cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Rancang Bangun Demodulator FSK pada Frekuensi 145,9 MHz untuk Perangkat Receiver Satelit ITS-SAT Respati Loy Amanda; Eko Setijadi; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.808 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3384

Abstract

Setelah mengembangkan satelit nano IINUSAT-01 dan IINUSAT-02 bersama INSPIRE, ITS memulai kemandirian dalam membuat satelit yang dinamakan ITS-SAT. Salah satu fungsi satelit ini adalah melakukan pengiriman data teks pada lintasan uplink 145,9 MHz. Agar pengiriman data teks dapat berjalan dibutuhkan demodulator FSK pada frekuensi 145,9 MHz yang berfungsi untuk mendemodulasikan informasi awal. Demodulator FSK dirancang menggunakan IC Si4464 yang terintegrasi dengan Low Noise Amplifier serta Down Converter sehingga menjadi perangkat receiver terpadu. Rangkaian demodulator yang dirancang memiliki ukuran 3,9 x 2,1 cm. Hasil pengujian dan pengukuran perangkat menunjukkan bahwa demodulator FSK mampu bekerja dengan laju data 1200 baud. Frekuensi keluaran modulator FSK adalah 600 Hz dengan power spectral 24,87 dBm. Demodulator ini ditempatkan pada payload satelit ITS-SAT yang akan diintegrasikan dengan perangkat transceiver lainnya.
Perancangan dan Implementasi Modulator FSK untuk Perangkat Transmitter Satelit ITS-SAT pada Frekuensi 436,915 MHz Destina Surya Lestari; Eko Setijadi; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.541 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3385

Abstract

Saat ini perkembangan satelit di Indonesia selangkah lebih maju, hal tersebut ditandai dengan pembuatan satelit nano IINUSAT (Indonesian Inter University Satellite) yaitu satelit yang dikembangkan dengan kerjasama antar universitas ternama di Indonesia; UI, ITB IT Telkom, UGM, ITS dan PENS. Saat ini Institut Teknologi Sepuluh Nopember mencoba membuat satelit sendiri yang dimulai dengan proyek satelit ITS-SAT. Untuk mendukung pembuatan satelit ITS-SAT diperlukan subsystem yang terdiri dari perangkat transmitter (modulator FSK dan Power Amplifier), receiver (demodulator FSK dan Low Noise Amplifier), dan OBDH. Tugas akhir ini difokuskan pada perakitan modulator FSK pada perangkat transmiter yang mempunyai kecepatan transfer data sebesar 9600 bps yang bekerja pada frekuensi downlink 436,915 MHz. Perangkat modulator dirancang agar dapat memodulasi sinyal carier dengan frekuensi defiasi tertentu sesuai sinyal informasi. Melalui perancangan dan implementasi didapatkan perangkat modulator FSK pada perangkat transmiter berbasis IC MAX7049.
Kombinasi Metode Independent Component Analysis (ICA) dan Beamforming untuk Pemisahan Sinyal Akustik Bawah Air Mandala Anugerahwan Firstanto; Wirawan Wirawan; Endang Widjiati
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.708 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3395

Abstract

Pada bidang perkapalan atau kelautan, sinyal akustik merupakan sebuah sinyal noise. Hal ini dikarenakan sinyal akustik yang ingin kita analisis tercampur dengan sinyal lain. Perlu adanya metode untuk memisahkan sinyal akustik dari suara yang terdapat dalam medium air dan mengetahui arah datang sumber suara. Dalam tugas akhir ini dilakukan pemisahan sinyal akustik dengan menggunakan kombinasi metode ICA dan beamforming. Pemisahan sinyal akustik dilakukan tiga kali. Pertama, simulasi pemisahan suara menggunakan pemodelan shallowwaterdengan algoritma FastICA dan delayandsum(DS) beamformer. Kedua, dengan menggunakan toolboxICALAB. Ketiga, pemisahan sinyal akustik secara riil, hasil rekaman dengan menggunakan hydrophone. Hasil simulasi menunjukkan bahwa, algoritma FastICA dapat memisahkan sinyal akustik dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai MSE sebesar 3.6399×〖10〗^(-5) dan nilai SIR sebesar 45,72dB. Pada pemisahan suara secara riil, jarak antara speaker dengan hydrophone menentukan kualitas pemisahan suara. Semakin jauh jarak antara speaker dengan hydrophone, semakin berkurang nilai MSE dan SIR pada proses pemisahan suara bawah air. Hal ini dapat dilihat pada jarak 1 meter nilai mean SIR bernilai 51,29dB, jarak 5 meter bernilai 48.55dB, jarak 10 meter bernilai 41,73dB. Algoritma DS beamformer dapat menentukan sumber suara dalam medium air dengan jarak minimal speaker dengan hydrophone10 meter. Peletakan speaker dan hydrophone yang saling berhadapan akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Aplikasi Pengenalan Kata pada Huruf Braille dan Pelafalannya Agung Mega Iswara; Mauridhi Hery Purnomo; Surya Sumpeno
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.83 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3408

Abstract

Penelitian dan karya dalam bidang optical character recognition terutama pengenalan karakter Braille, hingga saat ini masih jarang dilakukan dan pada umumnya penelitian yang telah ada untuk pengenalan huruf Braille masih berorientasi pada citra statis yang menggunakan scanner. Untuk mengubah lembaran Braille menjadi citra untuk dikenali sebagai karakter alphabet harus menggunakan alat scanner yang mahal, tidak portable, dan tidak praktis. Untuk menyederhanakan proses pengenalan huruf Braille tersebut perlu digunakan sistem pengenalan huruf Braille secara dinamis dengan kamera webcam atau kamera telpon genggam yang lebih murah dan lebih praktis. Tujuan utama dari pembuatan karya ini adalah untuk menyederhanakan proses pengenalan huruf Braille tersebut. Pengenalan huruf Braille secara dinamis ini menggunakan metode chain approximation untuk mendeteksi titik-titik Braille dan metode horizontal and vertical projection untuk pengelompokan posisi-posisi Braille menjadi karakter sesuai dengan aturan pembacaan huruf Braille yang berlaku. Hasil yang didapat dari proyek ini adalah sebuah program yang dapat bekerja untuk mengenali huruf Braille secara dinamis dengan menggunakan kamera webcam dengan tingkat akurasi sebesar 84% benar.
Optimasi Coverage SFN pada Pemancar TV Digital DVB-T2 dengan Metode Simulated Annealing Adib Nur Ikhwan; Gamantyo Hendrantoro; Endroyono Endroyono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.663 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3464

Abstract

Siaran TV digital yang akan diterapkan di Indonesia pada awalnya menggunakan standar DVB-T (Digital Video Broadcasting-Terestrial) yang kemudian pada tahun 2012 diganti menjadi DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terestrial Second Generation). Oleh karena itu, penelitian-penelitian sebelumnya termasuk optimasi coverage TV digital sudah tidak relevan lagi. Coverage merupakan salah satu bagian yang penting dalam siaran TV digital. Pada tugas akhir ini, optimasi coverage SFN (Single Frequency network) pada pemancar TV digital diterapkan dengan metode SA (Simulated Annealing). Metode SA berusaha mencari solusi dengan berpindah dari satu solusi ke solusi  yang lain, dimana akan dipilih solusi yang mempunyai fungsi energy (fitness) yang terkecil. Optimasi dengan metode SA ini dilakukan dengan mengubah-ubah posisi pemancar TV digital sehingga didapatkan posisi yang terbaik. Optimasinya menggunakan 10 cooling schedule dengan melakukan 2 kali tes, baik pada mode FFT 2K ataupun 4K. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah daerah coverage SFN pada pemancar siaran TV digital DVB-T2 mengalami peningkatan coverage relatif terbaik rata-rata sebesar 2.348% pada cooling schedule 7.
Analisis Kinerja Metode Power Control untuk Manajemen Interferensi Sistem Komunikasi Uplink LTE-Advanced dengan Femtocell Safirina Febryanti; Gamantyo Hendrantoro; Devy Kuswidiastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.666 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3473

Abstract

Teknologi LTE-Advanced menghadirkan fitur baru bernama femtocell atau disebut juga Home Enhanced NodeB (HeNB) yang dapat meningkatkan area cakupan indoor. Di lain sisi HeNB menimbulkan interferensi baik uplink maupun downlink. Interferensi uplink terjadi antara user HeNB (HUE) dan user eNB (MUE) maupun sesama HUE. Interferensi ini mendegradasi kinerja sistem terutama dari sisi Signal to Interference plus Noise Ratio (SINR). Penelitian ini memberi penjelasan mengenai penerapan power control sebagai teknik manajemen interferensi uplink pada sistem LTE-Advanced dengan femtocell. Power control mengatur daya pancar user penginterferensi sehingga daya interferensi pada sisi HeNB dan eNB berkurang dan nilai SINR akan membaik. Dari hasil pengujian, didapatkan hasil bahwa power control efektif mengurangi interferensi dan memperbaiki kinerja sistem LTE-Advanced. Kinerja tersebut ditunjukkan dengan 50% SINR pada eNB bernilai di atas 30 dB setelah sebelumnya hanya 25 dB. 50% SINR HeNB bernilai di atas 60 dB setelah sebelumnya hanya 30 dB. Peningkatan SINR diiringi dengan peningkatan paramater performansi yang lain.
Perancangan, Pembuatan dan Karakterisasi Tranduser Ultrasonik 3,5 MHz Untuk Pengujian Bahan Padat Mokhamad Halim Fathoni; Harris Pirngadi; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.685 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3579

Abstract

Dalam tugas akhir ini telah dibuat sepasang transduser ultrasonik untuk pengujian bahan padat. Konstruksi transduser ultrasonik yang dibuat terdiri dari holder berbahan akrilik dan kuningan, backing material berbahan styrofoam, epoxy dan busa karet, elemen aktif berbahan piezoelektrik dan matching layers menggunakan akrilik. Bahan penyusun konstruksi tersebut dilakukan pengujian untuk mengetahui  karakteristik transduser ultrasonik.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh  karakteristik transduser ultrasonik dengan holder berbahan akrilik, backing material berbahan styrofoam, frekuensi resonansi sebesar 3.5 MHz, bandwith sebesar 2.04 MHz, respon impulse >10 siklus, delay sebesar 1,6 us ,Q (faktor kualitas mekanis getaran harmonis) sebesar 1,667 dan impedansi sebesar 78,6 ohm. Untuk pengujian cacat bahan didapatkan hasil bahwa transduser ultrasonik bisa mendeteksi adanya cacat dan mengestimasi panjang ukuran cacat dengan error pengukuran sebesar 0.5 cm. Namun, kedalaman cacat tidak bisa ditentukan sehingga dibutuhkan pengukuran sistem echo untuk memperbaiki pengukuran tersebut.
Optimasi Jaringan SFN pada Sistem DVB-T2 Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization Oxy Riza Primasetiya; Gamantyo Hendrantoro; Endroyono Endroyono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.974 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3640

Abstract

Di Indonesia perpindahan dari sistem analog ke sistem digital pada dunia pertelevisian saat ini sedang dalam proses. TV analog yang saat ini masih dipergunakan dianggap tidak lagi efisien, selain tidak memberikan kualitas layanan yang optimal, juga tidak efisien terhadap spektrum sinyal. Indonesia sesuai dengan Peraturan Menteri No 5 Tahun 2012, dalam penyiaran digital menggunakan Teknologi DVB-T2. Teknologi DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terrestrial Second Generation)dapat diaplikasikan dengan menggunakan SFN (Single Frequency Network). Jaringan SFN memungkinkan sebuah stasiun TV dapat memiliki pemancar dengan frekuensi yang sama dan tersebar pada wilayah layanan yang luas. Transmisi SFN dapat diartikan sebagai bentuk sederhana dari propagasi multipath, karena semua pemancar dalam jaringan mengirimkan secara bersamaan informasi yang sama menggunakan saluran frekuensi yang sama. Dengan teknologi SFN, meskipun semua pemancar dalam jaringan mengirimkan data pada frekuensi yang sama, hal tersebut tidak mengakibatkan interferensi dalam proses perngiriman data. Pada Penelitian ini, membahas mengenai optimasi jaringan SFN pada sistem DVB-T2. Metode yang dipilih dalam proses optimasi DVB-T2 adalah PSO (Particle Swarm Optimization), lalu hasil optimasi dibandingkan dengan sebelum optimasi dan juga dibandingkan dengan metode optimasi lain, yaitu Simulated Annealing. Melalui metode PSO, sebuah algoritma akan disimulasikan untuk mengoptimalisasi sejumlah parameter orientasi antena pemancar pada setiap pemancar SFN di wilayah tertentu. Dengan demikian, daerah coverage jaringan SFN pada wilayah tersebut dapat diperluas.
Perancangan Prediktor Cuaca Maritim Berbasis Logika Fuzzy Menggunakan User Interface Android Muhammad Kahfi Anshari; Syamsul Arifin; Andi Rahmadiansah
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.767 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3643

Abstract

Pola iklim dan cuaca di Indonesia yang tidak ber¬aturan dan eskstrim akan mengganggu transportasi laut. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan prediktor cuaca maritim berbasis logika fuzzy takagi sugeno menggunakan user interface smartphone android.  User interface smar¬t¬phone an¬droid dipilih karena android banyak digunakan masy¬arakat indonesia. Data yang digunakan untuk membangun basis atu¬ran dan fungsi keanggotaan berasal dari data BMKG II Perak yang direkam perjam selama 6 tahun yaitu dari januari 2007 hingga desember 2012. Digunakan data cuaca maritim dari tahun 2007 hingga 2012 untuk membangun basis aturan dan fungsi keanggotaan logika fuzzy.  Validasi prediksi cuaca maritim di¬lakukan dengan menggunakan data BMKG bulan februari 2013. Selain menggunakan data BMKG juga  dilakukan validasi real¬time menggunakan data maritim buoyweather. Hasil pene¬litian didapatkan akurasi prediksi cuaca maritim tertinggi, yaitu: suhu udara, kelembaban udara, kecepatan arus laut, tinggi gelombang dan curah hujan adalah 83%, 84.5%, 87 %, 85.7% dan 95%.
Perancangan Sistem Prediktor Daya Pada Panel Photovoltaic di Buoy Weather Station Aini Prisilia Susanti; Aulia Siti Aisjah
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.906 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3790

Abstract

Buoy weather station merupakan stasiun informasi cuaca yang banyak dijumpai di pelabuhan, khususnya di Surabaya. Untuk mengoperasikannya diperlukan sumber daya listrik berupa panel photovoltaic. Efek fotolistrik pada PV mampu merubah energi cahaya menjadi energi listrik. Besarnya daya yang dihasilkan tergantung dari intensitas matahari, temperatur permukaan, dan keadaan geografis setempat. Untuk memprediksi daya keluaran per setengah jam yang dihasilkan oleh panel PV maka digunakan metode jaringan syaraf tiruan dengan algoritma backpropagation pada software Matlab. Variabel yang digunakan berupa data daya yang diperoleh dari tegangan dan arus yang dihasilkan oleh panel PV di daerah Surabaya. Data daya selama 3 hari per setengah jam tersebut dijadikan data input dan target pada Matlab. Hasil terbaik perancangan sistem prediksi daya keluaran panel PV menggunakan JST pada Matlab yaitu Mean Square Error (MSE) sebesar 0,0113 dan akurasi ketepatan prediksi sebesar 99,81%.

Page 18 of 398 | Total Record : 3978