cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Study Of Network Reconfiguration And Distributed Generation Placement In Radial Distribution 3 Phase using Newton-Raphson Method for Increasing Active Power Output DG Surya Mahendra; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.775 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9781

Abstract

Aliran daya merupakan suatu hal yang sangat penting dalam perencanaan dan desain sistem tenaga. Informasi yang utama dari aliran daya adalah magnitude dan sudut phasa dari tegangan pada masing-masing bus serta aliran daya aktif pada masing-masing saluran. Newton-Raphson merupakan salah 1 metode untuk mengatasi aliran daya dari susunan persamaan non liniear yang terdapat matriks bus admitansi (Ybus) dengan 2 atau lebih variable. Suatu jaringan memiliki data saluran dan data bus yang membentuk suatu konfigurasi tertentu. Pada kenyataannya, konfigurasi tersebut belum mampu untuk meningkatkan keluaran daya yang diinginkan. Penempatan lokasi distributed generation (DG) dan konfigurasi ulang perlu dilakukan dengan tujuan keluaran daya tersebut menjadi aktif. Studi  rekonfigurasi jaringan dan penentuan lokasi distributed generation (DG) pada sistem distribusi radial 3 phasa metode newton rhapson merupakan solusi dari permasalahan tersebut. Hasil yang diharapkan tugas akhir ini dalam bentuk sebuah program load flow jaringan distribusi aktif. Keluaran tersebut dapat digunakan untuk analisis jaringan distribusi radial sehingga dapat membantu dalam peningkatan keluaran daya aktif DG.
Implementasi dan Evaluasi Kinerja Kode Walsh Hadamard Pada Code Division Multiple Access (CDMA) Menggunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP) Fadhila Andam Dewi; Titiek Suryani; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.409 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9782

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi bergerak di masa yang akan datang banyak bertumpu pada Code Division Multiple Access (CDMA), dimana setiap pengguna menggunakan frekuensi yang sama dalam waktu bersamaan tetapi menggunakan sandi unik yang saling ortogonal. Sandi-sandi ini membedakan antara pengguna satu dengan pengguna yang lain. Pengiriman pengguna menggunakan frekuensi yang sama dalam waktu bersamaan bisa menimbulkan Multi user Inteference. Salah satu sistem yang dapat mengatasi masalah tersebut adalah Walsh Hadamard yang memiliki sifat orthogonal. Sistem ini dapat diimplementasikan pada Wireless Open-Access Research Platform (WARP) yang merupakan salah satu dari jenis Software Define Radio (SDR). Dengan WARP dapat terlihat unjuk kerja sistem secara real pada kanal nirkabel . Modul WARP mampu diprogram secara langsung dengan software MATLAB, sehingga pemodelan sistem baseband, passband pada pengirim dan penerima dapat dilakukan dengan mudah. Hasil dari implementasi dan pengukuran menunjukan bahwa nilai BER berpengaruh terhadap banyaknya user yang dikirim karena ketika jumlah user yang dikirim lebih banyak nilai BER semakin besar. Sementara dalam hal jarak nilai BER berpengaruh terhadap perubahan jarak dimana nilainya akan lebih baik saat jarak 3meter daripada jarak 5meter dan 7meter.
Implementasi Dan Evaluasi Kinerja Encoder-Decoder Reed Solomon Pada M-Ary Quadrature Amplitude Modulation (M-Qam) Mengunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP) Nadya Noor Oktarini; Suwadi Suwadi; Titiek Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.463 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9787

Abstract

Teknik modulasi multilevel seperti M-ary Quadrature Amplitude Modulation (M-QAM) memiliki kelemahan yaitu semakin tinggi level modulasi yang digunakan, maka semakin tinggi pula nilai BER yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan kinerja sistem menjadi tidak maksimal karena sistem semakin tidak tahan terhadap noise.  Salah satu teknik error control coding yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan sekaligus memperbaiki kesalahan yaitu kode Reed Solomon. Kelebihan dari kode Reed Solomon adalah sifatnya yang non-binary artinya data diolah dalam simbol sehingga kemampuan koreksi data lebih banyak. WARP merupakan salah satu jenis dari teknologi SDR yang bisa diprogram untuk membuat prototype sistem komunikasi nirkabel. Pengimplementasian encoder dan decoder reed solomon dengan menggunakan perangkat WARP bertujuan untuk membandingkan modulasi M-QAM dengan dan tanpa kode reed solomon, kemudian mengetahui kinerja code rate yang berbeda pada modulasi M-QAM, serta mengetahui pengaruh besarnya daya pancar dan jarak pada sistem komunikasi. Hasil implementasi terbaik terdapat pada sistem RS (15,9) yang mana dapat memperbaiki kesalahan di semua level modulasi karena memiliki kemampuan koreksi error ganda (t=3) dengan ukuran k yang sama. Dari hasil implementasi juga didapatkan kesimpulan bahwa nilai BER akan semakin besar terhadap bertambahnya jarak antar node untuk daya pancar tetap, ini menandakan jarak sangat mempengaruhi kualitas kinerja suatu sistem komunikasi.
Perencanaan Arrayed Waveguide Grating (AWG) untuk Wavelength Division Multiplexing (WDM) pada C-Band Frezza Oktaviana Hariyadi; Sri Rahayu
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.495 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9788

Abstract

Teknologi Arrayed Waveguide Grating (AWG), salah satu solusi membagi kanal menjadi sub kanal lebih kecil dengan mengatur selisih panjang array tetap. Dalam Makalah ini, dilakukan perencanaan desain parameter AWG beroperasi pada kanal C-Band (1530-1560 nm), untuk mendukung kebutuhan kanal WDM, baik coarse-WDM (CWDM), dense-WDM (CWDM) maupun very high density-WDM (VHDWDM). Perencanaan dilakukan lewat perhitungan teoritis dan menggunakan bantuan tool berupa WDM_Phasar.Perhitungan parameter AWG secara teoritis bertujuan menghasilkan  parameter desain ideal, sementara lewat  WDM_phasar dengan menambahkan batasan ukuran devais, crosstalk dan nonuniformity, diharapkan akan diperoleh parameter desain yang lebih realistis. Adapun parameter yang diamati meliputi besarnya orde difraksi (m), panjang free propagation range (FPR), perbedaan panjang array (ΔL), jumlah array (Narray), jumlah kanal I/O (Nmax)  dan free spectral range (FSR).Dengan contoh spasi kanal 100 GHz pada C-band,  dihasilkan parameter hitungan teoritis sebesar 1308,61 μm, 25,1698 μm, 43,7143, 108 buah, 27 kanal dan 21,211 nm, masing-masing untuk nilai FPR, ΔL, m, Narray, Nmax dan FSR. Sedangkan lewat bantuan WDM_Phasar dengan batasan ukuran devais (15000x9000 μm2), crosstalk (-35 dB) dan nonuniformity (0,5), menghasilkan parameter AWG 1197,347 μm(FSR), 23,764 μm(ΔL), 41(m), 56 (Narray), 16(Nmax) dan 11,2 nm(FSR). Semakin besar spasi kanal, jumlah bit yang bisa diangkut juga semakin banyak.
Rancang Bangun Platform Sistem SFN TV Digital DVB-T2 Rakhmat Oktariza; Endroyono Endroyono; Gatot Kusrahardjo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.19 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9801

Abstract

Menyambut implementasi penuh standar penyiaran TV digital DVB-T2 di Indonesia, pemahaman konsep dan realisasi terkait skema alokasi frekuensi dan susunan pemancar-penerima amat diperlukan untuk dapat melakukan perencanaan jaringan yang matang. Adanya suatu platform untuk implementasi, pengukuran dan analisis kinerja sistem DVB-T2 akan sangat membantu hal tersebut. Tugas Akhir ini bertujuan merancang platform sistem Single Frequency Network (SFN) untuk implementasi, pengukuran dan analisis pada aplikasi TV digital berstandar DVB-T2. Rancangan platform untuk pengukuran terdiri atas sebuah PC berisi card DekTec DTA-2131 dan antena UHF sebagai unit penerima, sedangkan dua buah PC berisi card DekTec DTA-2111 sebagai unit pemancar dan sebuah RF channel simulator ditambahkan untuk memungkinkan implementasi dan pengujian SFN secara mandiri dalam skala laboratorium. Pengukuran lapangan melalui drive test dilakukan dengan unit penerima sebagai evaluasi terhadap jaringan penyiaran TV digital di wilayah Gerbang Kertasusila. Hasil yang diperoleh kemudian digunakan dalam simulasi untuk menentukan rekomendasi skenario pengimplementasian SFN di wilayah tersebut, terutama dalam kaitannya dengan faktor Power Imbalance (PI) antara dua atau lebih pemancar. Platform yang dirancang sudah mampu diaplikasikan untuk pengukuran dan evaluasi jaringan penyiaran existing. Sementara hasil pengukuran dari 8 test point memberikan rata-rata level RF sebesar -67,70 dBm dan CNR sebesar 20,40 dB untuk wilayah Gerbang Kertasusila. Skenario pasangan pemancar yang direkomendasikan dari hasil simulasi adalah Tx1-2 untuk SFN-SISO dan Tx2-3 untuk SFN-MISO.
Desain Peralatan Pendeteksi Gangguan Hubung Singkat Belitan Stator Motor Induksi Menggunakan Arus Online Berbasis Mikrokontroler Ade Kurniawan Putra; Dimas Anton Asfani; Dedet Candra Riawan
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.59 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9802

Abstract

Motor induksi adalah salah satu peralatan utama dalam industri. Kerusakan pada bagian motor akan mempengaruhi proses dan hasil produksi. Oleh karena itu, deteksi dini kerusakan motor induksi sangat dibutuhkan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Pada tugas akhir ini akan didesain sistem monitoring untuk menganalisa dan mendeteksi kerusakan pada motor berdasarkan pembacaan arus fasa dan tegangan fasa belitan motor induksi pada saat keadaan normal maupun gangguan melalui komputer. Pada layar komputer akan ditampilkan hasil pembacaan tegangan dan arus. Dari parameter tersebut dapat dilakukan diagnosa keadaan dari motor induksi apakah dalam keadaan normal atau tidak. Bila terjadi gangguan pada motor induksi, sistem ini dapat mendeteksi jenis gangguan yang terjadi pada motor induksi tersebut.   Kata Kunci : belitan stator, hubung singkat, motor induksi  
Analisis Unjuk Kerja Flow Control pada Network on Chip dalam Beberapa Kondisi Jaringan Muhammad Hizrian Hizburrahman; Istas Pratomo; Djoko Suprajitno
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.342 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9811

Abstract

Network on Chip ialah teknik yang digunakan di System on Chip sebagai pengganti shared bus dan direct point – to – point. Pada Network on Chip terdapat parameter desain dan parameter performansi jaringan. Penentuan parameter desain dan perkembangan dari jaringan dapat menimbulkan permasalahan pada jaringan seperti congestion dan saturasi yang menyebabkan paket hilang. Congestion dapat diatasi dengan menggunakan flow control yang tepat. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap tiga teknik flow control yaitu Stall / Go , Ack / Nack serta Dynamic Multi Level yang diterapkan pada dua model jaringan. Model jaringan yang pertama untuk mengamati pengaruh flow control terhadap saturasi jaringan dan model kedua untuk mengamati pengaruh flow control terhadap perubahan parameter desain dan mendapatkan teknik flow control yang paling optimal dan pengaruh perubahan parameter desain terhadap parameter performansi jaringan. Dari hasil penelitian, jaringan yang menggunakan flow control tidak mengalami saturasi. Dimana flow control Stall / Go merupakan flow control terbaik dalam meningkatkan throughput sebesar 21.08% , 65.33%, 151% dan 13.37% , menurunkan delay sebesar 407.85, 606.03, 1631.95, 322.59 cycles, menurunkan penggunaan daya sebesar 68.67%, 61.33%, 49.93%, 68.22% untuk masing – masing perubahan ukuran jaringan, perubahan packet injection rate, perubahan ukuran paket dan perubahan ukuran buffer.
Aplikasi Navigasi Berbasis Perangkat Bergerak dengan Menggunakan Platform Wikitude untuk Studi Kasus Lingkungan ITS Imaduddin Al Fikri
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.391 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14511

Abstract

Bagi setiap orang yang baru mengunjungi ITS, sebagian besar akan kesulitan mencari tempat yang ada di ITS. Dengan bantuan rambu-rambu yang ada di ITS dan aplikasi maps yang sekarang ada, masih belum menyelesaikan permasalahan. Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah aplikasi yang lebih dapat membantu pengunjung untuk menemukan tempat di ITS. Salah satu teknologi yang sedang berkembang saat ini adalah teknologi augmented reality. Augmented reality merupakan teknologi di mana memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek dunia maya yang diproyeksikan pada dunia nyata. Aplikasi yang akan dibangun dapat menunjukkan rute dan tempat yang akan dituju dalam tampilan augmented reality. Google Maps API digunakan untuk mencari rute terdekat antar dua tempat. Untuk mengembangkan tampilan augmented reality, digunakan Wikitude Android SDK. Hasil pengujian aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat menampilkan navigasi dengan tampilan augmented reality sehingga penanda bantu navigasi seakan-akan ada di dunia nyata. Dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi ini dapat lebih membantu pengguna dalam menemukan tempat yang ingin dituju.    
Pengolahan Citra untuk Mengukur Diameter Terkecil Kayu Guna Mengatasi Rugi Akibat Kesalahan Pengukuran pada Industri Kayu Rifyal Rachmat; Ronny Mardiyanto; Fajar Budiman
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.639 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9844

Abstract

Kayu merupakan hasil hutan sebagai bahan dasar dari produk jadi seperti lemari, kursi, dan produk olahan lain. Pada industri pengolahan kayu, metode penentuan harga umumnya didasarkan terhadap perhitungan isi kayu (volume) dimana nilai tersebut diawali dengan perhitungan diameter terkecil. Pekerja lapangan pada usaha kayu menggunakan nilai dari diameter terkecil untuk dijadikan acuan perhitungan dengan penggaris. Akan tetapi pengukuran ini kurang akurat karena kayu gelondong mempunyai bentuk yang tidak bulat sempurna. Padahal, selisih satu centimeter saja dapat menentukan grade kayu dan berpengaruh terhadap harga kayu gelondong tersebut. Penelitian menggunakan algorithma pengolahan citra telah dilakukan  maupun dengan spesifikasi tentang permukaan kayu. Teknologi yang dirancang memanfaatkan penginderaan mesin visual yang dilakukan oleh kamera  untuk melakukan penghitungan otomatis terhadap nilai kayu dengan program OpenCV. Pada tugas akhir ini, sebuah alat tepat guna dengan raspberry pi yang akan menjadi standarisasi pengukuran pada usaha kayu dengan menggunakan pengolahan citra digital. Devais yang dibuat sangat portabel dan berhasil mengukur diameter terkecil kayu dengan akurasi pengukuran 97% menggunakan metode kontur dan bounding box. Metode tersebut lebih baik dari metode lingkaran Hough dengan akurasi 89%. Perbaikan sistem dapat dilakukan pada deteksi obyek melalui pencahayaan dan segmentasi kontur.
Studi Kinerja VANET Scenario Generators: SUMO dan VanetMobisim untuk Implementasi Routing Protocol AODV menggunakan Network Simulator 2 (NS-2) Firdaus Nutrihadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.864 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.14307

Abstract

Vehicular Ad Hoc Network (VANET) merupakan turunan dari MANET (Mobile Ad Hoc Network) sebagai inovasi baru dalam dunia teknologi yang membantu kebutuhan manusia dalam berkomunikasi. VANET dapat mendukung komunikasi langsung antara kendaraan (Vehicle to Vehicle) dan antara kendaraan-infrastruktur (Vehicle to Infrastructure) dengan adanya infrastruktur jaringan nirkabel. Namun, implementasi VANET di dunia masih sulit dilakukan sehingga banyak penelitian dilakukan dengan membuat simulasi menggunakan mobility generator dan network simulator. Pada makalah ini yang diteliti yaitu performa skema VANET yang dihasilkan oleh mobility generator SUMO dan Vanetmobisim. Penelitian ini menggunakan NS-2 sebagai simulator VANET dengan protokol reaktif AODV sebagai routing protocol. Skenario VANET dengan peta berbentuk grid dan peta riil Sutomo,Surabaya digunakan pada kedua generator SUMO dan VanetMobisim dengan memvariasikan jumlah kendaraan simulasi. Matriks evaluasi kinerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah packet delivery ratio, end-to-end delay, dan routing overhead. Dalam ketiga skenario, performa routing protokol SUMO-AODV lebih baik. VanetMobisim-AODV, dikarenakan lebih banyak lalu lintas dan rute yang putus, menghasilkan performa yang baik namun masih di bawah pesaingnya.

Page 29 of 398 | Total Record : 3978