cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
SISTEM PEMANDU PENDARATAN PADA BALON UDARA BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DAN KENDALI PID Agung Andri Kurniawan; Muhammad Rivai; Fajar Budiman
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.458 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16276

Abstract

Riset dan pengembangan studi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau pesawat tanpa awak tengah berkembang pesat. Banyak perusahaan besar memfokuskan dalam kegiatan ini, mulai dari aplikasi untuk pengantaran barang, teknologi bertani, hingga untuk penanganan bencana alam. UAV menggunakan sistem Navigasi global positioning system (GPS) untuk memandu menuju lokasi tujuan. Navigasi dengan GPS mempunyai kelemahan yaitu rawan terhadap error hingga mencapai puluhan meter. Sehingga dapat menyebabkan masalah pada saat mendarat di lokasi tujuan. Maka dari itu, dirancanglah sistem pemandu pendaratan pada UAV dalam hal ini balon udara untuk membantu navigasi GPS dalam meningkatkan keakuratan pendaratan. Dengan bantuan pengolahan citra, sistem akan membantu mengenali pola dari landasan dengan metode Hu Moments contour matching yang tidak berubah secara skala, rotasi, dan translasi. Dari hasil percobaan sistem dengan metode Hu Moments contour matching, didapatkan tingkat keakurasian sebesar 94% pada perubahan skala secara ketinggian, 94% pada perubahan rotasi.
Rancang Bangun Kendali Jarak Jauh Robot Servis Pembersih Debu Berbasis Internet of Things Adrie Sentosa; Djoko Purwanto; Rudy Dikairono
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.905 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16281

Abstract

Robot servis otonom, khususnya robot pembersih debu otonom, yang melakukan pekerjaan secara mandiri ketika pengguna tidak berada di rumah merupakan  impian sebagian besar masyrakat. Berbagai perusahaan dan institusi penelitian telah melakukan usaha yang baik dalam merancang robot servis pembersih debu otonom. Robot  servis pembersih debu otonom yang dikembangkan saat ini, khususnya robot pembersih debu Chuwi iLife v5, dikendalikan dengan tombol ataupun remote control berbasis infrared. Hal ini menjadi permasalahan ketika pengguna tidak berada di lokasi robot servis sehingga pengguna tidak dapat memberikan perintah kepada robot servis secara langsung. Maka dari itu, dirancanglah kendali jarak jauh robot servis berbasis Internet of Things yang memungkinkan robot servis untuk dikendilakan pada jarak jauh. Robot servis akan diintegrasikan dengan perangkat smartphone atau komputer berbasis internet untuk menggantikan fungsi remote control sehingga pengguna dapat melakukan perintah dimanapun mereka berada selama memiliki koneksi internet. Hasil pengujian yang dilakukan pada pengujian tugas akhir ini adalah sistem dapat mengendalikan robot servis pembersih debu dengan tingkat kehandalan sebesar 100%. Dengan menggunakan spesifikasi sistem yang digunakan pada tugas akhir ini, robot servis dapat menjalankan seluruh perintah yang diberikan oleh pengguna.
Rancang Bangun Sensor Node pada Wireless Sensor Network Menggunakan Deret Sensor Gas dan Jaringan Syaraf Tiruan untuk Mendeteksi Kebakaran Hutan Luthfan Aufar Akbar; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.571 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16282

Abstract

Kebakaran hutan merupakan bencana yang melanda di Indonesia beberapa bulan terakhir ini  Belum ada solusi nyata baik dari masyarakat dan pemerintah untuk mencegah kebakaran hutan ini. Dalam tugas akhir ini dilakukan penelitian rancang bangun sensor node pada Wireless Sensor Network (WSN) untuk membuat alat deteksi asap kebakaran hutan. Sumber energi listrik akan diperoleh dari panel surya. Alat ini dilengkapi dengan deret sensor gas, yaitu sensor MQ-7, sensor TGS2600, dan sensor MQ-2. Tujuan dari deret sensor gas ini adalah mendeteksi karakteristik tegangan pada ketiga asap yang diujikan, yaitu asap kebakaran hutan, asap rokok, dan asap kendaraan bermotor. Untuk mendukung deret sensor gas di atas, digunakan mikrokontroler STM32f4 sebagai komponen utama. Setelah bisa mendeteksi karakteristik tegangan ketiga asap di atas, proses  berlanjut ke sistem Jaringan Syaraf Tiruan agar bisa membedakan antara asap kebakaran hutan atau bukan. Jaringan Syaraf Tiruan yang digunakan adalah tiga layer dengan satu layer tersembunyi dan fungsi aktivasi pada layer tersembunyi adalah sigmoid serta layer output adalah linier . Dari 7 percobaan sistem  Jaringan Syaraf Tiruan yang dilakukan,  tidak terdapat error dalam pendeteksian asap kebakaran hutan atau bukan. Waktu untuk pendeteksian alat ini sekitar 15 detik.
Desain Wireless Sensor Network dan Webserver untuk Pemetaan Titik Api pada Kasus Kebakaran Hutan Irwan Candra Dwinata; Muhammad Rivai; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.193 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16292

Abstract

Kebakaran hutan merupakan bencana yang dapat merusak lingkungan dan mengancam kelangsungan hidup hewan dan manusia. Proses pemadaman kebakaran hutan menjadi lebih mudah apabila kebakaran dapat dideteksi dengan cepat saat besarnya api masih terkontrol. Teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dapat diaplikasikan dalam sistem pendeteksi dini kebakaran hutan dan dapat memonitoring kondisi suatu area secara realtime. Tujuan dari penelitian ini adalah dilakukannya komunikasi Wireless Sensor Network antara node sensor dan webserver untuk memetakan titik api kebakaran hutan. Pada penelitian ini digunakan tiga node sensor dan satu webserver dengan menggunakan modul xbee s1 dan protokol digimesh untuk membentuk jaringan yang terhubung secara wireless. Webserver diimplementasikan pada raspberry pi 2. Hasil pengujian menunjukkan setiap node sensor dapat mengirimkan sinyal kebakaran kepada webserver. Jarak maksimum antar modul xbee s1 adalah 28 meter dengan  sinyal RSSI local sebesar  -57 dBm dan sinyal RSSI remote sebesar -60 dBm. Node sensor yang tidak terjangkau langsung dengan wevserver akan mengirimkan sinyal secara berurutan ke node sensor yang lebih dekat untuk menyampaikan sinyal ke webserver. Webserver dapat menyimpan kondisi setiap node sensor kedalam database dan memetakan area kebakaran yang terintegrasi dengan google maps.
Implementasi dan Analisis Teknik Reduksi PAPR OFDM Menggunakan Metode PTS pada WARP Rizkha Ajeng Rochmatika; Titiek Suryani; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.515 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16295

Abstract

Sistem OFDM cocok digunakan sebagai solusi yang dapat memenuhi layanan komunikasi data kecepatan tinggi karena memiliki efisiensi bandwidth dengan performansi terbaik. Namun dalam implementasinya, sistem OFDM memiliki kelemahan yang disebabkan oleh tingginya nilai Peak to Average Power Ratio (PAPR) sehingga sinyal OFDM rentan terkena distorsi nonlinear yang disebabkan oleh adanya komponen RF power amplifier yang menyebabkan kompleksitas komponen Analog to Digital Converter (ADC) yang terdapat pada Wireless Open Access Research Platform (WARP). Nilai PAPR yang besar pada OFDM membutuhkan power amplifier dengan dynamic range yang lebar untuk mengakomodasi sinyal, apabila hal tersebut tidak terpenuhi maka menyebabkan distorsi nonlinear dan pada akhirnya menurunkan performansi OFDM. Oleh karena itu, untuk mengatasinya dibutuhkan suatu metode yang dapat mereduksi nilai PAPR salah satunya menggunakan metode PTS. Guna melihat unjuk kerja teknik PTS, maka pada penelitian ini dibandingkan dua skema antara sistem OFDM tanpa dan dengan teknik PTS menggunakan analisa pada bit error rate dan nilai CCDF. Dari hasil pengukuran menunjukkan bahwa implementasi kinerja teknik PTS mampu meningkatkan kinerja sistem OFDM saat terkena distorsi nonlinear, terlihat pada pengukuran dengan modulasi 16-QAM untuk gain 56 didapatkan peningkatan BER sebesar 95.98%. Sedangkan pada grafik CCDF terjadi penurunan nilai PAPR sebesar 34.17% untuk M=4.
KONTROL TRACKING FUZZY MENGGUNAKAN MODEL FOLLOWING UNTUK SISTEM PENDULUM KERETA Jimmy Hennyta Satya Putra; Trihastuti Agustinah
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.805 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16300

Abstract

Sistem pendulum kereta memiliki karakteristik yang tidak stabil dan nonlinear. Pada Tugas Akhir ini membahas tentang kontrol tracking dengan menggunakan struktur kontrol berbasis model following. Permasalahan dalam desain struktur kontrol tracking pada sistem pendulum kereta ini adalah bagaimana membuat posisi kereta dapat mengikuti sinyal referensi dengan tetap mempertahankan batang pendulum pada posisi equilibriumnya yaitu pada sudut nol radian. Model nonlinear dari sistem pendulum kereta direpresentasikan sebagai model fuzzy Takagi-Sugeno. Berdasarkan model tersebut, aturan kontroler disusun menggunakan konsep Parallel Distributed Compensation (PDC) berbasis teknik kontrol optimal. Hasil simulasi dan implementasi menunjukkan bahwa posisi kereta dapat mengikuti sinyal referensi tanpa adanya beda fasa antara respon posisi kereta terhadap sinyal referensi. Sinyal referensi sinus memberikan performansi tracking terbaik, dengan Integral Absolute Error (IAE) terkecil diantara sinyal referensi lain, yaitu pada simulasi sebesar 0,2622 dan pada implementasi sebesar 0,8477
Rancang Bangun Sistem Pengukuran Posisi Target dengan Kamera Stereo untuk Pengarah Senjata Otomatis Anas Maulidi Utama; Djoko Purwanto; Ronny Mardianto
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.747 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16301

Abstract

Salah satu hal yang penting dalam mengarahkan senjata secara otomatis ke target adalah informasi posisi dari target terhadap senjata. Terdapat banyak metode untuk mengetahui posisi target. Salah satunya adalah dengan metode pengukuran triangulasi. Metode ini membutuhkan minimal dua citra untuk medapatkan informasi jarak target terhadap kamera. Kemudian, informasi jarak tersebut bisa diolah untuk mengetahui posisi target terhadap senjata. Di dalam sistem ini, stereo visual digunakan untuk mendukung proses pengukuran triangulasi. Stereo visual menggunakan dua kamera untuk menghasilkan dua citra. Dalam sistem ini, salah satu kamera bertindak sebagai pemilih target. Citra yang ditangkap dua kamera tersebut akan diproses oleh processing unit untuk mendapatkan informasi posisi target terhadap senjata. Informasi ini digunakan untuk menggerakkan motor pada platform senjata agar senjata mengarah ke target. Hasil pengujian yang dilakukan pada sistem ini adalah sistem dapat menentukan posisi target yang dipilih oleh operator dan juga dapat mengarahkan senjata ke arah target tersebut. Akurasi tertinggi dalam penentuan posisi target dicapai ketika jarak antar dua kamera sekitar 30 cm.
Penerjemahan Bahasa Isyarat Menggunakan Kamera pada Telepon Genggam Android Muhammad Yunus Andrian; Djoko Purwanto; Ronny Mardiyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.06 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16313

Abstract

Penginderaan visual atau machine vision merupakan suatu proses manipulasi data citra. Data tersebut dapat digunakan untuk melakukan intepretasi banyak hal, salah satunya yaitu pengenalan gesture. Pengenalan gesture adalah antarmuka yang dapat mengenali gerak-isyarat seorang manusia dan mentranslasikan gerakan tersebut sebagai instruksi yang dapat dipahami oleh komputer. Pengenalan gesture dapat digunakan untuk penerjemahkan bahasa isyarat pada orang tunawicara. Hal ini karena banyaknya orang yang tidak mengerti bahasa tangan orang tunawicara. Sehingga, orang tunawicara kesulitan dalam berinteraksi di masyarakat. Pada tugas akhir ini pengenalan gesture untuk penerjemahan bahasa isyarat lebih mengarah pada hand recognition, yaitu pendeteksian perubahan gerak tangan, dengan menggunakan android mobile phone sebagai divaisnya. Android mobile phone memiliki kamera untuk menangkap citra orang tuna wicara saat berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat berupa gerakan tangan. Selanjutnya, citra diproses oleh processing unit android untuk melakukan proses hand recognition. Setelah proses tersebut selesai, maka layar display akan memunculkan huruf atau kata dari perubahan posisi gerak tangan yang dilakukan orang tunawicara yang berada di depan kamera.
Otomatisasi Pelayanan Binatu Berbasis Raspberry Pi Untuk Meningkatkan Efektivitas Dan Efisiensi Kegiatan Operasional Dan Pelayanan Binatu Al Habsyi Yesa; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.666 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16321

Abstract

Bisnis binatu (laundry) atau bisnis jasa cuci pakaian merupakan bisnis yang menggiurkan saat sekarang ini. Proses layanan binatu umumnya terdiri dari pendaftaran, pengolahan, dan pengambilan pakaian. Proses ini memiliki banyak kekurangan yaitu pendaftaran manual tidak efektif dan efisien, pengolahan pakaian hanya diketahui oleh penyedia layanan binatu, dan pelanggan tidak mengetahui pakaian telah selesai. Ditengah persaingan bisnis yang begitu ketat, pelayanan konsumen merupakan suatu hal yang sangat penting. Penyedia jasa dituntut untuk berinovasi untuk menyediakan layanan jasa yang efektif dan efisien. Oleh karena itu pada penelitian ini merancang dan merealisasikan otomatisasi pelayanan binatu berbasis raspberry pi. Sistem ini menggunakan timbangan digital berbasis load cell, teknologi radio frequency identification (RFID) sebagai masukan data otomatis, Raspberry Pi sebagai pusat dari pengolahan basis data (database), dan webserver sebagai pusat informasi bagi pelanggan. Hasil penelitian menghasilkan beberapa kesimpulan. Timbangan digital memiliki eror rata-rata 0,88 %, metode RFID dapat memasukan data pelanggan secara otomatis dengan metode pengambilan nomor identitas jenis hex 8 digit, Raspberry Pi dapat mengakomodasi aplikasi yang efektif dan efisien untuk menyimpan data pelanggan secara otomatis dengan pemakaian CPU rata-rata 5%, dan webserver yang digunakan dapat menyediakan informasi layanan binatu bagi pelanggan.
Pengaturan Lampu Lalu Lintas Secara Nirkabel Bertenaga Surya Nanang Warihandoko; Muhammad Rivai; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16339

Abstract

Lampu lalu lintas merupakan sarana yang penting untuk mengatur kendaraan yang melintasi persimpangan. Tetapi pada lampu lalu lintas banyak terdapat permasalahan, misalnya kondisi persimpangan dekat sungai, dekat perlintasan kereta api atau persimpangan tidak simetris sehingga penggunaan kabel tidak efektif digunakan. Oleh karena itu pada penelitian ini telah dikembangkan sebuah sistem kontrol lampu lalu lintas secara nirkabel menggunakan perangkat Xbee  dengan topologi jaringan point to multipoint untuk komunikasi antara kontrol utama lampu lalu lintas dengan setiap lampu lalu lintas  di persimpangan. Sistem ini  menggunakan ip kamera untuk mengetahui kepadatan setiap persimpangan sehingga dapat mengatur waktu hijau secara efektif. Algoritma haar cascade clasifier digunakan untuk menghitung jumlah kendaraan di setiap persimpangan dan memberikan input ke kontrol utama lampu lalu lintas untuk mengatur waktu hijau. Sistem dilengkapi dengan monitoring via web server menggunakan thingspeak.com  untuk mengetahui tegangan pada baterai. Pengujian dilakukan dengan meletakkan setiap lampu dengan jarak 100 meter dari kontrol utama lampu lalu lintas. Untuk penggunaan Baterai 50 AH dengan  beban  lampu lalu lintas dan modul xbee dapat digunakan selama 8 hari tanpa pengisian. Penentuan waktu hijau efektif di simpang empat  adalah antara 15 sampai 28 detik untuk setiap banyak antrian kendaraan, dengan kesalahan deteksi kendaraaan dalam kondisi antrian adalah 45%

Page 33 of 398 | Total Record : 3978