Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
156 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 2 (2019)"
:
156 Documents
clear
Grey Water Treatment dengan Menggunakan Teknik Koagulasi pada Kapal Penumpang KM Labobar
Dimas Ilham Akbar;
Hari Prastowo;
Taufik Fajar Nugroho
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (632.822 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49223
Kapal penumpang KM. Labobar membutuhkan air bersih. Air bersih akan tersedia jika kapal dalam keadaan bersandar di pelabuhan karena pada saat itu dilakukan pengisian air bersih yang ada di kapal. Jika kebutuhan air tawar di kapal penumpang KM. Labobar meningkat maka air limbah domestik gray water (non consumable) akan juga meningkat. Limbah pada dasarnya harus melalui suatu proses treatment agar nantinya limbah tersebut aman pada saat dibuang ataupun saat digunakan lagi. Proses treatment dilakukan untuk menghindari pencemaran laut dan menurunkan kualitas air laut. Adanya permasalahan tersebut maka harus dilakukan recycle yaitu suatu pengolahan kembali pada sistem pembuangan limbah gray water dengan menggunakan teknik koagulasi. Treatment ini dilakukan agar dapat menghemat kebutuhan biaya serta menghemat pengisian air tawar pada kapal. Koagulasi merupakan suatu proses destabilisasi partikel koloid dan kemudian mengendap selama selang waktu tertentu. Pembahasan yang ada pada tulisan ini meliputi mendesain sistem pengolahan air limbah, memodifikasi existing system dan general arrangement yang ada pada KM. Labobar, perhitungan biaya dari sistem pengolahan serta menganalisa kelayakan ekonomis jika sistem ini di aplikasikan di KM. Labobar. Berdasarkan analisa data dapat dibuat tangki treatment sebanyak 2 pada frame 70-75, treatment ini akan menghasilkan sebanyak 100,758 m3 setiap harinya. Selain itu dibuat 2 tangki holding tank pada frame 132-142 yang bisa menampung sebesar 14,4 m3 setiap tangki. Dilakukan juga analisa ekonomi menggunakan sistem Payback Period, yang akan mengalami keuntungan pada saat menginjak tahun kedua.
The Feasibility Study of The Drinking Water Supply at Grand Dharmahusada Lagoon Apartement of Surabaya
Mardiyanti Adnan Aksa;
Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (786.397 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49750
The city of Surabaya has become the most targeted city for developers to set up apartments. Many residents outside Surabaya want to live in Surabaya because of their work or business. No wonder the number of water needs in Surabaya is increasing. The Grand Dharmahusada Lagoon apartment is the location to be studied for the feasibility of developing a ready-to-drink system There are three alternatives offered to provide ar ready to drink, namely (1). Everything that comes out of the apartment faucet is ready to drink water; (2) ready-to-drink water only in kitchen units of apartment units; and (3) ready-to-drink water is provided by the apartment for each unit in the form of Gallon packaging. From the results of a comparison of the water quality test of PDAM Kota Surabaya with the quality standards of bottled drinking water, several parameters were obtained which still exceeded the applicable quality standards. The technology used to treat PDAM water into ready-to-drink water is to use Ultrafiltration, Carbon Filter and Ozone
Development of Drinking Water Supply Service in Purworejo District
Lia Kurnia Putri;
Adhi Yuniarto
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (744.073 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49746
Water Supply Company (PDAM) in Purworejo District is a responsible instituation in serving and fulfilling the need of clean water for the local people in Purworejo. The current service coverage of the Water Supply Company in Purworejo was 52.60%. Water Supply Company in Purworejo unit had served 14 urban villages and had 5 planned development villages. However, out of 19 urban villages, the clean water distribution network system was not evenly distributed to customers and the amount of water loss was quite high. To overcome these problems, it was necessary to do an analysis and development plan for the clean water distribution network system. The application used to analyze the existing conditions and the development was the Epanet 2.0 application. The results of the existing condition analysis showed that running was not successful. The planning period will be carried out in 2018 until 2037 which is divided into 2 stages, namely year (2018-2027) and year (2028-2037). The planning was done by calculating projections of the population and public facilities to determine water requirements. The results of the development plan analysis showed that there were 2 additional blocks in stage 2 so that the total blocks formed were 24 blocks. The pipeline repairs carried out are also divided into 2 stages, namely in 2021 and in 2026. This is meant to reduce the planning costs, because the development budget used will also be divided into 2 stages.
Pengaruh Komposisi Filler Limbah Cangkang Kerang dan Fiberglass terhadap Sifat Fisis dan Mekanik Komposit untuk Aplikasi Papan Partikel Semen
Mukhammad Khoirul Umam;
Lukman Noerochim;
Sigit Tri Wicaksono
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (956.837 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.44167
Papan partikel yang saat ini populer dikembangkan adalah papan partikel semen. Namun semen memiliki dampak buruk untuk lingkungan, maka penggunaan limbah sebagai campuran matriks dan filler akan mengurangi penggunaan semen. Material limbah tersebut adalah bata ringan dan cangkang kerang. Selain cangkang kerang, digunakan juga penguat berupa serat gelas yang memiliki sifat fisis dan mekanis yang baik.. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai variasi komposisi cangkang kerang, dan serat gelas pada komposit untuk aplikasi papan partikel semen. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian fisis (absorpsi air dan densitas) dan pengujian mekanik (beban lentur dan kuat tekan). Dari hasil penelitian diketahui bahwa penambahan cangkang kerang dan serat gelas mampu membuat sifat fisis dan mekanik papan partikel lebih baik jika dibandingkan tanpa filler. Hasil dari pengujian sudah memenuhi semua standard ISO 8335, dengan nilai kuat lentur dan kompresi tertingginya masing-masing adalah 118,26 kgf/cm2 dan 547 kgf/cm2.
Identification of Pollutant Sources of PM2,5 and PM10 in Waru, Sidoarjo, East Java
Gita Pati Humairoh;
Arie Dipareza Syafei;
Muhayatun Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.719 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49745
Air pollution have a very detrimental effect, not only for humans but also impact on the ecosystem of animals and plants. In this study, we will examine air pollution in March 2019 around Waru, Sidoarjo, East Java through research on air particulate concentrations with the size of PM2.5 and PM10. This study aims to determine the estimation of the origin of pollution around the Waru, Sidoarjo, East Java so that can be used as a scientific reference as a step to make the right decisions and policies in overcoming the effects of pollution. The data processing method in this study is with use the Conditional Probability Function (CPF) method to find out the estimated source the origin of pollution is based on meteorological data (speed and wind direction). The highest measurement results obtained at PM2.5 concentration was 24.13 μg/m3 still fulfilling the daily quality standards set by Goverment Regulations No. 41/1999 and WHO, whereas at PM10 concentration was 66.53 μg/m3 still met the daily quality standards has been established Goverment Regulations No. 41/1999 but has exceeded the quality standards set by WHO. While the results of the analysis of the CPF Method are obtained from the original source pollutants for PM2.5 come from vehicle activities on the highway, while the source of pollutants for PM10 comes from industrial activities.
Analysis of Creep Test Mixture of Asphalt Concrete Using Flyash for Runway
Anwar Efendy;
Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (827.63 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49744
There are some factors that cause deformation on the runway, such as the pressure of repeated loads caused by large queues of aircraft. The aggregate available in nature has begun to decrease in amount caused considering that infrastructure development in Indonesia continues to increase. Therefore, new material innovations are needed to overcome this, such as the use of flyash as an artificial aggregate of geopolymers in concrete asphalt mixtures. This research was carried out in some tests including Marshall testing which intended to determine the characteristics of artificial aggregate pavement mixtures, using open gradations with specification BBA. Then testing the resistance to deformation (Creep) on the artificial aggregate gradation pavement mixture using the UTM30 Dynapave. Based on the characteristics of the Marshall test the optimum bitumen content value was obtained, with open gradations has OBC value is 6.10%. Results of Creep test (deformation) with load 400 kPa obtained, strain value is 93520 μƐ and stiffness value is 3,998 MPa (sample collapse at cycle 1559 times). It can be concluded that the pavement mixture with open graded artificial aggregate (BBA) has not able to survive deformation.
Pengaruh Komposisi Filler Limbah Polypropylene dan Sekam Padi terhadap Sifat Fisis dan Mekanik Komposit untuk Aplikasi Papan Semen Partikel
Sigit Tri Wicaksono;
Mas Irfan Purbawanto Hidayat
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.795 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.44579
Papan partikel semen komposit memiliki potensial dalam memproduksi aplikasi pembangunan. Aplikasi yang diproduksi dari papan partikel semen memiliki kekuatan dan ketangguhan lebih dari papan partikel kayu. Selain itu, papan partikel semen juga lebih tahan akan api atau panas dan kedap akan suara. Papan partikel semen biasanya digunakan dalam pembangunan fisik di sektor konstruksi seperti penggunaan pada dinding panel sebagai aplikasi tahan api dan kedap suara. Karena proses pembuatan semen berperan sebagai penyumbang gas karbon dioksida dalam proses produksinya dan salah satu jenis semen adalah semen pre-mix mortar. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dari produksi semen adalah menggunakan material limbah sebagai filler komposit untuk mengurangi penggunaan semen. Material limbah berupa serat alam yang dapat digunakan sebagai penguat pada komposit adalah serat sekam padi. Bahan limbah lain yang bisa digunakan sebagai pengisi adalah polypropylene dan bata ringan. Bata ringan merupakan salah satu bahan utama untuk konstruksi dinding. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai variasi komposisi sekam padi dan polypropylene pada komposit sekam padi/ polypropylene/ bata ringan/ semen untuk aplikasi papan partikel. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian fisis (absorbsi air dan densitas), pengujian mekanik (beban lentur dan kuat tekan) serta pengujian mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sekam padi dan polypropylene dapat memberikan sifat fisis dan mekanis yang lebih baik pada komposisi tertentu. Nilai pengujian sifat fisis dan mekanis papan semen partikel tidak seluruhnya memenuhi standar SNI 03-2105-2006, namun seluruhnya telah memenuhi standar ISO 8335. Nilai kuat lentur dan kuat tekan tertinggi dimiliki oleh komposit dengan variasi komposisi 0,5 phr sekam padi dan 0.5 phr polypropylene dengan nilai masing-masing sebesar 149,29 dan 523 kgf/cm2.
Modifikasi Perencanaan Struktur Atas Jembatan Suramadu Menggunakan Konstruksi Jembatan Gantung dengan Side Span Suspended
Dyah Sukma Putri Andini;
Hidayat Soegihardjo Masiran;
Bambang Piscesa
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.768 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.45445
Jembatan Suramadu merupakan jembatan yang melintas di selat madura yang menghubungkan Kota Surabaya dan Pulau Madura. Jembatan ini menjadi jalur alternatif untuk meningkatkan laju perekonomian, pembangunan infrastruktur serta kegiatan pariwisata untuk Pulau Madura. Kondisi eksisting jembatan merupakan konstruksi jembatan cable stayed dengan bentang utama sepanjang 818 meter serta lebar jalan 30 meter. Dalam perencanaan ini Jembatan Suramadu didesain menggunakan konstruksi jembatan gantung dengan tipe side span suspended. Jembatan ini direncanakan dengan bentang utama 1200 meter yang terdiri dari bentang tengah 800 meter dan bentang samping 200 m di setiap sisinya, serta lebar lantai kendaraan 30 meter. Material yang menyusun lantai kendaraan berupa material baja dengan tipe orthotropic steel box girder. Struktur pylon dari beton bertulang yang terletak pada kedua sisi bentang tengah jembatan. Dari hasil perencanaan diperoleh dimensi struktur sekunder yang terdiri atas railing dengan profil rectangular hollow 200.200.8 dan circular hollow D3,5”. Sedangkan untuk struktur utama, pada lantai kendaraan direncanakan menggunakna orthotropic plate tebal 16 mm, closed ribs bentuk trapezoidal dimensi 300.250.150.8, floor beam profil T dimensi 700.300.15.28, pelat dinding box girder samping tebal 24 mm dan rangka batang dimensi 2L 150.150.15.15. Sambungan yang digunakan adalah las fillet dan baut M24 dan M30. Struktur kabel tersusun atas 7-wire strand dengan diameter kabel utama 550 mm tersusun dari 7 kabel strand 187 dan kabel penggantung 140 mm tersusun dari strand 109. Pada kolom pylon didesain dengan dimensi 5000 x 7000 mm dan balok kolom dimensi 5000 x 5000 mm dengan rongga didalamnya. Dalam desain struktur jembatan gantung ini digunakan program bantu MIDAS Civil 2011 v2.1 pada analisa struktur utama sekaligus tahapan metode pelaksanaan dan SAP2000 untuk menganalisa struktur sekunder. Hasil analisa juga digunakan untuk analisa stabilitas aerodinamis yang meliputi kontrol frekuensi alami, efek flutter dan vortex shedding. Desain dilakukan dengan mengacu SNI 1725 2016, Peraturan PU No. 08/SE/M/2015, RSNI 2833 2016, SNI 2847 2013.
Perencanaan Sistem Distribusi Air Minum Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember
Marisa Dian Novita;
Bowo Djoko Marsono
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.647 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.45518
Pada tahun 2019 masih terdapat 22 kecamatan di Kabupaten Jember yang belum tersentuh pelayanan air bersih PDAM, salah satunya adalah Kecamatan Arjasa. Kecamatan Arjasa sendiri dilewati oleh Sungai Bedadung yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber air baku. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan perencanaan sistem distribusi air minum di Kecamatan Arjasa untuk mencapai sasaran RPJMN yaitu pada tahun 2019 akses air minum aman 100%.. Dalam perencanaan ini digunakan proyeksi penduduk dengan metode geometri untuk memprediksi kebutuhan air pada tahun 2028. Unit pemakaian air masyarakat di Kecamatan Arjasa sebesar 100 L/orang/hari. Hasil perencanaan dianalisis menggunakan software WaterCAD v8i. Hasil analisis hidrolis menunjukkan bahwa diameter pipa yang digunakan berkisar antara 63mm hingga 400mm, sisa tekan di semua node diatas 11 meter. dan kecepatan aliran berkisar antara 0,41 m/dtk hingga 0,98 m/dtk. Analisis kelayakan finansial menggunakan metode Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR).
Desain Modifikasi Struktur Gedung Hotel Sun Royal Menggunakan Sistem Balok Prategang dan Sistem Ganda
Ni Putu Ary Yuliadewi;
I Gusti Putu Raka;
Faimun Faimun
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (871.986 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.45877
Perencanaan Gedung Hotel Sun Royal yang terletak di kabupaten Badung, Bali setinggi 5 lantai yang menggunakan sistem beton bertulang konvensional pada keseluruhan lantai akan dimodifikasi menjadi 15 lantai yang dirancang dengan menggunakan beton bertulang pada keseluruhan lantai serta menggunakan beton prategang pada lantai 15 yang akan di desain menjadi ballroom tanpa ada struktur kolom di tengah ruangan sehingga ballroom menjadi lebih luas dan nyaman. Karena jika menggunakan balok beton bertulang yang akan menghasilkan dimensi yang lebih besar. Perencanaan gedung hotel Sun Royal ini menggunakan sistem ganda. Sistem ganda adalah salah satu sistem struktur yang beban gravitasinya dipikul bersama oleh rangka utama sedangkan beban lateralnya dipikul bersama oleh rangka utama dan dinding struktur. Rangka utama dan dinding struktur didesain sebagai Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Dinding Geser. Perencanaan akan memenuhi persyaratan keamanan struktur berdasarkan RSNI 1726:2018, RSNI 2847:2018 dan SNI 1727:2013. Dari hasil analisa yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa balok prategang pada atap memiliki dimensi sebesar 650×1000 mm dan gaya prategang awal sebesar 2500 kN. Kehilangan gaya prategang yang di alami oleh balok sebesar 20,9% dan tebal dinding geser sebesar 50 cm dengan special boundary element pada ujung-ujung dinding geser tersebut. Pondasi menggunakan tiang pancang diameter 60 cm dengan kedalaman 25 meter.