cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 472 Documents clear
Comparative Analysis of Cost Structure Design Using Strength Based Design And Performance Based Design Method on Several Height Variation Data Iranata; Endah Wahyuni; Maheswari Dinda Radito; Shelvy Surya
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.036 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17691

Abstract

Perencanaan gedung di Indonesia penting untuk memperhitungkan ketahanannya terhadap gempa karena Indonesia terletak pada kawasan ring of fire. Metode perencanaan berbasis kinerja atau Performance based design diketahui dapat memperkirakan kemampuan sebuah struktur dalam menahan gempa dengan lebih akurat. Dalam studi ini dibandingkan biaya material hasil perancangan struktur primer menggunakan metode strength based design atau perencanaan berbasis kekuatan dengan performance based design atau perencanaan berbasis kinerja. Metode perencanaan berbasis kekuatan akan mengacu pada peraturan tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung SNI 03-2847-2013 dan struktur gedung tahan gempa SNI 03-1726-2012. Sementara metode perencanaan berbasis kinerja mengacu pada peraturan Applied Technology Council ATC-40. Gedung ini didesain beraturan sesuai dengan denah dan berfungsi sebagai perkantoran. Ketinggian gedung yang dibandingkan adalah setinggi 8 lantai (32 meter), 12 lantai (48 meter), dan 16 lantai (64 meter). Dari hasil perencanaan metode strength based design diketahui harga material yang dibutuhkan untuk gedung 8 lantai sebesar Rp 4.586.617.911, gedung 12 lantai sebesar Rp 7.640.064.981, dan gedung 16 lantai Rp 11.027.895.731. Sementara harga material yang dibutuhkan pada perencanaan gedung dengan metode performance based design pada gedung 8 lantai sebesar Rp 4.781.793.143, gedung 12 lantai Rp 6.991.105.583, dan gedung 16 lantai Rp 9.979.777.516. Pada gedung 8 lantai dapat diketahui bahwa harga material struktur primer yang dibutuhkan lebih mahal pada perencanaan performance based design dibandingkan dengan strength based design dengan selisih sebesar Rp 195.175.232. Sebaliknya, pada gedung 12 lantai dan 16 lantai diketahui bahwa harga material struktur primer lebih murah perencanaan yang menggunakan metode performance based design dengan selisih yaitu masing-masing Rp 648.959.128 dan Rp 1.048.118.215. Hal tersebut menunjukkan bahwa metode performance based design lebih efisien pada perencanaan high rise building.
Studi Literatur Perencanaan Floating Treatment Wetland di Indonesia Laella Pusparinda; Irwan Bagyo Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.334 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17707

Abstract

Floating Treatment Wetland (FTW) merupakan salah satu jenis constructed wetland  yang ditanam dalam media yang dapat mengapung dipermukaan air. Dalam FTW tanaman tidak ditanam di tanah melainkan pada media apung yang kemudian diletakkan di permukaan air. Akar tanaman menggantung di badan air sebagai tempat tumbuhnya biofilm dan juga menyaring partikulat tersuspensi. FTW telah diaplikasikan di berbagai negara di dunia namun belum di Indonesia. Studi literatur ini bertujuan untuk meninjau dan menginterpretasikan informasi yang relevan untuk pengembangan dan penerapan FTW di negara tropis. Yaitu dengan merangkum berbagai percobaan yang telah dilakukan untuk lebih memahami kemampuan FTW dalam mereduksi kontaminan dan mengidentifikasi kriteria desain perencanaan FTW. FTW terdiri dari tanaman emergent plant, media tanam, media apung (bouyant material dan bouyant frame), dan anchor. Pemilihan tanaman adalah berdasarkan ketersediaan tanaman (tanaman lokal) yang mampu tumbuh secara optimal dengan kondisi lingkungan dan iklim Indonesia. FTW menggunakan sistem apung sehingga dapat secara langsung diaplikasikan di badan air. Sistem anchoring berfungsi untuk menahan FTW dari pengaruh arus, angin, gelombang, dan fluktuasi ketinggian air. Kriteria desain perencanaan FTW adalah kedalaman air >0,8 m, HRT <15 hari, surface coverage 5%-50%, dan HLR 0,1-0,3 m3/m2.hari.
Rancang Bangun Aplikasi Pendeteksi Suara Tangisan Bayi Welly Setiawan Limantoro; Chastine Fatichah
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.371 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17817

Abstract

Suara tangisan bayi merupakan sebuah tanda dari bayi yang mengalami suatu masalah. Namun, tidak semua orang dapat mengenali arti tangis bayi. Beberapa penelitian tentang deteksi suara tangis bayi sudah dilakukan oleh beberapa peneliti, namun saat ini masih belum ada penelitian yang membuat sebuah aplikasi pendeteksi suara tangis bayi berbasis web. Pada penelitian ini, sebuah aplikasi dibuat untuk membantu pengguna mengenali suara tangis bayi berbasis Dunstan Baby Language. Metode yang diterapkan adalah ekstraksi fitur suara tangis bayi dengan algoritma Mel-Frequency Cepstrum Coefficient (MFCC), normalisasi hasil ekstraksi fitur, dan klasifikasi K-nearest Neighbor. Dari berbagai pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa akurasi rata-rata terbaik sebesar 75,95% dapat dicapai ketika menggunakan parameter wintime pada ekstraksi fitur MFCC sebesar 0,08 detik, proporsi data latih 85% dan data uji 15% dari setiap kelas, normalisasi ekstraksi fitur dengan Standard Deviation Normalization, dan klasifikasi K-nearest Neighbor dengan k=1. Pada pengujian aplikasi dengan seluruh data, akurasi rata-rata yang sebesar 96,57% dapat dicapai ketika menggunakan parameter wintime pada ekstraksi fitur MFCC sebesar 0,08 detik, proporsi data latih 85% setiap kelas, normalisasi ekstraksi fitur dengan Standard Deviation Normalization, dan klasifikasi K-nearest Neighbor dengan k=1.
Identifikasi Daya Tampung Beban Pencemaran Air Kali Surabaya Segmen Jembatan Canggu-Tambangan Bambe dengan Pemodelan QUAL2Kw Vivin Sintia Indriani; Wahyono Hadi; Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.278 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17865

Abstract

Objek penelitian ini adalah Kali Surabaya. Sungai ini dimanfaatkan sebagai sumber air minum dan untuk proses produksi industri. Sungai ini menerima beban pencemaran dari limbah domestik, limbah pertanian dan limbah industri. Kali Surabaya diperlukan perhitungan daya tampung untuk mengetahui batas maksimum air limbah yang boleh dibuang ke sungai. Wilayah titik pantau pada penelitian ini terdapat 5 segmen. Parameter kualitas air yang dianalisa adalah pH, suhu, DO, BOD, TSS, nitrat (NO3), ammonium (NH4) dan fosfat (PO4). Analisis data menggunakan aplikasi program QUAL2Kw untuk menghitung beban pencemaran yang masuk ke Kali Surabaya. Pemodelan data dilakukan dengan trial and error hingga diperoleh hasil model yang sesuai (mendekati) kondisi yang sebenarnya. Setelah itu modeldiverifikasi, sehingga model dapat digunakan untuk menghitung berbagai macam skenario yang sudah ditentukan. Nilai daya tampung Kali Surabaya adalah NH4 berkisar antara 100 kg/hari sampai 3563 kg/hari dan NO3 berkisar antara 976 kg/hari sampai 14306 kg/hari.
Analisis Pola Hubungan Kerja Antar Tenaga Medis dalam Melayani Pasien Diabetes dan Komplikasinya pada Rawat Inap RS XYZ Menggunakan Teknik Process mining Muhammad Rafdi Syarifuddin; Mahendrawathi ER
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.45 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17885

Abstract

Rumah Sakit (RS) XYZ merupakan salah satu rumah sakit yang telah menerapkan sistem informasi rumah sakit untuk merekam segala proses penanganan dan perawatan pasien. Salah satu penyakit yang ditangani oleh rumah sakit ini yaitu penyakit diabetes yang mana memiliki resiko kematian yang cukup tinggi. Tentunya sebagai rumah sakit, nyawa dan kesehatan pasien adalah prioritas utama. Namun pada pelaksanaannya tidak jarang ditemui bahwa proses perawatan tiap pasien memakan waktu yang tidak sedikit. Hal ini dapat disebabkan oleh, salah satunya, keterlibatan antar individu pelaku dalam proses perawatan. Untuk itu diperlukan pemodelan terhadap proses bisnis (alur kerja para aktor yang terlibat) untuk mengetahui pola dan hubungan pekerjaan di antara mereka. Dalam Tugas Akhir ini, pemodelan proses bisnis pada bagian rawat inap penyakit diabetes dilakukan dengan menggunakan process mining. Teknik process mining dipilih karena dengan menggunakan metode ini dapat diketahui pola alur dan tingkah laku para aktor dalam bekerja dari pemodelan alur yang memanfaatkan event log yang sudah didapatkan dari sistem informasi RS XYZ. Kemudian event log tersebut digunakan membentuk social network menggunakan algoritma social network miner. Dari hasil pemodelan dilakukan analisis alur pelayanan pasien dan alur pekerjaan oleh para aktor. Selanjutnya dilakukan analisis kontribusi aktor secara individu mengenai siapa yang paling sering dan paling jarang berkontribusi sehingga nantinya akan diperoleh informasi atau pengetahuan mengenai siapa atau bagian mana yang sekiranya perlu diberi peningkatan, seperti apa alur pelayanan yang paling umum bagi pasien serta siapa yang berkontribusi paling besar agar proses perawatan menjadi lebih efektif, efisien, dan diharapkan lebih singkat.
Rancang Bangun Aplikasi Mobile Untuk Media Pembelajaran Siswa Disleksia Maulina Nur Istiqomah; Dwi Sunaryono; Rully Soelaiman
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.079 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17981

Abstract

Siswa berkebutuhan khusus terutama disleksia memiliki kesulitan dalam mengenali dan mengolah huruf sehingga dapat menyulitkan mereka dalam proses belajar dan berkomunikasi pada umumnya. Mereka juga mengalami kesulitan untuk mengingat dalam jangka pendek dan mengingat urutan sehingga mengakibatkan mereka tidak bisa mengikuti perintah di kelas dengan baik. Dibutuhkan pembelajaran khusus untuk membantu meningkatkan kemampuan siswa terutama kemampuan membaca. Penulis merancang sebuah perangkat lunak bernama BacaYuk! yang dapat digunakan pada perangkat bergerak untuk membantu pembelajaran siswa disleksia. Perangkat lunak ini memiliki ragam aktivitas yang dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kemampuan bahasa, kemampuan matematika, dan kemampuan khusus. Penulis melakukan pembelajaran terhadap penggunaan perangkat lunak BacaYuk! pada lima siswa di Sekolah Berkebutuhan Khusus Adhitama di Surabaya dengan melakukan evaluasi terhadap kemampuan siswa sebelum dan sesudah penggunaan perangkat lunak. Penggunaan perangkat lunak BacaYuk! telah memberikan efek positif terhadap kemampuan siswa. Selain itu, pendidik dapat menyesuaikan setiap rangkaian aktivitas yang akan dikerjakan dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Evaluasi Numerik Untuk Delaminasi Tengah pada Pelat Komposit dengan Model Cohesive Zone Mega Lazuardi Umar; Mas Irfan Purbawanto Hidayat; Lukman Noerochim
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.338 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17989

Abstract

Semakin berkembangnya material komposit, menjadikan komposit sebagai material yang sering menjadi concern bahan penelitian. Namun, komposit juga bisa mengalami kegagalan, salah satunya adalah delaminasi. Oleh sebab itu, penulis mengulas beberapa pengaruh ukuran, lokasi, konfigurasi lay-up, dan distribusi initial crack terhadap respon delaminasi pada material komposit. Komposit yang digunakan pada penelitian ini adalah carbon/epoxy yang disimulasikan pada ANSYS Mechanical/APDL. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa semakin panjang initial crack, reaction force yang dibutuhkan untuk membuka interface element delaminasi tengah semakin kecil. Sebaliknya, semakin pendek initial crack, reaction force-nya semakin besar. Lokasi dan distribusi initial crack juga berhubungan dengan ketebalan, dimana nilai ketebalan menyebabkan perbedaan reaction force untuk membuka interface. Sementara itu, konfigurasi serat unsymetric lebih tahan terhadap fenomena delaminasi daripada konfigurasi symetric.
Analisa Proses Perpindahan Panas pada Pengecoran Paduan Al-12%Si dengan Metode Elemen Hingga Muhammad Bahtiyar Firdaus; Mas Irfan Purbawanto Hidayat; Dian Mughni Fellicia
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.841 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17990

Abstract

Piston merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi sebuah kendaraan. Di dalam sebuah industri, pembuatan piston dilakukan dengan cara pengecoran atau casting. Dalam proses pengecoran terdapat banyak fenomena umum yang tidak dapat dikontrol secara langsung seperti distribusi temperatur, tegangan termal, penyusutan serta deformasi cetakan. Oleh karena itu digunakan ANSYS Mechanical APDL yang berbasis metode elemen hingga untuk memprediksi fenomena dalam proses pengecoran. Digunakan pasir silika sebagai cetakan pasir dan SS304 sebagai permanent mold. Bahan coran yang digunakan adalah AL-12%Si. Ukuran piston Ninja 250R dijadikan referensi pada simulasi ini dimana memiliki dimensi bore dan stroke sebesar 62 mm dan 41.2 mm. Di dalam penelitian ini didapatkan pola distribusi temperatur serta tegangan termal dan juga shrinkage yang terjadi selama proses pengecoran dari kedua cetakan tersebut. Didapatkan nilai tegangan termal maksimum serta shrinkage sebesar 3.89E+09 Pa dan 31135.5 mm3 pada keseluruhan cetakan SS304 sedangkan pada keseluruhan cetakan pasir adalah 2.35E+08 Pa dan 600 mm3. Untuk bagian coran nilai tegangan termal maksimum dan shrinkage pada cetakan SS304 adalah 65228892.2 Pa dengang shrinkage sebesar 6.9457 mm3 dan pada cetakan pasir sebesar 258718.871 Pa dan 0.0245 mm3.
Penjadualan Petugas Medis pada Kondisi Darurat dengan Menggunakan Binary Integer Programming Berbasis Web Bryan Alfadhori; Ahmad Saikhu; Victor Hariadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.318 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17996

Abstract

Bencana alam maupun bencana yang disebabkan kelalaian manusia sering kali menimbulkan kondisi darurat. Penugasan petugas medis pada kondisi darurat merupakan hal yang sangat penting. Terbatasnya petugas dengan keahlian yang dibutuhkan yaitu kombinasi penugasan petugas medis yang tidak tepat dapat membuat penjadualan yang tidak optimal. Dalam penentuan petugas medis yang memenuhi kondisi, digunakan representasi graf bipartite dan algoritma Ford Fulkerson dalam proses untuk pemilihan petugas medis yang memenuhi kondisi tersebut. Binary integer programming digunakan untuk menentukan kombinasi penugasan yang optimal. Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa kedua proses yang diimplementasikan dapat membantu dalam pengambilan keputusan penugasan. Representasi dari graf bipartite terbukti dapat memberikan hasil yang akurat berupa petugas medis yang memenuhi kondisi. Binary Integer Programming juga memberikan hasil yang optimal berupa petugas medis yang ditugaskan dan total jarak yang paling minimal.
Evaluasi Numerik Untuk Delaminasi Komposit Double Cantilever Beam Dengan Cohesive Zone Model Nuri Setyo Taufiqqurrahman; Mas Irfan Purbawanto Hidayat; Amaliya Rasyida
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.995 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18017

Abstract

Material komposit saat ini terus berkembang, salah satunya adalah material komposit laminat. Material komposit laminat terdiri dari lamina-lamina dimana ikatan yang berdekatan kerap terdeformasi, yang biasa disebut sebagai delaminasi. Delaminasi pada material komposit laminat dapat dianalisis menggunakan metode numerik dimana dalam penelitian ini menggunakan software yang berbasis elemen hingga, yaitu ANSYS Mechanical/APDL. Untuk mengetahui proses delaminasi yang terjadi, double cantilever beam di modelkan dengan pemberian beban berupa displacement. Variasi penelitain yang digunakan diantaranya arah serat, letak initial crack, dan panjang initial crack. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa, double cantilever beam dengan panjang initial crack 30 mm dan arah serat 0o memiliki reaction force yang paling tinggi, yaitu 116.68 N pada ketebalan beam yang sama. Double cantilever beam dengan panjang initial crack 55 mm dan arah serat 90o membutuhkan reaction force yang paling kecil diantaranya, yaitu 22.9 N. Double cantilever beam yang dibeberapa kasus memiliki tebal yang berbeda memberikan hasil yang menunjukkan bahwa semakin tebal beam maka reaction force yang dibutuhkan semakin besar.

Page 11 of 48 | Total Record : 472