cover
Contact Name
Muhammad Nanang Prayudyanto
Contact Email
muhammadprayudyanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslitdrt@gmail.com
Editorial Address
Pusat Litbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat
ISSN : 14108593     EISSN : 25798731     DOI : 10.25104/jptd.v24i1.2095
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Penelitian Transportasi Darat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang transportasi jalan dan perkeretaapian, dengan fokus pada keselamatan lalu lintas, perencanaan jalan, simulasi kecelakaan, pengembangan teknologi transportasi, dan rekayasa lalu lintas.
Articles 242 Documents
KAJIAN MODEL PEMILIHAN MODA KERETA API ATAU BUS MENUJU STASIUN KERETA API KROYA DAN MAOS DI KABUPATEN CILACAP Siti Rofiah Afriyanah
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v19i3.848

Abstract

Sebagian besar masyarakat Kota Cilacap menggunakan Stasiun Kroya dan Stasiun Maos untuk memulai perjalanan menggunakan angkutan kereta api menuju Jakarta. Hal tersebut membuat tingginya permintaan jasa angkutan penumpang yang berasal dari Kota Cilacap yang menuju Stasiun Kroya dan Stasiun Maos untuk melakukan perjalanan dengan Kereta api Jarak Jauh. Terdapat dua pilihan moda feeder unuk dapat mencapai dua stasiun tersebut yaitu dapat mengguakan angkutan kereta api pada lintas pelayanan Cilacap-Maos-Kroya atau dapat menggunakan angkutan umum bus. Masyarakat akan memilih moda angkutan berdasarkan tingkat kepuasan yang ditawarkan oleh masing-masing moda angkutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan moda angkutan feeder menuju Stasiun kereta api Kroya dan Stasiun Maos. Metoda yang digunakan adalah metode kuantitaif, menggunakan teknik analisis nilai waktu, metode logit biner nisbah dan analisis regresi. Terdapat 3 skenario pemilihan moda dari dan menuju Stasiun Kereta api Kroya dan Maos. Hasil perhitungan potensial demand pada wilayah studi menunjukan bahwa penumpang yang bersedia berpindah menggunakan angkutan kereta api yaitu sebanyak 77,5 % atau sebanyak 2483 dari total penumpang KA sebanyak 3204 penumpang, dan sisanya menggunakan angkutan bus.
Analisis Subsidi Angkutan Umum Perdesaan Bagi Pelajar di Kabupaten Pasuruan reni puspitasari
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i2.918

Abstract

Salah satu aspek implementasi transportasi jalan diantaranya adalah mengatur jaringan trayek dan jumlah kebutuhan kendaraan umum, sehingga pelayanan angkutan dengan kendaraan umum dapat dikendalikan, termasuk angkutan umum perdesaan. Angkutan perdesaan belum merupakan alternatif utama yang patut diperhitungkan bagi pelaku perjalanan. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan menunjukkan bahwa jumlah angkutan perdesaan yang beroperasi cenderung berkurang. Hal tersebut disebabkan oleh tidak berimbangnya antara biaya operasi kendaraan yang dikeluarkan dan pendapatan yang diterima oleh operator. Oleh karena itu Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan bermaksud untuk mengoptimalkan operasional angkutan umum perdesaan, yaitu mengalihfungsikan kendaraannya menjadi angkutan umum bagi pelajar dengan menggunakan sistem subsidi.Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk merumuskan kebijakan penyelenggaraan angkutan umum bagi pelajar yang menggunakan subsidi dari pemerintah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Analisis kuantitatif dilakukan dengan perhitungan Biaya Operasi Kendaraan (BOK), nantinya akan digunakan untuk mencari skema terbaik pembiayaan angkutan umum perdesaan di wilayah Kabupaten Pasuruan.Hasil survei menunjukkan bahwa para pelajar lebih banyak memilih ojek sebagai angkutan yang digunakan ke sekolah, yaitu sebanyak 57%, karena waktu menunggu angkutan umum lebih lama dibandingkan dengan ojek, terlebih lagi pada jam pulang sekolah di sore hari. Namun demikian, angkutan umum perdesaan juga masih diminati oleh kalangan pelajar, yaitu sebanyak 40%. Hal ini menandakan bahwa keberadaan dan ketersediaan angkutan umum masih dibutuhkan oleh kalangan pelajar, terutama sekolah-sekolah yang lokasinya dilintasi oleh angkutan umum perdesaan.Mekanisme pemberian subsidi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Pasuruan antara lain: mekanisme subsidi penuh; mekanisme subsidi selisih operasional; dan mekanisme subsidi BBM. Dari hasil perhitungan skema pembiayaan subsidi, mekanisme subsidi BOK selisih operasional mempunyai kecenderungan untuk diterapkan pada angkutan umum perdesaan di Kabupaten Pasuruan, karena pemerintah menanggung biaya yang lebih rendah dari skema pembiayaan yang lain.
Disain dan Konstruksi Aling Optik Untuk Sistem Rambu Lalu Lintas Jarak Aman Antar Kendaraan sugiono sugiono
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i2.919

Abstract

Sistem rambu lalu lintas yang fungsinya sebagai sarana pemberi informasi kepada pengemudipenanda jarak aman telah didisain dan dikonstruksikan untuk ditempatkan di tepi dan/atau di atas jalan untuk memfasilitasi pengukuran jarak aman antar kendaraan dalam rangka mencegah kecelakaan tabrakan beruntun. Karena rambu ini berfungsi sangat terbatas yaitu hanya pada suatu titik dalam perjalanan kendaraan, maka dilengkapi dengan pembatas visual yang berupa aling optik (optical baffles). Dengan aling optik tersebut, sistem rambu jarak aman ini dimaksudkan agar tidak terlihat atau terhalang sebagian ketika pengemudi kendaraan tidak berada pada posisi yang ditetapkan, yaitu titik nol. Sistem rambu ini tidak memanfaatkan sumber daya apapun sebagaimana rambu konvensional. Adapun jarak yang ditunjukkan pada sistem rambu ini adalah 60 m, 80 m, dan 100 m yang merupakan jarak aman untuk kendaraan yang melaju pada 60 km/h, 80 km/h, dan 100 km/h, dan dilengkapi dengan rambu 0 m pada titik nol, di mana pada posisi itulah pengemudi kendaraan difasilitasi untuk melihat rambu jarak, kemudianmensinkronkan jarak aman dengan kendaraan yang dibuntutinya.
Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Yang Terjadi Pada Anak-Anak studi kasus : Daerah Istimewa Yogyakarta suparmanta suparmanta
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v20i2.957

Abstract

Penyebab kematian terbesar pada usia sekolah dan  remaja di Indonesia adalah akibat kecelakaan transportasi, disamping penyakit demam berdarah dan tuberkulosis. Berdasarkan data dari Kepolisian, angka kematian karena kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta selama empat tahun terakhir terus meningkat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kematian pada anak adalah dengan melakukan analisis kasus-kasus kecelakaan lalu lintas yang telah terjadi pada anak, sehingga kecelakaan yang sama tidak terulang kembali.Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan angka morbiditas anak korban kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak, sedangkan Fault Tree Analysis digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi fatalitas dan morbiditas anak-anak korban kecelakaan lalu lintas.Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kematian pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah kendaraan lain yang terlibat kecelakaan, hazard, lalu lintas yang bercampur, minimnya sarana prasarana keselamatan, melebihi kecepatan, perilaku tidak tertib dan penggunaan alat keselamatan. Upaya menurunkan angka kematian dan morbiditas pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dengan pendekatan Hazard Control Hierarchy, yaitu dengan Elimination berupa mencegah anak mengendarai motor dan menghilangkan hazard di pinggir jalan, Substitution berupa pemanfaatkan jasa transportasi daring, Engineering Control berupa traffic calming, pemasangan median jalan, dan pembuatan lajur khusus sepeda motor,  Administrative Control antara lain dengan mengoptimalkan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Personal Protective Equipment dengan meningkatkan pemakaian alat keselamatan
Kajian Preferensi Masyarakat dalam Menggunakan LRT Jabodebek Arbie Sianipar
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.962

Abstract

Total perjalanan di Jabodetabek sepanjang tahun 2015 tercatat 47,5 juta perjalanan/hari. Dari jumlah perjalanan tersebut sebanyak 50% perjalanan merupakan through traffic dari Bodetabek menuju Jakarta. Perjalanan di dalam Jakarta sendiri hanya 40%. Perjalanan  kendaraan bermotor di Jabodetabek  rata-rata didominasi oleh sepeda motor. Moda share dari total pergerakan Jabodetabek di dominasi oleh sepeda motor yakni sebesar 75%, kendaraan pribadi sebesar 23 % dan 2% oleh kendaraan angkutan umum dikutip dari Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ). Pengkajian ini bertujuan untuk adalah tersususnya laporan Kajian Preferensi Masyarakat dalam Menggunakan LRT Jabodebek. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan preferensi calon penumpang LRT Jabodebek menurut fasilitas intermoda dan tarif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara data primer diperoleh dengan cara mengadakan pengamatan dan survei langsung di lapangan (di stasiun Bekasi Timur Rencana) dan survei online melalui web surveymonkey.com, sebagai pembanding dengan data sekunder sedangkan data sekunder (spesifikasi teknis LRT) diperoleh dari SCADA. Fasilitas intermoda harus diperhatikan ketersediaan dan kehandalannya agar minat masyarakat pengguna kendaraan pribadi dapat beralih ke angkutan massal seperti LRT, Fasilitas apa saja dan bagaimana kondisi yang diharapkan perlu studi lebih komprehensif. Bila perlu pelayanan fasilitas intermoda dapat dimuat dalam SPM LRT Jabodebek. Kemampuan masyarakat terhadap biaya transportasi hanya 10% dari penghasilan maka tarif yang akan mungkin ditentukan oleh Pemerintah sebesar rp. 5.700,00 sementara perhitungan operator LRT Jabodebek sebesar rp. 20.000,00 selisih tarif rp. 14.300,00 harus dibayarkan Pemerintah. Sedangkan dengan analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yaitu dengan cara mencari komponen biaya tetap seperti bahan bakar atau pemakaian listrik dan lain-lain. Bila perlu Pemerintah dapat mengaudit Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan oleh operator sehingga bilamana PSO diberikan tidak terlalu memberatkan keuangan negara. Kehadiran LRT di masa yang akan datang akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap angkutan umum bila penyelenggaraan angkutan ini dikelola dengan manajemen yang baik. Dengan demikian pengguna sepeda motor dan mobil pribadi dapat berkurang seiring peningkatan pelayanan angkutan massal melalui LRT Jabodetabek.
Evaluasi Pengaruh Kendaraan Bermotor Terhadap Kualitas Udara Ambien Pada Berbagai Tipe Ruas Jalan Kota Banda Aceh nanda kemala Anwar; Asri Gani; Mahidin Mahidin
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.974

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Banda Aceh semakin hari semakin meningkat. Peningkatan penduduk mempengaruhi peningkatan pencemar emisi gas buang (polutan) ke udara. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi untuk dapat mengetahui Kualitas Udara Kota Banda Aceh dari sektor transportasi kendaraan. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung volume lalu lintas yang melewati ruas jalan tertentu dan mengukur kualitas udara ambien menggunakan alat AQM 65. Adapun variabel penelitian terdiri dari variabel tetap yang meliputi tempat dan waktu pengukuran serta variabel bebas berupa pada hari libur dan hari kerja. Variabel Waktu terdiri dari pagi mulai pukul 07.00 - 08.00, siang pada pukul 11.00 – 12.00, dan sore pada pukul 17.00 – 18.00. Variabel tempat meliputi jalan arteri, jalan kolektor, dan jalan lokal. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kendaraan mempengaruhi konsentrasi polutan di udara ambien, selain itu matahari juga menjadi dampak penting terhadap polusi tersebut. Pengambilan sampel pada hari kerja dan libur menunjukkan perbedaan jumlah kendaraan yang melintas. Hal ini karena adanya kegiatan sekolah di jalan tersebut, sehingga terlihat perubahan signifikan konsentrasi polutan pada pengambilan sampel tersebut. Kondisi cuaca juga dapat mempengaruhi perubahan konsentrasi polutan. Sehingga penting untuk mengetahui pengaruh temperatur, kecepatan angin, juga kelembaban udara terhadap konsentrasi polutan. Berdasarkan perhitungan ISPU diketahui bahwa kondisi udara Kota Banda Aceh saat ini masih dalam kategori baik, aman.
Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) di Kota Yogyakarta (Studi Kasus Jl. Kapten Pierre Tendean) Liliany Liliany; Sigit Priyanto; Danang Parikesit
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.976

Abstract

Pemerintah telah mencanangkan program Penerapan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) menurut Peraturan Menteri Nomor: PM 16 tahun 2016 yang ditargetkan untuk meningkatkan keselamatan anak sekolah, lingkungan yang sehat dan tertib berlalu lintas, serta kenyamanan dan keamanan dalam berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola perjalan siswa dari dan ke sekolah, penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), penerapan fasilitas pejalan kaki, penerapanjalur sepeda,dan penerapan rute angkutan umum pada zona pendidikan di Jl. Kapten Pierre Tendean. Hasil survei dianalisis dengan MKJI, Cross Tab, Pedestrian, dan Deskriptif. Hasil analisis pola perjalanan siswa kesekolah diketahui rute perjalanan terbanyak, jarak dari rumah siswa kesekolah dominan antara 2-5 km sebesar 44% dengan moda yang paling banyak digunakan untuk berangkat dan pulang sekolah adalah sepeda motor. Hasil analisis cross tab menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jarak dan moda yang digunakan saat berangkat dan pulang sekolah. Kondisi lalu lintas zona pendidikan pada jam masuk sekolah waktu 06.00-07.00 volume kendaraan 1200,4 smp/jam, dengan kapasitas jalan sebesar 2517,91 smp/jam, derajat kejenuhan < 0,8, kecepatan kendaraan rata-rata 39,63 km/jam, sehingga diperlukan adanya ZoSS. Fasilitas pejalan kaki seperti fasilitas penyeberangan dengan pelican crossing, jalur sepeda menggunakan Jalur Sepeda Tipe A, dan pemeliharaan rambu-rambu lalu lintas. Jalur angkutan umum yang melintas di zona pendidikan hanya Bus Angkutan Umum AKDP, sedangkan Trans Jogja dan Angkutan Kota perlu menata jalur trayek yang ada.
Evaluasi Keberlanjutan Aksesibilitas Angkutan Umum di Kota Sukabumi I Made Arka Hermawan; Santun R.P Sitorus; Machfud Machfud; I.F Poernomosidhi Poerwo; Umar Mansyur
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.989

Abstract

Konsep pembangunan berkelanjutan adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap negara dan ditindaklanjuti oleh sektor-sektor di bawahnya seperti transportasi berkelanjutan, terutama yang menyangkut aksesibilitas angkutan umum. Masalah aksesibilitas angkutan umum sangat penting untuk diselesaikan khususnya di daerah perkotaan seperti jarak tempuh, biaya, dan waktu seseorang yang melakukan mobilitas. Tujuan penelitian adalah menganalisis status keberlanjutan aksesibilitas angkutan umum dengan menggunakan kriteria dan indikator aksesibilitas berkelanjutan. Analisis yang digunakan dalam penelitain ini adalah dengan menggunakan Teknik Multidimensional Scalling (MDS) melalui aplikasi Rapfish. Setiap indikator kriteria keberlanjutan transportasi umum di Kota Sukabumi ditentukan oleh pendekatan ekonomi, sosial, lingkungan, kelembagaan dan hukum. Hasil analisis indeks keberlanjutan menunjukkan bahwa untuk kriteria ekonomi sebesar 47,96; kriteria sosial 23,58; kriteria lingkungan 82,95; dan kriteria kelembagaan dan hukum 43,61; sehingga indeks keberlanjutan rata-rata adalah 49,07 dan dapat dikatakan kurang berkelanjutan. Beberapa program kegiatan untuk meningkatkan aksesibilitas angkutan umum di Kota Sukabumi, seperti dalam kriteria ekonomi lebih diarahkan pada penghematan biaya transportasi, seperti meminimalkan biaya operasi kendaraan; kriteria sosial adalah meningkatkan minat publik untuk beralih ke transportasi umum; kriteria lingkungan adalah efisiensi bahan bakar; dan kriteria kelembagaan dan hukum lebih ke arah upaya merencanakan program transportasi berkelanjutan sesuai dengan indikator kunci masing-masing dimensi.  
Sistem Informasi Rute Aman Selamat Sekolah (SIRASS) Menggunakan Aplikasi Mobile Berbasis Android di Kota Kediri Ali Mushoffan; Tri Susila H; Budhy Harjoto
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.1164

Abstract

Rute Aman Selamat Sekolah merupakan bagian dari kegiatan manajemen dan rekayasa lalulintas. Namun fasilitas RASS belum memberikan efek yang maksimal untuk penurunan kecelakaan lalu lintas, karena kurangnya pemahaman pengguna jalan tentang fasilitas RASS dan minimnya sumber daya manusia sebagai tenaga penyuluh keselamatan di Kota Kediri. Penelitian ini membahas Penyusunan SIRASS menggunakan software APP Inventor  berisi tentang data induk informasi seputar fasilitas RASS Kota Kediri Data Fasilitas RASS beserta implementasinya untuk mengukur pemahaman fasilitas RASS di Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan (R&D) dilanjut metode pre dan posttest dengan mengukur tingkat pemahaman RASS. SIRASS adalah produk sistem sebagai media peningkatan pemahaman RASS di Kota Kediri dengan nilai validasi kelayakan oleh Ahli Materi 100%, Ahli Media 100% dan Ahli Pembelajaran 88%. Peningkatan pemahaman RASS di Kota Kediri kepada siswa SMP yang termasuk kedalam zona RASS kota Kediri. Dengan hasil pretest 58% dan hasil posttest meningkat menjadi 80% dengan peningkatan 22%. Hasil posttest, 2 berkategori rendah, 80 berkategori sedang dan 278 berkategori tinggi. Keywords: School Safe Route (RASS), Smartphone, Mobile Android, App Inventor, Understanding Level.
Kajian Karakteristik Arus Mudik Lebaran Menggunakan Survei Online fadjar lestari
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.1165

Abstract

Permasalahan transportasi meningkat pada saat hari libur dan cuti nasional terutama saat lebaran, dimana lebih 50% penduduk kota-kota besar melakukan mudik (pulang kampung) yaitu dari wilayah urban menuju wilayah sub urban atau pedesaan. Jabodetabek merupakan salah satu wilayah aglomerasi yang menjadi asal pemudik terbanyak, biasanya pemudik memilih perjalanan menggunakan transportasi yang sesuai dengan anggaran biaya (bugdet) yang dimiliki oleh mereka. Pola perjalanan ini penting diketahui agar dapat merencanakan penyediaan sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan, terutama pada saat puncak arus mudik lebaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik arus mudik Lebaran ditinjau dari beberapa parameter seperti tanggal, lokasi tujuan mudik, rute perjalanan, moda yang digunakan, dan trip chaining. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, karena penelitian ini menitik beratkan pada masalah karakteristik arus perjalanan pemudik, adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui survei online yaitu aplikasi survey monkey. Aplikasi tersebut digunakan untuk mempermudah penyebaran kuesioner dan mendapatkan responden yang menggunakan internet dengan menghitung jumlah sampel yang di dapatkan yaitu sebanyak 1057 Responden.  Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara online survei yaitu menggunakan Aplikasi berupa Survey Monkey yang disebar dengan melalui sosial media seperti Facebook, Instagram, Line,dan Whatsapp, hasil penelitian ini adalah puncak arus mudik terjadi pada hari 3 (tiga) hari sebelum Lebaran , moda yang banyak digunakan adalah mobil pribadi dengan tujuan Jawa tengah dengan rute yang dilalui yaitu jalur utara, untuk perpindahan moda pemudik lebih menyukai menggunakan taksi online dari rumah menuju simpul transportasi dan lebih menyukai menggunakan mobil dari simpul transportasi ke tempat tujuan.

Page 11 of 25 | Total Record : 242


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 4 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 4 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 2 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 4 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 3 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 4 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 3 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 2 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat More Issue