cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 186 Documents clear
Penerapan Rekayasa Nilai (Value Engineering) Pekerjaan Arsitektural pada Proyek Pembangunan Transmart Carrefour Padang Khaerul Bahri; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.469 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28799

Abstract

Transmart Carrefour Padang merupakan gedung bertingkat enam lantai dengan luas total area bangunan sebesar 43.920 m2 dan biaya per m2 sebesar Rp. 7.568.000,00. dengan nominal sebesar itu mengindikasikan gedung tersebut berbiaya tinggi sehingga perlu dilakukan efisisensi biaya. Upaya pengoptimalan anggaran biaya tanpa menghilangkan nilai fungsi salah satunya adalah dengan cara penerapan metode Rekayasa Nilai (Value Engineering). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui besarnya total penghematan biaya yang dapat diperoleh setelah penerapan metode Rekayasa Nilai (Value Engineering). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah rencana kerja rekayasa nilai yang terbagi dalam 4 (empat) tahap yaitu : tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Dalam tahap informasi dilakukan identifikasi item pekerjaan yang berpengaruh besar pada proyek dengan cara cost model dan perbandingan cost dengan worth. Dalam tahap kreatif dilakukan pengumpulan alternatif desain baru. Dalam tahap analisis menyeleksi alternatif desain dengan cara analisis Life Cycle Cost (LCC) dan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Tahap rekomendasi melakukan perekomendasian desain baru dari alternatif desain terpilih. Hasil analisis Life Cycle Cost (LCC) didapat alternatif desain dengan biaya terendah pada pekerjaan lantai adalah alternatif 4 (A4) dan pada pekerjaan dinding luar adalah alternatif 3 (B3). Hasil Analitycal Hierarchy Process (AHP) dengan pertimbangan beberapa kriteria, terpilih alternatif desain yang direkomendasikan untuk desain pekerjaan lantai adalah alternatif 1 (A1) yang terdiri dari “plat lantai, screed 20mm (mortar instan), marmer lokal (60x60cm), dan plint marmer”. Sedangkan untuk pekerjaan dinding luar alternatif terbaik adalah alternatif 3 (B3) terdiri dari “pasangan panel bata ringan 10cm, groving, dan cat exterior”. Total penghematan biaya konstruksi yang diperoleh sebesar Rp. 1,797,509,359 dari total biaya pekerjaan arsitektur (Rp. 62,837,567,773).
Pengolahan Air Limbah Domestik Menggunakan Proses Aerasi, Pengendapan, dan Filtrasi Media Zeolit-Arang Aktif Afiya Asadiya; Nieke Karnaningroem
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.402 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28923

Abstract

Produksi air limbah domestik khususnya greywater yang dihasilkan dari aktivitas manusia setiap harinya semakin meningkat sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk. Adapun kualitas air limbah domestik masih jauh melebihi baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Air limbah domestik atau rumah tangga yang tidak diolah secara benar dapat menyebabkan berbagai macam masalah bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Diperlukan pengolahan yang tepat untuk dapat mengolah air limbah domestik agar dapat memenuhi baku mutu air bersih, dan dapat digunakan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan efektivitas pengolahan air limbah dengan menggunakan proses aerasi, sedimentasi dan filtrasi media zeolit-arang aktif menggunakan sistem kontinyu. Proses aerasi dilakukan dengan penambahan larutan EM4 sebagai pengolah zat organik yang ada pada air limbah, dan kemudian air limbah akan melewati bak pengendap untuk mengendapkan zat padat yang terkandung didalamnya. Selanjutnya, air limbah akan diolah menggunakan filter dengan media zeolit dan arang aktif. Setelah melewati serangkaian pengolahan dengan proses aerasi, sedimentasi, dan filtrasi menggunakan zeolit dan arang aktif, hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan kandungan pencemar pada air limbah. Rata-rata penyisihan kandungan zat organik adalah ialah 93,14%, rata-rata penyisihan nilai N adalah 99,81%, rata-rata penyisihan nilai P adalah 99,67%, dan rata-rata penyisihan nilai TDS mencapai 84,76%, serta nilai penyisihan TSS ialah 99,97%.
Perbandingan Pondasi Bangunan Bertingkat Untuk Pondasi Dangkal Dengan Variasi Perbaikan Tanah Dan Pondasi Dalam Studi Kasus Pertokoan Di Pakuwon City Surabaya Adrian Hartanto; Indrasurya Budisatria Mochtar; Yudhi Lastiasih
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.293 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28985

Abstract

Proyek yang diambil dalam Tugas Akhir ini adalah komplek pertokoan Pakuwon Town Square (PATOS) yang berada di komplek perumahan Pakuwon City Surabaya. Komplek pertokoan ini telah didirikan setinggi 2 hingga 3 lantai dengan menggunakan pondasi dalam micropile sedalam 21 meter. Penulis merencanakan ulang pondasi komplek pertokoan ini dengan variasi ketinggian 3 lantai, 4 lantai, 5 lantai dan 6 lantai dengan menggunakan pondasi dangkal dan dua metode perbaikan tanah. Kawasan proyek Pakuwon Town Square ini memiliki jenis tanah lunak dengan tebal lapisan compreesible sedalam 15 meter dengan jenis tanah lempung lunak. Dengan kondisi tanah seperti itu, pemampatan tanah yang terjadi cukup besar. Untuk mempercepat proses konsolidasi tanah, dilakukan perbaikan tanah menggunakan metode preloading dengan PVD (Prefabricated Vertical Drain) dan metode vacuum preloading yang kemudian akan dibandingkan dan diambil alternatif yang termurah. PVD akan dipasang sedalam lapisan compressible yaitu sedalam 15 meter. Dengan adanya perbaikan tanah menggunakan PVD, waktu pemampatan primer terjadi sangat cepat sehingga terjadinya pemampatan sekunder menjadi lebih awal. Oleh karena itu pemampatan sekunder diperhitungkan dalam Tugas Akhir ini. Pemampatan sekunder yang terjadi dalam perencanaan di Tugas Akhir ini cukup besar sehingga dilakukan penambahan beban timbunan dalam perbaikan tanah menggunakan PVD untuk menghilangkan pemampatan sekunder yang diasumsikan terjadi 5 tahun setelah pemampatan primer selesai. Sehingga setelah perbaikan tanah selesai, proses pemampatan primer dan sekunder juga telah selesai. Pada Tugas Akhir ini direncanakan struktur pondasi 3 lantai, 4 lantai, 5 lantai dan 6 lantai dengan menggunakan 3 alternatif, yaitu pondasi tiang pancang, pondasi rakit dengan perbaikan tanah menggunakan PVD serta pondasi rakit dengan perbaikan tanah menggunakan vacuum preloading. Perencanaan pondasi rakit dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan geoteknik dengan permodelan struktur 3 dimensi untuk mendapatkan struktur pondasi yang kaku sehingga tidak menyebabkan differential settlement. Dari hasil perhitungan dalam Tugas Akhir ini maka didapatkan alternatif yang termurah untuk gedung 3, 4 dan 5 lantai adalah penggunaan pondasi dangkal dengan metode perbaikan tanah vacuum preloading dengan biaya Rp.2,963,207,662 untuk gedung 3 lantai, Rp.4,160,933,839 untuk gedung 4 lantai, Rp.6,039,707,940 untuk gedung 5 lantai , sedangkan untuk gedung 6 lantai adalah penggunaan pondasi tiang pancang dengan biaya Rp.7,884,668,852 untuk gedung 6 lantai.
Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Pusat Perbelanjaan Jogja Town Square Menggunakan Baja dengan Sistem Eccentrical Braced Frames (EBF Apriansyah Apriansyah; Priyo Suprobo; Budi Suswanto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.656 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29087

Abstract

Baja merupakan salah satu marerial yang bersifat daktail, yaitu baja dapat mengalami deformasi yang besar dibawah pengaruh tegangan tarik yang tinggi tanpa hancur dan putus. Adanya sifat daktail tersebut menjadikan baja lebih efektif menahan beban gempa. Salah satu sistem tahan gempa yang terdapat pada baja adalah sistem Eccentrically Braced Frames (EBF) yang merupakan konsep desain gabungan antara konsep daktilitas dan disipasi energi yang baik dari desain MRF dengan kekakuan elastik yang tinggi dari desain CBF. Kelebihan dari sistem EBF ini adalah daktilitas struktur yang baik dengan mekanisme kelelehan geser yang terjadi pada link. Link merupakan bagian yang terletak antara joint pengaku diagonal dengan joint kolom –balok dan elemen yang diharapkan dapat menyerap energi gempa dan mengalami proses plastisifikasi pada elemen yang rusak tersebut. Pada modifikasi perencanaan struktur gedung pusat perbelanjaan Jogja Town Square ini digunakan sistem Eccentrically Braced Frames (EBF). Perhitungan struktur yang dilakukan pada sistem struktur ini mengacu pada, SNI 03-1729-2002 “Tata cara perencanaan struktur baja untuk bangunan gedung”, SNI 1729:2015 “Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural”, SNI 1727:2013 “Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain” PPUG 1983, SNI 1726:2012 “Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung”, dan SNI 2847:2013 “Persyatan beton struktural untuk bangunan gedung”. Pemodelan dan analisa struktur menggunakan program ETABS. Dari analisa yang telah dilakukan diperoleh, tebal pelat atap 9 cm, lantai hotel 10 cm, lantai lobbi hotel 13 cm, lantai pusat perbelanjaan 12 cm, dimensi balok anak lantai atap WF 250.175.7.11, balok anak lantai hotel WF 300.200.8.12, dimensi balok anak lantai lobby hotel dan pusat perbalanjaan WF 350.250.8.12, dimensi balok induk lantai 2-5 WF 500.200.11.19, dimensi balok induk lantai 6-9 WF 450.200.9.14, dimensi balok induk lantai atap WF 450.200.8.13 dimensi kolom lantai 1-5 CFT 650.650.25.25, kolom Lantai 6-9 CFT 550.550.25.25, kolom lantai 10-12 CFT 500.500.25.25, dimensi bresing lantai 1-5 WF 300.300.12.12, dimensi bresing lantai 6-12 WF 250.250.14.1. Panjang element link yang direncanakan 100 cm. Sambungan struktur utama direncanakan dengan baut A325. Dinding penahan tanah direncanakan menggunakan solder pile diameter 60 cm dengan kedalaman 9 m dengan tulangan utama 16 D16 dan tulangan geser D13-120. Pondasi menggunakan bored pile diameter 100 cm dengan kedalaman 24 m dengan tulangan utama 26 D22 dan tulangan geser D16-100.
Perancangan Ulang Sistem Plambing dan Pengolahan Air Limbah pada Rumah Susun Tanah Merah Kota Surabaya Septian Setyo Prakoso; Mohammad Razif
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.088 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29146

Abstract

Rumah susun Tanah Merah Kota Surabaya telah beroperasi selama lebih dari 5 tahun serta banyak mengalami permasalahan terkait sistem plambing dan pengolahan air limbah, mulai dari tidak tercukupinya air saat pagi hari (jam puncak), tersumbat dan meluapnya air dari saluran pembuangan, meluapnya tanki septik. Evaluasi terhadap kinerja sIstem plambing dan pengolahan air limbah rumah susun tanah merah di Surabaya diperlukan untuk memperbaiki beberapa permasalahan yang timbul. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui ada bebrapa masalah yang terjadi pada sistem plambing dan pengolahan air limbah diantaranya yaitu tidak tercukupinya kebutuhan air bersih secara kontinu, meluapnya tanki septik, kebocoran pipa air limbah dan mampetnya saluran pembuangan. Perancangan ulang dilakukan pada sistem plambing yaitu dengan Penambahan pompa untuk menunjang kebutuhan air pada saat jam puncak sehingga penghuni rusun tidak kekurangan air pada saat jam puncak. Penambahan dudukan pada rooftank reservoar sehingga sisa tekan pada unit rumah susun dapat terpenuhi. Pada pengolahan air limbah direncanakan bangunan pengolahan air limbah berupa Anaerobic Baffled Reactor dengan jumlah kompartemen sebanyak 12 dengan 1 bak pengendap. Dimensi tiap kompartemen yaitu P = 1,2 m L= 3 m dan kedalaman = 2 m sedangkan dimensi bak pengendap yaitu P 4,5 m L = 3 m dan kedalaman 3 m. Anggran biaya yang dibutuhkan yaitu Rp. 918.216.165 ,00.
Analisis Pola Kebisingan Akibat Transportasi di Sekitar Area Fasilitas Kesehatan Kota (Studi Kasus: RSUD dr. Soetomo Surabaya Pratama Heru Prasetyo; Abdu Fadli Assomadi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.015 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29148

Abstract

RSUD dr. Soetomo merupakan aset sangat penting di kota Surabaya sebagai salah satu fasilitas kesehatan kota dengan skala pelayanan tingkat provinsi. Lokasi RSUD dr. Soetomo berada di pusat aktifitas kota yang sangat dekat dengan fasilitas transportasi, perdagangan, pendidikan dan fasilitas lainnya. Padatnya area sekitar terutama dari aktivitas transportasi yang melalui empat ruas jalan di sekeliling RSUD dr. Seotomo mengakibatkan potensi tingginya kebisingan pada fasilitas kesehatan ini. Mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI No. 48 tahun 1996 tentang metode pemantauan dan baku tingkat kebisingan di area rumah sakit maka dilakukan penelitian kebisingan di kawasan sekitar RSUD dr. Soetomo. Hasil penelitian ini kemudian dikorelasikan dengan nilai ambang baku mutu kebisingan sesuai dengan nilai kebisingan maksimum di area rumah sakit. Data primer tingkat kebisingan diambil di beberapa titik lokasi di jalan raya sekitar area rumah sakit. Data-data diperoleh digunakan untuk menghitung nilai intensitas kebisingan ekivalen siang hari (Ls) dan malam hari (Lm), serta intensitas rata-rata kebisingannya per hari (Lsm) didapatkan nilai 73dB(A) . Nilai Lsm diolah menjadi peta kebisingan menggunakan software surfer dan dianalisis pola penyebaran kebisingan terutama dari sumber lalu lintas..
Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Apartemen Brooklyn Alam Sutera menggunakan Struktur Komposit Baja-Beton dengan Sistem Rangka Berpengaku Eksentris Muhammad Zulfikar Fauzi; Endah Wahyuni; Budi Suswanto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.381 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29171

Abstract

Struktur komposit merupakan struktur yang terdiri dari dua atau lebih material berbeda sifat dan karakteristik yang berkerja bersama sama untuk memikul beban yang berkerja pada suatu struktur dalam hal ini digunakan material baja dan beton. Struktur komposit baja-beton memungkinkan pemanfaatan karakteristik dasar masing-masing bahan secara optimal, sehingga dengan penampang yang lebih kecil, mampu memikul beban serta dengan bentang yang sama dengan beton bertulang biasa. Gedung Brooklyn Alam Sutera Apartment merupakan gedung yang terdiri dari 20 lantai dan 1 lantai atap yang pada awalnya didesain dengan menggunakan struktur beton bertulang. Perancangan bangunan ini dimodifikasi menggunakan struktur komposit baja-beton. Dalam tugas akhir ini dilakukan perencanaan ulang menggunakan struktur komposit baja-beton dengan Sistem Rangka Bresing Eksentris (SRBE). Kelebihan sistem ini adalah daktilitas struktur yang baik dengan mekanisme kelelehan geser yang terjadi pada link. Link adalah bagian pada elemen struktur balok yang dibentuk oleh perpotongan balok dan bresing. Telah dilakukan perencanaan struktur gedung menggunakan komposit baja-beton Sistem Rangka Bresing Eksentris (SRBE) yang memenuhi persyaratan keamanan struktur berdasarkan SNI 2847-2013, SNI 03-1729-2002, SNI 1729:2015, SNI 1726:2012, SNI 1727:2013. Dari analisa dan hasil perhitungan diperoleh hasil yaitu : tebal pelat lantai dan atap 10 cm, dimensi balok induk WF 500x300x11x15, dimensi balok link WF 600x300x13x24 dengan panjang elemen link 120 cm, dimensi bresing WF 450x300x11x15, dimensi kolom CFT 600x600x25. Perencanaan pondasi menggunakan tiang borepile beton diameter 80 cm dengan kedalaman 10 meter. Kolom pedestal direncanakan dengan dimensi 800 mm x 800 mm. Dan dimensi Sloof 40 cm x 60 cm. ===========================================he composite structure is a structure consisting of two or more different material properties and characteristics that work together to carry a load on a structure. In this case, steel and concrete materials are used. The steel-concrete composite structure allows the optimal utilization of the basic characteristics of each material, so that with smaller cross-sections, and able to carry the load with the same span as regular reinforced concrete Brooklyn Alam Sutera Apartment is a 20-storey building and 1 story roof which was originally designed using reinforced concrete structures. The design of this building was modified using a steel-concrete composite structure. In this final project is done by re-design using a steel-concrete composite structure with Bracing Eccentrically Frame System (EBF). The advantages of this system are good structure ductility with yielding shear mechanisms that occur in link. The link is a part of the beam structure elements formed by the intersection of beams and bracing. Design of the building structure has been done using steel-concrete composite with Eccentrically Braced Frame System (EBF). Which meets the structural safety requirements under SNI 2847-2013, SNI 03-1729-2002, SNI 1729:2015, SNI 1726:2012, and SNI 1727:2013. The results of the analysis and calculation indicated that the thickness of the floor deck and roof deck are 10 cm, the dimension of the primary beam is WF 500x300x11x15, the dimension of link beam is WF 600x300x13x24 with the length of the link element are 120 cm, the dimension of bracing is WF 450x300x11x15, the dimension of column is CFT 600x600x25. the design of foundation using 80 cm diameter of borepile with 10 meters depth. The pedestal columns are designed with dimensions of 800 mm x 800 mm. And the dimensions of Sloof 40 cm x 60 cm.
Perencanaan IPAL Pengolahan Limbah Cair Industri Pangan Skala Rumah Tangga Dinda Syifa Sakinah; Ipung Fitri Purwanti
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.687 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29178

Abstract

Beberapa permasalahan timbul jika limbah industri pangan tidak dikelola dengan baik sebelum dibuang ke lingkungan. Seperti halnya yang terjadi pada salah satu industri pangan skala rumah tangga di Surabaya. Permasalahan yang timbul antara lain terganggunya kehidupan organisme perairan sehingga mengakibatkan kematian dan bau busuk, kelebihan nitrogen dan fosfor yang menyebabkan eutrofikasi, dan sebagainya. Dampak negatif tersebut terjadi karena limbah industri pangan mengandung bahan organik yang tinggi. Dampak ini memerlukan upaya pengolahan limbah melalui alternatif teknologi yang efektif dan efisien. Teknologi yang digunakan meliputi unit grease trap, bak pengendap, bak ekualisasi, Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dan constructed wetland. Perencanaan dimulai dengan pengumpulan data yang terdiri dari data primer maupun sekunder diperoleh melalui survei lapangan, sampling maupun dari laporan perencanaan terdahulu. Perhitungan Engineering Design mencakup perhitungan dimensi dan aspek hidrolika bangunan IPAL. Berdasarkan perhitungan Engineering Design (ED), diketahui bahwa IPAL yang digunakan terdiri dari 1 buah grease trap dengan volume 0,081 m3. Bak pengendap berjumlah 1 buah dengan volume 0,166 m3. 1 buah bak ekualisasi bervolume 1 m3. Anaerobic baffled reactor yang terdiri dari tangki anaerobik dan 4 kompartemen dengan total volume 5,91 m3. Constructed wetland berjumlah 1 buah dengan volume 6,19 m3. Perencanaan ini membutuhkan biaya pembangunan IPAL sebesar Rp 75.300.000 dan pengoperasian IPAL sebesar Rp 2.750.000 per bulan
Desain Cylinder Pile untuk Struktur Giant Sea Wall Jakarta dengan Beban Dinamis Akmilia Aswarini; Priyo Suprobo; Kriyo Sambodho
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.643 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29206

Abstract

Giant Sea Wall Jakarta merupakan tanggul penahan yang dibangun di teluk Jakarta untuk melindungi wilayah utara pesisir dari erosi dan pasang-surut air laut yang menyebabkan banjir rob. Selain itu, Giant Sea Wall Jakarta juga berfungsi sebagai dinding penahan tanah reklamasi. Strukturnya berbentuk sheet pile. Dari data perencanaan Giant Sea Wall Jakarta oleh PT. WIKA Beton, ditemukan bahwa pembebanan yang direncanakan hanya akibat beban statis yaitu beban tambahan sebesar 15 kN/m2 di atas tanah reklamasi. Struktur tidak direncanakan terhadap beban dinamis yaitu kemungkinan terjadinya gempa. Struktur ini akan dijadikan sebagai preliminary desain. Struktur akan didesain secara elastis. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa momen terbesar ialah akibat beban dinamis dengan cara analitis yaitu 2391,7 kNm/m dengan panjang cylinder pile 24 m dan diameter 1,2 m. Pada analisa penampang didapatkan tegangan pratekan saat peralihan -18,29 MPa. Setelah dihitung momen crack penampangnya, didapat lebih besar dari momen yang terjadi yaitu sebesar 2784,5 kNm/m. Sehingga preliminary desain sebelumnya dapat digunakan untuk struktur Giant Sea Wall Jakarta.
Analisis Rework Terhadap Biaya pada Proyek Pembangunan Apartemen Gunawangsa Tidar Surabaya dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Expected Monetary Value (EMV) Hansel Samuel Eiros Saragih; I Putu Artama Wiguna
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.838 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29568

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi, besar kemungkinan untuk terjadi rework. Rework merupakan salah satu faktor dalam terjadinya pembengkakan biaya dalam suatu proyek konstruksi, terutama pada proyek high rise building. Telah banyak penelitian yang membahas mengenai rework. Namun sangat jarang yang membahas mengenai dampak rework terhadap biaya menggunakan metode EMV (Expected Monetary Value). Objek pada penelitian ini adalah proyek pembangunan Apartemen Gunawangsa Tidar Surabaya, periode 2015-2017 yang mengalami pembengkakan biaya akibat rework. Oleh karena itu, perlunya diadakan penelitian terhadap biaya akibat faktor-faktor penyebab terjadinya rework pada proyek tersebut. Variabel rework didapat pertama dari studi pustaka dan survey lapangan. Variabel rework kemudian divalidasi kepada beberapa responden yang terlibat untuk mengetahui item-item rework yang terjadi pada proyek. Untuk mengetahui item-item rework yang paling sering terjadi didepatkan dengan menghitung Mean dan Standar Deviasi. Item-item rework tersebut didesain Fault Tree Analysis (FTA) nya, lalu dicari probabilitas setiap Basic Event. Nilai Basic Event digunakan untuk menghitung probabilitas Intermediate Event dan Top Event. Setelah didapat nilai probabilitas, dilanjutkan dengan menghitung dampak (impact) terhadap biaya, untuk menghitung Expected Monetary Value (EMV). Hasil dari penelitian ini adalah item-item rework yang sering terjadi pada proyek, seperti repair kolom/shearwall yang melembung, repair kolom/shearwall yang keropos, repair kolom/shearwall yang retak, dan repair precast facade yang retak gompal. Faktor-faktor penyebab utama dari setiap item rework tersebut dikarenakan adanya Kesalahan Pelaksanaan di Lapangan (Intermediate Event B) dan Kesalahan Manajerial oleh Site Engineering (Intermediate Event C), dengan biaya perkiraan (Expected Monetary Value) yang terkecil adalah Rp 20.664,00 dan yang terbesar Rp 510.000,00.