cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 187 Documents
Gambaran Tingkat Kepatuhan Minum Obat  pada Penderita Hipertensi di Posyandu Sejahtera Sibela Mojosongo Rizkya Larasati Widodo; Ika Silvitasari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.199

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan utama karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu faktor penting dalam pengendalian hipertensi adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Posyandu Sejahtera Sibela Mojosongo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang sebanyak 40%, diikuti kepatuhan tinggi 32% dan kepatuhan rendah 28%. Mayoritas responden berusia 56–66 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan dasar, serta telah menderita hipertensi lebih dari enam bulan. Kesimpulan Tingkat kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Posyandu Sejahtera Sibela Mojosongo masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan dan pendampingan berkelanjutan dari tenaga kesehatan serta dukungan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan dan mencegah komplikasi hipertensi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Gizi Seimbang dan Pola Makan dengan Status Gizi Balita di Posyandu Pokbang Karanggede Boyolali Nadia Dwi Puspitasari; Mulyaningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.200

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan ibu tentang gizi dan pola makan balita. Pengetahuan ibu yang baik diharapkan dapat mendorong pola makan balita yang tepat, sehingga meningkatkan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan pola makan dengan status gizi balita di Posyandu Pokbang, Karanggede, Boyolali tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik kuantitatif dengan sampel 58 balita yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan ibu dan pola makan yang dikategorikan tepat dan tidak tepat, serta pengukuran berat badan menurut umur (BB/U) yang dihitung Z-score sesuai standar WHO. Analisis bivariat dilakukan menggunakan Kendall’s Tau untuk hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi dan Chi-Square untuk hubungan pola makan dengan status gizi, dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil Mayoritas balita memiliki pola makan tepat sebanyak 37 balita (63,8%), dan sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 35 orang (60,3%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (rτ = 0,609; p < 0,001) serta antara pola makan dengan status gizi (p < 0,001). Kesimpulan pengetahuan ibu dan pola makan balita berhubungan dengan status gizi, sehingga edukasi gizi dan pendampingan pola makan kepada orang tua perlu ditingkatkan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Pencegahan Komplikasi Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Gambirsari Vindi Roma Wardhani; Bagas Biyanzah Drajad Pamukhti
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.201

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan kematian apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi hipertensi adalah peningkatan pengetahuan lansia mengenai pengendalian dan pencegahan komplikasi hipertensi. Tingkat pengetahuan yang baik diharapkan dapat mendorong lansia untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta patuh terhadap pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pencegahan komplikasi hipertensi pada lansia di Puskesmas Gambirsari.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 95 lansia penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan pencegahan komplikasi hipertensi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki tingkat pengetahuan pencegahan komplikasi hipertensi dalam kategori baik, yaitu sebanyak 86 responden (90,5%), kategori cukup sebanyak 7 responden (7,4%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar lansia di Puskesmas Gambirsari memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai pencegahan komplikasi hipertensi.
Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi  Katarakdengan Anastesi Lokal Sugeng Mujiono; Ristinawati; Agus Purnama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.202

Abstract

Katarak merupakan kondisi di mana lensa mata menjadi keruh sehingga mengganggu kemampuan penglihatan. Pasien yang akan menjalani operasi katarak sering kali mengalami kecemasan yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik maupun mental, serta berpotensi memperlambat proses pemulihan pascaoperasi. Intervensi non-farmakologis dengan mengunakan terapi murottal Al-Qur'an surat Al-Mulk dalam menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk  Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat Tahun 2025. Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experiment Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasien Pre Operasi  Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat dalam 1 tahun terakhir sebanyak 353 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan SOP dan kuesioner APAIS. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Paired T test. Hasil didapatkan dengan uji paired t test diketahui bahwa nilai p value 0,000 berarti P<0,05, sedangkan hasil dari Effect Size sebesar 8,76 diketahui adanya efek yang sangat tinggi, maka dapat disimpulkan bahwa ada  Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak dengan Anastesi Lokal di Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta Pusat Tahun 2025. Pihak rumah sakit diharapkan dapat menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian terapi murottal Al-Qur’an Surat Al-Mulk sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi, khususnya pasien yang akan menjalani operasi katarak dengan anestesi lokal.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Sistem Triage dengan Tingkat Kepuasan Terhadap Pelayanan di Igd Rsud Cipayung Walid Miftahul Huda; Bambang Suryadi; Weslei Daeli
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cipayung, mengingat masih adanya kesalahpahaman pasien terhadap mekanisme prioritas pelayanan yang berpotensi menurunkan kepuasan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional korelasional ini melibatkan 160 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang definisi, tujuan, prinsip, kategori warna, dan proses triase, serta kuesioner kepuasan berbasis dimensi SERVQUAL. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup hingga baik dan tingkat kepuasan dalam kategori puas, serta terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di IGD (p < 0,05). Pasien dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi pasien mengenai sistem triase merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat komunikasi terapeutik, dan mendukung pengembangan praktik keperawatan gawat darurat yang berorientasi pada patient-centered care.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rajeg Kecamatan Rajeg  Kabupaten Tangerang Banten Tahun 2025 Suyatno; Sri Mintasih; Yani Handayani
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.204

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis dengan prevalensi yang terus meningkat. Kualitas tidur yang buruk diduga memengaruhi regulasi tekanan darah melalui aktivasi sistem saraf simpatis, namun hubungan spesifiknya pada pasien di tingkat layanan primer seperti Puskesmas Rajeg, Kabupaten Tangerang Banten, belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi di wilayah kerja puskesmas tersebut. Desain penelitian menggunakan cross-sectional analitik observasional dengan sampel sebanyak 105 pasien hipertensi yang dipilih secara purposive. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan derajat hipertensi ditentukan berdasarkan pengukuran tekanan darah dengan sphygmomanometer digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas tidur buruk (81,0%) dan berada pada kelompok hipertensi derajat 1 (49,5%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan derajat hipertensi (p-value = 0,026; ρ = 0,218). Hubungan tersebut bersifat positif dan lemah, mengindikasikan bahwa semakin buruk kualitas tidur, cenderung diikuti dengan derajat hipertensi yang lebih tinggi. Temuan ini mendukung pentingnya mempertimbangkan kualitas tidur sebagai salah satu faktor dalam manajemen hipertensi. Disarankan agar skrining kualitas tidur diintegrasikan ke dalam asesmen rutin pasien hipertensi di puskesmas dan edukasi tentang sleep hygiene diperkuat sebagai bagian dari intervensi gaya hidup untuk mencegah progresivitas penyakit.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Chamomile Terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Keperawatan Semester III dan Semester V Program Reguler di Universitas Indonesia Maju Tahun 2026 Milan Dari; Ristinawati; Agus Purnama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.205

Abstract

Kualitas tidur buruk umum di kalangan mahasiswa keperawatan akibat stres akademik dan pola hidup tidak teratur. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aromaterapi chamomile terhadap kualitas tidur mahasiswa keperawatan semester III dan V program reguler Universitas Indonesia Maju tahun 2026. Menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest, populasi mahasiswa dengan kualitas tidur buruk (skor PSQI ≥5); sampel purposive 20 responden (10 per semester). Instrumen kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan SOP aromaterapi chamomile (5 tetes diffuser, 15 menit malam hari selama 10 hari). Analisis univariat (frekuensi, rata-rata, SD) dan bivariat (uji Wilcoxon Signed Rank Test) dengan SPSS v.26. Hasil menunjukkan 100% responden berubah dari buruk (pretest, mean PSQI 16,3-21,6) menjadi baik (posttest, mean 1,3-1,5), p=0,005. Aromaterapi chamomile efektif meningkatkan kualitas tidur sebagai intervensi nonfarmakologis.
Analisis Hubungan Waktu Tunggu Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Pelayanan Rawat Jalan UPT Puskesmas Ponrang Kabupaten Luwu A.Muh.Akbar Jaya; Edrward Huznan Rafid
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.206

Abstract

 Waktu tunggu merupakan faktor non-klinis krusial yang memengaruhi kepuasan pasien di fasilitas pelayanan primer seperti puskesmas di Indonesia. Penelitian ini menganalisis hubungan waktu tunggu rawat jalan dengan kepuasan pasien di UPT Puskesmas Ponrang, Kabupaten Luwu. Menggunakan desain kuantitatif analitik crosssectional pada Januari-Februari 2026, populasi seluruh pasien rawat jalan dengan sampel 2.572 responden yang memenuhi kriteria inklusi (usia ≥17 tahun, sadar, bersedia) melalui accidental sampling. Data kuesioner dianalisis univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Chi-Square (p<0,05). Hasil menunjukkan 60,2% pasien menunggu ≤60 menit dengan tingkat kepuasan 66,2%; pasien tunggu pendek mencapai 87,9% puas sedangkan tunggu lama 66,6% tidak puas (p=0,000), membuktikan hubungan signifikan. Simpulan menyatakan waktu tunggu singkat meningkatkan kepuasan secara substansial, merekomendasikan perbaikan manajerial sesuai standar nasional. 
Efektivitas Pemberian Edukasi dengan Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien tentang Penyuntikan Insulin pada Penderita DM Tipe II di Poliklinik Penyakit dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (Kisa) Kota Depok Tahun 2025 Siti Asrofah; Ristinawati; Agus Purnama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.207

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan mandiri yang baik, termasuk kepatuhan dalam penyuntikan insulin. Edukasi kesehatan dengan media audio visual dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien karena bersifat menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi menggunakan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien tentang penyuntikan insulin pada penderita DM tipe II.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok tahun 2025. Sampel penelitian adalah pasien DM tipe II yang mendapatkan terapi insulin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kepatuhan sebelum dan sesudah pemberian edukasi media audio visual. Analisis data menggunakan uji statistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil mayoritas responden berusia lansia awal (65%), berjenis kelamin perempuan (70%), berpendidikan SMA (45%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (45%). Tingkat pengetahuan sebelum edukasi mayoritas berada pada kategori cukup dan meningkat menjadi kategori baik setelah edukasi. Kepatuhan sebelum intervensi mayoritas rendah dan meningkat menjadi tinggi setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya efektivitas edukasi media audio visual terhadap tingkat pengetahuan (p=0,005) dan kepatuhan (p=0,010). Kesimpulan edukasi dengan media audio visual efektif meningkatkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien DM tipe II dalam penyuntikan insulin.Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit yang disebabkan penurunan sekresi insulin.
Gambaran Perilaku Perawatan Kaki dan Nilai Abi Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Gambirsari Vindy Ramdani; Mulyaningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.208

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycmia, which increases the risk of diabetic foot ulcers due to suboptimal foot care. Objective: This study aims to describe foot care behaviors and ABI values among patient at Gambirsari Health Center. Method: This Descriptive Quantitative study employed accidental sampling with 81 DM patient at Gambirsari Health Center. Data were collected using the validated and reliable NAFF questionnaire for foot care behavior and ABI measurements via tensiometer, followed by univariate analysis. Results: Most respondents were aged 40-59 years (69,1%), female (80.2%), had high school education (37.0%) and had suffered DM for 1-5 years (82.7%). Foot care behavior was poor in (66.7%), while ABI values were normal (64.2). Conclusion: Although foot care behavior is poor among most DM patients at GAmbirsari Health Center. ABI values are predominantly normal. Routine education is therefore essential for preventing diabetic foot ulcers.