC).Aluminium paduan A356 sebelum dan sesudah penambahan Cu dilebur menggunakan dapurkrusibel dan selanjutnya dituangkan kedalam pola styrofoam. Proses perlakuan panas solutiontreatment T-6 diterapkan dengan memanaskan hasil coran prototipe head cylinder padatemperatur 540 C dengan waktu tahan selama 4 jam dan selanjutnya dilakukan quenchingkedalam media pendingin air hangat pada temperatur 70 C. Proses Age Hardening dilakukandengan memanaskan kembali coran pada temperatur 170 C selama 2 jam. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa penambahan Cu sebesar 3% pada paduan A356 meningkatkan nilaikekerasan benda cor baik pada bagian sirip maupun pada bagian alas dari hasil coran headcylinder. Perlakuan panas solution treatment pada benda hasil coran sebelum dan setelahpenambahan Cu memberikan peningkatan nilai kekerasan benda cor. Dari hasil pengamatanstuktur mikro menunjukkan terjadi perubahan struktur mikro pada hasil coran paduan A356setelah proses solution treatment pada paduan A356 baik sebelum dan sesudah penambahanCuKata kunci : aluminium A356, head cylinder, lost foam casting, penambahan Cu
Pengaruh Temperatur Tuang Terhadap Sifat Mekanis dan mikrostruktur Coran A356 Menggunakan Metode Stir Casting Suprianto Suprianto; Tugiman Tugiman
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.087 KB)

Abstract

AbstrakAluminium merupakan salah satu bahan non ferrous yang paling banyak dipergunakan dalambidang teknik. Penggunaan aluminium yang begitu luas dalam bidang teknik dikarenakanmemiliki massa jenis yang ringan dan ketahanan korosi yang baik tetapi aluminium memilikisifat mekanis yang masih perlu ditingkatkan khususnya aluminium yang diproduksimenggunakan metode pengecoran. Pada proses pengecoran sangat banyak variabel yangakan mempengaruhi kekuatan aluminium yang salah satunya adalah temperatur tuang.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh temperatur tuang terhadap sifat mekanis A356yang meliputi kekerasan, impak serta mikrostruktur menggunakan metode pengecoran tipe stircasting. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan temperatur tuang 685,710,735,760 dan785oC menggunakan cetakan permanen. Hasil coran selanjutnya dilakukan pengujianmenggunakan alat uji kekerasan type Brinell dan impak jenis Charpy. Hasil pengujianmemperlihatkan kekerasan meningkat seiring dengan kenaikan temperatur kekerasanmaksimum terjadi pada temperatur 760oC sebesar 59,78BHN. Kekuatan impak juga meningkatseiring dengan kenaikan temperatur tuang dengan energi impak 25,57 joule pada temperatur760oC. hasil photo mikro terlihat pada temperatur 760oC distribusi silikon di dalam matrikaluminium lebih merata bila dibandingkan dengan temperatur yang lainnya.Kata kunci : Sifat Mekanis, A356, Temperatur Tuang, Stir Casting.

Page 8 of 25 | Total Record : 246