cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Schedule Request dan Event Reminder pada Aplikasi Finding Tutor I Made Fandy Aditya Wirana; Raden Venantius Hari Ginardi; Abdul Munif
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.495 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33692

Abstract

Finding Tutor merupakan aplikasi Android untuk mempertemukan Murid dengan Guru/Tutor. Penambahan fitur baru pada Aplikasi Finding Tutor bertujuan untuk mengurangi kejadian terlambat dan lupa pertemuan. Fitur yang akan ditambah adakah Schedule Request dan Event Reminder. Pada Fitur Schedule Request, memiliki tiga sub-fitur, yaitu Multiple Request yakni pencarian tutor secara terjadwal, Instant Request yakni pencarian tutor secara instan dan Manage Schedule yakni pengaturan agenda pertemuan tutor. Fitur event reminder berupa notifikasi yang mengingatkan kejadian-kejadian transaksi yang terjadi. Terdapat empat notifikasi pada fitur ini. Notifikasi adanya request tutor datang dan request tutor diterima, notifikasi pengingat pertemuan harian, notifikasi pengingat keterlambatan dan notifikasi ada request datang berdasarkan alamat yang paling sering diterima Tutor. Berdasarkan hasil pengujian aplikasi dengan metode blackbox dan kuisioner, dapat disimpulkan fitur yang dibangun berfungsi dengan baik serta kegunaan dari fitur tercapai
Rancang Bangun Kendali Kecepatan Treadmill Menggunakan ECG Yang Divisualisasikan Menggunakan Virtual Reality Kevin Leo Saputra; Tasripan Tasripan; Achmad Arifin
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.293 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.38353

Abstract

Secara umum, subjek yang sedang melakukan latihan kebugaran akan mengalami kejenuhan ketika proses latihan dilakukan terus menerus, hal ini diakibatkan karena kondisi lingkungan yang selalu sama. Pada tugas akhir ini, akan disusun sistem yang dapat mengurangi kejenuhan menggunakan tampilan virtual reality dan mengatur kecepatan treadmill yang bergantung pada nilai heart rate yang dihasilkan oleh ECG dengan Karvonen formula, yang mana digunakan sebagai acuan penentu nilai heart rate dari setiap subjek untuk menentukan nilai minimum dan maksimum heart rate yang mana penggunaannya memerlukan informasi usia dan jenis kelamin. Pengujian ini telah dilakukan pada sembilan subjek yang berusia 22 tahun dan semuanya pria dengan tingkat keberhasilan 77,77% terhadap threshold 8.5% dari puncak sinyal ECG. Perbandingan respon heart rate ketika menggunakan dan tanpa menggunakan virtual reality terhadap setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda.
Segmentasi Citra pada Robot Sepak Bola Beroda Menggunakan Multilayer Neural Network dan Fitur Warna HSV Alam Ar Raad Stone; Nanik Suciati; Dini Adni Navastara
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.345 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33741

Abstract

Robot sepak bola beroda merupakan robot beroda yang dikembangkan untuk bermain sepak bola secara full autonomous. Robot bertanding secara tim melawan tim lain pada lapangan indoor yang telah disesuaikan ukurannya. Selama pertandingan, tidak diperbolehkan adanya campur tangan manusia. Pada robot, telah di pasang sebuah kamera dengan tujuan untuk  menemukan di mana objek penting berada. Salah satu tahapan sebelum mendeteksi objek adalah segmentasi. Segmentasi citra bertujuan untuk memisahkan objek dengan latar belakang atau membagi citra ke dalam beberapa daerah dengan setiap daerah memiliki kemiripan atribut. Salah satu cara untuk melakukan segmentasi citra adalah dengan mengklasifikasikan tiap piksel pada citra sebagai objek tertentu maupun latar belakang. Pada penelitian ini, dilakukan klasifikasi tiap piksel pada ruang warna HSV menjadi 6 kelas. Yaitu: kawan (cyan), lawan (magenta), lapangan (hijau), garis lapangan (putih), bola (orange), dan objek lain (hitam). Proses klasifikasi dilakukan dengan menerapkan model Multilayer Neural Network. Kemudian hasil klasifikasi tersebut digunakan untuk membangun lookup table yang akan digunakan untuk klasifikasi tiap piksel warna secara cepat pada komputer robot. Dari hasil uji coba dan fine tuning terhadap hyperparameter dan arsitektur pada multilayer neural network, didapatkan nilai error rata-rata terkecil yaitu 0.16%. Kemudian dari evaluasi hasil segmentasi, diperoleh error rata-rata sebesar 19.37%.
Rancang Bangun Manajemen Alokasi Virtual Machine dalam Lingkungan Hypervisor yang Heterogen Fathoni Adi Kurniawan; Royyana Muslim Ijtihadie; Bagus Jati Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.754 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33759

Abstract

Virtual Machine merupakan teknik virtualisasi yang menyajikan perangkat keras yang dapat menjalankan perangkat lunak seperti perangkat keras fisik. Penyedia layanan Virtual Machine biasa disebut dengan Hypervisor. Hypervisor menangani manajemen Virtual Machine pada sebuah host.Saat ini, penggunaan Virtual Machine dalam dunia teknologi sangat banyak dilakukan. Karena sangat banyaknya penggunaan Virtual Machine, maka dari itu banyak Hypervisor yang disediakan oleh pengembang, contohnya Vmware, Proxmox, Xen, Qemu dan lain-lain. Keragaman Hypervisor menyebabkan perbedaan cara pengoperasian. Hal ini menyebabkan sulitnya alokasi Virtual Machine. Masalah tersebut juga dialami oleh DPTSI ITS. Ketika pengguna membutuhkan Virtual Machine untuk kerperluan pengembangan aplikasi maupun server database, pengguna akan kebingungan untuk melakukan alokasi Virtual Machine. Pada akhirnya pengguna yang membutuhkan Virtual Machine akan menghubungi System Administrator yang mengerti tentang pengorperasian Hypervisor tertentu.Dalam makalah ini akan dibangun sebuah rancangan sistem yang memungkinkan menjembatani cara penggunaan Hypervisor yang berbeda. Sistem akan diakses melalui interface yang disediakan untuk pengguna untuk manjemen alokasi Virtual Machine. Dari hasil uji coba, sistem dapat menangani permintaan alokasi virtual machine pada hypervisor yang berbeda berdasarkan pemilihan server terbaik. Selain dapat dapat menangani permintaan alokasi virtual machine pada hypervisor yang berbeda, sistem mampu mengalokasikan virtual machine, lima belas request dalam waktu hampir bersamaan.
Sistem Keamanan Peralatan Berbasis Kamera Termal Andhoko Gandung Hawali Triasto; Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.845 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.43033

Abstract

Semakin majunya teknologi, semakin banyak mesin dan peralatan yang dapat bekerja secara otomatis, dimana agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan kebakaran, maka dibutuhkan sistem keamanan. Dengan memberikan sebuah sistem keamanan pada peralatan tersebut, maka efisiensi dan tingkat keamanan peralatan meningkat. Maka diperlukan sebuah sistem keamanan yang dapat memantau semua peralatan, hanya dengan menggunakan sebuah sensor berupa kamera termal. Dengan mendeteksi perubahan data temperatur peralatan dari kamera termal, tidak diperlukan lagi sensor lain sebagai sistem keamanan pada peralatan. Jenis kamera termal yang akan digunakan berupa AMG8833 IR Thermal Camera yang merupakan sensor termal dengan array 8x8, yang dapat menampilkan 64 piksel pembacaan temperatur inframerah. Dapat mengukur temperatur dengan akurasi ±2,5℃ yang dapat mendeteksi hingga jarak 7 meter. Dengan kamera termal sebagai sensor tunggal untuk mendeteksi dan membedakan peralatan yang mengalami kelebihan temperatur, dan menggunakan relay dan triac MOC3021 sebagai aktuator yang terhubung dengan sistem deteksi lewat WiFi dengan NodeMCU ESP8266 sebagai sistem IoT. Sistem dapat mematikan peralatan ketika terdeteksi kelebihan temperatur, dan dapat mengatur kecepatan motor AC dengan mengontrol besarnya tegangan yang diberikan, sesuai temperatur motor. Sehingga dapat memonitor data temperatur lewat aplikasi Blynk dan mencegah terjadinya kerusakan alat dan kecelakaan lainnya seperti kebakaran pada alat atau kabel secara otomatis.
Rancang Bangun Prototipe Sensor Pintar Wearable Berbasis Internet of Things untuk Monitoring Popok Budiman Agung Wibowo; Hendra Kusuma; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.445 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.38638

Abstract

Popok adalah suatu jenis pakaian yang berfungsi untuk menampung urine dan feses orang yang tidak bisa mengendalikan pergerakan kandung kemih ataupun pergerakan ususnya. Apabila popok sudah berisi harus segera diganti agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Akan tetapi, seringkali pengasuh lupa ataupun terlalu sibuk sehingga terlambat dalam mengganti popok. Maka dari itu, dikembangkan suatu sensor pintar yang dapat dikenakan (wearable) untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sensor pintar ini berfungsi untuk mengawasi kondisi kelembapan dan temperatur popok dan dapat memberikan informasi tersebut secara realtime tanpa harus memeriksa popok secara rutin. Pada makalah ini akan dirancang suatu sensor pintar berbasis Internet of Things yang dapat dikenakan (wearable). Sistem ini terdiri dari sebuah sensor pintar menggunakan sensor HTU21 untuk mendeteksi kondisi kelembapan dan temperatur popok dan mengirimkan data tersebut ke aplikasi android melalui bluetooth dan sebuah aplikasi android untuk menampilkan hasil pembacaan dan juga memberikan notifikasi apabila popok sudah berisi. Apabila tingkat kelembapan popok sudah melewati 60% dan temperature sudah melewati 33oC maka aplikasi akan memberikan notifikasi dan membunyikan alarm sebagai pengingat untuk mengganti popok. Dari 25 kali pengujian menggunakan urine, perangkat berhasil mendeteksi keberadaan urine sebanyak 18 kali. Sehingga persentasi keberhasilannya adalah sebesar 72%.
Pembuatan Dashboard Data Penginderaan Jauh Menggunakan Platform GeoNode (Studi Kasus : Provinsi Jawa Timur) Ari Matiur; Lalu Muhamad Jaelani
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.38210

Abstract

Penginderaan jauh memegang peran penting untuk mendukung berbagai sektor pembangunan dan pelestarian lingkungan. Pada pelaksanaannya penginderaan jauh tidak lepas dari penggunaan citra satelit untuk mendapatkan informasi dipermukaan bumi. Citra Landsat 8 bisa didapatkan dengan mengunduh melalui web earth explorer. Data yang didapat berupa data mentah. Data ini masih perlu dilakukan proses dulu untuk dapat digunakan. Selain itu data citra satelit merupakan data raster yang memiliki ukuran penyimpanan data (storage) yang besar. Terlebih lagi untuk melakukan pengolahan citra satelit dengan cepat membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Penelitian ini bertujuan melakukan koreksi radiometrik (radiomtric correction) citra Landsat 8, setelah itu membuat dashboard data penginderaan jauh dimana data yang disediakan berupa citra reflektan permukaan (surface reflectance), sehingga data yang diunduh dari dashboard siap digunakan. Metode koreksi radiometrik menggunakan metode Apparent Reflectance ArcGIS, sedangkan pembuatan dashboard menggunakan platform GeoNode. Hasil penelitian ini berupa website yang mampu menampilkan dan mengunduh citra yang sudah dikoreksi radiometrik. Website tersebut baru bisa diakses komputer host dengan membuka alamat IP komputer virtual melalui browser. Raster yang bisa ditampilkan GeoNode adalah raster integer, sehingga citra reflektan permukaan yang berupa raster float harus diubah dulu menjadi raster integer. Untuk mengubah citra reflektan permukaan menjadi raster integer digunakan faktor skala 10000.
Analisa Dan Size Optimization Jib Boom Hydraulic Crane Dengan Metode Elemen Hingga Diaz Vidya Kelana; Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.108 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36033

Abstract

Crane adalah mesin alat berat yang digunakan untuk mengangkat barang dengan beban besar. Selain kekuatan struktur, berat dari crane juga berpengaruh. Analisa dan optimasi ukuran (size optimization) jib boom hydraulic crane untuk kapasitas 25 Ton yang meliputi lebar dan tinggi jib boom hydraulic crane . Size optimization dengan response surface optimization pada model awal, model th/tl=1 dan model th/tl > 1 dengan metode NLPQL (Non-Linear Pragramming by Quadratic Lagrangian). Hasil yang didapat dari penelitian adalah dimensi tiga section (tinggi-lebar) dari jib boom hydraulic crane, mass, stress dan total deformation.
Aplikasi Scoring Perilaku Pengemudi Menggunakan Sensor Fusi Anindita Larasati; Raden Venantius Hari Ginardi; Sarwosri Sarwosri
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.272 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36872

Abstract

Faktor tertinggi penyebab kecelakaan lalu lintas masih dipegang oleh faktor perilaku pengemudinya. Hal ini membuat beberapa peneliti mencari berbagai cara untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian pengemudi. Saat ini sudah mulai dikembangkan aplikasi untuk mendeteksi perilaku pengemudi secara teknis lewat sensor. Namun masih belum dapat diketahui apakah perilaku pengemudi tersebut baik atau buruk. Pada peneitian ini akan dilakukan pengembangan aplikasi scoring perilaku pengemudi lewat pergerakan mobilnya. Sistem ini menggunakan metode fusion sensor dari tiga sensor yang ada pada smartphone android. Ketiga sensor yang akan dikolaborasikan adalah gyroscope, accelerometer, dan magnetometer. Data yang dideteksi oleh sensor-sensor tersebut akan diolah untuk memberikan penilaian terhadap perilaku pengemudi. Perilaku yang akan diamati meliputi belok mendadak, penambahan kecepatan mendadak, dan pengurangan kecepatan mendadak. Pengemudi juga dapat senantiasa melihat setiap manuver yang dilakukan apakah normal atau agresif. Setelah dideteksi, aplikasi akan mengeluarkan output score pengemudi berupa angka nol sampai seratus. Uji coba dilakukan dengan kondisi jalan yang berbeda, mobil berbeda, serta handphone yang berbeda. Dari uji coba yang dilakukan, dapat diketahui bahwa aplikasi sudah dapat menilai perilaku pengemudi dengan stabil.
Sistem Elektronik untuk Refreshable Braille dengan Fitur Suara dan Integrasi dengan Android Edy Hamid Saifullah; Tasripan Tasripan; Hendra Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.38611

Abstract

Refreshable braille display merupakan perangkat yang dapat menampilkan karakter braille secara dinamis dan bisa berubah sesuai dengan perintah yang diberikan oleh penggunanya. Di Indonesia, refreshable braille display masih belum ada dipasaran sehingga untuk memperolehnya harus memesan ke luar negeri. Berdasarkan informasi pada situs delysid.org, untuk mendapatkan refreshable braille display yang terdiri dari 24 sel, harus mengeluarkan biaya sekitar 3600 euro atau setara dengan sekitar 53 juta rupiah. Padahal, penyandang tunanetra, khususnya di Indonesia, kebanyakan berasal dari kalangan menengah kebawah sehingga harga tersebut kurang terjangkau. Berangkat dari masalah diatas, dibuatlah sebuah inovasi yaitu refreshable braille dengan fitur suara dan integrasi dengan perangkat android dimana alat ini dirancang memiliki 14 sel huruf braille. Dalam tugas akhir ini, akan dibuat suatu sistem elektronik yang dapat mengakomodir seluruh 14 sel huruf refreshable braille serta fitur-fitur lain yang disematkan. Sistem ini kemudian diuji dengan hasil dapat memunculkan pola-pola braille sebanyak 7 sel dengan error rate rata-rata 6,48% pada fitur navigasi dan integrasi dengan perangkat android. Selanjutnya, harga komponen habis pakai mencapai 3.4% dari harga alat yang dijadikan patokan dalam penelitian ini. Fitur suara tidak dapat dioperasikan karena terjadi kesalahan pada pemilihan perangkat keras.

Page 68 of 398 | Total Record : 3978