cover
Contact Name
Herin Setianingsih
Contact Email
herin.setianingsih@hangtuah.ac.id
Phone
+6282257037541
Journal Mail Official
putra.abdullah@hangtuah.ac.id
Editorial Address
Jl. Gadung No. 1, Komplek Barat RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Surabaya Biomedical Journal
Published by Universitas Hang Tuah
ISSN : -     EISSN : 2808649X     DOI : 10.30649/sbj
Core Subject : Health,
Surabaya Biomedical Journal is a peer-reviewed, open access journal published three times a year (January, May, and September) by the Faculty of Medicine, Universitas Hang Tuah, Surabaya. The journal is dedicated to publishing high-quality original research articles, review papers, and general scientific contributions across all areas of medical and health sciences. The journal seeks to foster intellectual exchange and interdisciplinary dialogue among researchers, clinicians, and practitioners by integrating diverse perspectives, methodologies, and topics within the biomedical field. It aims to serve as a platform that bridges academic scholarship and clinical practice. The scope of the journal includes, but is not limited to: 1.Marine medicine 2.Hyperbaric medicine 3.General medicine 4.Dentistry 5.Nursing 6.Pharmacy Surabaya Biomedical Journal welcomes submissions from researchers and professionals who are engaged in advancing knowledge and innovation in these fields.
Articles 92 Documents
HUBUNGAN MALNUTRISI DENGAN TINGKAT KEJADIAN MALARIA PADA BALITA Bimantara, Riza Fajar
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i1.99

Abstract

Abstrak Malaria merupakan salah satu penyakit yang masih banyak ditemukan pada balita yang menyebabkan kematian lebih dari 435.000 orang secara global dengan 11-30% berasal dari anak balita. Malnutrisi menjangkit jutaan anak di dunia, termasuk Indonesia yang menjadi penyebab kematian utama pada balita. Mengetahui hubungan antara malnutrisi dengan tingkat kejadian malaria pada balita serta mempelajari tentang prevalensi, faktor resiko, dan mekanisme dari malaria dan malnutrisi. Penelitian ini menggunakan 15 artikel internasional yang terakreditasi dan mempelajari hubungan antara malnutrisi dengan tingkat kejadian malaria pada balita. Berdasarkan 10 artikel jurnal yang direview diperoleh prevalensi kejadian malaria dan malnutrisi pada balita masih sangat tinggi terutama di negara-negara di benua Afrika, beberapa negara di Asia Selatan, Asia Tenggara, Timur tengah, Amerika Tengah, dan Selatan. Berdasarkan 3 artikel jurnal yang direview faktor resiko penyebab malaria dan malnutrisi meliputi dari segi usia, lingkungan, sanitasi, ekonomi, pendidikan, ketersediaan pangan, dan tinggal di pengungsian. Berdasarkan 9 artikel jurnal yang direview malnutrisi merupakan faktor resiko malaria dan 1 artikel jurnal menyatakan anak dengan malnutrisi memiliki kemungkinan lebih rendah terkena malaria. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan terdapat hubungan antara malnutrisi dengan tingkat kejadian malaria pada balita yang bersifat dua arah. Kata kunci : Malaria, malnutrisi, balita
Water Sanitation and Hygiene (WASH): Merits and Demerits in schools SARKINGOBIR, YUSUF
Surabaya Biomedical Journal Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/v5i1.170

Abstract

This study explores the merits and demerits of Water Sanitation and Hygiene (WASH) in schools. WASH is crucial for maintaining health and preventing diseases in educational settings. The study highlights the importance of providing sufficient and safe water, basic sanitation, and hygiene facilities in schools. It also discusses the effects of poor WASH on education, including the spread of diseases, poor academic performance, and absenteeism. The study suggests improvements in WASH infrastructure, health education, and community involvement to promote healthy behaviors and environments in schools.  

Page 10 of 10 | Total Record : 92