cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Desain Permodelan Sambungan Beton Precast Pada Perumahan Tahan Gempa Di Indonesia Berbasis Knockdown System Fachrul Fachrul Rizal; Tavio Tavio Tavio
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.838 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5496

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara di bagian Asia Tenggara yang rawan akan gempa. Hampir diseluruh wilayah Indonesia terutama Indonesia Bagian Barat merasakan dampak gempa yang paling parah. Rumah, perkantoran, gedung, dan bangunan-bangunan lainnya hancur akibat terkena gempa yang dahsyat. perlu adanya kegiatan pembangunan kembali yang cepat dalam waktu sementara ataupun tetap agar masyarakat tidak terlalu lama di barak-barak pengungsian. Oleh karena itu diperlukan suatu desain perumahan yang sederhana, tahan terhadap gempa, cepat dipakai dan aman digunakan. Desain yang ditawarkan yaitu berupa perumahan bersistem knockdown (bongkar-pasang) agar sewaktu-waktu jika ingin dipindahkan bisa dilepas sambungan kering betonnya serta bisa dipasang untuk didirikan kembali menjadi rumah. Selain itu sambungan kering beton ini didesain tahan terhadap goncangan gempa. Pada Tugas Akhir ini akan digunakan model kekuatan gempa 0,5 Hz hingga 2 Hz sebagai nilai uji dari model perumahan rumah kayu pengganti model asli dari perumahan beton. Hasil yang diperoleh dari uji pemodelan ini diharapkan dapat menjadi nilai acuan untuk menentukan model desain sambungan pada perumahan tahan gempa.
Penentuan Wilayah Potensial Komoditas Jagung di Kabupaten Kediri Puji Rahayu; Ardy Maulidy Navastara
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.805 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5735

Abstract

Tingginya produksi jagung di Kabupaten Kediri seharusnya bisa memaksimalkan kegiatan pengolahan jagung. Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri menyebutkan bahwa jumlah industri kecil menengah pengolahan jagung sampai Bulan Desember 2012 mencapai 25 industri. Namun, sistem pengolahan yang dilakukan kurang maksimal dikarenakan pengembangan yang dilakukan tidak sesuai dengan potensi bahan baku jagung di wilayah. Sehingga dilakukan tahapan analisis untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, yaitu menentukan wilayah potensial jagung dengan melihat jumlah produksi jagung. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode kuantitatif dengan pendekatan rasionalistik. Jenis data kuantitatif yang digunakan berupa jumlah produksi jagung dan produksi tanaman pangan sebagai input analisis LQ. Sedangkan dalam analisis shift share data yang digunakan hampir sama, yaitu jumlah produksi jagung dan tanaman pangan Kabupaten Kediri dari tahun 2009-2011. Hasil dari analisis didapatkan bahwa kecamatan yang menjadi wilayah potensial penyedia jagung adalah Kecamatan Ringinrejo, Plosoklaten, Gurah, Pagu, Kayenkidul, dan Ngasem
Penanganan Kemacetan Lalu Lintas Di Koridor Jalan Kramat Gantung, Surabaya Fajar Fitra Anugra; Sardjito Sardjito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.16 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5737

Abstract

Koridor  Kramat  Gantung merupakan kawasan perdagangan  dan   jasa yang   menyediakan penjualan secara grosir dan  eceran yang sedang berkembang.  Adanya kegiatan  tersebut  memberikan dampak terhadap kinerja jalan, dimana dapat mengakibatkan meningkatnya penurunan intensitas pelayanan  jalan.   Untuk   itu  diperlukan  cara mengatasinya melalui Penanganan Kemacetan Lalu Lintas Di Koridor Jalan Kramat Gantung, Surabaya. Tahapan analisis yang  dilakukan  untuk mencapai arahan penanganan kemacetan pada penelitian ini adalah dengan mengetahui intensitas pelayanan jalan melalui  traffic  counting,  kemudian  dikaitkan  dengan jenis kegiatan sehingga menimbulkan bangkitan pergerakan yang  signifikan. Selain itu faktor on street parking    juga    memiliki   andil   dalam    penelitian   ini sehingga perlu dianalisis penanganannya melalui simulasi peniadaan on  street parking.  Tahap terakhir yaitu penentuan penanganan kemacetan. Penanganan  kemacetan  yang   ada    di   Koridor Jalan Kramat  Gantung adalah dengan Penurunan Kegiatan Di Koridor Jalan Kramat  Gantung, Pengendalian Jenis Kegiatan Di Koridor Jalan Kramat Gantung, Penanganan Intensitas Pelayanan Jalan Melalui Peniadaan Ruang Parkir Tepi Jalan (On Street Parking), Penanganan  Intensitas Pelayanan Jalan Melalui Pengaturan Peniadaan Jenis Bus
Keterkaitan Tipe Hunian dengan Emisi CO2 di Kota Surabaya Affan Sani Maulana; Rulli Pratiwi Setiawan
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.914 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5740

Abstract

Perkembangan perumahan di Kota Surabaya berkembang cukup pesat, hal ini menyebabkan pencemaran udara yang berasal dari konsumsi energi dari kegiatan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan keterkaitan tipe hunian dengan emisi CO2 di Kota Surabaya. Emisi CO2 dibagi menjadi 2 yaitu emisi primer yang berasal dari konsumsi bahan bakar memasak, dan emisi sekunder yang berasal dari konsumsi listrik. Analisis yang digunakan adalah menggunakan perhitungan matematis emisi CO2 yang didapatkan dari tiap-tiap hunian sampel dan analisis korelasi bivariate pearson untuk mencari keterkaitan antara tipe hunian dengan emisi CO2 yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Surabaya timur penghasil emisi tinggi dan Surabaya utara penghasil emisi rendah, dan adanya korelasi yang cukup signifikan antara tipe hunian yang dilihat dari luasannya dengan produksi emisi CO2 yang dihasilkan, dengan tingkat kepercayaan 95%. Derajat korelasi antara tipe hunian dengan produksi emisi CO2 sangat kuat yaitu 1
Identifikasi Komoditas Unggulan Di Kawasan Agropolitan Kabupaten Pasaman Benny Benny Oksatriandhi; Eko Budi Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.568 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5742

Abstract

Dalam proses pengembangan kawasan agropolitan mempunyai tahap dan langkah tertentu agar mencapai tujuan yang diinginkan. Dan tahapan identifikasi komoditas ungulan merupakan salah satu tahapan awal dalam pengembangan kawasan agropolitan. Kawasan agropolitan Kabupaten Pasaman memiliki  potensi pertanian yang cukup besar, kemudian untuk mengidentifikasi komoditas unggulan tersebut dilakukan dengan langkah analisa LQ dan DLQ. Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan agar pengembangan komoditas tepat sasaran pada komoditi yang berpotensial untuk dikembangkan. Input data yang digunakan pada perhitungannya adalah nilai produksi tiap komoditas pada masing-masing kecamatan dan nilai produksi komoditas total. Komoditas unggulan dipilih berdasarkan hasil perhitungan LQ dan DLQ yang benilai >1, yang diidentifikasikan sebagai komoditas yang dengan laju pertumbuhan besar dan memiliki potensi pengembangan yang lebih cepat. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil komoditas unggulan kawasan agropolitan Kabupaten Pasaman antara lain : padi sawah, padi ladang, kacang tanah, pisang, mangga, cabe, bayam, karet, coklat dan kelapa sawit
Peningkatan Pelayanan Bus Transjakarta Berdasarkan Preferensi Pengguna (Studi Kasus: Koridor I Blok M – Kota, Jakarta) Hasrina Hasrina Puspitasari; Sardjito Sardjito Sardjito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.668 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5744

Abstract

Transjakarta merupakan pelopor pengadaan BRT (Bus Rapid Transit) di Indonesia.  Penurunan jumlah pengguna hingga 10% pengguna di koridor I Blok M – Kota diakibatkan oleh tidak seimbangnya pertumbuhan jumlah pengguna dengan  optimalisasi layanan. Maka dari itu diperlukan adanya peningkatan pelayanan bus transjakarta berdasarkan preferensi pengguna. Analisa untuk mengetahui preferensi pengguna akan menggunakan analisa service quality, sehingga didapat prioritas layanan transjakarta dengan tingkat ketidakpuasan  tinggi. Setelah itu dapat disusun arahan peningkatan layanan berdasarkan prioritas layanan menggunakan triangulasi dengan membandingkan keadaan eksisting, harapan pengguna, dan peraturan standarisasi setiap layanan. Penyusunan arahan penelitian adalah arahan layanan faktor insternal dan eksternal
Identifikasi Sub Sektor Unggulan Kecamatan Di Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Erwin Hidayat; Rimadewi Rimadewi Suprihardjo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.73 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5746

Abstract

Dalam proses pengembangan kawasan strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi mempunyai tahap dan langkah tertentu untuk mencapai tujuan. Salah satu tahapan untuk mengembangkan kawasan strategis tersebut ialah dengan mengidentifikasi sub sektor unggulan yang dimiliki. sektor pertanian menjadi potensi yang dominan di Kab. Lombok Tengah. Untuk mengidentifikasi sub sektor unggulan dari sektor pertanian tersebut dilakukan analisa berupa analisa LQ dan DLQ. analisa identifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui fokusan sasaran potensi sektor unggulan untuk dikembangkan. adapun data yang digunakan dalam proses analisa tersebut ialah nilai produksi dari masing-masing sub sektor dari sektor pertanian. Sub sektor unggulan dipilih berdasarkan hasil perhitungan LQ dan DLQ dengan nilai > 1, menjadi sub sektor unggulan dengan pertumbuhan besar dan mempunyai potensi untuk berkembang lebih cepat. berdasarkan hasil analisa penelitian, didapatkan hasil sub sektor unggulan kawasan strategis pertumbuh ekonomi Kab. Lombok Tengah ialah pada sub sektor tanaman pangan
Menentukan Faktor Yang Berpengaruh Dalam Persebaran Pencemaran Industri Migas Arina Marta Setya Putri; Adjie Adjie Pamungkas
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.273 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5761

Abstract

Kegiatan industri migas merupakan kegiatan yang memiliki potensi yang sangat besar dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur. Namun kegiatan industri migas di Indonesia juga menimbulkan dampak negatif yaitu kerusakan lingkungan. Lapangan migas Banyu Urip merupakan salah satu lapangan migas yang berada pada Kabupaten Bojonegoro dengan perusahaan migas yang beroperasi yaitu PT Exxon Mobil. Dengan memperhatikan hal tersebut maka dibutuhkanlah pengendalian ruang untuk kawasan industri migas untuk meminimalisasi persebaran pencemaran. Identifikasi faktor berpengaruh dalam persebaran pencemaranperlu dilakukan sebagai awalan pengendalian ruang. Proses identifikasi ini dilakukan melalui proses deskriptif kualitatif. Untuk prioritasi faktor, analisa AHP digunakan dengan mempertimbangkan nilai kepentingan stakeholder. Hasil yang didapatkan yaitu faktor yang mempengaruhi persebaran pencemaran oleh industri migas dipengaruhi oleh tiga aspek yaitu tanah, air dan udara. Faktor yang sangat berpengaruh pada tanah yaitu kemiringan tanah dengan bobot faktornya 0.310. Pada aspek air, faktor yang sangat berpengaruh yaitu sistem drainase dengan nilai 0.618. Sedangkan pada udara, faktor yang sangat berpengaruh yaitu jenis vegetasi dengan nilai 0.669. Dari ketiga aspek yang ada tersebut yaitu tanah, air, dan udara, aspek dengan tingkat persebaran yang paling cepat yaitu aspek udara dengan bobot nilainya yaitu 0,518.
Analisa Highest And Best Use (Hbu) Pada Lahan Kosong Nomor 52-58 Di Jalan Dinoyo Surabaya Muhammad Rizal Azinuddin; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.79 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.6790

Abstract

Pada Jalan Dinoyo terdapat lahan kosong yang berfungsi sebagai lahan parkir. Lahan ini terletak pada lokasi yang terdapat pemukiman penduduk, perkantoran, pertokoan, dan Universitas. Berdasarkan potensi yang ada, lahan seluas ± 3145 m2 ini dapat dikembangkan menjadi properti lain tanpa menghilangkan fungsi awal sebagai lahan parkir. Analisa lahan kosong ini menggunakan metode Highest and Best Use (HBU). Analisis ini meliputi empat hal pokok yaitu, analisis kelayakan secara fisik (physically feasible), analisis kelayakan secara peraturan (legally permissible), analisis kelayakan secara keuangan (financially feasible), dan analisis produktivitas yang maksimal (maximally productive). Berdasarkan hasil analisa, alternatif properti yang memungkinkan dibangun pada lahan tersebut adalah hotel, pertokoan, dan gedung perkantoran. Dari alternatif properti tersebut, alternatif yang bisa meningkatkan nilai lahan dan merupakan produktivitas maksimum adalah alternatif hotel dengan nilai lahan sebesar Rp 13.088.424/m2.
Studi Penanggulangan Banjir Kali Lamong Terhadap Genangan Di Kabupaten Gresik Gemma Galgani Tunjung Dewandaru; Umboro Lasminto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.009 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6892

Abstract

Kali Lamong berada di Propinsi Jawa Timur. Bagian hulu Kali Lamong terletak di Kabupaten Lamongan dan Mojokerto, sedangkan bagian hilirnya berada di perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik, serta bermuara di Selat Madura. Daerah Aliran Kali Lamong memiliki luas ± 720 km2, dengan panjang alur sungai ± 103 km. Debit Kali Lamong cenderung besar, namun tidak mampu dialirkan dengan baik, sehingga air sungai meluap dan mengakibatkan Kabupaten Gresik mengalami banjir hampir setiap tahun. Untuk menangani permasalahan banjir tersebut, dalam tugas akhir ini dilakukan studi mengenai permasalahan banjir Kali Lamong dan upaya penanggulangannya. Dalam studi ini, dilakukan analisis hidrologi, analisis hidrolika dan analisis penanggulangan banjir. Dalam Tugas Akhir ini, dilakukan analisis pengendalian banjir dengan waduk. Berdasarkan analisis tersebut, terjadi penurunan debit banjir dari Q25 = 460,282 m3/detik, menjadi Q25 = 223,9 m3/detik. Meskipun debit telah turun, namun masih terjadi luapan pada penampang Kali Lamong. Oleh karena itu, dilakukan analisis penanggulangan banjir dengan perbaikan penampang sungai dan peninggian tanggul, sehingga luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik dapat teratasi.