cover
Contact Name
Muhammad Nanang Prayudyanto
Contact Email
muhammadprayudyanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslitdrt@gmail.com
Editorial Address
Pusat Litbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat
ISSN : 14108593     EISSN : 25798731     DOI : 10.25104/jptd.v24i1.2095
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Penelitian Transportasi Darat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang transportasi jalan dan perkeretaapian, dengan fokus pada keselamatan lalu lintas, perencanaan jalan, simulasi kecelakaan, pengembangan teknologi transportasi, dan rekayasa lalu lintas.
Articles 242 Documents
Halaman Belakang Juni 2017 Dwi Heriwibowo
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v19i2.615

Abstract

Pendekatan QFD Menggunakan Respon Teknis Untuk Peningkatan Pelayanan Terminal : Studi Kasus Terminal Tlogomas Kota Malang Agung Sedayu
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i2.631

Abstract

Terminal Tlogomas sebagai terminal Tipe B memiliki peranan yang sangat penting sebagai simpul transportrasi umum di Kota Malang yang menghubungkan Kota Malang dengan kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Kediri dalam wilayah propinsi Jawa Timur. Terminal Tlogomas telah beroperasi lebih dari 25 tahun sejak 1991 hingga kini mengalami penurunan pelayanan. Hal ini dapat dilihat pada turunnya jumlah penumpang dan angkutan umumnya dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan target peningkatan pelayanan terminal Tlogomas kota Malang. Sebelum menentukan target terlebih dahulu dilakukan penentuan atribut pelayanan terminal dengan mempertimbangkan persepsi dari pengguna yang disebut dengan suara pengguna (voice of user). Pengguna berasal dari penumpang yang secara rutin atau sering menggunakan pelayanan terminal. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD). Hasil penelitian memperoleh 19 respon teknis pengelola dengamn tiga respon teknis tertinggi yaitu Menunjang kebersihan terminal, Meningkatkan kualitas pelayanan angkutan, dan Menyediakan tiket, retribusi, dan barang yang terjangkau. Tiga respon teknis terendah adalah Menghilangkan pungutan liar, Menyediakan fasilitas telekomunikasi (wartel), warnet, atau TV, dan Menyediakan fasilitas bank, ATM, dan penukaran uang. Klasifikasi respon teknis tersebut terbagi atas empat bagian yaitu Fasilitas, Kenyamanan, Biaya, Pegawai atau petugas. Pihak pengelola terminal Tlogomas dapat meningkatkan pelayanan terminal sesuai dengan target respon teknis yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan eksisting terminal.
PENGEMBANGAN ANGKUTAN JALAN PERINTIS DI KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU Nunuj Nurdjanah
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i1.639

Abstract

Pemerintah Provinsi Riau berharap semua daerah di provinsi Riau harus terhubung dengan daerah yang lain agar ekonomi bisa tumbuh dengan baik. Selain dengan membangun jalan dan jembatan keterhubungan antar daerah juga perlu didukung dengan adanya penyediaaan angkutan salah satunya dengan penyediaan angkutan jalan perintis. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan angkutan jalan perintis di Provinsi Riau, sebagai bahan masukan untuk mewujudkan pengembangan aksesbilitas dan konektivitas  transportasi jalan guna membuka daerah terisolasi atau kurang berkembang di Provinsi Riau. Dalam penelitian ini wilayah studi sebagai sampel adalah  usulan rute untuk trayek Pangkalan Kerinci-Teluk Meranti di Kabupaten Pelalawan. Trayek ini sudah terhubung dengan akses jalan provinsi,  terdapat potensi daerah yang cukup baik yaitu perkebunan CPO, serta  destinasi wisata Ombak Bono di Pulau Muda. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode multikriteria analisis, dapat disimpulkan bahwa  angkutan jalan perintis untuk trayek Pangkalan Kerinci-Teluk Meranti cukup dapat dikembangkan dan perlu didukung dengan pengembangan fasilitas lainnya seperti penyediaan tempat henti, perlengkapan jalan, dan pelebaran jalan desa di wilayah studi. Selain itu juga perlu pengembangan dan meningkatkan pengelolaan destinasi wisata Sungai Kampar dimana terjadi fenomena Ombak Bono, sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara yang menjadi potensial demand angkutan jalan perintis, maupun angkutan umum jalan komersial di masa yang akan datang.
MANAJEMEN SISTEM TRANSPORTASI PERKOTAAN YOGYAKARTA Danar Adi Nugroho; Siti Malkhamah
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i1.640

Abstract

Kota Yogyakarta sebagai pusat tarikan kegiatan pariwisata, ekonomi dan pendidikan telah memiliki pengaruh yang berkembang hingga ke aglomerasinya. Kondisi ini menyebabkan bertambahnya demand terhadap kebutuhan pelayanan transportasi. Manajemen sistem transportasi bertujuan meningkatkan efisiensi infrastruktur yang telah ada dan meningkatkan pelayanan dan penggunaan angkutan umum. Manajemen sistem transportasi memastikan berputarnya roda perekonomian namun juga mempertahankan kinerja transportasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja manajemen sistem transportasi perkotaan Yogyakarta eksisting serta merencanakan manajemen sistem transportasi perkotaan Yogyakarta ideal yang dibuat dengan siklus perencanaan berdasarkan bagan alir dari Gray dan Hoel. Siklus ini mengidentifikasi data kinerja, permasalahan dan kesempatan yang ada, biaya, dampak dan prioritas proyek. Metode analisis SWOT dipakai untuk mengidentifikasi permasalahan dan kesempatan dalam siklus perencanaan sebagai dasar penentuan program dan kegiatan selanjutnya. Mixed method menjadi dasar metode dalam penelitian ini yang menggabungkan metode kualitatif dengan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah prioritas perencanaan manajemen sistem transportasi Perkotaan Yogyakarta secara berurutan: Rencana Jaringan Transportasi Jalan, Rencana Tata Ruang Perkotaan Yogyakarta, Rencana Sistem Angkutan Umum, Rencana Sistem Angkutan Wisata, Rencana Fasilitasi Perparkiran dan Rencana Pemanfaatan Terminal Giwangan
IMPLEMENTASI MODEL SIMULASI SISTEM DINAMIS TERHADAP ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DIKAWASAN PINTU MASUK PELABUHAN TANJUNG PRIOK Fajar Kurniawan
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i1.641

Abstract

Tingkat kemacetan lalu lintas di kawasan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok dinilai cukup tinggi, oleh sebab itu perlu adanya suatu upaya untuk mengurangi tingkat kemacetan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan variabel utama yang menjadi penyebab kemacetan lalu lintas di pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi sistem dinamis, yang merupakan metodologi yang mempelajari interaksi dalam struktur sehingga dapat diterjemahkanke dalam model-model matematik yang selanjutnya dengan bantuan komputer disimulasikan untuk memperoleh perilaku historisnya. Dari hasil simulasi dapat diketahui penyebab kemacetan lalu lintas yang terjadi di kawasan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok, disebabkan oleh beberapa hal antara lain adalah tidak sinkronnya informasi antara stakeholder yang memanfaatkan jasa pelabuhan, penyebaran penjadwalan aktivitas export dan import yang tidak seimbang, ketidakseimbangan antara kapasitas jalan dengan jumlah kendaraan yang melalui kawasan tersebut, manajemen pengelolaan lalu lintas kawasan yang tidak memaksimalkan utilisasi teknologi informasi dan kebijakan yang mendukung proses penumpukan container di stacking area pelabuhan.
ANALISIS PENGARUH PENGOPERASIAN INTERCHANGE TERHADAP RUAS JALAN NASIONAL KAWASAN INDUSTRI CIKANDE Punta Ramandya; Imam Muthohar; Dewanti Dewanti
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i1.642

Abstract

Berkembangnya kebutuhan manusia, salah satunya kegiatan transportasi. Namun, besarnya kebutuhan tidak seimbang dengan fasilitas trasnportasi yang ada. Dalam rangka mengakomodasi kebutuhan pelayanan kegiatan transportasi perlu adanya pengembangan jaringan untuk konektivitas. maka dalam hal ini Pemerintah Provinsi Banten bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Serang  telah membangun Interchange  Cikande. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat pelayanan ruas jalan nasional disekitar kawasan industri sebelum dan sesudah beroperasinya interchange. Oleh karena itu agar dapat mengetahui arus lalu lintas yang akan terjadi diruas jalan nasional tersebut maka dilakukan prediksi arus lalu lintas dengan menggunakan Software SATURN (Simulation and Assignment Traffic to Urban Road Networks) yang merupakan program analisis jaringan yang dikembangkan oleh Institute for Transport Studies, University of Leeds, sedangkan untuk mengevaluasi kinerja jaringan digunakan parameter VCR (Volume Capacity Ratio).Dari hasil analisis diperoleh bahwa setelah beroperasinya interchange terjadi penurunan volume lalu lintas dari 1890 smp/jam menjadi 969 smp/jam dengan VCR 0,79 menjadi 0,40.
ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN KECEPATAN TERHADAP ANTRIAN KENDARAAN PADA EXIT GERBANG TOL PERIODE LIBURAN Yohanes Andika Suryonegoro; Ahmad Munawar; Muhammad Zudhy Irawan
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i1.649

Abstract

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016 jumlah kepemilikan mobil penumpang di wilayah Provinsi DKI Jakarta mencapai 3.525.925 unit, mengakibatkan tingginya volume perjalanan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya pada masa libur panjang yang berimbas pada antrian kendaraan pada Exit gerbang Tol Palimanan. Data pengelola Jalan Tol Cipali tahun 2015 sebesar 35 persen kendaraan melaju di atas 100  km/jam, dengan karakteristik pengemudi yang cenderung untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan volume kendaraan yang tinggi menyebabkan permasalahan antrian kendaraan pada Exit gerbang Tol. Penelitian ini  bertujuan untuk mengidetifikasi apakah manajemen kecepatan dapat mengurangi antrian pada Exit gerbang tol, dengan bantuan perangkat lunak Vissim. Pengambilan data dengan survei inventarisasi ruas jalan,  pencacahan lalu lintas dan kecepatan sesaat (spot speed).  Analisis menggunakan simulasi software Vissim dengan tahapan input data, kalibrasi, running model dan out put data yang akan divalidasi dengan uji statistik, selanjutnya dilakukan running model pada 5 skenario manajemen kecepatan. Hasil penelitian menunjukan manajemen kecepatan berpengaruh terhadap antrian kendaraan pada Exit gerbang Tol pada periode Liburan dengan hasil skenario 1 dapat mengurangi jumlah antrian kendaraan sebesar 45,56 %, skenario 2 sebesar 50,85 %, skenario 3 sebesar 65,55 %, skenario 4 sebesar 3,71 % dan skenario 5 sebesar 9,51 %.
Kinerja Angkutan Antar Lintas Batas Negara Perum Damri pada Trayek Pontianak-Kuching Budi Dwi Hartanto
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i2.839

Abstract

Damri merupakan salah satu operator angkutan umum yang melayani Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) dengan trayek Pontianak – Kuching.Segmen usaha ini berpotensi untuk dikembangkan, mengingat potensi demand penumpang pada trayek ini cukup besar, namun hanya 16 % dari total demandtersebut yang berhasil diangkut oleh Damri. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja Perum Damri untuk segmen usaha ALBN kurang bagus. Oleh sebab itu analisa dan evaluasi terhadap kinerja ALBN Damri perlu dilakukan. Melalui kajian ini, analisa dan evaluasi kinerja angkutan ALBN Damri dilakukan dari dua sudut pandang yaitusudut pandang finansial dan sudut pandang pelayanan. Dari sudut pandang finansial, indikator yang diperhitungkan adalah yaitu Biaya Operasional Kendaraan (BOK), pengeluaran, pendapatan, load factor,dan load factor breakeven (LFBE). Sedangkan dari sudut pandang pelayanan, analisa dan evaluasi melalui metode IPA (Importance Performance Analisys). Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa nilai LFBE untuk semua armada berkisar antara 0,55 – 0,71 dan  masih berada diatas nilai load factor yang berkisar antara 0,38 -0,68 atau dengan kata lain armada ALBN dalam kondisi rugi. Sedangkan menurut analisa IPA, terdapat tiga variabel yang memiliki nilai harapan tinggi yaitu, keamanan/keselamatan, keteraturan dan kesetaraan.Kata Kunci: Antar Lintas Batas Negara, Biaya Operasional Kendaraan, Load Facor Break Event 
PENGEMBANGAN CARBODY ALUMINIUM UNTUK LIGHT RAIL TRANSIT Taufik Hidayat; Yusuf Tri Wicaksono
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v19i3.846

Abstract

Kereta ringan merupakan kereta kecepatan normal berpenggerak sendiri dengan beban gandar maksimum 12 ton. Untuk mencapai beban gandar tersebut, maka pemilihan material adalah cara yang efektif dilakukan. Material Aluminium ekstrusi adalah salah satu material yang dapat dijadikan pilihan mengingat densitasnya hanya 2,7g/cm3. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan  material Aluminium untuk produksi kereta ringan LRT (light rail transit) oleh PT INKA, sebagai bentuk upaya untuk mencapai pembuatan kereta ringan dengan beban gandar maksimum 12 ton. Penelitian ini didasarkan pada penelitian deskriptif, metode pengumpulan data adalah data primer dilakukan dengan pengamatan menggunakan peralatan, dan pengumpulan data sekunder diperoleh berdasarkan data dari instansi terkait serta studi literatur. Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, kualitatif dan kuantitaitf. Untuk dapat menghasilkan desain LRT yang sesuai dengan standar keamanan maka dilakukan perencanaan desain dan pengujian baik melalui metode simulasi maupun pengujian langsung di workshop. Pengujian yang dilakukan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu pengujian dimensi yang mencakup panjang, lebar dan tinggi; pengujian berat; dan pengujian kekuatan konstruksi. Untuk pengujian kekuatan konstruksi dilakukan melalui dua metode, yaitu menggunakan simulasi software ANSYS dan uji sebenarnya di workshop. PT INKA membuat prototipe LRT dari material paduan Aluminium seri 6061 T6 yang kemudian dilakukan beberapa pengujian antara lain pengukuran berat dan pengujian kekuatan struktur kereta. Hasil pengukuran berat menunjukkan bahwa berat carbody prototipe LRT PT INKA adalah 2761 kg dan keseluruhan pembebanan telah memenuhi ketentuan maksimum axle load 12 ton. Sedangkan untuk uji kekuatan konstruksi menggunakan simulasi dan pengujian di workshop dengan pembebanan Kasus 1, Kasus 2, Kasus 3 dan Kasus 4 menunjukkan bahwa konstruksi LRT PT INKA memiliki nilai tegangan di bawah nilai tegangan ijin yaitu <206.5 MPa. Hal ini menunjukkan bahwa prototipe LRT PT INKA telah memenuhi persyaratan keamanan kekuatan struktur untuk kereta penumpang sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 175 Tahun 2015 tentang Standar Spesifikasi Teknis Kereta Kecepatan Normal Dengan Penggerak Sendiri.
ONLINE PASSENGER SURVEY UNTUK MENGEVALUASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LEBARAN DI INDONESIA Siti Maimunah
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v19i3.847

Abstract

Dalam mendukung penyelenggaraan angkutan lebaran yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan, dilakukan monitoring dan survei kepada para pemudik. Tujuan dilakukan monitoring adalah untuk mewujudkan kelancaran penyelengagraan angkutan lebaran. Sedangkan tujuan survei adalah untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan berdasarkan persepsi pemudik. Berdasarkan data dan informasi tersebut, maka dapat dijadikan dasar perbaikan dalam penyelenggaraan angkutan lebaran mendatang. Online survey passenger terhadap pemudik untuk evaluasi penyelenggaraan angkutan lebaran pertama kali dilakukan. Kelebihan dari online passenger survey adalah selain lebih murah, dapat menjangkau seluruh pemudik di wilayah Indonesia dan cepat. Sedangkan kekurangan dari metode online passenger survey adalah tidak dapat mengeneralkan ke seluruh populasi dikarena penduduk Indonesia belum 100% dapat mengakses internet. Metode analisis kajian adalah menggunakan analisis desktriptif, analisis pola perjalanan multi tujuan (trip chaining) dan analisis matriks asal tujuan pemudik. Kesimpulan analisis dan pembahasan adalah total pemudik tahun 2017 adalah 69,35% dengan jumlah pemudik terbanyak adalah dari kalangan PNS/POLRI/ TNI dengan pendapatan rata-rata di bawah Rp.10.000.000,-. 85% pendidikan responden sebagian besar adalah sarjana dan moda utama yang digunakan untuk mudik adalah mobil. Alasan pemilihan moda adalah cepat, nyaman, fleksibel, dan murah. Bagi pemudik yang menggunakan angkutan umum, maka moda penunjang terbanyak yang digunakan adalah taxi atau mobil. Pemudik terbanyak berasal dari wilayah Jabodetabek dengan tujuan utama ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Persepsi pemudik terhadap pelayanan penyelenggaraan angkutan lebaran di atas rata-rata dan terkait informasi mudik gratis pun cukup banyak diketahui oleh pemudik. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan pelayanan angkutan lebaran untuk mengurangi kemacetan. dan perlunya perbaikan integrasi antarmoda sehingga tidak mengadalkan kendaraan pribadi.

Page 10 of 25 | Total Record : 242


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 4 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 4 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 2 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 4 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 3 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 4 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 3 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 2 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat More Issue