cover
Contact Name
Muhammad Nanang Prayudyanto
Contact Email
muhammadprayudyanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslitdrt@gmail.com
Editorial Address
Pusat Litbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat
ISSN : 14108593     EISSN : 25798731     DOI : 10.25104/jptd.v24i1.2095
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Penelitian Transportasi Darat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang transportasi jalan dan perkeretaapian, dengan fokus pada keselamatan lalu lintas, perencanaan jalan, simulasi kecelakaan, pengembangan teknologi transportasi, dan rekayasa lalu lintas.
Articles 247 Documents
Pemodelan Distribusi Pergerakan dan Pemilihan Moda pada KSPN Ciwidey dan KSPD Rancabali Nur Faida, Elsa Efrina; Adam, Kharaz Aljauzi; Ermawati, Anggun Dwi; Andani, I Gusti Ayu
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i1.2395

Abstract

Berdasarkan Masterplan Perekonomian Kabupaten Bandung 2021-2026, diketahui bahwa pada tahun 2020, Kecamatan Rancabali memiliki kunjungan wisatawan tertinggi dengan total kunjungan 777.722 wisatawan atau 58% dari total kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bandung berencana mengembangkan sarana dan prasarana transportasi dalam mendukung potensi pariwisata yang ada. Rencana pengembangan tersebut di antaranya adalah reaktivasi jalur kereta api lokal Cikudapateuh dan pengembangan Jalan Tol Soreang–Ciwidey–Cidaun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bangkitan–tarikan pergerakan, distribusi perjalanan, pemilihan moda transportasi, dan analisis kinerja jalan. Penelitian ini menggunakan metodologi berdasarkan pendekatan bangkitan-tarikan pergerakan wisatawan, distribusi perjalanan dengan model gravity doubly constrained, serta analisis mode share berdasarkan konversi jumlah orang menjadi kendaraan dan satuan ekuivalen mobil penumpang (EMP). Tujuannya adalah untuk memetakan aksesibilitas menuju kawasan wisata Ciwidey dan Bandung Selatan melalui analisis input-proses-output yang digambarkan dalam diagram alir penelitian. Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang pola pergerakan dan jenis moda transportasi yang digunakan wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan moda masih didominasi oleh penggunaan kendaraan pribadi dengan total pergerakan kendaraan pribadi sebesar 633.624 kendaraan/hari (60%) dibandingkan dengan penggunaan kendaraan umum (angkot) sebesar 211.208 kendaraan/hari (40%). Berdasarkan analisis kinerja jalan, volume kendaraan pribadi di Kecamatan Soreang dan Ciwidey telah melebihi kapasitas jalan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya peningkatan kapasitas Jalan Soreang–Ciwidey dan Ciwidey–Rancabali di beberapa segmen yang menjadi akses utama menuju KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Ciwidey dan KSPD (Kawasan Strategis Pariwisata Daerah) Rancabali untuk mengurangi kemacetan dan memberikan alternatif moda angkutan umum lainnya.
Peran Legalitas Surat Izin Mengemudi terhadap Perilaku Berkendara Sepeda Motor di Indonesia Safitri, Devianty; Suhardi, Bambang; Pujianto, Eko
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i1.2396

Abstract

Pesatnya pertumbuhan sepeda motor di Indonesia telah membawa dampak signifikan terhadap keselamatan lalu lintas, terutama dengan meningkatnya angka kecelakaan akibat perilaku berkendara berisiko. Salah satu upaya mengontrol perilaku ini adalah melalui legalitas surat izin mengemudi (SIM) yang bertujuan memastikan pengemudi memiliki kompetensi yang memadai. Namun, sistem penerbitan SIM di Indonesia sering kali masih menghadapi tantangan berupa praktik percaloan yang memungkinkan pengemudi memperoleh SIM tanpa melalui prosedur resmi yang mencakup ujian kelayakan sesuai aturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh legalitas SIM terhadap perilaku berkendara berisiko dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang relevan menggunakan kerangka extended theory of planned behavior (TPB). Dengan melibatkan 355 responden yang dipilih melalui purposive sampling, data dianalisis menggunakan partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) untuk unigroup dan multigroup. Analisis unigroup dilakukan pada satu kelompok sampel. Analisis multigroup dilakukan pada dua atau lebih kelompok sampel terpisah untuk membandingkan apakah model analisis atau hubungan di antara variabel berbeda secara signifikan antar kelompok tersebut. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok yang memperoleh SIM melalui jalur resmi dan calo dalam memengaruhi perilaku berkendara berisiko. Namun, variabel kebiasaan berkendara (KB), niat berkendara (NB), kontrol perilaku (KP), dan sikap (SK) tetap memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku tersebut, di mana kebiasaan berkendara menjadi faktor dominan. Temuan ini menekankan perlunya reformasi sistem penerbitan SIM dan penguatan pendidikan keselamatan berkendara untuk mewujudkan pengendara yang lebih bertanggung jawab dan mengurangi risiko kecelakaan.
Bangkitan Perjalanan Rest area Jalan Tol: Model Regresi Multivariat pada Delapan Lokasi Trans - Jawa Sutrisno, Joko; Pratikso, Pratikso; Narendra, Alfa
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2394

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediktif bangkitan perjalanan pada Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di jalan tol Indonesia. Data primer dikumpulkan dari delapan rest area aktif di koridor tol Trans-Jawa selama enam hari pada tahun 2024, yang mencakup dua periode berbeda, yaitu Lebaran (arus puncak) dan non-Lebaran (arus reguler). Pendekatan regresi multivariat digunakan untuk mengidentifikasi variabel signifikan yang memengaruhi volume kendaraan dan durasi lama singgah pengunjung, dengan membedakan variabel deterministik—seperti luas lahan, jumlah nozel pompa SPBU, jumlah fasilitas standar dan tambahan, konektivitas, serta arah perjalanan—dan karakteristik stokastik berupa ketidakpastian waktu kedatangan kendaraan pengunjung. Model prediktif dibangun terpisah untuk kedua periode guna menangkap variasi musiman perilaku pengguna jalan tol. Selain itu, dilakukan analisis fungsi distribusi probabilitas untuk menentukan distribusi statistik paling sesuai dalam memodelkan karakteristik stokastik lalu lintas pengunjung. Model divalidasi menggunakan uji chi-square, AIC, BIC, RSME, MAE, dan MAPE untuk mendapatkan model terbaik masing-masing periode, serta dibandingkan dengan literatur dan standar teknis sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode Lebaran, keputusan singgah di rest area lebih dipengaruhi oleh ketersediaan SPBU bersubsidi dan kapasitas pompanya, sedangkan pada periode non-Lebaran lebih dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas di rest area. Pola kedatangan kendaraan ke rest area pada periode Lebaran menunjukkan fluktuasi yang jauh lebih tinggi dan mengikuti distribusi log‑normal, sedangkan pada periode non‑Lebaran pola kedatangan relatif stabil dengan sebaran yang lebih seragam (uniform). Model yang dihasilkan lebih akurat untuk kondisi di Indonesia dibandingkan dengan standar dan literatur sebelumnya. Model ini diharapkan menjadi dasar bagi standarisasi bangkitan perjalanan dan menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk desain, pengelolaan, dan mitigasi rest area tol nasional.
Mobility Hub untuk Perjalanan First-mile Kawasan Urban Jakarta Berdasarkan Perspektif Pengguna Angkutan Umum Arisyi, Dryan Ghazian; Kusuma, Andyka
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2399

Abstract

Mobility hub (MH) merupakan sebuah konsep yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir, umumnya pada wilayah Eropa dan Amerika Utara dengan memberikan simpul transportasi massal seperti Stasiun Kereta Komuter, MRT, LRT, maupun BRT, fasilitas untuk alternatif moda penyangga berupa moda transportasi aktif seperti berjalan kaki, Personal Mobility Device (PMD), dan angkutan feeder untuk menunjang aksesibilitas di mana saat ini aspek tersebut masih minim untuk kawasan Jakarta, terutama untuk perjalanan first-mile. SmartHub di Eropa memberikan framework berupa integrasi fisik, digital, dan demokrasi yang dapat digunakan dalam pengembangan sebuah MH. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki perspektif dari adaptasi MH untuk kawasan urban Jakarta, terutama Jakarta Selatan, dengan melakukan analisis aspek integrasi fisik dari sebuah MH berupa analisis aksesibilitas. Analisis tersebut berupa jangkauan untuk setiap alternatif moda yang ditawarkan dalam sebuah MH dan perspektif dari pengguna angkutan umum di wilayah Jakarta Selatan terhadap fasilitas penunjang sebuah MH untuk kondisi saat ini dan pengembangan kedepannya. Studi dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan wawancara Stated Preference yang akan menghasilkan jangkauan dari sebuah MH pada kondisi ideal dan analisis Importance-Performance Analysis (IPA). Analisis tersebut bertujuan untuk menilai perspektif pengguna angkutan umum mengenai fasilitas dari sebuah MH. Data kemudian diolah dengan menggunakan regresi multinomial logit (MNL) untuk mendapatkan persamaan, untuk kemudian dapat dipetakan dengan menggunakan bantuan software GIS berdasarkan skenario kondisi existing. Berdasarkan hasil survei yang ditujukan kepada 102 pengguna angkutan umum di wilayah Jakarta, didapatkan bahwa sebesar 25% pernah menggunakan PMD dan 67% pernah menggunakan angkutan feeder. Penilaian dari pengguna angkutan umum di Jakarta Selatan untuk fasilitas penunjang MH yang berhubungan dengan PMD dan Micromobility masih rendah, sementara fasilitas pejalan kaki dan angkutan feeder masih dianggap sedang. Lebih lanjut, berdasarkan perspektif dari pengguna, pengembangan MH untuk wilayah urban Jakarta lebih difokuskan untuk angkutan feeder dan pejalan kaki, dengan reachable distance berjalan kaki sebesar 860 m dan PMD sebesar 1650 m. Dari penelitian ini, ke depannya dapat dikembangkan berbagai macam penelitian mengenai aspek-aspek penunjang MH lainnya.
Pengaruh Kelelahan terhadap Kinerja Awak Sarana Perkeretaapian Daop 1 Jakarta: Uji Moderasi Usia Krismanti, Ully; Puspita Ningrum, Nabila; Mu’tadin, Zainun
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelelahan terhadap kinerja awak sarana perkeretaapian di Daerah Operasi 1 Jakarta, dengan usia sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 285 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen terstandar dan tervalidasi, yaitu Individual Work Performance Questionnaire dan Fatigue Severity Scale, dengan analisis data menggunakan bantuan JASP 19. Model regresi yang mencakup kelelahan, usia, dan interaksi antara kelelahan dan usia terbukti signifikan secara simultan (p < 0,001), dengan nilai R²=0,149. Secara parsial, kelelahan berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja dengan koefisien –0,249 (p=0,004). Usia juga berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja (p=0,037). Namun, usia tidak terbukti memoderasi pengaruh kelelahan terhadap kinerja (p=0,150). Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan kelelahan guna menjaga kinerja, terutama dalam pekerjaan yang berdampak pada keselamatan transportasi publik seperti perkeretaapian. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang psikologi industri dan organisasi, khususnya dalam memahami faktor psikologis dan demografis yang memengaruhi kinerja dalam pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi dan ketahanan fisik. Keterbatasan penelitian ini belum sepenuhnya menjelaskan faktor lain yang memengaruhi kinerja. Penelitian bersifat kontekstual, dilakukan pada pekerjaan dengan karakteristik khusus, sehingga generalisasi hasil masih terbatas. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal, menambah variabel lain, serta memperluas objek dan data untuk meningkatkan validitas dan generalisasi. Kajian manajemen kelelahan dan faktor psikologis-organisasi juga penting bagi kebijakan keselamatan kerja.
Dinamika Hubungan Antar pemerintah dalam Kebijakan Subsidi Transportasi Perkotaan Skema Buy the Service Amirulloh, Amirulloh; Dwi Suseno, Bambang; Iqbal, M. Ali; Zainal, Munawaroh
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2420

Abstract

Kebijakan subsidi transportasi perkotaan skema Buy the Service (BTS) menghadapi tantangan koordinasi, penyelarasan pusat–daerah, kapasitas kelembagaan, dan resistensi aktor sehingga efektivitas implementasinya belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tujuh variabel anteseden terhadap efektivitas kebijakan BTS dan menguji peran mediasi otoritas pemerintah daerah. Penelitian dilakukan pada 14 kota penyelenggara BTS dengan 400 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji validitas, reliabilitas, path coefficients, effect size, dan mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas Pemda menjadi penentu utama efektivitas kebijakan, dengan pengaruh langsung terbesar yaitu 0,626. Efek mediasi juga signifikan pada seluruh variabel, terutama penyelarasan kebijakan (0,234) dan resistensi (0,232). Model memenuhi syarat validitas dan tidak mengalami multikolinearitas (VIF < 5). Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan subsidi transportasi perkotaan skema BTS sangat dipengaruhi oleh peran otoritas pemerintah daerah sebagai mediator utama yang paling menentukan kinerja layanan. Secara umum, rekomendasi penelitian meliputi penguatan kewenangan dan kapasitas institusional pemerintah daerah, penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, pengelolaan resistensi para aktor terdampak, penyempurnaan desain regulasi berbasis kinerja, serta peningkatan partisipasi publik dan sistem monitoring berbasis data guna meningkatkan akuntabilitas dan keberlanjutan implementasi kebijakan BTS.
Analisis Sensitivitas Atribut Pelayanan Baru Moda Transportasi Kereta Api Lintas Sumatera Fidel Miro; Purnawan, Purnawan; Martanto Adji, Bayu; Yosritzal, Yosritzal
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2993

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis sensitivitas atribut pelayanan baru untuk moda transportasi Kereta Api Lintas Sumatera, dengan tujuan untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh berbagai atribut pelayanan terhadap kepuasan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei kepada masyarakat yang berdomisili di sepanjang rencana koridor rel kereta api yang akan dibangun di Provinsi Sumatera Barat dan Riau. Penelitian dilakukan melalui pengisian kuesioner dan data hasil survei dianalisis dengan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang menentukan kualitas pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari beberapa atribut, seperti Waktu Total Perjalanan (TTT), Biaya Total Perjalanan (TTC), dan Pelayanan Baru berupa Integrasi Berkesinambungan (SEM), hanya atribut SEM antara kereta api dengan transportasi online dengan satu tiket yang memiliki dampak signifikan terhadap persepsi pengguna. Atribut ini juga memiliki sensitivitas tinggi terhadap perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi kereta api. Utilitas penggunaan moda Kereta Api Lintas Sumatera 0,79 dengan probabilitas dipilih responden sebanyak 51%. Sementara itu, travel memiliki utilitas 0,14 dengan probabilitas dipilih 27 %, dan Bus AKAP memiliki utilitas hanya – 0,06 dengan probabilitas dipilih sebanyak 22 %. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola transportasi untuk melakukan pertimbangan pengimplementasian guna meningkatkan jumlah penumpang. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan pelayanan transportasi Kereta Api Lintas Sumatera yang lebih baik dan berkelanjutan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 4 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 4 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 2 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 4 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 3 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 4 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 3 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 2 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat More Issue