Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles
193 Documents
Persimpangan antara Kecemasan, Panik, dan Depresi: Laporan Kasus Gangguan Kecemasan Menyeluruh
Iftitah Niza Apandi;
Era Catur Prasetya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.225
Gangguan kecemasan merupakan salah satu gangguan mental dengan prevalensi tinggi, khususnya pada remaja dan dewasa muda, dengan Generalized Anxiety Disorder (GAD) sebagai salah satu bentuk yang sering muncul dan kerap disertai gejala somatik sehingga menyulitkan diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis GAD dengan dominasi gejala somatik serta mengidentifikasi peran faktor psikososial dalam perjalanan penyakit. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan laporan kasus pada seorang pasien perempuan usia 20 tahun di Poli Psikiatri RS Muhammadiyah Lamongan, dengan pengumpulan data melalui anamnesis, observasi klinis, serta telaah rekam medis dan pemeriksaan penunjang. Hasil menununjukkan bahwa Kasus GAD dengan dominasi gejala somatik (sesak napas, tremor, nyeri dada) tanpa kelainan organik, dikenal sebagai somatic manifestation of anxiety. Gejala menetap >2 tahun disertai overthinking, gangguan tidur, dan penurunan fungsi sosial memenuhi kriteria DSM-5-TR. Diagnosis banding Panic Disorder dan Major Depressive Disorder kurang mendukung karena tidak ditemukan pola serangan panik episodik maupun depresi berat persisten. Faktor psikososial, distorsi kognitif, dan aktivasi simpatis berperan pada munculnya gejala. Pendekatan biopsikososial dengan kombinasi farmakoterapi dan CBT menjadi tatalaksana utama. Kesimpulan: Kasus ini menyoroti pentingnya pendekatan biopsikososial pada pasien yang menunjukkan gejala somatik yang tidak dapat dijelaskan. Pengenalan dini gangguan kecemasan umum (GAD) sangat penting untuk menghindari investigasi yang tidak perlu dan meningkatkan hasil pengobatan pasien.
Kelayakan Operasi Penderita Kusta Dengan Disabilitas pada Tangan di Rumah Sakit Kusta Naob Timor Tengah Utara
Diva Alisa Darmatasia;
Ika Febianti Buntoro;
Nicholas Edwin Handoyo;
Robertus Arian Datusanantyo
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.226
Leprosy is an infectious disease caused by Mycobacterium leprae that can lead to disability. Surgical intervention may serve as the approaches to improve disability in patients with leprosy. This study aimed to analyze differences in the characteristics of leprosy patients who were eligible and not eligible for surgery based on the results of surgical eligibility screening among patients with hand disabilities at Naob Leprosy Hospital, North Central Timor, in 2023. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach using a surgical eligibility screening checklist. The results showed that most respondents were male, aged 26–45 years, had an elementary school education, and had multibacillary leprosy, with predominantly grade 4–5 motor assessments and varied sensory assessment results. Bivariate analysis indicated no significant association between motor, sensory, functional, and occupational assessments and surgical eligibility (p>0.05). In conclusion, surgical eligibility was not significantly influenced by individual clinical parameters
Laporan Studi Kasus Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien Skizofrenia dengan Resiko Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta
Iin Damayanti Adam;
Slamet Riyanto
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.227
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan pola pikir, persepsi, emosi, dan perilaku sehingga dapat menurunkan fungsi sosial individu. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien skizofrenia adalah risiko perilaku kekerasan akibat ketidakmampuan mengontrol emosi dan impuls. Kondisi ini dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitar sehingga memerlukan penanganan keperawatan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan serta mengevaluasi efektivitas intervensi keperawatan dalam meningkatkan kontrol diri pasien. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan jiwa pada satu pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Asuhan keperawatan dilaksanakan melalui tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kontrol diri pasien setelah diberikan intervensi selama tiga hari. Pasien lebih mampu mengendalikan emosi, mengurangi perilaku agresif, serta berkomunikasi lebih tenang dan asertif. Intervensi keperawatan yang terstruktur efektif membantu menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia.