cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pengolahan Sinyal EMG Sebagai Perintah Kontrol Untuk Kursi Roda Elektrik Jeffry Glen Sitanaya; Tasripan Tasripan; Achmad Arifin
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2436.137 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30957

Abstract

Kursi roda elektrik merupakan salah satu alat bantu yang bisa digunakan untuk menunjang mobilitas seseorang yang mengalami kelumpuhan pada bagian kaki. Pada umumnya kontroller pada kursi roda elektrik menggunakan joystick. Tetapi penggunaan joystick sulit untuk orang yang telah lanjut usia dan orang yang menderita kuadriplegia. Oleh sebab itu dilakukan penelitian mengenai pengolahan sinyal elektromiografi (EMG) sebagai perintah kontrol untuk kursi roda elektrik. Sinyal EMG diakuisisi dengan menggunakan rangkaian instrumentasi EMG. Hasil sinyal yang didapatkan dari rangkaian instrumentasi lalu diproses oleh mikrokontroller dan dikirim ke laptop untuk memonitor sinyal otot dan memberikan perintah kontrol pada kursi roda elektrik. Hasil rata-rata persentase keberhasilan sistem untuk perintah kontrol maju sebesar 89.33 %, perintah kontrol belok kiri 97.33 %, belok kanan 97.33 %, dan berhenti 100 %.
Sistem Stabilisasi Nampan Menggunakan IMU Sensor Dan Arduino Nano Abu Hatim Kurniawan; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.412 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31043

Abstract

Penderita penyakit parkinson kerap kali mengalami kesulitan dalam membawa sesuatu barang. Hal ini dikarenakan berkurangnya kemampuan syaraf motorik sehingga mengakibatkan beberapa bagian tubuh bergetar terutama tangan. Pada saat ini belum terdapat suatu media yang digunakan untuk membawa makanan atau barang yang stabil terhadap goncangan. Pada penelitian ini diusulkan membuat suatu nampan yang seimbang dengan menggunakan Inertial Measurement Unit (IMU) Sensor MPU6050. Sensor tersebut mampu mendeteki perubahan sudut atau posisi pada 3 dimensi. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino Nano sebagai pemroses sinyal yang diberikan oleh sensor. . Nilai galat yang merupakan selisih antara setting point dan keluaran sensor tersebut kemudian akan digunakan sebagai sinyal masukan kontroler Proportional Integrator Derivative (PID). Motor servo digunakan sebagai aktuator yang akan bergerak sesuai dengan besarnya galat, sehingga akan menghasilkan kestabilan gerakan nampan. Hasil pengujian sistem success rate stabilisator ketika sistem tanpa beban adalah sebesar 100% untuk keadaan diam dan 60% ketika keadaan berjalan. Sedangkan pada keadaan dengan beban didapatkan success rate sebesar 70% pada keadaan diam dan 60% saat keadaan berjalan. Hasil penelitian ini diharapkan mengurangi resiko jatuh atau tumpahnya barang atau makanan terutama pada saat dibawa oleh penderita parkinson.
Monitoring dan Kontrol Sistem irigasi Berbasis IoT Menggunakan Banana PI Andrie Wijaya; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.021 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31113

Abstract

Saat ini metode pengaliran air atau irigasi dilakukan secara manual. Petani harus menyiram tanaman satu persatu sehingga tidak efisien dalam hal energi, waktu, dan ketersediaan air sehingga dapat menurukan hasil panen. Internet of Things merupakan konsep dan metode untuk kontrol jarak jauh, monitoring, pengiriman data, dan berbagai tugas lainnya. IoT terhubung dengan suatu jaringan sehingga dapat di akses di mana saja yang dapat mempermudah berbagai hal. IoT dapat dimanfaatkan di berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pertanian. Pada bidang ini IoT dapat digunakan untuk memantau dan mengatur berbagai hal untuk menunjang pertanian. Pada penelitian ini akan dibuat suatu peralatan yang digunakan untuk monitoring dan kontrol sistem irigasi berbasis IOT. Single Board Computer Banana Pi digunakan sebagai prosesor utama yang terhubung dengan jaringan internet yang mengirim data dari sensor ke pengguna. Alat ini akan dilengkapi beberapa divais transduser yang meliputi sensor kelembaban, kamera, dan katup elektronik. Pengguna menerima data tersebut melalui aplikasi pada telepon genggam berbasis android. Jenis telepon ini sering digunakan masyarakat umum sehingga mudah dalam pengaplikasian nya. Peralatan ini diharapkan dapat membantu petani untuk mengatur sistem irigasi dari jarak jauh dan memantau kondisi lahan pertanian sehingga lebih efisien dan dapat meningkatkan hasil panen.
Monitoring dan Kontrol Sistem Penyemprotan Air Untuk Budidaya Aeroponik Menggunakan NodeMCU ESP8266 Samuel L. H. Siregar; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.249 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31181

Abstract

Aeroponik sebagai modifikasi dari hidroponik mulai banyak digunakan, yaitu bertanam dengan cara membiarkan akar tanaman tergantung bebas di udara. Pemberian nutrisi dilakukan dengan cara mengubah larutan nutrisi dari wujud cair menjadi kabut yang kemudian disemprotkan ke akar tanaman. Pada penelitian ini, penulis merancang sebuah ruang tumbuh GrowBox, dengan sebuah sistem kontrol yang mengatur penyemprotan larutan nutrisi ke akar tanaman, juga pemantau temperatur dan kelembapan relatif dari ruang tumbuh melalui internet. Mikrokontroler yang digunakan adalah NodeMCU ESP8266 dengan modul sensor DHT22 sebagai sensor temperatur dan kelembapan relatif, sensor HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air, ultrasonic atomizer sebagai pengubah wujud larutan nutrisi menjadi kabut, kipas DC sebagai pendistribusi kabut dan pompa DC untuk memompa larutan nutrisi. Hasil percobaan menunjukkan sensor DHT22 dapat mengukur kelembapan relatif dan temperatur GrowBox dengan error 1,54% dan menjadi sinyal perintah bagi aktuator untuk bekerja, sensor HC-SR04 dapat mendeteksi level nutrisi dengan error 0,09 cm, dan ultrasonic atomizer dapat mengubah larutan nutrisi menjadi kabut dan meningkatkan nilai kelembapan GrowBox yang dirancang sesuai nilai yang ditentukan (85%).
Autonomous Docking System untuk Mobile Robot Berbasis Citra pada Stasiun Pengisian Daya Nirkabel Ariestya Putra Susanto; Muhammad Rivai; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.54 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31180

Abstract

Teknologi pada robot mulai dikembangkan untuk dapat bekerja di luar ruangan selama 24 jam penuh. Permasalahan yang muncul adalah robot ini tidak memiliki daya baterai yang cukup agar dapat bekerja selama seharian. Sebagai solusinya, maka dibangun stasiun pengisian daya di beberapa titik untuk mengisi daya pada baterai robot. Teknologi yang digunakan untuk mencari keberadaan stasiun pengisian daya adalah dengan menggunakan GPS. Akan tetapi GPS tidak selalu memberikan titik akurat dari keberadaan stasiun pengisian daya. Pada penilitian ini, metode yang ditawarkan adalah dengan menggunakan kamera untuk mendeteksi dan menuju stasiun pengisian daya dengan asumsi robot telah menggunakan GPS untuk menemukan koordinatnya. Kamera akan mendeteksi objek dalam bentuk dua dimensi, kemudian citra yang ditangkap akan dikonversi ke bentuk channel HSV untuk mengetahui warna dari objek yang dijadikan target. Setelah itu, contour dari objek akan dicari untuk mendapatkan luas dan titik tengah objek. Dua parameter tersebut akan digunakan untuk menjalankan robot dengan motor dc yang akan dikontrol secara proporsional untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi. Hasil yang didapat dari uji coba pada mobile robot adalah bahwa titik tengah objek lebih efektif untuk dijadikan set point dengan tingkat keberhasilan yang didapat pada pengujian akhir sebesar 75%.
Sistem Autentikasi Biometrik berbasis Fitur Spektrum Sinyal Elektroensefalografi Jeff L Gaol; Muhammad Rivai; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2382.291 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31191

Abstract

Sistem autentikasi terkini memiliki kelemahan, seperti kehilangan kartu dan kunci, dan rentannya keamanan saat memasukkan sandi dan Personal Identification Number. Sistem autentikasi biometrik, sidik jari dan retina, juga memiliki kelemahan, yaitu dapat ditiru penipu. Pada penelitian ini, digunakan sinyal elektroensefalografi (EEG) sebagai modalitas baru dalam autentikasi biometrik, karena sifatnya yang tidak sadar dan sulit diimitasi dengan artefak yang bukan organisme hidup. Konfigurasi elektroda yang digunakan adalah Fp2 untuk sinyal masukan, A1 referensi, dan A2 common-mode. Elektroda yang digunakan adalah elektroda Ag/AgCl sekali pakai. Perangkat keras instrumentasi sinyal EEG melingkupi filter radio frequency interference, proteksi, penguat instrumentasi, common-mode rejection, penghilang tegangan DC diferensial, penguat tak membalik, low-pass filter frekuensi cut-off 72Hz, high-pass filter 0,23Hz, notch filter 50Hz, isolasi, adder, dan dikonversi digital dengan ADS1115. Total penguatannya  adalah 30.375,62x. Sinyal digital kemudian dikirim ke Arduino Nano dan diproses Personal Computer untuk pengolahan sinyal. Sinyal kemudian difilter Butterworth orde 3 frekuensi cut-off 4-14Hz, diberi window Hamming, dianalisis spektrum frekuensinya menggunakan Fast Fourier Transform, dikelompokkan dalam 128 bin, dan dinormalisasi. Fitur disimpan menggunakan Microsoft SQL Server dan dikenali Jaringan Syaraf Tiruan. Persentase keberhasilan verifikasi mencapai 96% untuk autentikasi lima subyek. Pembelajaran mesin kemudian diintegrasikan dengan antar-muka real-time, dan didapati keberhasilan verifikasi 80%.
Implementasi Penguat Lock-in Digital Untuk Deteksi Gas Diana Rofiqoh; Muhammad Rivai; Fajar Budiman
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.069 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31682

Abstract

Pada sebuah pengukuran seringkali dibutuhkan pemulihan sinyal sensor yang kecil yang terbenam dalam sinyal derau. Penelitian ini merancang dan membuat penguat lock-in digital yang berbasis komputer untuk mengolah sinyal yang berasal dari sensor gas karbon monoksida. Mikrokontroler Arduino Mega2560 digunakan sebagai penerima data sensor dan mengirimkannya ke komputer. Seluruh proses utama dalam sistem penguat lock-in digital, seperti proses mixing dan penyaringan yang menggunakan low pass filter dilakukan secara digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penguat lock-in digital ini dapat meningkatkan nilai Signal-to-Noise Ratio dari sensor gas karbon monoksida sebesar 12 dB.
Rancang Bangun Elektrokardiograf 12-Leads Untuk Sistem Pengawasan Kesehatan Jantung Jarak Jauh Gde Bayu Adityaputra; Tasripan Tasripan; Tri Arief Sardjono
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.683 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.38341

Abstract

Dalam perancangan EKG 12 lead ini digunakan teknik multipleksing. Kombinasi sadapan untuk membetuk masing-masing sinyal diatur oleh multiplekser 74HCT4051 dan mikrokontroler Arduino secara bergantian. Sinyal analog yang sudah melalui serangkaian pemrosesan secara analog kemudian dikonversi secara digital oleh ADC dengan frekuensi sampling 1KHz. Sinyal digital hasil konversi selanjutnya dikirimkan secara serial dengan baudrate 9600 menuju Raspberry Pi. Dari Raspberry Pi data-data tersebut kemudian ditransmisikan menuju database atau server. Tampilan sinyal EKG kemudian dapat dilihat sebagai grafik pada halaman website. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sistem secara keseluruhan bekerja dengan baik, dimana sinyal EKG lead I sampai lead V6 yang ditampilkan pada halaman website sesuai dengan pembacaan pada osiloskop dengan error heart rate pada rangkaian instrumentasi kurang dari 0.22%. Rangkaian filter analog yang dirancang memiliki error ±1Hz mampu meredam noise dengan baik. Namun, masih terdapat kekurangan pada sisi pengiriman data, dimana terjadinya data losses apabila menggunakan koneksi internet yang kurang cepat. Perangkat EKG 12 lead ini tidak dapat menampilkan 12 lead secara bersamaan, namun dapat menampilkannya secara berurutan.
Pengendali Kecepatan pada Alat Sentrifugasi Menggunakan Metode Logika Fuzzy Garudio Kusuma Aji; Djoko Purwanto; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.085 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31914

Abstract

Kehandalan alat sentrifugasi yang banyak digunakan oleh para pengusaha Virgin Coconut Oil (VCO) saat ini masih terbilang rendah. Alat sentrifugasi yang ada saat ini cenderung hanya diperuntukkan dalam proses pembuatan VCO dengan pemerasan santantanpa penambahan air, bukan untuk santan dengan penambahan air. Pada penelitian ini telah dirancang dan dibuat sistem pengendali kecepatan pada alat sentrifugasi dengan metode logika fuzzy untuk meningkatkan kehandalan alat sentrifugasi dalam proses pembuatan VCO, baik tanpa penambahan air maupun dengan penambahan air. Sistem ini dirancang agar menyesuaikan kecepatan sentrifugasi berdasarkan kekentalan atau konsentrasi santan serta durasi waktu proses. Sensor kecepatan yang terdapat pada alat sentrifugasi ini memiliki tingkat error mencapai  1,52 %. Logika fuzzy mampu mengendalikan kecepatan sentrifugasi sesuai dengan set point. Pada kondisi tanpa beban, settling time terbaik dari kontroler logika fuzzy pada set point 400 dan 800 rpm, dengan waktu 30 detik. Sedangkan pada kondisi berbeban, settling time terbaik terjadi pada set point 600 rpm, dengan waktu 30 detik. Diharapkan dengan adanya sistem ini mampu meningkatkan kehandalan alat sentrifugasi yang sudah ada.
Rancang Bangun Mesin Penjual Roti Otomatis Berbasis Internet Of Things Satria Hafizhuddin; Hendra Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.448 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.38362

Abstract

Mesin penjual roti otomatis merupakan sebuah alat yang dirancang untuk mempermudah proses jual beli berbagai jenis roti, terutama bagi para penjual yang ingin meningkatkan jumlah penjualan namun terkendala oleh ruang yang terbatas. Mesin penjual roti otomatis ini juga dilengkapi dengan pemanas guna mempertahankan suhu agar roti dapat tetap hangat. Arduino Uno dihubungkan dengan Raspberry Pi untuk menyimpan data sekaligus bertugas mengirimkan data dari setiap aktivitas yang terjadi terhadap server yang telah disiapkan. Alat yang dirancang mempunyai dimensi 30 cm x 40 cm x 60 cm. Setelah dilakukan kalibrasi memiliki keberhasilan mengeluarkan roti sebesar 98,3 % dari 60 kali percobaan. Pengiriman data dari Arduino Uno menuju Raspberry Pi serta proses unggah pada server dan website dibutuhkan waktu ± 3 detik dan untuk mendapatkan email pemberitahuan dibutuhkan waktu ± 4 menit pada saat jaringan internet dan server dalam keadaan baik, terdapat dua skala yang bisa dipilih, yaitu 42oC dan 47oC. dibutuhkan waktu 2 menit 30 detik untuk mencapai suhu 42oC dan 3 menit 30 detik untuk mencapai suhu 47oC dengan suhu awal 27oC.  Berdasarkan data pengujian error suhu pada sistem yang dibuat tidak pernah lebih dari 2oC dari suhu yang telah di tentukan.

Page 67 of 398 | Total Record : 3978