cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pembuatan Wiki Legenda Indonesia dengan Menggunakan CMS Mediawiki Adityo Roosdiono; Mudjahidin Mudjahidin
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.976 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3227

Abstract

Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan budaya. Salah satu bentuk kekayaan suku bangsa di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya legenda yang tersebar di Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyat yang kental dengan suasana mistik, budaya dan tradisi di daerah masing-masing.Sayangnya cerita rakyat ini jarang sekali diekspos sehingga tidak jarang warga negara Indonesia tidak tahu cerita sejarah yang ada di Indonesia.  Berdasarkan pemikiran itulah, perlu diadakannya sebuah Wiki legenda Indonesia terkait mitos dan sejarah di Indonesia.Wiki legenda Indonesia menggunakan teknologi CMS MediaWiki, yang telah digunakan oleh Wikipedia sendiri. MediaWiki ini akan dipakai sebagai model awal pembuatan Wiki legenda Indonesia sehingga dapat digunakan sebagai media penyimpanan cerita rakyat. Selain sebagai media penyimpanan, Wiki legenda Indonesia juga berfungsi sebagai media diskusi para peminat cerita rakyat yang ada di Indonesia. Sehingga kedepannya, cerita legenda di Indonesia mampu diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia pada khususnya, dan dunia pada umumnya.
Penjadwalan Mata Kuliah Menggunakan Algoritma Genetika di Jurusan Sistem Informasi ITS Wiga Ayu Puspaningrum; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.927 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3234

Abstract

Penjadwalan mata kuliah merupakan kegiatan yang sangat penting untuk proses belajar mengajar di Jurusan Sistem Informasi. Proses belajar mengajar dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa dan dosen yang mengajar, sehingga jadwal mata kuliah yang disusun harus dapat memfasilitasi kepentingan dosen dan mahasiswanya.Apabila beberapa batasan yang ada dalam penjadwalan tidak diperhitungkan dengan baik, maka akan menyebabkan sulitnya untuk melakukan penjadwalan mata kuliah. Batasan-batasan tersebut, antara lain mata kuliah yang diselenggarakan, jumlah kelas yang tersedia, jumlah waktu yang ada, dan ketersediaan dosen yang mengajar. Masalah-masalah penjadwalan yang terjadi di Jurusan Sistem Informasi tersebut dapat diminimalkan dengan perhitungan penjadwalan yang tepat dan mempertimbangkan seluruh aspek yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di Jurusan Sistem Informasi.Permasalahan penjadwalan yang rumit di Jurusan Sistem Informasi ITS menjadikan alasan untuk membuat sebuah sistem penjadwalan matakuliah yang terotomatisasi. Penjadwalan mata kuliah ini, dibuat dengan menggunakan algoritma genetika sebagai alat bantu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada pada penjadwalan di jurusan. Penjadwalan yang dibuat disesuaikan dengan beberapa batasan  yang ada di jurusan, seperti ketersediaan dosen, mahasiswa yang mengambil mata kuliah, serta ketersediaan waktu dan ruang kelas
Rancang Bangun Sistem Transmisi Data Tekanan Darah untuk Mendukung Human Health Monitoring Berbasis Pada Mobile Platform Android Damar Triananda Dirta; Suyanto Suyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.966 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3262

Abstract

Tensimeter adalah alat kesehatan yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Disisi lain, perkembangan teknologi telah mendukung adanya komunikasi jarak jauh yang lebih dikenal dengan telemetri. Hal ini sangat menunjang dalam keperluan ambulatori di mana pasien tetap bisa dipantau oleh pihak rumah sakit meskipun pasien tidak berada di rumah sakit. Penelitian ini telah menghasillkan sebuah Human Health Monitoring, yaitu tensimeter digital yang dapat memonitoring pasien berbasis pada mobile platform Android. Data yang dikirim adalah tekanan yang kemudian dikonversi menjadi tegangan oleh mikrokontroler ATMega 8535. Melalui modul bluetooth SPC Bluelink, dapat dilakukan pengiriman paket data (transmisi paket data) menuju ponsel android. Bluetooth ini melakukan telemetri mobile platform Android dalam jangkauan 10 meter sekalipun dibatasi oleh dinding. Data yang diterima oleh mobile platform android pada resolusi sebesar 1200 x 600 pixels mencakup fungsi grafik, dan perhitungan tekanan sistolik dan diastolik. Dan Pengiriman data dengan time delay minimum adalah dilakukan pada jarak 1 meter dan tanpa penghalang. Berdasar Analisis Statistical Process Controll yang telah dilakukan, maka penelitian ini telah terkontrol dengan prosentase kegagalan transmisi data antara 0,1% hingga 0,3%.
Perancangan Simulator PAD (Packet Assembler Disassembler) AX.25 Pada Sistem Komunikasi Satelit IINUSAT-01 Untuk Attitude monitoring Berbasis FPGA (Field Programmable Gate Array) Gilang Almaghribi Sarkara Putra; Gamantyo Hendrantoro; Fitri Adi Iskandarianto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.376 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3266

Abstract

Sistem komunikasi satelit terjadi antara satelit yang berada di luar angkasa dengan stasiun bumi. Salah satu kebutuhan dari satelit adalah attitude monitoring yang berfungsi untuk memantau perilaku satelit. Data pemantauan perilaku satelit akan dikirimkan oleh PAD (Packet Assembler Disassembler) dalam bentuk paket data. Untuk komunikasi data dibutuhkan sebuah protokol yang mengatur tata cara komunikasi data. Protokol yang digunakan untuk komunikasi data adalah protokol AX.25. Protokol ini digunakan untuk mengirimkan informasi yang berupa teks dan data attitude monitoring. Dalam penelitian ini, protokol AX.25 ini akan diimplementasikan ke dalam perangkat lunak dan perangkat keras berbasis FPGA (Field Programmable Gate Array). Attitude monitoring PAD AX.25 yang diimplementasikan pada FPGA mampu mengirim paket data dalam waktu 0,449 detik pada baud rate 1200, dan semakin cepatnya pengiriman paket data sebanding dengan kenaikan baud rate. PAD AX.25 ini mampu mengirimkan paket data secara benar dengan eror 0% pada baud rate 1200 – 9600. Sedangkan eror koreksi sensor attitude monitoring yang digunakan sebesar ±0,072g.
Perancangan Sistem Kontrol Trajectory pada Kondisi Gangguan Arus Laut Non Uniform di Ketapang-Gilimanuk Anindita Adikaputri Vinaya; Aulia Siti Aisjah; Agus Masroeri
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.865 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3271

Abstract

Sebuah kapal yang berlayar pada dasarnya telah memiliki tujuan pelayaran. Tujuan pelayaran dari sebuah kapal telah ditetapkan sebelumnya dan direpresentasikan oleh suatu bentuk trajectory. Pada dasarnya, apabila kondisi gangguan relatif kecil, kapal masih dapat memenuhi trajectory-nya. Akan tetapi, apabila kondisi gangguan di laut secara mendadak berubah sewaktu-waktu (non uniform), maka kapal tidak dapat memenuhi trajectory-nya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah kriteria sistem kontrol trajectory pada kondisi gangguan arus laut tidak statis di Ketapang-Gilimanuk. Perancangan sistem berdasarkan spesifikasi kapal Ferry Ro-Ro 1000GT. Kontrol logika fuzzy (KLF) yang digunakan adalah Sugeno-Takagi dengan masukan berupa error yaw, dan yaw rate sedangkan keluaran berupa aksi command rudder. Jumlah aturan pada KLF adalah 49 aturan dengan 7 fungsi keanggotaan pada masing-masing masukannya. Berdasarkan hasil simulasi secara keseluruhan, KLF yang dirancang mampu mengontrol dinamika kapal sehingga kapal tersebut mampu melawan arus yang ada dan mengikuti desire sesuai skenario yang telah dibuat dengan rata-rata error lintasan terkecil yaitu 0,328 m dengan nilai ITAE sebesar 246,016 pada saat kapal berlayar tanpa ada gangguan dan rata-rata error lintasan terbesar yaitu 7,43m dengan nilai ITAE sebesar 302615,11 pada saat kecepatan arus rata-rata mencapai 7knot.
Perancangan Sistem Pengujian Distorsi Kaca Spion Menggunakan Metode Radial Line Fitri Rahmah; Apriani Kusumawardhani; Heru Setijono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.662 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3273

Abstract

Pengujian distorsi merupakan salah satu cara mengetahui kualitas dari kaca spion. Distorsi merupakan keadaan dimana bayangan benda  terbentuk tidak sama dengan benda asli karena adanya cacat pada cermin. Selama ini pengujian dilakukan secara manual dengan metode concentric circle yang memiliki kelemahan melakukan penghitungan distorsi di bagian terpusat saja. Pengujian distorsi ini dilakukan dengan metode radial line dengan kelebihan melakukan penghitungan di seluruh luasan kaca spion. Metode radial line membutuhkan layar dengan pola radial line sebagai obyek kaca spion. Pengambilan data pengujian melalui penyusunan tegak lurus kaca spion terhadap obyek dan webcam sejauh 300 mm. Data yang diperoleh dalam format digital diolah dengan sistem pengolahan citra digital melalui GUI (Graphical User Interface). Tahap pre-processing citra dilakukan melalui proses smoothing dan sharpening. Selanjutnya citra obyek dipisahkan terhadap background. Kemudian software pengolahan citra akan menghitung besar faktor distorsi. Untuk mendapatkan error yang minimal dalam pengujian, maka dilakukan variasi terhadap ketebalan garis obyek dan tahap pre-processing. Pada proses ini diperoleh garis obyek yang paling baik menggunakan ketebalan 1.2 mm. Tahap pre-processing terbaik dengan memasukkan nilai 2 dan 0 pada smoothing dan sharpening GUI. Hasil yang diperoleh adalah error presisi yang didapatkan sebesar 1.69% atau keakuratan 98.31%.
Rancang Bangun Prototipe Monitoring Suhu Tubuh Manusia Berbasis O.S Android Menggunakan Koneksi Bluetooth Moh Fajar Rajasa Fikri; Ya'umar Ya'umar; Suyanto Suyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.229 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3275

Abstract

Tanda-tanda vital kesehatan manusia dapat diketahui dari suhu tubuh, pernapasan, tekanan darah, dan denyut nadi. Dalam tugas akhir ini, dirancang sebuah prototipe monitoring suhu tubuh manusia berbasis android menggunakan koneksi bluetooth dengan performansi dalam bentuk jaket yang terdiri dari tiga buah titik pengukuran. Langkah-langkah yang dilakukan untuk merancang sistem pengukuran suhu tubuh adalah dengan mendesain sistem perangkat keras dan perangkat lunak. Sensor yang digunakan adalah IC-LM35 yang tersebar di tiga titik pengukuran. Sensor ini sebagai pendeteksi perubahan suhu tubuh, kemudian hasil perubahan suhu akan dibaca dan diproses pada mikrokontroler ATMega8a-pu. Setelah data terproses, selanjutnya data akan dikirimkan ke perangkat android melalui koneksi bluetooth. Setelah dilakukan pengukuran dan analisis data, dapat diketahui bahwa alat ini memiliki respon dinamis settling time sebesar 5 menit. Jarak maksimum koneksi perangkat adalah 35 meter, dan kemampuan baterai sebesar 9 volt selama 90 menit. Alat ini memiliki nilai eror akurasi sebesar 0.29150C, eror presisi sebesar 0.8°C untuk sensor A (mulut), dan nilai eror akurasi sebesar 0.4149°C, eror presisi sebesar 0.2974°C untuk sensor B (ketiak kanan), dan nilai eror akurasi sebesar 0.3846°C, eror presisi sebesar 0.5956°C untuk sensor C (ketiak kiri)
Analisis Efek Doppler pada Sistem Komunikasi ITS-Sat Agriniwaty Paulus; Eko Setijadi; Gamantyo Hendrantoro
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.598 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3313

Abstract

Analisa efek Doppler ini menggunakan pemrograman Matlab dengan citra yang berukuran 160 128 piksel, pada eksentrisitas (e) satelit yang diasumsikan 0 sehingga bentuk lintasannya circular, dengan ketinggian 700 km dari stasiun bumi, sudut inklinasi sebesar 53° dan sinyal informasi ditransmisikan pada transmisi downlink dengan frekuensi carrier 2.4 GHz. Doppler shift terbesar terjadi saat satelit berada pada posisi terjauh dari terminal bumi yakni sebesar 51.077 KHz. Untuk  menghilangkan efek Doppler maka data output dikompensasi dengan invers dari efek Doppler tersebut. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh bahwa BER untuk frekuensi Doppler maksimum maupun minimum adalah mendekati atau hampir sama yaitu 0.5001 dan 0.4998, dan dalam keadaan tanpa terkena Doppler shift yaitu ± 0.0197 untuk SNR 0 sampai 10 dB. Sedangkan dari segi kualitas citra, diperoleh bahwa untuk Doppler shift maksimum, kualitas citra lebih baik dibandingkan saat Doppler shift minimum.
Simulasi dan Analisa Kinerja Protokol 802.15.4 (Zigbee) pada Jaringan Sensor Nirkabel Arizal Lebda Septyantono; Wirawan Wirawan
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.877 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3316

Abstract

Jaringan sensor nirkabel digunakan untuk memantau daerah rawan bencana alam, sensor suhu suatu pabrik, dan lain lain. Node – node sensor tersebut diletakkan pada daerah yang sulit dijangkau oleh manusia. Oleh karena itu konsumsi energinya rendah, delay yang tidak terlalu lama, dan throughput yang sesuai dengan kebutuhan, serta drop paket yang sedikit merupakan hal yang harus diperhatikan. Untuk mengatasi masalah tersebut dikembangkan protokol 802.15.4 (Zigbee). Makalah ini menjelaskan uji performa (throughput, delay dan konsumsi energi) dari protokol 802.15.4 (Zigbee) dengan 3 mode (beacon mode, inactive slot mode dan non-beacon mode). Dari analisa data simulasi dapat disimpulkan bahwa pada saat interval pengiriman pesan 1 detik atau pada saat trafik dalam keadaan paling padat mode beacon memiliki nilai throughput lebih besar yaitu antara 2,82% - 34,71% dari pada mode non-beacon dan mode inactive slot memiliki throughput 7,93% - 43,28% lebih kecil dari pada mode non-beacon, serta pada interval pengiriman pesan ini mode beacon memiliki nilai konsumsi energilebih besar 30,9% - 75,84% dari pada mode non-beacon dan nilai konsumsi energi pada mode inactive slot lebih besar 16,41% - 68,96% dari pada mode non-beacon. Sedangkan pada nilai delay memiliki nilai yang berbanding terbalik dari pada nilai throughput, pada interval pengiriman pesan 10 detik atau kondisi trafik paling tidak padat pada simulasi ini, mode beacon memiliki nilai delay lebih besar 1,85% - 83,93% dari pada mode non-beacon dan pada mode inactive slot memiliki nilai delay lebih besar 84,52% - 90,06% dari pada mode non-beacon.. Bertambahnya jumlah node juga mempengaruhi nilai kinerja dari protokol 802.15.4 (Zigbee).
Analisa Penggunaan Sinyal Radar Bentuk Pulsa dan Gelombang Kontinyu untuk Target Bergerak dengan Model Clutter Terdistribusi Rayleigh Fery Gustomo; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.553 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3317

Abstract

Radar (Radio, Detection, and Ranging) mampu mendeteksi target untuk mendapatkan informasi berupa jarak, azimuth, dan kecepatan. Sinyal Radar ada dua jenis, yaitu pulsa (Pulsed Radar) dan gelombang kontinyu (Continuous Wave Radar). Pulsed Radar mempunyai prinsip kerja memancarkan sinyal pulsa dengan PRI (Pulse Repetition Interval) dan PRF (Pulse Repetition Frequency) tertentu dipancarkan dengan modulasi ke dalam sinyal sinusoidal dengan frekuensi yang lebih tinggi serta memanfaatkan delay dari setiap pulsanya untuk mendapatkan informasi dari target. Sedangkan Continuous Wave Radar mempunyai prinsip kerja memancarkan sinyal sinusoidal secara terus menerus dan memanfaatkan sinyal echo yang terdiri dari beberapa variasi frekuensi akibat adanya efek Doppler untuk mendeteksi target. Terdapat pengaruh jenis gelombang sinyal radar terhadap kemampuan deteksi radar. Model distribusi Rayleigh dipilih untuk dapat mewakili suatu kondisi lingkungan (clutter) yang bergerak dan mempunyai parameter kecepatan angin. Hasil simulasi dari kedua jenis sinyal menunjukkan bahwa pada model clutter terdistribusi Rayleigh, radar CW mempunyai kemampuan deteksi yang lebih baik pada kecepatan target yang lebih tinggi, karena mampu mendeteksi target dengan kecepatan 20-60 knots. Sedangkan radar pulsa mempunyai kemampuan deteksi yang lebih baik pada kecepatan target rendah yaitu pada kecepatan 15-55 knots. Untuk Probabilitas deteksi minimum 90%, Radar CW mempunyai ketahanan yang lebih baik terhadap noise daripada radar pulsa karena kemampuan radar pulsa terbatas pada nilai SNR 20 dB. Sedangkan radar CW mampu mendeteksi target dengan baik sampai SNR bernilai 15 dB. Sedangkan untuk deteksi terhadap kecepatan target, radar CW mempunyai hasil yang lebih akurat daripada radar pulsa.

Page 16 of 398 | Total Record : 3978