cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022)" : 71 Documents clear
Otomatisasi Lampu Selasar Departemen Instrumentasi Menggunakan Light Intensity Detector Bh1750 Berbasis Expert System Hilmy Rahman; Ahmad Fauzan Adziima; Safira Firdaus Mujiyanti
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86576

Abstract

Sistem rangkaian lampu di Departemen Teknik Instrumentasi yaitu menggunakan timer pada lampu di lorong lantai satu, dua, dan tiga dan masih manual untuk lampu di selasar. Teknologi yang sudah diterapkan tadi kurang efektif saat mendung yang menurunkan intensitas cahaya, juga ketika terjadinya pergeseran waktu terbit dan terbenamnya matahari. Untuk mengoptimalkannya diperlukan otomatisasi lampu yang dipengaruhi intensitas cahaya dan monitoring energi listrik agar dapat diketahui berapa besar penghematannya. Otomatisasi dan monitoring lampu dilakukan dengan penambahan lux sensor BH1750 dan module PZEM004t untuk monitoring energi listrik yang sudah termasuk sensor arus, tegangan, daya, energi (KWh), dan frekuensi listrik AC. Sensor-sensor ditanamkan dalam ESP32 dan Wemos sebagai controller yang memutus aliran listrik SSR dan dihubungan dengan webserver berbasis protokol MQTT yang diakses melalui Raspberry Pi. Komponen utama hardware terdiri dari perancangan sensor BH1750 dengan Wemos dan modul PZEM 004t dengan ESP32 sampai menghubungkan Raspberry Pi dengan monitor dan software adalah membuat program pengiriman data (subscribe) ke broker MQTT dan mendesain GUI di Node Red, selanjutnya karakterisasi sistem dilakukan untuk mengetahui performansi sistem otomatisasi dan monitoring lampu. Hasil dari Tugas Akhir ini merupakan penerapan yang akan dijadikan sebagai upaya penghematan energi listrik lampu di Departemen Teknik Instrumentasi.
Analisis Pengaruh Arah Orientasi Serat terhadap Defleksi dan Tegangan pada Laminated Composite Box-Beam – Studi Kasus Riset AVATAR Angga Fernando Putra; Putu Suwarta; Galih Bangga
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.87038

Abstract

Salah satu upaya peningkatan efisiensi turbin angin adalah dengan meningkatkan ukuran dari turbin angin, terutama pada bagian sudu turbin. Namun permasalahannya adalah turbin angin yang lebih besar cenderung lebih sering mengalami kegagalan dan membutuhkan perawatan yang lebih dibanding turbin angin yang kecil. Hal ini dikarenakan blade yang digunakan lebih berat dan menerima beban yang lebih besar. Oleh karena itu, diperlukan riset lebih banyak terhadap desain turbin angin yang handal dan efisien untuk memaksimalkan pemanfaatan energi yang dari angin tersebut. Pada penelitian ini, dilakukan studi terhadap pengaruh tiga material yang berbeda sebagai material pilihan untuk penggunaan struktur spar pada sudu turbin angin. Dilakukan juga studi terhadap pengaruh arah orientasi ply terhadap besar defleksi dan tegangan yang bekerja pada struktur. Pada kasus ini, spar turbin angin dimodelkan sebagai laminated composite box-beam yang menerima pembebanan seperti cantilever beam. Permodelan matematika dirancang guna mendapatkan nilai defleksi dan distribusi tegangan pada spar tersebut, yang mana pemberian pembebanan digunakan data yang diperolah dari hasil riset AVATAR. Untuk memastikan model matematika yang dirancang sudah benar, dilakukan proses validasi terlebih dahulu menggunakan penelitian terdahulu sebagai acuan pembanding hasil. Didapatkan hasil validasi dengan perbedaan terbesar sebesar 1.26%, sehingga permodelan matematis yang sudah dirancang layak untuk digunakan pada kasus riset AVATAR. Nilai defleksi terbesar dimiliki oleh material S-Glass/Epoxy sebesar 10.057 m, lalu diikuti oleh TC35/Epoxy sebesar 4.021 m, dan defleksi terkecil pada M55/Epoxy sebesar 1.641 m. Nilai distribusi tegangan maksimum terbesar dimiliki oleh S-Glass/Epoxy dan yang terkecil adalah M55/Epoxy. Walaupun nilai defleksi pada ketiga material tersebut berbeda cukup besar, tegangan maksimum yang bekerja pada ketiga material tersebut tidak berbeda jauh. Ini disebabkan oleh adanya perbedaan sifat mekanik elastisitas E1 diantara ketiga material tersebut. Seperti pada M55/Epoxy, dengan defleksi yang kecil akan menghasilkan regangan yang kecil, namun dengan nilai E1 yang besar, tegangan yang dihasilkan menjadi besar. Adapun pengaruh perubahan arah orientasi ply pada defleksi dan distribusi tegangan maksimum adalah berbanding lurus. Dimana semakin besar arah sudut yang diberikan, maka nilai defleksi semakin besar. Dengan semakin besarnya defleksi yang timbul, regangan pada material pun membesar, sehingga tegangan maksimum yang dihasilkan juga turut membesar. Hal tersebut dapat menurunkan efisiensi dari turbin angin dan meningkatkan risiko kegagalan pada sudu turbin angin.
Studi Numerik Defleksi dan Distribusi Tegangan pada Spar dengan Struktur I-beam yang Terbuat dari Material Komposit - Aplikasi pada Sudu Turbin Angin Avatar Bilqis Nabilah Madsurah; Putu Suwarta; Galih Bangga
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.87039

Abstract

Dalam pembuatan sudu turbin angin harus diperhatikan material yang digunakan. Sudu turbin angin harus memiliki kekuatan spesifik yang tinggi (strength to weight ratio) dengan berat yang ringan. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dipelajari kinerja spar dari sudu turbin angin yang terbuat dari material komposit carbon reinforced polymer dan glass fiber reinforced polymer. Struktur spar pada sudu turbin angin memiliki geometri cantilever I beam. Dimensi spar disesuaikan dengan dimensi pada turbin angin riset AVATAR (Advanced iv Aerodynamic Tools of large Rotors) dan referensi INNWIND.EU dengan lebar pada flange dan web dibuat menjadi konstan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan numerik finite element analysis menggunakan aplikasi ABAQUS CAE 2017. Sebelumnya akan dilakukan validasi model simulasi dengan membandingkan hasil defleksi studi terdahulu dengan penelitian ini. Hasil dari validasi menghasilkan perbedaan defleksi sebesar 0.1%. Hal ini menandakan pemodelan yang digunakan sudah sesuai. Selanjutnya, dipelajari kinerja defleksi dan tegangan pada spar yang terbuat dari 3 material berbeda yaitu S-glass 913/epoxy, TC35/epoxy, dan M55/epoxy dengan distribusi serat merata dan unidirectional. Hasil penelitian menunjukkan nilai defleksi dipengaruhi oleh modulus elastisitas E1 yang dapat menahan deformasi elastis. Selain itu, didapatkan daerah yang memiliki tegangan paling tinggi pada spar caps terletak di bagian root yang menjadi penopang gaya pembebanan. Sedangkan pada shear web, tegangan maksimum terletak pada bagian atas dan bawah yang mengalami kontak langsung dengan spar caps. Ketiga daerah ini harus diperhatikan lebih lanjut dikarenakan daerah dengan tegangan maksimum memiliki kemungkinan terjadinya failure pada sudu turbin angin.
Implementasi Algoritme Binary Space Partition untuk Pembuatan Peta Prosedural pada Aplikasi Permainan Roguelike Guns Blazing Ignatius Dwiki Iskandar; Imam Kuswardayan; Hadziq Fabroyir
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.88806

Abstract

Roguelike adalah sebuah genre game yang merupakan turunan dari genre role-playing games atau yang biasa disebut RPG. Roguelike biasanya memiliki sistem level yang diolah secara prosedural dan sistem permanent death yang berarti pemain harus mengulang dari titik awal yang telah ditentukan sebelumnya secara fresh. Maka dari itu, pemain bisa dibilang dipaksa untuk mempelajari sistem dari game ini melalui kegagalan dan berkembang menjadi pemain yang lebih baik dari sebelumnya. Sistem pembangkit peta dari sebuah permainan ada bermacam-macam, tergantung dengan kebutuhannya. Salah satu metode yang digunakan dalam pembangkitan peta ini adalah Binary Space Partition. Metode ini bekerja untuk membelah sebuah ruangan menjadi ruangan-ruangan yang lebih kecil lagi, dimana pembelahan yang dilakukan ini adalah secara acak. Maka dari itu ruangan tersebut akan memiliki tempat yang terdistribusi dan tidak tumpang tindih antar ruangan. Game yang ingin dibangun ini bernama Guns Blazing, yaitu game roguelike yang pembangkit petanya menggunakan metode Binary Space Partition ini. Namun, sebelum bisa dimainkan, game harus memilih ruangan yang akan diisi kedalam tempat yang sudah disediakan oleh algoritme dan melakukan beberapa perubahan kepada interior ruangan agar koneksi antar ruangan dapat terhubung dengan baik. Uji coba yang dilakukan pada pembangkit peta didalam game Guns Blazing ini bisa dibilang cepat. Dalam satu kali pembuatan, waktu yang diperlukan hanya sekitar 31 milidetik saja. Waktu ini sangat penting agar pemain tidak lama menunggu loading dari game. Dalam uji coba lainnya, didapati bahwa setiap kali pemain memainkan game, peta yang ada selalu berubah yang sangat penting untuk keperluan replayability dari game ini.
Sistem Pengenalan Text Pada Kemasan Obat untuk Membantu Penyandang Tunanetra dengan Keluaran Suara Jullian Joshua Mangundap; Tasripan Tasripan; Hendra Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.90393

Abstract

Memiliki keterbatasan dalam melihat, penyandang tunanetra tidak mampu untuk ditinggalkan atau beraktivitas sendiri, sehingga membutuhkan bantuan orang lain seperti dalam memilih dan menentukan obat yang akan diminum. Berdasarkan hal tersebut dibuat sebuah sistem untuk mengenali nama dari tulisan kemasan obat, serta resep dokter. Sistem dibuat dengan menggunakan Optical Character Recognition oleh Google Vision dan text to speech, yang diaplikasikan menggunakan Raspberry pi dengan kamera dan speaker. Sistem ini memiliki 3 mode yaitu kemasan obat botol, obat box dan obat baru atau resep dokter. Pada kemasan box dan kemasan botol nama-nama obat akan didaftarkan ke indeks sistem sehingga obat box akan memberikan informasi lebih lanjut tentang obat, dan kemasan obat botol akan menggunakan rotator untuk memutar botol sehingga pengambilan gambar akan terus berganti seiring perputaran botol sehingga kata dapat ditemukan, sementara kemasan baru atau resep dokter akan membaca teks secara keseluruhan untuk mengetahui nama dan cara pemakaian obat. Keberhasilan pendeteksian teks pada kemasan obat box dan pipih sebesar 80.6%. Pada kemasan obat botol pendeteksian optimal terjadi pada lebih dari 1 dan kurang dari 2 kali putaran sebesar 57.50%, serta pada resep dokter pembacaan optimal dilakukan dengan penggunaan ukuran tulisan 14 ke atas dengan rata-rata keberhasilan pada ukuran 14 sebesar 87%.
Rancang Bangun Sistem Pendukung Evaluasi Kinerja Toko Kebutuhan Rumah Tangga XYZ Menggunakan Metode User-Centered Design Bayu Narendra Jati; Radityo Prasetianto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.90790

Abstract

Ritel merupakan ujung hilir mata rantai pasok yang mempertemukan antara produk dengan konsumen akhir, dimana konsumen akhir tidak akan menjual kembali produk tersebut. Persaingan dalam industri ritel terus berkembang pesat dalam beberapa tahun belakangan ini. Dalam menghadapi persaingan dalam industri ritel, toko kebutuhan rumah tangga XYZ terus melakukan evaluasi kinerja operasional penjualan dan pembelian toko sebagai tolak ukur pengambilan keputusan dalam operasional toko ke depannya. Pada kondisi saat ini setiap pencatatan transaksi pembelian dan penjualan toko masih dilakukan secara tertulis. Akibatnya pemilik toko kesulitan dalam menangani catatan transaksi pembelian dan penjualan yang jumlahnya sangat banyak yang berasal dari beberapa waktu ke belakang, hal ini membuat pemilik toko kesulitan dalam melakukan evaluasi kinerja penjualan dan pembelian secara efektif. Evaluasi yang saat ini dilakukan adalah berupa pengecekan catatan-catatan terdahulu secara transaksional. Berdasarkan permasalahan tersebut, tugas akhir ini mengembangkan solusi berupa digitalisasi proses pencatatan yang mencakup pengembangan sistem pencatatan dan dashboard untuk memenuhi kebutuhan evaluasi kinerja dari toko kebutuhan rumah tangga XYZ. Dengan pengembangan solusi pada tugas akhir ini, pengguna diharapkan mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait evaluasi kinerja penjualan dan pembelian toko dengan lebih efektif untuk pengambilan keputusan. Hasil dari tugas akhir ini adalah sistem pendukung evaluasi kinerja penjualan dan pembelian toko XYZ yang berbasis web. Pengembangan sistem berbasis web dipilih untuk mempermudah persiapan implementasi kepada pengguna karena pengguna hanya perlu mengaksesnya melalui web browser tanpa proses instalasi dan pengelolaan akun khusus sistem. Sistem ini terdiri atas dua komponen yaitu sistem pencatatan dan dashboard. Sistem pencatatan merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk mengentrikan data transaksi penjualan dan pembelian toko XYZ. Sementara dashboard evaluasi kinerja penjualan dan pembelian menyajikan visualisasi yang dapat merepresentasikan kinerja penjualan dan pembelian toko XYZ sehingga toko mendapatkan wawasan yang berguna untuk perbaikan dan peningkatan kinerja toko. Hasil pengujian sistem kepada pengguna menunjukkan bahwa pengguna dapat mempelajari sistem dengan baik, hal ini berarti penggunaan sistem pendukung evaluasi kinerja toko secara rutin dapat meningkatkan tingkat efisiensi penggunaan.
UAV sebagai Infrastruktur Jaringan Seluler pada Keadaan Darurat Muhammad Jody Al Fawwaz; Wirawan Wirawan
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.90979

Abstract

Pertukaran informasi di suatu daerah bencana harus dapat bergerak lebih cepat untuk membantu proses pemulihan pasca bencana sehingga kebutuhan bagi para korban dapat dipenuhi secara efisien. Pada jalur komunikasi seluler terdapat limitasi dikarenakan dapat dipengaruhi dengan kondisi bencana seperti pemadaman listrik hingga kerusakan pada base station akibat bencana. Sehingga dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memungkinkan adanya telekomunikasi efektif saat pasca bencana. Pada penelitian ini dirancang dua model arsitektur aerial relay node (ARN) berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV). ARN digunakan untuk menyediakan jalur komunikasi pada suatu daerah bencana dengan cara meneruskan data yang diterima dari User Equipments (UEs) yang dijangkau dan diteruskan ke macro base station (MBS) terdekat dan sebaliknya. Model pertama menggunakan relay node berjenis amplify-and-forward (AF) dimana menggunakan jaringan generasi ke-4 4G LTE/LTEA pada jaringan fronthaul (ARN-MBS) dan jaringan akses (ARN-UEs). Model tersebut secara umum bekerja sebagai suatu repeater atau amplifier. Sementara untuk model kedua, ARN dengan jenis decode-and-forward (DF) bekerja sebagai seperti suatu mobile hotspot dimana digunakan 4G LTE/LTEA pada jaringan fronthaul dan wifi 802.11n pada jaringan aksesnya. Pada penelitian ini, Desa Sumbermujur dengan area seluas 16 km2 dijadikan sebagai objek penelitian. Terdapat tiga parameter utama yang akan diteliti pada kedua model tersebut yakni ketinggian optimum ARN, jarak maksimum antara ARN dengan MBS, dan yang terakhir adalah jangkauan maksimum dari ARN. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa ketinggian optimum dari ARN-AF dan ARN-DF berada pada ketinggian maksimum yaitu 150 meter. Selanjutnya untuk jarak maksimum antara ARN-AF dengan MBS adalah sejauh 11 kilometer dan 8,5 kilometer untuk ARN-DF dengan MBS. Dari segi jangkauan, ARN-AF mampu menjangkau 100% objek penelitian yakni Desa Sumbermujur dengan area seluas 16 km2 sementara ARN-DF hanya mampu menjangkau 3,349% area dari Desa Sumbermujur.
Evaluasi Tata Kelola Keamanan Informasi Berdasarkan Standar ISO/IEC 27001:2013 dengan Menggunakan Model SSE-CMM (System Security Engineering Capability Maturity Model) pada Perusahaan Daerah Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Dimas Pramudya Haqqi; Khakim Ghozali; Raden Venantius Hari Ginardi
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.91532

Abstract

PDAM Surya Sembada Kota Surabaya salah satu BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya. Dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan tentunya memerlukan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi yang cukup memadai guna mendukung pelayanan prima kepada pelanggan, lebih-lebih di era digitalisasi saat ini. Untuk mengukur sejauh mana kemampuan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dalam hal tata kelola keamanan informasi maka perlu dilakukannya sebuah evaluasi tata kelola keamanan informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan (Maturity Level) keamanan informasi, serta memberikan rekomendasi pada PDAM Surya Sembada Kota Surabaya berdasarkan evaluasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode skala Systems Security Engineering Capability Maturity Model (SSE-CMM). Perhitungan Maturity Level menggunakan 4 klausul yang telah ditentukan berdasarkan pada ISO/IEC 27001:2013 dan menggunakan skala Systems Security Engineering Capability Maturity Model (SSE-CMM). Hasil rata-rata nilai Maturity Level dari keseluruhan klausul sebesar 3,5 dan berada dalam level tiga yang mana merupakan kategori Well Defined artinya kinerja pada level ini dilakukan sesuai dengan persetujuan, sesuai dengan standar yang telah ada, dan proses telah didokumentasikan, direncanakan dan dikelola dengan menggunakan standar yang ditetapkan organisasi. Selain itu, penulis menemukan beberapa gap antara kondisi sebenarnya dengan standar ISO/IEC 27001:2013 dan telah diberikan rekomendasi. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki gap yang ada sesuai dengan standar ISO/IEC 27001:2013. Sehingga kedepannya dapat digunakan sebagai dasar mengambil penilaian dan kebijakan manajemen PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dalam penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) sesuai standar ISO/IEC 27001: 2013.
Evaluasi Proteksi Sistem Kelistrikan Pembangkit Jenis Gas Turbine Generator 3x18 MW Pada PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) Chandra Agung Ramadhan; Margo Pujiantara; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.87919

Abstract

Indonesia yaitu PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang mengalami permasalahan sistem kelistrikan pada salah satu pabriknya. Permasalahan tersebut disebabkan oleh adanya hubung singkat pada salah satu bus di pabrik Pusri 4 dan disinyalir adanya miskoordinasi antar rele pengaman. Miskoordinasi rele pengaman menyebabkan circuit breaker pada generator open karena adanya arus hubung singkat kiriman. Saat circuit breaker generator open, maka terjadi ayunan daya pada pembebanan. Disinyalir generator hanya diatur default dan tidak dipersiapkan untuk mengatasi gangguan tersebut. Dari permasalahan tersebut menyebabkan adanya gangguan secara kompleks hingga menyebabkan blackout pada pabrik lama Pusri. Karena generator hanya diatur default, maka ketika ada kasus blackout, generator akan off secara tiba-tiba. Generator yang sering off secara tiba-tiba karena adanya gangguan dapat menyebabkan berkurangnya kapabilitas generator dalam membangkitkan daya serta berdampak pada lifetime dari generator tersebut. Blackout ini menyebabkan kerugian yang sangat besar untuk PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem proteksi internal generator. Tugas akhir ini berfokus pada beberapa rele internal generator sebagai sistem proteksinya. Rele tersebut antara lain adalah rele sinkronisasi, rele hilang eksitasi, rele arus lebih urutan negatif, rele arus lebih dengan kendali tegangan, rele frekuensi, dan rele diferensial. Studi evaluasi ini dilakukan dengan menggunakan software ETAP 12.6 agar mendapatkan hasil simulasi yang sesuai dengan kejadian di lapangan. Hasil dari Tugas Akhir ini dapat menjadi rekomendasi untuk PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang serta berbagai instansi guna melindungi generator ketika terjadi gangguan serupa.
Evaluasi Sistem Koordinasi Proteksi dengan Mempertimbangkan Busur Api pada Substation Tursina Timur PT. Kaltim Daya Mandiri (KDM) Reyna Safilla Yusnianti; Margo Pujiantara; Sjamsjul Anam
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.92246

Abstract

T Kaltim Daya Mandiri (KDM) merupakan perusahaan penyedia utilitas dan energi yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan suplai daya pada fasilitas produksi pupuk kaltim dan perumahan PT. Pupuk Kaltim serta perusahaan yang berada pada wilayah Kaltim Industrial Estate (KIE). Seiring dengan meningkatnya aktivitas industri, PT Katim Daya Mandiri merencanakan pengembangan sistem dengan penambahan pembebanan sebesar 5 MW pada daerah Tursina Timur. Dengan penambahan tersebut, tentu menimbulkan peningkatan arus hubung singkat yang memicu terjadinya gangguan. Salah satu gangguan yang mungkin terjadi yaitu bahaya busur api (Arc Flash) yang dapat membahayakan para pekerja didalam pabrik dan merusak peralatan disekitarnya. Dalam pelaksanaan pengembangan penambahan beban tersebut, diperlukan perencanaan dan evaluasi sistem kelistrikan yang matang karena keandalan serta keamanan sebuah sistem kelistrikan adalah syarat utama yang harus dipenuhi maka studi busur api harus dilakukan. Evaluasi dilakukan dengan menghitung energi insiden berstandar IEEE 1584-2002 serta menentukan persyaratan dari pakaian pelindung bagi pekerja atau Personal Protective Equipment (PPE) berdasarkan National Fire Protection Association (NFPA) 70E. Sehingga, diharapkan kemungkinan terjadinya bahaya busur api pada sistem kelistrikan dapat diminimkan dan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi PT. Kaltim Daya Mandiri (KDM) kedepannya.