Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Jurnal Penelitian Transportasi Darat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang transportasi jalan dan perkeretaapian, dengan fokus pada keselamatan lalu lintas, perencanaan jalan, simulasi kecelakaan, pengembangan teknologi transportasi, dan rekayasa lalu lintas.
Articles
242 Documents
EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG KERETA API ARGO PARAHYANGAN
Sri Lestari
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i1.213
ABSTRACTThe aim of this research is to determine the level of satisfaction of the train passenger Argo Parahyangan. The research was being conducted onboard of Argo Parahyangan by circulating questionnaire to the passengers in order to find out the level of satisfaction of the railway passenger of Argo Parahyangan. The analytical method was using Importance and Performance Analysis which showed that the value of CSI of 75% from the 26 variables which considered as the indicator of level of services 8 variables need to be improved and 5 variables need to be maintained.ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa tingkat kepuasan penumpang kereta api Argo Parhayangan saat ini. Penelitian ini dilakukan terhadap penumpang kereta api Argo Parahyangan di atas kereta api dengan mengedarkan kuesioner untuk mengetahui seberapa tingkat kepuasan penumpang kereta api Argo Parahyangan terhadap pelayanan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance and Performance Analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai CSI sebesar 75% dari 26 variabel yang dijadikan indikator kepuasan terdapat 8 variabel yang perlu di tingkatkan dan 5 variabel yang harus dipertahankan.
PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA KEDIRI
Priyambodo Priyambodo
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i1.214
ABSTRACTThe vehicle as a transport tools have to fulfill a land worthy aspect because it’s connected with safety of human being. The vehicle testing unit or PKB must have a good facility and infrastructure in normal function. The aim of this research is to find out the facility and infrastructure condition of the vehicle testing unit in Kediri City. The goal of the research is to develop and improve the facility and infrastructure of the vehicle testing unit in Kediri City in order to minimize the accident. By using the capacity and the necessity methods withdescriptive analysis apporach, the result of the research showedthat the facility of the vehicle testing unit in Kediri City is well adequate. What should need to be added isone queue line to enter and exit of the vehicle. There is no need to build other vehicle testing unit since the existing one still not overload yet. In order to anticipate the development of the new vehicle testing unit in Kediri City, it is recommended to add other facilities which such as sound testing, air preassure, glass, and flashlight.ABSTRAKKendaraan sebagai alat angkut barang maupun manusia harus memenuhi unsur kelaikan jalan karena menyangkut keselamatan manusia. Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai lembaga penguji kendaraan atas laik tidaknya sebuah kendaraan harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai dan berfungsi dengan baik. Maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana pengujian kendaraan bermotor di Kota/Kota Kediri. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengembangkan sarana dan prasarana pengujian kendaraan bermotor di Kota/Kota Kediri dalam rangka menekan dan meminimalisir angka kecelakaan. Dengan menggunakan metode uji kapasitas dan kebutuhan PKB dan analisis deskriptif kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana PKB Kota Kediri sudah cukup memenuhi persyaratan. Hanya perlu menambah prasarana, yaitu menambah lagi 1 lajur jalan untuk keluar masuk kendaraan karena jumlah kendaraan yang wajib uji dari tahun ke tahun terus meningkat. Sementara untuk unit PKB, Kota Kediri tidak perlu menambah atau membangun unit PKB lagi, karena unit PKB yang ada masih mampu melayani pengujian dan belum overload. Untuk antisipasi pengembangan unit PKB di Kota Kediri, maka direkomendasikan kepada Pemerintah Kota Kediri Cq Dinas Perhubungan dan Kominfo untuk melengkapi peralatan uji kendaraan yang masih belum dipunyai, yaitu alat uji suara, tekanan udara, kaca, dan palul senter.
Halaman Belakang Maret 2014
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i1.216
Halaman Depan Juni 2014
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.220
PERHITUNGAN BIAYA ANGKUTAN PENYEBERANGAN LINTAS TARAKAN-TOLI TOLI
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.222
ABSTRACTTarakan City has a ferry port namely Juata Laut Tarakan connecting Tarakan-Toli Toli. The port started to operate sinceFebruary 26, 2010. This aim of this study is to evaluate the costs calculations in accordance to user's ability and willingness towards service providers, as well as to determine the cost of ferry transport for policy recommendation to the government. Cost calculation analysis incured by passangers is vessel operating expenses and ATP and WTP calculation. Based on the analyses, the applicable rate is in accordance with the ability of service users, as well as the ability (purchasing power) of the revenue and cost of public transport is still high, but the service provider does not make any profit. Having noted to the purchasing power of ferry service user, then the applicable rate should be reviewed to consider the rate increase, as well as subsidies can be gradually reduced in order to improve the trajectory towards commercial.ABSTRAKKota Tarakan memiliki pelabuhan penyeberangan yaitu Pelabuhan Juata Laut menghubungkan Tarakan-Toli Toli yang mulai beroperasi pada 26 Februari 2010. Lintasan ini dilayani KMP Julung-Julung yang dioperasikan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya sesuai dengan kemampuan pengguna jasa dan keinginan penyedia jasa, serta sebagai bahan masukan kepada pemerintah dalam menentukan kebijakan biaya angkutan penyeberangan. Analisis perhitungan biaya yang dikeluarkan oleh penumpang adalah perhitungan biaya operasional kapal serta perhitungan ATP dan WTP. Berdasarkan hasil analisis, tarif yang berlaku sudah sesuai dengan kemampuan pengguna jasa, serta kemampuan (daya beli) masyarakat terhadap pendapatan dan biaya transportasi masih tinggi, namun penyedia jasa tidak mendapatkan keuntungan. Setelah memperhatikan kemampuan daya beli pengguna jasa penyeberangan, maka tarif yang berlaku perlu ditinjau kembali untuk dipertimbangkan kenaikan tarif, sekaligus subsidi secara bertahap dapat dikurangi dalam upaya peningkatan kearah lintasan komersil.
PROYEKSI KEBUTUHAN SARANA KERETA API DARI DAN KE BANDARA INTERNASIONAL KUALANAMU DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.223
ABSTRACTSince Kualanamu airport is operated at July 25, 2013, the most preferred mode of accessibility by public transport mode of transportation is the train. This is due to the constraints highway towards Kualanamu Airport requires a long time. The railway line between Station Medan and Kualanamu is intended to see how the public interest in the city of Medan to alternative accessibility to and from Kualanamu Airport. Based on result of the research can be concluded that the need for a means of transport modes rail in the first 10 years to serve the increasing need a 7 passenger train railway circuit, while the second requires a 10 year series of 11 trains for service to the city of Medan Kualanamu Airport home away, so it takes multiple paths of development regulations to meet the needs of the railroad facilities.ABSTRAKSejak Bandara Kualanamu dioperasikan pada tanggal 25 Juli 2013, moda transportasi darat dari dan ke bandara yang mulai diminati oleh masyarakat adalah transportasi kereta api. Hal ini dikarenakan angkutan jalan menuju Bandara Kualanamu memerlukan waktu tempuh cukup lama. Transportasi kereta api rute Medan Kota-Bandara Kualanamu merupakan transportasi yang potensial bagi penumpang pesawat udara dari dan menuju Bandara Kualanamu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prediksi kebutuhan sarana transportasi kereta api dari dan ke Bandara Kualanamu pada rentang waktu 10 tahun mendatang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebutuhan sarana transportasi kereta api pada 10 tahun pertama untuk melayani peningkatan penumpang kereta api adalah 7 rangkaian kereta api, sedangkan 10 tahun kedua membutuhkan 11 rangkaian kerata api untuk rute Medan Kota menuju Bandara Kualanamu, sehingga dibutuhkan regulasi untuk memenuhi kebutuhan sarana kereta api tersebut.
EVALUASI PRASARANA KERETA API DALAM RANGKA PENGAKTIFAN KEMBALI LINTAS KEDUNGJATI-AMBARAWA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.230
ABSTRACTIn network development program and inter-city rail services, there are reactivation program and revitalization program railways, the progam is oriented to the operation of the railway line is non active. For the Area of Operation IV Semarang, Indonesia Railways Corporation (the partners) there is one track that will be re-operated for the track of Ambarawa-Kedungjati which is about 36,700 kilometer length. The purpose of this research is to evaluate infrastructure condition in order to support the operation plan of the activation non-operational track of Kedungjati-Ambarawa currently. Hence, it is also to find out the current condition of the infrastructure which including of rail canditions, bridges, stations and other facilities to support the information provided for proper re-operation, using a comparative approach. The result of the analysis is the track for Kedungjati-Ambarawa need to be considered from technical side and non technical side.ABSTRAKDalam program pengembangan jaringan dan layanan kereta api antar kota terdapat program reaktivasi dan revitalisasi jalur kereta api, program tersebut berorientasi kepada pengoperasian jalur kereta api non aktif. Untuk Daerah Operasi IV Semarang salah satu jalur kereta api yang akan dioperasikan kembali adalah lintas Kedungjati-Ambarawa sepanjang 36,700 kilo meter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi prasarana dalam mendukung rencana pengaktifan jalur non operasi lintas Kedungjati-Ambarawa antara lain kondisi rel, jembatan, stasiun dan fasilitas penunjang lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis komparatif. Dari analisis dapat diketahui bahwa secara teknis kondisi prasarana lintas Kedungjati-Ambarawa sebagian masih bagus dan sebagian rusak berat, bahkan ada yang sudah tidak ada dan beralih fungsi untuk kepentingan masyarakat. Secara ekonomi, reaktifasi ini tidak bersifat profitable akan tetapi secara sosial masyarakat memberi keuntungan untuk aktivitas pariwisata.
PENGIRIMAN BARANG UMUM (GENERAL CARGO) MENGGUNAKAN KERETA API YANG EFEKTIF DAN EFISIEN
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.232
ABSTRACTThe research is aim to find out how long the travel time of general freight (general cargo) which is using train and how much time is wasted in the process of goods delivery from the owner of the goods to the final destination, while the outcome of this research is to give recommendation to the Director General of Railways and General for Cargo Division (General Cargo) dealing with effective and efficient travel time delivery for train. The method of analysis is using study of time and motion with Process Flow Maps approach. Thus the result analyses for the time required for goods delivery (General Cargo) by train to final destination was 1619 minutes effective only 1,154 minutes (65.2%) so that time is wasted as many as 465 minutes (34.8%). To eliminate the time wasted as much as 465 minutes is performed by answering 5 questions of method and Dot Check tecnique is 1) eliminate the waiting time 2) departure railway transport of general goods (General Cargo) directly from the station to the final destination with frequency 2 times a day, 3) provides a special train transport general cargo with the frequency of daytime and evening trips, 4) Government shall determine minimum service standards (SPM) for general freight transport by rail, and 5) change the freight transport system.ABSTRAKPenelitian dilakukan dengan maksud untuk mengetahui berapa lama waktu tempuh pengiriman barang umum (general cargo) menggunakan kereta api dan berapa lama waktu yang terbuang dalam proses pengiriman barang dari pemilik barang hingga tujuan akhir, sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan rekomendasi kepada Ditjen Perkeretaapian dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) waktu tempuh pengiriman barang yang efektif dan efisien. Metode analisisyang digunakan adalah time and motion study menggunakan Peta Aliran Proses. Sehingga hasil analisis waktu yang dibutuhkan dalam pengiriman barang umum (general Cargo) dengan kereta api sampai tujuan akhir 1.619 menit sedang waktu yang efektif hanya 1.154 menit (65,2%) sehingga waktu yang terbuang sebanyak 465 menit (34,8%). Untuk menghilangkan waktu yang terbuang sebanyak 465 menit dilakukan dengan menjawab 5 pertanyaan dari metode Dot and Check Tecnique yaitu dengan 1. menghilangkan waktu menunggu, 2. pemberangkatan kereta api angkutan barang umum (general Cargo) langsung dari stasiun barang menuju tujuan akhir 2 kali sehari, 3. menyediakan kereta api khusus angkutan barang umum (general cargo) dengan frekuensi perjalanan siang dan sore hari, 4. Pemerintah menetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) angkutan barang umum dengan kereta api, dan 5. dengan merubah sistem angkutan barang.
OPTIMALISASI PELAYANAN PENYEBERANGAN LINTAS BIRA-PAMATATA DI PROVINSI SULAWESI SELATAN
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.235
ABSTRACTFerry transport services Bira-Pamatata is very important since it is widely used by the local community. Also ferry transport services are widely used to support and to enhance tourism activities in Selayar Island, South Sulawesi. This research is conducted to determine of the ferry transport services optimization in order to meet the demand of movement for people and vehicles. This research used descriptive method, non-Linear Regression, check list format and load factor. Based on the results of the analysis, it indicated that channel of Bira ferry port needs dredging maintenance in order to remove build-up sediment, the port also need lighting lamps in MB and the access road to the ferry port, communication devices to communicate with the captain of the ship. In 2014 the boat trip need to improve and added into 4-5 trips/day.ABSTRAKPelayanan angkutan penyeberangan lintas Bira-Pamatata menjadi suatu hal yang penting mengingat angkutan penyeberangan masih merupakan sarana transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat setempat. Selain itu pelayanan angkutan penyeberangan juga banyak digunakan untuk mendukung dan meningkatkan kegiatan pariwisata di Pulau Selayar Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui optimalisasi pelayanan angkutan penyeberangan tersebut dalam memenuhi pergerakan orang dan kendaraan, dengan menggunakan metode analisis deskriptif, regresi linier dan non linier, check list dan load factor. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa kedalaman alur pelabuhan penyeberangan Bira perlu dilakukan pengerukan karena sudah dangkal, perlu penerangan lampu di MB dan jalan akses ke dermaga, perlu dilengkapi sistem komunikasi di pelabuhan dengan nakhoda kapal, pada tahun 2014 perlu ditingkatkan trip perjalanan kapal menjadi 4-5 trip/hari.
Halaman Belakang Juni 2014
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/jptd.v16i2.236